Polisi meringkus dua Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang terlibat pencurian rumah kosong di kawasan Lippo Karawaci, Kota Tangerang. Aksi yang terjadi pada 25 Agustus 2025 itu membuat pemilik rumah, Liana, kehilangan harta senilai Rp4,5 miliar. Kedua pelaku yang ditangkap adalah Feng Shangwei (49) dan Huang Xiaobo (39), sementara seorang pelaku lainnya berinisial CW (40) berhasil kabur ke negaranya.
![]() |
| Polisi mengamankan dua WNA asal Tiongkok di Bandara Soekarno-Hatta setelah terlibat pencurian Rp4,5 miliar di Tangerang. (Gambar ilustrasi) |
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa aksi pencurian dilakukan secara acak dengan menyasar rumah kosong yang ditinggalkan pemilik. “Pelaku masuk dengan memanjat pagar dan merusak pintu. Mereka kemudian merusak brankas di lantai dua rumah korban, lalu mengambil logam mulia, uang tunai rupiah dan dolar AS, serta perhiasan. Total kerugian ditaksir Rp4,5 miliar,” kata Jauhari, Selasa (9/9/2025).
Setelah beraksi, ketiga pelaku langsung melarikan diri menggunakan jasa taksi menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan tujuan Shanghai. Namun, berkat pemeriksaan CCTV, keterangan saksi, dan koordinasi tim gabungan dengan pihak imigrasi, polisi berhasil mencegat dua pelaku sebelum sempat naik pesawat. “Identitas mereka diketahui sempat menginap di sebuah hotel kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, sejak 20 Agustus 2025. Dari sana, tim segera bergerak cepat hingga akhirnya dua pelaku bisa ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Jauhari.
Kini, kedua tersangka ditahan di Mapolres Metro Tangerang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, satu pelaku berinisial CW sudah lebih dulu kabur ke negaranya. Polisi pun berkoordinasi dengan Divhubinter Polri dan Interpol untuk memburu CW. “Kedua pelaku terancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tambah Jauhari.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jaringan lintas negara. Aparat mengingatkan masyarakat agar lebih waspada meninggalkan rumah kosong dalam waktu lama. Polisi juga menegaskan komitmennya menindak tegas pelaku kejahatan, termasuk WNA yang mencoba melarikan diri ke luar negeri.
