Subuh Mencekam di Samarinda, Jembatan Mahulu Ditabrak Tongkang Batu Bara, Perusahaan Angkat Bicara
iklan banner

Rabu, 31 Desember 2025

Subuh Mencekam di Samarinda, Jembatan Mahulu Ditabrak Tongkang Batu Bara, Perusahaan Angkat Bicara

Subuh Mencekam di Samarinda, Jembatan Mahulu Ditabrak Tongkang Batu Bara, Perusahaan Angkat Bicara

SAMARINDA - Warga Samarinda dikejutkan oleh insiden serius yang terjadi di Jembatan Mahulu. Sebuah kapal ponton bermuatan batu bara menabrak jembatan tersebut pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 05.30 Wita, saat aktivitas kota baru mulai bergerak.

Peristiwa ini terjadi ketika tongkang bernomor M80-1302 yang sedang ditarik tugboat KD2018, milik PT Dharmalancar Sejahtera, melintas di bawah Jembatan Mahulu. Saat melaju, tongkang tersebut menghantam pilar keenam jembatan, memicu kekhawatiran masyarakat akan kondisi dan keselamatan jembatan penghubung vital tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Cabang Samarinda PT Dharmalancar Sejahtera, Alex Mailoa, menegaskan bahwa pihak perusahaan tidak lepas tangan. Ia memastikan perusahaan bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi.

“Sejak awal kami sampaikan, perusahaan siap bertanggung jawab. Secara teknis, kondisi tongkang sebelumnya sudah diperiksa dan dinyatakan layak. Kami juga terbuka jika perlu dilakukan peninjauan langsung,” kata Alex saat ditemui di Hotel Aston Samarinda, Selasa, 30 Desember 2025.

Alex juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis awal tim teknis, benturan tidak langsung mengenai tiang pondasi utama jembatan. Menurutnya, bagian yang terkena dampak adalah fender, yakni struktur pelindung yang memang dirancang untuk meredam benturan dari kapal.

Meski begitu, evaluasi lanjutan tetap akan dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak serius terhadap struktur Jembatan Mahulu. Perusahaan, kata Alex, siap mengikuti seluruh proses pemeriksaan dan rekomendasi dari pihak berwenang demi menjamin keselamatan pengguna jembatan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat lalu lintas sungai, terutama di jalur vital yang dilintasi kapal bermuatan besar. Bagi masyarakat Samarinda, keselamatan dan keandalan Jembatan Mahulu tentu menjadi harapan utama agar aktivitas harian tetap berjalan dengan aman dan lancar.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.