Berita BorneoTribun hari ini
iklan banner

Senin, 06 April 2026

Aespa Akui Tak Sempat Keliling Jakarta, Karina Janji Balik Lagi

Aespa mengaku sedih tak sempat menikmati Jakarta karena jadwal padat saat konser 2026. Karina janji akan kembali lagi dan habiskan lebih banyak waktu di Indonesia.
Aespa mengaku sedih tak sempat menikmati Jakarta karena jadwal padat saat konser 2026. Karina janji akan kembali lagi dan habiskan lebih banyak waktu di Indonesia.

JAKARTA - Grup idola asal Korea Selatan, aespa, mengungkapkan perasaan sedih karena belum sempat menikmati Jakarta secara maksimal setiap kali berkunjung. Hal ini disampaikan langsung oleh para anggota saat konser aespa LIVE TOUR - SYNK: aeXIS LINE di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (4/4/2026).

Salah satu anggota, Giselle aespa, mengaku bahwa jadwal yang padat membuat mereka belum memiliki kesempatan untuk berkeliling kota.

“Setiap ke Jakarta kami belum ada kesempatan untuk berkeliling. Jadi kalau nanti ke sini lagi, aku ingin mencoba menikmati makanan dan pemandangan,” ujar Giselle di hadapan penggemar.

Jadwal Padat Jadi Kendala

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ningning. Ia mengatakan kunjungan ke Jakarta selalu terasa singkat karena padatnya agenda tur.

Menurut Ningning, Jakarta adalah kota yang menarik, namun waktu yang terbatas membuat pengalaman mereka belum maksimal. Ia berharap bisa tinggal lebih lama di masa mendatang.

Sementara itu, leader Karina aespa berjanji akan kembali ke Indonesia untuk menciptakan lebih banyak kenangan bersama penggemar.

“Kalian akan menunggu kami lagi kan? Terima kasih, kami akan kembali dan membuat momen yang lebih indah,” kata Karina.

Konser Melebihi Ekspektasi

Di sisi lain, Winter aespa mengaku terkejut dengan antusiasme penggemar Indonesia. Ia menyebut penampilan kali ini berjalan di luar ekspektasinya.

“Aku sangat berterima kasih. Lain kali kami akan kembali dengan penampilan yang lebih seru,” ujarnya.

Konser ini menjadi kali ketiga aespa tampil di Indonesia, menandakan basis penggemar mereka yang terus berkembang di Tanah Air.

Isyarat Comeback dalam Waktu Dekat

Selain itu, aespa juga memberikan kabar yang ditunggu penggemar. Mereka mengonfirmasi akan segera melakukan comeback dalam waktu dekat.

“Jangan lupa, kami akan comeback sebentar lagi. Mohon perhatian dan cintanya,” ucap Giselle.

Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar yang hadir di ICE BSD.

Tentang aespa

aespa merupakan girl group yang debut pada November 2020 di bawah naungan SM Entertainment. Grup ini dikenal lewat sejumlah lagu populer seperti Next Level, Savage, Drama, hingga rilisan terbaru seperti Supernova dan Armageddon.

Dengan konsep futuristik dan performa panggung yang kuat, aespa terus memperkuat posisinya di industri K-pop global.

FAQ

1. Kapan aespa konser di Jakarta 2026?
Konser digelar pada 4 April 2026 di ICE BSD, Tangerang.

2. Kenapa aespa sedih saat ke Jakarta?
Karena jadwal padat membuat mereka tidak sempat berkeliling dan menikmati kota.

3. Apakah aespa akan kembali ke Indonesia?
Ya, Karina memastikan mereka akan kembali lagi di masa depan.

4. Apakah aespa akan comeback?
Ya, mereka mengonfirmasi comeback akan dilakukan dalam waktu dekat.

5. Sudah berapa kali aespa konser di Indonesia?
Konser ini merupakan yang ketiga kalinya aespa tampil di Indonesia.

Aespa Ngaku Ketagihan Nasi Goreng Saat Konser Di Jakarta

Aespa ketagihan nasi goreng di Jakarta. Ningning spill pengalaman makan kuliner Indonesia saat konser dan minta rekomendasi makanan dari fans.
Aespa ketagihan nasi goreng di Jakarta. Ningning spill pengalaman makan kuliner Indonesia saat konser dan minta rekomendasi makanan dari fans.

JAKARTA - Grup idola asal Korea Selatan, aespa, kembali mencuri perhatian penggemar Indonesia. Bukan cuma lewat penampilan panggung yang energik, tapi juga cerita santai mereka soal kuliner lokal yang ternyata bikin ketagihan.

Dalam konser bertajuk aespa LIVE TOUR - SYNK: aeXIS LINE di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (4/4/2026), salah satu member, Ningning, membagikan momen “TMI” alias Too Much Information yang langsung disambut riuh penonton.

“Aku mau kasih info TMI, sebelum tidur kemarin aku makan nasi goreng,” ujar Ningning di tengah konser.

Pernyataan itu langsung bikin suasana makin pecah. Apalagi setelah ia mengakui bahwa rasa nasi goreng Indonesia benar-benar enak.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh dua member lainnya, yakni Giselle dan Winter. Bahkan, menurut Giselle, Ningning sampai memesan nasi goreng dan mi goreng langsung melalui layanan kamar hotel.

“Aku lagi nonton film, terus di sampingku Ningning makan nasi goreng sama mi goreng,” kata Giselle sambil tertawa.

Winter pun ikut menambahkan cerita dari grup chat mereka. Ia mengingat bagaimana Ningning sempat memastikan apakah dirinya boleh makan nasi goreng.

Momen ini menunjukkan sisi santai dan personal dari para member yang jarang terlihat di atas panggung.

Interaksi Hangat Dengan MY Indonesia

Nggak berhenti sampai di situ, ketiga member juga sempat bertanya langsung ke penggemar—yang dikenal sebagai MY—soal makanan Indonesia lain yang wajib dicoba.

Jawaban dari penonton pun beragam, mulai dari cilok, cimol, hingga nasi padang. Mendengar itu, Giselle merespons santai, “Kalau ada kesempatan, pasti aku coba!”

Sementara itu, Winter juga penasaran dengan dessert khas Indonesia. Teriakan “martabak!” langsung menggema di seluruh venue.

Interaksi ini memperlihatkan kedekatan aespa dengan fans Indonesia, sekaligus membuka pengalaman baru bagi mereka dalam mengenal budaya lokal.

Konser Ketiga Aespa Di Indonesia

Konser ini menjadi kali ketiga aespa tampil di Indonesia sejak debut mereka pada November 2020 di bawah naungan SM Entertainment.

Dalam tur kali ini, setiap member—termasuk Karina—menampilkan sesi solo yang menonjolkan karakter dan warna musik masing-masing.

Penampilan mereka semakin lengkap dengan deretan lagu hits seperti “Supernova”, “Drama”, hingga “Next Level” yang sudah dikenal luas di kalangan penggemar K-Pop.

Dari sudut pandang industri hiburan, interaksi artis dengan budaya lokal seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun koneksi emosional dengan audiens global. Pengalaman langsung mencoba kuliner lokal juga memperkuat citra autentik artis di mata penggemar internasional.

Fenomena ini bukan hal baru, namun tetap menjadi strategi efektif dalam memperluas daya tarik global K-Pop, termasuk di pasar Indonesia yang terus berkembang.

FAQ

1. Apa yang dimakan aespa saat di Jakarta?
Ningning mengaku makan nasi goreng dan mi goreng melalui layanan kamar hotel.

2. Siapa member aespa yang paling suka nasi goreng?
Ningning terlihat paling antusias dan memuji rasa nasi goreng Indonesia.

3. Kapan konser aespa di Jakarta 2026 digelar?
Konser berlangsung pada 4 April 2026 di ICE BSD, Tangerang.

4. Apa makanan Indonesia yang direkomendasikan fans ke aespa?
Fans menyarankan cilok, cimol, nasi padang, dan martabak.

5. Sudah berapa kali aespa konser di Indonesia?
Konser ini menjadi yang ketiga kalinya aespa tampil di Indonesia.

Minggu, 05 April 2026

Halal Bihalal PPP Kalbar, Kader Sekadau Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi

Foto: Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) asal kabupaten sekadau, (tengah) H. Abang Nasir, S.A.P., anggota DPRD Kabupaten Sekadau 

PONTIANAK - Keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kalimantan Barat gelar Halal Bihalal pada Minggu, 5 April 2026, menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.

Perwakilan dari Kabupaten Sekadau turut hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satu kader PPP Sekadau, H. Abang Nasir, S.A.P., menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kebersamaan dan soliditas partai di tingkat daerah maupun provinsi.

“Dari Kabupaten Sekadau, kami hadir sebanyak tiga orang kader, termasuk salah satunya anggota dewan. Tujuan utama kami adalah bersilaturahmi serta mempererat hubungan dan menyatukan kembali kekuatan PPP di Kalimantan Barat,” ujar Abang Nasir.

Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal ini juga menjadi ajang untuk membangun kembali kekompakan kader serta menyamakan visi ke depan dalam menghadapi berbagai agenda partai.

Ia berharap, ke depan PPP dapat semakin solid dan mampu meraih hasil yang sesuai dengan harapan bersama. Selain itu, pihaknya juga berencana merangkul kembali kader-kader lama serta membuka peluang bagi kader baru untuk bergabung.

“Insyaallah ke depan, jika ada momentum besar, kader lama akan kita rangkul kembali dan kita juga akan mencari serta membina kader-kader baru,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PPP diharapkan mampu memperkuat persatuan dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika politik di Kalimantan Barat. (JM)

Bus DAMRI Kecelakaan di Penyeladi Sanggau, Ada Korban Jiwa

Foto: Bus DAMRI mengalami kecelakaan di tanjakan Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (5/4/2026)

SANGGAU - Telah terjadi kecelakaan maut Bus DAMRI di tikungan turunan/tanjakan Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Sanggau pada Minggu (5/4/2026).

Bus DAMRI berangkat dari Sintang tujuan Pontianak tersebut mengangkut sebanyak 31 penumpang.

Berdasarkan informasi dilapangan, pasca kecelakaan tersebut 1 (satu) penumpang dinyatakan meninggal ditempat, 1 (satu) orang mengalami putus tangan, dan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Dilihat dari posisinya, Bus tersebut baru saja menuruni tanjakan Penyeladi dan sebagian badan bus mengarah ke sungai Kapuas.

Polisi sudah melakukan identifikasi terkait kronologi kejadian, dan sampai berita ini dipublikasikan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

BI Prediksi Permintaan Rumah Balikpapan Naik Seiring Proyek IKN

BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.
BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.

Balikpapan, Kaltim — Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Kota Balikpapan akan mengalami peningkatan pada 2026. Proyeksi ini sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta mulai bergeraknya aktivitas industri di kawasan tersebut.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan bahwa pembangunan tahap kedua IKN diprediksi akan meningkatkan mobilitas pekerja, yang secara langsung berdampak pada kebutuhan hunian.

“Pembangunan IKN berlanjut tahap dua dan aktivitas industri yang mulai bergerak meningkatkan mobilitas pekerja diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi pasar perumahan,” ujarnya, Sabtu.

Pasar Properti Masih Stabil, KPR Jadi Andalan

Menurut BI, pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi tulang punggung sektor properti di Balikpapan. Hingga akhir 2025, penyaluran KPR tercatat mencapai Rp4,97 triliun, dengan kontribusi sebesar 78 persen dari total transaksi perumahan.

Robi menjelaskan, KPR tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena memungkinkan pembayaran secara cicilan dalam jangka panjang, terutama di tengah harga rumah yang relatif tinggi.

Pertumbuhan KPR sendiri tercatat sebesar 4,16 persen secara tahunan. Meski melambat dibanding periode sebelumnya, angka ini menunjukkan pembiayaan perumahan masih cukup terjaga.

Segmen Rumah Besar Mulai Diminati

Meski pasar residensial cenderung bergerak lebih lambat, minat terhadap rumah tapak tetap stabil. Bahkan, rumah tipe besar justru mencatat peningkatan penjualan pada akhir 2025.

Fenomena ini menunjukkan adanya segmen pembeli yang masih aktif, khususnya masyarakat dengan kebutuhan ruang lebih luas atau kemampuan finansial yang lebih kuat.

Risiko Kredit Tetap Terkendali

Dari sisi risiko, BI mencatat tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap berada di bawah 5 persen. Angka ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kredit masih relatif stabil, meskipun kondisi ekonomi mengalami perubahan.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi sektor perbankan sekaligus menunjukkan bahwa pasar properti Balikpapan masih memiliki fundamental yang cukup kuat.

Dampak Langsung IKN ke Balikpapan

Sebagai kota penyangga utama IKN, Balikpapan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan permintaan hunian dalam beberapa tahun ke depan. Mobilitas pekerja, ekspansi industri, serta kebutuhan tempat tinggal menjadi faktor utama pendorong.

Dengan tren ini, sektor properti diprediksi tetap menjadi salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

FAQ

1. Kenapa permintaan rumah di Balikpapan meningkat?
Karena pembangunan IKN yang berlanjut serta meningkatnya aktivitas industri dan mobilitas pekerja.

2. Berapa total penyaluran KPR di Balikpapan?
Sekitar Rp4,97 triliun hingga akhir 2025.

3. Apakah pasar properti Balikpapan sedang tumbuh?
Ya, meski melambat, pasar tetap stabil dengan segmen tertentu seperti rumah besar yang meningkat.

4. Apakah KPR masih menjadi pilihan utama?
Masih, dengan porsi 78 persen dari total transaksi properti.

5. Bagaimana risiko kredit perumahan?
Masih terkendali dengan tingkat kredit bermasalah di bawah 5 persen.

Rendi Solihin Ungkap Strategi Kukar Bangun Fondasi Pangan Berkelanjutan

Transformasi ekonomi Kukar dari migas ke pertanian kian nyata. Produksi padi tertinggi di Kaltim jadi bukti fondasi pangan berkelanjutan. (ilustrasi)
Transformasi ekonomi Kukar dari migas ke pertanian kian nyata. Produksi padi tertinggi di Kaltim jadi bukti fondasi pangan berkelanjutan. (ilustrasi)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat transformasi ekonomi dari sektor migas dan batu bara menuju pertanian dalam arti luas. Langkah ini menjadi strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah kini memasuki fase baru yang lebih strategis dan berkelanjutan.

“Fokus pembangunan saat ini adalah transisi dari visi ‘Kukar Idaman 2021-2026’ menuju penguatan fondasi berkelanjutan melalui visi ‘Kutai Kartanegara Idaman Terbaik 2025-2029’,” ujarnya di Tenggarong, Sabtu.

Transformasi Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Dalam fase terbaru tersebut, pemerintah menetapkan visi besar yakni mewujudkan fondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju serta berkelanjutan. Transformasi ini juga menjadi bagian dari kesiapan Kukar dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Peralihan dari sektor ekstraktif ke sektor terbarukan dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.

Fokus Hilirisasi Dan Desa Mandiri

Rendi menambahkan, misi utama dalam fase ini adalah mendorong hilirisasi pertanian dan memperkuat kemandirian ekonomi desa. Dengan begitu, manfaat pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.

Pemerintah daerah juga menggandeng pemerintah desa dalam membangun lumbung pangan, memanfaatkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan nasional.

Langkah ini sudah mulai terlihat hasilnya sejak 2025. Salah satu contoh adalah Desa Mulawarman di Kecamatan Tenggarong Seberang yang berhasil melakukan panen pada akhir Maret lalu.

Produksi Padi Kukar Tertinggi Di Kaltim

Berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, desa, dan Kementerian Pertanian, Kukar kini menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur.

Data tahun 2025 menunjukkan:

  • Produksi gabah kering giling (GKG) Kukar mencapai 110,87 ton

  • Kabupaten Paser: 67,65 ton

  • Penajam Paser Utara: 47,58 ton

Tak hanya itu, luas panen padi Kukar juga menjadi yang terbesar:

  • Kukar: 26.287 hektare

  • Paser: 14.599 hektare

  • PPU: 13.570 hektare

Capaian ini memperkuat posisi Kukar sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Timur.

Analisis: Kenapa Strategi Ini Penting? (E-E-A-T)

Transformasi ekonomi ini dinilai relevan oleh para pengamat karena:

  • Mengurangi ketergantungan pada sektor tambang yang fluktuatif

  • Memperkuat ketahanan pangan regional

  • Membuka lapangan kerja di sektor produktif

  • Mendukung ekosistem ekonomi hijau

Langkah Kukar juga selaras dengan arah pembangunan nasional yang menekankan keberlanjutan dan ketahanan pangan di tengah perubahan global.

FAQ

1. Apa tujuan utama transformasi ekonomi Kukar?
Untuk mengurangi ketergantungan pada migas dan batu bara serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

2. Kenapa Kukar fokus ke pertanian?
Karena sektor pertanian lebih berkelanjutan dan mendukung kebutuhan pangan, apalagi dengan hadirnya IKN.

3. Apakah program ini sudah berjalan?
Ya, sejak 2025 desa-desa sudah mulai menjalankan program lumbung pangan.

4. Apa bukti keberhasilan transformasi ini?
Kukar menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur.

5. Apa dampaknya bagi masyarakat desa?
Meningkatkan kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha di sektor pertanian.

Kolaborasi Dinkes Kaltim Dan Damkar Tingkatkan Penanganan Gigitan Ular

Dinkes Kaltim memperkuat kapasitas nakes tangani gigitan ular berbisa sesuai standar WHO, memastikan stok antivenom siap untuk seluruh rumah sakit. (Ilustrasi)
Dinkes Kaltim memperkuat kapasitas nakes tangani gigitan ular berbisa sesuai standar WHO, memastikan stok antivenom siap untuk seluruh rumah sakit. (Ilustrasi)

Dinkes Kaltim Perkuat Nakes Tangani Gigitan Ular, Terapkan Standar WHO

Samarinda — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan (nakes) dan relawan dalam menangani kondisi darurat akibat gigitan ular berbisa. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi standar penatalaksanaan dari World Health Organization (WHO) agar penanganan pasien lebih cepat dan tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, memastikan bahwa ketersediaan antivenom atau serum penawar racun ular saat ini dalam kondisi aman dan terjaga di tingkat provinsi.

“Kami memastikan stok antivenom tersedia utuh di Dinas Kesehatan, sehingga seluruh rumah sakit di Kalimantan Timur dapat segera memintanya untuk kasus sistemik yang telah dikonsultasikan,” ujarnya di Samarinda, Sabtu.

Kolaborasi Lintas Instansi dan Pakar Nasional

Penguatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda secara hybrid. Kegiatan tersebut juga menghadirkan pakar toksinologi klinis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yakni Tri Maharani.

Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas studi kasus nyata dari RSUD Abdoel Wahab Sjahranie. Pada akhir Maret lalu, rumah sakit tersebut berhasil menangani pasien dengan gigitan ular neurotoksin berat hingga sembuh tanpa kecacatan.

Menurut Jaya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari penerapan standar medis yang tepat, mulai dari imobilisasi, menjaga jalan napas, hingga pemberian antivenom.

“Pasien bahkan bisa lepas dari ventilator hanya dalam dua hari, ini menunjukkan pentingnya penanganan sesuai prosedur,” jelasnya.

Jenis Antivenom dan Dukungan Pemerintah

Saat ini, wilayah Kaltim mengandalkan beberapa jenis antivenom spesifik seperti Polineuro Thailand, Polihemato Thailand, dan Seasnake Australia. Seluruh stok tersebut merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ketersediaan ini menjadi bagian penting dalam sistem rujukan, sehingga pasien dengan kondisi serius bisa segera mendapatkan penanganan optimal tanpa keterlambatan.

Edukasi Masyarakat: Jangan Panik, Hindari Mitos

Dinkes Kaltim juga mengingatkan masyarakat untuk tidak panik saat menghadapi insiden gigitan ular. Penanganan awal yang benar justru sangat menentukan keselamatan korban.

Tri Maharani menjelaskan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi pergerakan atau imobilisasi, karena racun menyebar melalui kelenjar getah bening, bukan melalui darah.

“Tindakan seperti mengikat terlalu kencang, menghisap luka, atau menyiram dengan air panas adalah mitos yang keliru dan sangat berbahaya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menuju fasilitas kesehatan terdekat, terutama jika muncul gejala seperti kelopak mata terasa berat, kesulitan menelan, hingga perdarahan pada gusi.

FAQ

1. Apa yang harus dilakukan saat digigit ular?
Segera lakukan imobilisasi (kurangi gerakan), tetap tenang, dan cepat menuju fasilitas kesehatan terdekat.

2. Apakah racun ular menyebar lewat darah?
Tidak. Racun menyebar melalui sistem getah bening, sehingga penting untuk tidak banyak bergerak.

3. Bolehkah luka gigitan dihisap atau diikat?
Tidak boleh. Itu adalah mitos berbahaya dan bisa memperparah kondisi korban.

4. Apakah antivenom tersedia di Kaltim?
Ya, Dinkes Kaltim memastikan stok antivenom tersedia dan bisa diakses oleh rumah sakit.

5. Kapan harus ke rumah sakit setelah digigit ular?
Segera, terutama jika muncul gejala seperti lemas, sulit menelan, atau gangguan pernapasan.

Pemkab Penajam Paser Utara Jamin Stabilitas Pangan Dan Harga Di Pasaran

Stok pangan di Penajam Paser Utara dipastikan aman oleh Pemkab. Persediaan beras, gula, hingga minyak goreng mencukupi jelang hari besar keagamaan.
Stok pangan di Penajam Paser Utara dipastikan aman oleh Pemkab. Persediaan beras, gula, hingga minyak goreng mencukupi jelang hari besar keagamaan.

Stok Pangan Penajam Paser Utara Aman, Pemkab Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

KALTIM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, menyampaikan bahwa ketahanan persediaan bahan pangan secara umum masih terkendali dan tidak mengalami kekurangan yang signifikan.

“Ketahanan persediaan bahan pangan secara umum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait hasil pemantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Sabtu.

Distribusi Jadi Kunci Stabilitas Harga

Pemkab PPU terus melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bahan pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti lonjakan permintaan.

Menurut Tohar, kelancaran distribusi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas harga di pasar. Dengan distribusi yang terjaga, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kenaikan harga yang memberatkan.

Tim gabungan dari berbagai instansi rutin melakukan inspeksi ke pasar tradisional, toko modern, hingga distributor untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau kelangkaan barang.

Kolaborasi Antar Dinas Diperkuat

Upaya pengendalian pangan ini dilakukan melalui kolaborasi intensif antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat.

Data Stok Pangan Terbaru

Berdasarkan data terbaru, sejumlah komoditas utama masih tersedia dalam jumlah yang cukup, di antaranya:

  • Beras medium sekitar 1.500 ton

  • Beras premium sekitar 300 ton

  • Gula sekitar 14 ton

  • Minyak goreng sekitar 1.000 liter (dengan tambahan pasokan hingga 80.000 liter)

Ketersediaan ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat, termasuk menghadapi momentum hari besar.

Pasokan Luar Daerah Masih Aman

Untuk beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan kentang, pasokan masih didatangkan dari luar daerah. Meski begitu, kondisi stok saat ini tetap aman dan terkendali.

Sementara itu, cabai rawit hasil petani lokal justru mengalami surplus produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar tanpa ketergantungan pasokan dari luar.

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten PPU menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui pengawasan berkelanjutan serta koordinasi lintas sektor.

Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memastikan keamanan distribusi pangan di seluruh wilayah.

FAQ

1. Apakah stok pangan di Penajam Paser Utara aman?
Ya, pemerintah memastikan stok pangan mencukupi dan dalam kondisi aman.

2. Komoditas apa saja yang tersedia cukup?
Beras, gula, minyak goreng, serta cabai rawit tersedia dalam jumlah memadai.

3. Apakah ada kenaikan harga jelang hari besar?
Pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga melalui pengawasan distribusi.

4. Dari mana pasokan bawang dan kentang berasal?
Sebagian masih didatangkan dari luar daerah.

5. Apa peran TPID dalam hal ini?
TPID bertugas memantau inflasi dan menjaga stabilitas harga serta pasokan pangan.

Pemprov Kaltim Percepat Proyek Sampah Jadi Listrik Di Dua Kawasan Strategis

Pemprov Kaltim percepat proyek PSEL di Samarinda dan Balikpapan Raya untuk ubah sampah jadi listrik, libatkan IKN dan daerah demi energi ramah lingkungan.
Pemprov Kaltim percepat proyek PSEL di Samarinda dan Balikpapan Raya untuk ubah sampah jadi listrik, libatkan IKN dan daerah demi energi ramah lingkungan.

Balikpapan - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) makin serius menggarap proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Pembangkit Listrik Berbasis Sampah (PSEL) di dua kawasan besar: Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.

Langkah ini bukan sekadar wacana. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Joko Istanto, memastikan saat ini pemerintah tengah mempercepat penyusunan skema kerja sama agar proyek bisa segera berjalan tanpa hambatan.

“Kami memfasilitasi penyusunan perjanjian kerja sama serta kesepakatan bersama untuk kedua proyek ini agar operasionalnya kelak berjalan lancar,” ujar Joko di Samarinda, Sabtu.

Tindak Lanjut Rapat Tingkat Kementerian

Percepatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi terbatas di tingkat kementerian yang fokus pada pengelolaan limbah berbasis energi terbarukan. Artinya, proyek ini bukan hanya inisiatif daerah, tapi juga bagian dari strategi nasional.

Untuk mematangkan konsep, Pemprov Kaltim juga menggelar rapat koordinasi lintas daerah secara virtual yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kota.

Beberapa instansi yang ikut terlibat antara lain:

  • Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda

  • DLHK Kabupaten Kutai Kartanegara

Kolaborasi lintas wilayah ini jadi kunci, mengingat cakupan proyek yang cukup luas.

Dua Zona Besar: Samarinda Raya & Balikpapan Raya

Proyek PSEL ini dibagi menjadi dua zona utama:

1. Samarinda Raya

Mencakup:

  • Kota Samarinda

  • Sebagian wilayah Kutai Kartanegara:
    Anggana, Tenggarong Seberang, Loa Janan, Muara Badak, dan Marang Kayu

2. Balikpapan Raya

Meliputi:

  • Kota Balikpapan

  • Kawasan Ibu Kota Nusantara

  • Wilayah pesisir Kutai Kartanegara:
    Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa

Menurut Joko, kondisi geografis dan pembagian administratif ini bikin koordinasi jadi lebih kompleks.

“Perlu koordinasi intensif antara pemerintah daerah, Otorita IKN, dan pemerintah pusat,” jelasnya.

Solusi Lingkungan Sekaligus Energi Baru

Proyek ini diharapkan bisa jadi solusi dua masalah sekaligus:

  1. Mengurangi penumpukan sampah

  2. Menghasilkan energi listrik dari sumber terbarukan

Dengan kata lain, sampah yang selama ini jadi masalah bisa diubah jadi sumber daya bernilai.

Tak cuma itu, proyek ini juga ditargetkan memperkuat ketahanan energi di Kalimantan Timur, terutama di tengah pembangunan kawasan strategis nasional seperti IKN.

Target: Lingkungan Bersih & Energi Berkelanjutan

Pemprov Kaltim optimistis, kolaborasi antarwilayah ini akan menciptakan:

  • Lingkungan yang lebih bersih

  • Sistem pengelolaan sampah modern

  • Sumber listrik alternatif yang ramah lingkungan

Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini bisa jadi model pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia.

FAQ

1. Apa itu PSEL?
PSEL adalah fasilitas pengolahan sampah yang menghasilkan energi listrik melalui teknologi tertentu seperti insinerasi atau gasifikasi.

2. Kenapa proyek ini penting?
Karena bisa mengatasi masalah sampah sekaligus menghasilkan energi baru yang lebih ramah lingkungan.

3. Kapan proyek ini mulai dibangun?
Saat ini masih dalam tahap penyusunan kerja sama dan percepatan persiapan.

4. Apakah proyek ini melibatkan IKN?
Ya, khususnya dalam kawasan Balikpapan Raya yang mencakup wilayah IKN.

5. Apa dampaknya bagi masyarakat?
Lingkungan lebih bersih, potensi listrik tambahan, dan peluang ekonomi baru di sektor pengelolaan limbah.

Distan Kalbar Ajak Semua Elemen Termasuk Pesantren Galakkan Pertanian

Foto: Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Herti Herawati, MMA

KUBU RAYA – Salah satu persoalan mendasar dalam sektor pertanian di Kalimantan Barat saat ini adalah minimnya minat Calon Petani (CP), meskipun ketersediaan lahan masih cukup luas dan potensial untuk digarap.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Herti Herawati, MMA, saat menghadiri kegiatan halal bihalal penggiat pertanian di Pondok Pesantren Minum Islam dengan tema “Hiduplah Tanahku, Hiduplah Negeriku”.

Menurut Herti, ketidakseimbangan antara ketersediaan lahan dan jumlah petani aktif menjadi tantangan serius dalam upaya peningkatan produksi pertanian di daerah.

“Lahan kita masih tersedia, bahkan cukup luas. Namun, tantangan kita saat ini adalah kurangnya minat calon petani untuk mengelola lahan tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, komoditas hortikultura seperti cabai juga menjadi perhatian khusus, mengingat perannya sebagai salah satu penyumbang inflasi di daerah. 

Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas strategis, menjadi bagian penting dalam program ketahanan pangan.

“Cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi. Maka dari itu, pengembangan budidaya cabai ini juga menjadi bagian dari program ketahanan pangan untuk masyarakat,” jelasnya.

Sebagai upaya mengatasi persoalan minimnya minat petani, Dinas TPH Kalbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mengembangkan sektor pertanian.

Tidak hanya masyarakat umum, kalangan lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren juga didorong untuk ambil bagian.

Menurut Herti, pondok pesantren memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan santri di bidang pertanian.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk pondok pesantren, untuk mulai menggalakkan pertanian. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga membangun kemandirian dan keterampilan,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Dinas TPH Provinsi Kalimantan Barat siap menyediakan berbagai bantuan, termasuk penyediaan bibit tanaman bagi pihak-pihak yang siap mengembangkan usaha pertanian.

“Kami siap memfasilitasi, salah satunya dengan menyiapkan bibit. Harapannya, ini bisa mendorong minat masyarakat untuk kembali bertani,” tegasnya.

Dengan sinergi seluruh elemen, diharapkan sektor pertanian di Kalimantan Barat dapat terus berkembang, mampu menekan laju inflasi, serta menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.