Bengkayang - Pemerintah Kota Singkawang, Kalbar mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Agung Nurul Islam Singkawang agar dapat rampung sesuai target pada Juli 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Masjid Agung Nurul Islam Singkawang yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Selasa.
Tjhai Chui Mie menegaskan pentingnya percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta kejelasan setiap tahapan pekerjaan.
“Seluruh proses pembangunan harus berjalan secara clean and clear. Setiap kendala yang ada di lapangan harus disampaikan secara terbuka agar segera dicarikan solusi,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam mengatasi hambatan teknis maupun administratif yang berpotensi menghambat progres pembangunan.
Menurut dia, Masjid Agung Nurul Islam memiliki nilai strategis tidak hanya sebagai pusat ibadah umat Islam, tetapi juga sebagai ikon religius dan sosial masyarakat Kota Singkawang.
“Masjid Agung ini menjadi kebanggaan masyarakat Singkawang. Karena itu, pembangunan harus diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik,” katanya.
Tjhai Chui Mie juga menekankan agar konsultan dan kontraktor bekerja secara profesional dan bertanggung jawab, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan yayasan pengelola masjid.
Pemerintah Kota Singkawang, lanjut dia, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.
“Harapan kita bersama, Masjid Agung Nurul Islam dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat besar bagi umat serta masyarakat Singkawang secara luas,” ujarnya.
Oleh : Narwati/ANTARA