Iklan

Kasus COVID-19 Datar di AS, Meski Sudah Mulai Vaksin

BorneoTribun
Selasa, Maret 30, 2021 Last Updated 2021-03-30T01:30:03Z
Kasus COVID-19 Datar di AS, Meski Sudah Mulai Vaksin
Dr. Anthony Fauci, penasihat Gedung Putih untuk pandemi, di rapat dengar pendapat Komite Senat untuk Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja, dan Pensiun, di Washington, 18 Maret 2021.

BorneoTribun Amerika, Internasional -- Di tengah pelaksanaan kampanye vaksinasi COVID-19 di Amerika Serikat (AS), tingkat infeksi harian tetap tinggi.

Anthony Fauci, penasihat Gedung Putih urusan pandemi, menyampaikan keprihatinan pada Minggu (28/3) bahwa ini bisa jadi akibat beberapa negara bagian mencabut pembatasan terlalu dini, terutama sewaktu liburan musim semi.

“Saya rasa terlalu dini,” kata Fauci kepada stasiun televisi CBS. Dia merujuk pada langkah beberapa negara bagian yang mencabut pembatasan sementara tingkat vaksinasi meningkat. Dia memperingatkan bahwa ada risiko terjadinya gelombang epidemi ketiga.

Menjawab pertanyaan para reporter pada Minggu (28/3), Presiden Joe Biden mengatakan dia yakin tingkatnya mungkin datar, bukannya menurun, karena orang-orang “mulai lengah.”

Kamis lalu (25/3), Biden berjanji akan memberikan 200 juta suntikan dalam 100 hari pertamanya sebagai presiden. Pada Minggu (28/3), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan Minggu (28/3) bahwa lebih dari 51,5 juta warga AS telah menerima sedikitnya satu suntikan virus corona dan 93,6 juta telah menerima dua dosis.

Pada waktu yang sama, AS mengonfirmasi sekitar 60 ribu kasus baru setiap hari dalam beberapa hari terakhir.

Pusat Data Virus Corona Johns Hopkins pada Minggu (28/3) melaporkan lebih dari 127 juta infeksi COVID-19 di seluruh dunia. AS memiliki kasus terbanyak dengan lebih dari 30,2 juta, disusul Brasil dengan 12,5 juta dan India dengan hampir 12 juta. [vm/ft]

Oleh: VOA Indonesia
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kasus COVID-19 Datar di AS, Meski Sudah Mulai Vaksin

Terkini