Festival Budaya Tumpang Negeri Landak Resmi Ditutup: Momen Haru Pelestarian Tradisi yang Satukan Masyarakat
iklan banner

Minggu, 16 November 2025

Festival Budaya Tumpang Negeri Landak Resmi Ditutup: Momen Haru Pelestarian Tradisi yang Satukan Masyarakat

Festival Budaya Tumpang Negeri Landak Resmi Ditutup: Momen Haru Pelestarian Tradisi yang Satukan Masyarakat
Festival Budaya Tumpang Negeri Landak Resmi Ditutup: Momen Haru Pelestarian Tradisi yang Satukan Masyarakat.

NGABANG - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi menutup rangkaian Festival Budaya Tumpang Negeri Keraton Ismahayana ke-25 yang digelar di Halaman Keraton Ismahayana, Ngabang, pada Sabtu malam, 15 November 2025. Dalam kesempatan itu, Karolin hadir bersama sang suami dan disambut antusias oleh ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Acara penutupan turut dihadiri oleh Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Cornelis, beserta istrinya. Hadir pula Raja Keraton Ismahayana Landak, keluarga besar keraton, jajaran Forkopimda Landak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan instansi vertikal, Forkopimcam Ngabang, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah.

Setelah resmi menutup festival, Bupati Karolin bersama Cornelis menyerahkan bantuan kepada panitia penyelenggara. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piala kepada para pemenang lomba tumpang negeri, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan paling ditunggu masyarakat.

Dalam sambutannya, Karolin menegaskan bahwa selama beberapa hari pelaksanaan, masyarakat Landak telah disuguhkan kekayaan budaya yang begitu bernilai. Ia menekankan bahwa Festival Tumpang Negeri bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga simbol kuatnya komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya dan identitas masyarakat Landak.

“Selama festival ini, kita menyaksikan bagaimana semangat kebersamaan, gotong royong, dan toleransi begitu nyata. Dari rangkaian ritual adat hingga makan saprahan massal, semuanya menunjukkan betapa kuatnya modal sosial yang kita miliki untuk membangun Landak yang lebih maju dan sejahtera,” ungkap Karolin.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival yang berjalan meriah dan tertib. Ia berharap nilai-nilai luhur dalam tradisi tumpang negeri, terutama tentang persatuan dan keharmonisan hidup, dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Mari jadikan momentum ini sebagai doa bersama agar daerah kita selalu aman, damai, dan dijauhkan dari berbagai bencana,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Karolin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Keraton Ismahayana, para panitia, masyarakat, sponsor, hingga aparat keamanan yang menjaga jalannya acara.

“Terima kasih atas kerja keras, dukungan, dan kebersamaan semua pihak sehingga festival tahun ini berjalan sukses dan penuh makna,” tutupnya.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.