![]() |
| Bupati Alexander Wilyo Resmikan Masjid Al-Hidayah: Tegaskan Komitmen Lintas Agama dan Etnis. |
Ketapang — Masjid Besar Al-Hidayah di Desa Titi Baru, Kecamatan Tumbang Titi secara resmi diresmikan dan mulai digunakan setelah upacara peresmian yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pada Selasa (3 Juni 2025). Peresmian ini bertepatan dengan momentum menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, sehingga mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan panitia pembangunan masjid, serta berharap agar Masjid Al-Hidayah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan akhlak bagi warga sekitar. Ia mengungkapkan, “Masjid ini adalah hadiah dari pemerintah daerah untuk masyarakat Tumbang Titi. Saya titip untuk dirawat dan dimakmurkan bersama-sama.”
Sebagai bentuk kepedulian langsung, meskipun Pemerintah Daerah belum mampu menyediakan hewan kurban melalui skema resmi, Bupati menyerahkan satu ekor sapi secara pribadi agar masyarakat Tumbang Titi tetap dapat merayakan Idul Adha dengan hikmat.
Fokus Pembangunan Layanan Dasar dan Sumber Daya Manusia
Di sela sambutan, Alexander menegaskan bahwa pemerintahan Kabupaten Ketapang akan memprioritaskan penyelesaian pembangunan layanan dasar di berbagai sektor, terutama akses listrik, air bersih, dan jaringan internet yang akan diperluas ke seluruh wilayah. Di sektor pendidikan, program seragam dan buku tulis gratis telah diluncurkan untuk siswa baru, dan beasiswa disiapkan bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Sementara itu, di bidang kesehatan, RSUD Sandai akan segera dioperasikan, dan dukungan terhadap program BPJS Kesehatan gratis akan diperkuat dengan kerjasama pemerintah desa dan kecamatan.
Ia juga meminta dukungan aktif camat serta kepala desa dalam pendataan dan sosialisasi program-program tersebut, agar pelaksanaan di lapangan berjalan optimal.
Dalam konteks kebijakan keagamaan dan sosial, Bupati Alexander menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Jamhuri akan berlaku adil kepada semua warga, tanpa mempertimbangkan suku, agama, atau latar belakang etnis. “Pilkada telah selesai. Kini saatnya kita bersatu membangun Ketapang sebagai rumah besar bersama,” ujarnya tegas.
Pemerintah daerah pun memastikan keberlanjutan pembangunan rumah ibadah lintas agama, tidak hanya Masjid Al-Hidayah, tetapi juga melanjutkan pembangunan Masjid Besar Sultan Zainudin di Sandai, serta gereja di wilayah Jelai Hulu dan Randau yang sudah hampir rampung.
Tak hanya soal keagamaan dan sosial, Bupati Alexander juga menyerukan semangat gotong royong dalam pemeliharaan jalan dan infrastruktur lokal. Ia menyebut bahwa meskipun ruas jalan Kekura–Mahawa adalah kewenangan provinsi, pihaknya akan membantu secara maksimal. Ia berharap kerja sama antara DPRD, perusahaan, tokoh agama, dan adat dapat terus dipererat demi percepatan pembangunan di daerah.
Di akhir sambutannya, Alexander mengungkapkan bahwa dirinya mendapat amanah sebagai calon Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Barat, dan ia memohon restu tokoh adat dan masyarakat agar langkah ini dilandasi kecintaan terhadap budaya daerah dan bukan ambisi politik.
Kegiatan peresmian Masjid Al-Hidayah dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Ketapang, anggota DPRD Dapil IV, jajaran perangkat daerah, camat Tumbang Titi, kepala desa, pengurus panitia masjid, serta tokoh agama dan adat yang turut menyaksikan acara tersebut dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
