47 Mahasiswa ULM Siap Jadi Pengusaha Masa Depan
iklan banner
iklan banner

Senin, 23 Februari 2026

47 Mahasiswa ULM Siap Jadi Pengusaha Masa Depan

Universitas Lambung Mangkurat menggelar Rocket Incubation 2026 bersama YABN untuk membina 47 mahasiswa dalam program inkubasi bisnis enam bulan guna mencetak wirausaha muda inovatif dan kompetitif.  Wakil Rektor ULM Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi Dr Yusuf Azis. ANTARA/Firman
Universitas Lambung Mangkurat menggelar Rocket Incubation 2026 bersama YABN untuk membina 47 mahasiswa dalam program inkubasi bisnis enam bulan guna mencetak wirausaha muda inovatif dan kompetitif.  Wakil Rektor ULM Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi Dr Yusuf Azis. ANTARA/Firman

ULM Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Lewat Rocket Incubation 2026

BANJARMASIN, KALSEL -- Universitas Lambung Mangkurat atau ULM di Banjarmasin resmi memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus melalui program Rocket Incubation by YABN 2026. Sebanyak 47 mahasiswa penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leader mengikuti program pengembangan kapasitas bisnis yang dirancang untuk mencetak pelaku usaha muda inovatif dan siap bersaing di tingkat nasional.

Langkah strategis ini ditegaskan oleh Wakil Rektor ULM Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi, Dr Yusuf Azis. Ia menyampaikan bahwa Rocket Incubation 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Lambung Mangkurat dengan Yayasan Amanah Bangun Negeri, yang turut menggandeng Yayasan Indonesia Setara bersama Sandination Academy.

Kolaborasi Kampus dan Lembaga Inkubasi

Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga inkubasi bisnis sangat penting dalam menciptakan wirausaha muda yang adaptif. ULM tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga menghadirkan praktik kewirausahaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Mahasiswa peserta akan mendapatkan pendampingan intensif selama enam bulan. Skema program meliputi mentoring bisnis, monitoring perkembangan usaha, serta evaluasi berkala yang sistematis. Dengan pendekatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan merancang model bisnis, mengelola keuangan, membangun branding, hingga membaca peluang pasar.

Pendekatan komprehensif tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi entrepreneur muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan strategi bisnis.

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

ULM menegaskan bahwa program ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan mencapai delapan persen per tahun. Peran generasi muda dinilai sangat krusial dalam memperkuat sektor usaha produktif dan membuka lapangan kerja baru.

Menurut Dr Yusuf Azis, dari tangan mahasiswa hari ini diharapkan lahir pengusaha nasional masa depan yang mampu memberi dampak ekonomi sekaligus sosial. Artinya, kewirausahaan tidak sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Membangun Wirausaha Muda yang Tangguh

Rocket Incubation 2026 dirancang untuk membentuk karakter wirausaha yang:

  • Adaptif terhadap perubahan pasar

  • Tangguh menghadapi tantangan bisnis

  • Inovatif dalam menciptakan produk dan layanan

  • Mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial

Melalui program ini, mahasiswa tidak lagi sekadar menjadi pencari kerja, melainkan dipersiapkan menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Ini menjadi langkah konkret ULM dalam memperkuat daya saing lulusan di era ekonomi digital dan persaingan global.

Bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia bisnis, program seperti ini menjadi peluang emas untuk belajar langsung dari ekosistem kewirausahaan yang nyata dan terarah.

FAQ Seputar Rocket Incubation ULM 2026

Apa itu Rocket Incubation by YABN 2026?

Rocket Incubation adalah program inkubasi bisnis selama enam bulan yang dirancang untuk mengembangkan kapasitas kewirausahaan mahasiswa melalui pendampingan intensif dan evaluasi terstruktur.

Siapa saja peserta program ini?

Sebanyak 47 mahasiswa ULM penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leader menjadi peserta Rocket Incubation 2026.

Apa tujuan utama program ini?

Program ini bertujuan mencetak pelaku usaha muda yang inovatif, adaptif, dan siap bersaing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Berapa lama durasi inkubasi?

Program berlangsung selama enam bulan dengan skema mentoring, monitoring, dan evaluasi berkala.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar