Bengkayang - Bupati Bengkayang Kalbar Sebastianus Darwis mengingatkan ASN di lingkungan pemkab setempat untuk menjaga integritas dan netralitas, serta meningkatkan disiplin kerja.
Pesan tersebut disampaikan saat ia memimpin apel pembinaan ASN September 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Bengkayang, Kamis.
Bupati Darwis menekankan bahwa ASN adalah motor birokrasi yang harus bebas dari praktik korupsi, intervensi politik, dan perilaku menyimpang yang bisa mencederai kepercayaan publik.
“ASN jangan mudah terprovokasi isu dan hoaks. Ingat, setiap unggahan di media sosial mencerminkan integritas sebagai abdi negara. Mari biasakan saring sebelum sharing, serta hindari ujaran kebencian dan konten negatif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh instrumen pencegahan korupsi, termasuk Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 dari KPK. Pemkab Bengkayang diwajibkan melaporkan upaya pencegahan di berbagai area strategis, mulai dari pengadaan barang/jasa, pelayanan publik, hingga manajemen ASN.
Bupati Darwis juga mengingatkan larangan pengangkatan tenaga non-ASN baru serta praktik pungutan liar.
Menurutnya, ASN harus menjadi teladan menjaga wibawa pemerintahan dan memperkuat kepercayaan publik.
“Netralitas ASN wajib dijaga, apalagi di tahun politik. ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Pemerintah membutuhkan aparatur yang fokus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menyampaikan kebijakan terbaru BKN mengenai periodisasi kenaikan pangkat yang kini dilakukan setiap bulan mulai Oktober 2025. Perubahan itu diharapkan mendorong motivasi ASN untuk meningkatkan kinerja dan disiplin kerja.
Oleh : Narwati/ANTARA