Singkawang - Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang.
Pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 6 November 2025 secara daring melalui laman [https://asnkarier.bkn.go.id](https://asnkarier.bkn.go.id).
Kepala BKPSDM Kota Singkawang, Sutiarno, mengatakan seleksi ini memberikan kesempatan bagi para pegawai negeri sipil yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi secara kompetitif dan transparan.
“Pendaftaran dilakukan secara online, sehingga terbuka bagi seluruh ASN yang memenuhi persyaratan administratif dan kompetensi jabatan,” ujarnya di Singkawang, Kamis (23/10).
Ia menjelaskan, syarat utama peserta antara lain harus sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyalahgunaan narkotika, tidak memiliki persoalan hukum, serta memiliki integritas tinggi dan tidak melanggar ideologi Pancasila.
“Kami ingin memastikan jabatan strategis ini diisi oleh pejabat yang memiliki kredibilitas, kemampuan manajerial, dan rekam jejak yang baik,” kata Sutiarno.
Pembukaan seleksi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda yang sebelumnya dijabat oleh Sumastro. Saat ini, Sumastro sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Pontianak terkait dugaan penyimpangan pemberian keringanan retribusi jasa usaha pemanfaatan hak pengelolaan lahan (HPL) Pasir Panjang di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.
Untuk menjaga kelancaran administrasi pemerintahan, Wali Kota Singkawang telah menunjuk Dwi Putra Sumarna sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah. Penunjukan ini bersifat sementara hingga terpilihnya Sekda definitif melalui mekanisme seleksi terbuka.
Sutiarno mengimbau pejabat JPT yang memenuhi syarat untuk tidak ragu mengikuti proses seleksi tersebut.
“Kami mengundang semua pejabat yang memiliki kualifikasi dan pengalaman sesuai ketentuan agar mendaftar. Seleksi ini bukan hanya mencari pengganti, tetapi mencari figur terbaik untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Singkawang,” ujarnya.
Menurutnya, proses seleksi terbuka juga menjadi ajang pembelajaran bagi ASN untuk memahami mekanisme rekrutmen jabatan tinggi secara profesional.
“Melalui proses ini, kita bisa melihat sejauh mana kesiapan dan kapasitas ASN di lingkungan Pemkot Singkawang untuk berkompetisi secara sehat dan terbuka," ujarnya.
Tahapan seleksi selanjutnya akan meliputi penyusunan makalah, asesmen kompetensi, serta wawancara akhir. Hasil akhir seleksi akan disampaikan kepada Wali Kota untuk penetapan calon terpilih sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Harapan kami, pejabat yang terpilih nantinya dapat membawa perubahan positif dan memperkuat reformasi birokrasi di Kota Singkawang,” kata Sutiarno.
Oleh : Narwati/ANTARA