Rossi Tak Kehabisan Akal! Gagal Dapatkan Pedro Acosta, VR46 Siapkan Dua Bintang Muda Ini untuk MotoGP 2027
iklan banner

Rabu, 28 Januari 2026

Rossi Tak Kehabisan Akal! Gagal Dapatkan Pedro Acosta, VR46 Siapkan Dua Bintang Muda Ini untuk MotoGP 2027

Rossi Tak Kehabisan Akal! Gagal Dapatkan Pedro Acosta, VR46 Siapkan Dua Bintang Muda Ini untuk MotoGP 2027
Rossi Tak Kehabisan Akal! Gagal Dapatkan Pedro Acosta, VR46 Siapkan Dua Bintang Muda Ini untuk MotoGP 2027.

Kalau satu pintu tertutup, Valentino Rossi sudah siap membuka dua pintu lain. Saat peluang merekrut Pedro Acosta makin rumit, legenda MotoGP itu ternyata sudah menyiapkan rencana cadangan yang tak kalah menarik. Siapa saja?

Valentino Rossi kembali jadi sorotan. Bukan soal aksinya di lintasan, tapi strategi besarnya untuk masa depan tim VR46 MotoGP. Nama Pedro Acosta memang jadi incaran utama Rossi untuk musim 2027, namun persaingan internal Ducati membuat rencana itu tak semudah yang dibayangkan.

Acosta, pembalap muda asal Spanyol yang digadang-gadang sebagai bintang masa depan MotoGP, memang sudah lama ingin angkat kaki dari KTM. Sejak pertengahan musim 2025, ia disebut-sebut berusaha mencari jalan keluar. Sayangnya, kontraknya masih mengikat hingga akhir 2026 dan upaya pemutusan kontrak lebih awal tidak mendapat lampu hijau dari Dorna maupun KTM.

Dengan kontrak yang akan habis pada 2026, Acosta diyakini bakal berganti motor pada 2027. Ducati disebut-sebut sebagai tujuan paling realistis. Namun, pertanyaan besarnya: Ducati yang mana?

Ducati Pabrikan Jadi Penghalang Rossi

Menurut laporan Motorsport Espana, Acosta masuk daftar teratas keinginan Valentino Rossi untuk memperkuat VR46 pada 2027. Tapi Rossi tak sendirian. Tim Ducati pabrikan juga mengincar Acosta, bahkan kabarnya ingin menjadikannya pengganti Francesco Bagnaia.

Isu yang beredar makin panas setelah muncul rumor bahwa Acosta sudah menandatangani kontrak dengan Ducati pabrikan. Jika kabar ini benar, maka peluang Rossi membawa Acosta ke VR46 praktis tertutup.

Manajer Acosta, Albert Valera, juga disebut lebih memprioritaskan kursi tim pabrikan ketimbang tim satelit seperti VR46. Situasi ini membuat Rossi harus realistis dan mulai melirik opsi lain.

Plan B Rossi: Dua Talenta Muda Siap Naik Kelas

Meski gagal mendapatkan target utama, Rossi jelas bukan tipe yang kehabisan ide. Ia sudah menyiapkan “Plan B” yang tak kalah ambisius.

VR46 dipastikan akan melakukan perombakan besar pada akhir musim 2026. Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli disebut akan dilepas, membuka jalan bagi duet baru pada 2027.

Strategi Rossi cukup jelas: merekrut dua pembalap muda berbakat. Dua nama yang muncul ke permukaan adalah:

  • Fermin Aldeguer – pembalap muda dengan performa konsisten dan gaya balap agresif.

  • David Alonso – talenta muda yang sedang naik daun dan dianggap punya potensi besar untuk bersinar di MotoGP.

Keduanya dinilai cocok dengan filosofi VR46 yang memang dikenal sebagai “pabrik” pembalap muda berbakat.

Gagal mendapatkan Pedro Acosta bukan akhir dari segalanya bagi Valentino Rossi. Justru sebaliknya, ini menunjukkan betapa matangnya perencanaan sang legenda. Dengan Aldeguer dan Alonso sebagai opsi serius, VR46 tetap punya masa depan cerah di MotoGP 2027.

Satu hal yang pasti: urusan strategi, Rossi masih selangkah lebih depan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.