Miss Israel Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Video Viral di Miss Universe 2025, Begini Pengakuannya
iklan banner

Rabu, 19 November 2025

Miss Israel Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Video Viral di Miss Universe 2025, Begini Pengakuannya

Miss Israel Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Video Viral di Miss Universe 2025, Begini Pengakuannya
Miss Israel Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Video Viral di Miss Universe 2025, Begini Pengakuannya.

JAKARTA - Miss Israel, Melanie Shiraz, akhirnya angkat suara soal badai ancaman yang ia terima setelah sebuah video dirinya viral di ajang Miss Universe 2025 yang digelar di Bangkok, Thailand. Dalam video tersebut, Melanie terlihat seolah memberikan tatapan sinis kepada Miss Palestine, Nadine Ayoub, sehingga memicu gelombang komentar negatif di media sosial.

Di tengah memanasnya situasi global akibat konflik panjang Israel–Palestina, insiden kecil di atas panggung langsung berkembang menjadi isu yang lebih besar. Melanie, yang berusia 27 tahun, menceritakan bahwa ancaman dan pelecehan mulai berdatangan hanya beberapa jam setelah video itu tersebar luas.

Melanie mengaku tidak yakin apakah rekaman tersebut asli atau sudah melalui proses editing. Namun menurutnya, video yang beredar jelas sudah dipotong dan digabungkan sedemikian rupa sehingga tampak seolah ia sedang menatap langsung ke arah Miss Palestine.

Ia menjelaskan bahwa kolom komentar di media sosialnya langsung dipenuhi hujatan, termasuk cuplikan-cuplikan video yang menampilkan dirinya berada tepat di samping Nadine. Awalnya Melanie mengira video tersebut berbasis AI, tetapi kemudian ia menyadari bahwa distorsi kamera membuat perspektif seolah-olah ia berdiri sangat dekat dengan Miss Palestine.

Melanie mengaku sudah memprediksi akan menerima gelombang kritik karena menjadi wakil Israel. Namun ia tak menyangka bahwa komentar negatif itu akan berkembang menjadi ancaman pemerkosaan dan pembunuhan.

Menurut pengakuannya, ada pesan yang sangat ekstrem, termasuk ucapan yang mengharapkan dirinya mengalami nasib tragis seperti sandera yang diperkosa dan ditembak. Situasi ini membuat Melanie semakin menyadari beratnya tekanan yang dihadapi kontestan yang membawa identitas sebagai warga Israel pada masa-masa konflik seperti sekarang.

Di sisi lain, Melanie mengatakan ia sangat ingin memiliki hubungan baik dengan Nadine Ayoub. Bahkan ia sempat berharap bisa berdialog langsung, berfoto bersama, dan menunjukkan contoh perdamaian kepada dunia.

Melanie juga menegaskan bahwa video dari sudut pengambilan gambar lain membuktikan bahwa ia sebenarnya berada cukup jauh di belakang Miss Palestine, sehingga tatapan yang dituduhkan kepadanya tidak mungkin diarahkan ke Nadine.

Meski dihujani ancaman dan komentar kebencian, Melanie tetap bertekad melanjutkan perjuangannya di kontes kecantikan internasional tersebut. Ia mengakui bahwa menjadi perempuan Yahudi dan wakil Israel di tengah situasi dunia saat ini sangat sulit, apa pun yang dilakukan selalu berpotensi diserang.

Namun justru karena situasi itulah Melanie merasa misinya di Miss Universe semakin penting. Ia tidak ingin terpengaruh oleh komentar negatif, dan berharap pengalamannya bisa menjadi motivasi bagi dirinya sendiri.

Kompetisi Miss Universe ke-74 yang diikuti oleh 121 kontestan dari berbagai negara masih terus berlangsung di Thailand. Grand final dijadwalkan digelar pada Jumat, 21 November 2025.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.