Koq Bisa? Belasan Dokter yang Sudah Divaksin, Meninggal karena COVID-19

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Senin, 28 Juni 2021

Koq Bisa? Belasan Dokter yang Sudah Divaksin, Meninggal karena COVID-19

Ikuti kami:
Google Google
Belasan Dokter yang Sudah Divaksin, Meninggal karena COVID-19
Seorang karyawan melintas di depan mural yang dibuat untuk menghormati tenaga kesehatan di RSUD Cengkareng, Jakarta, Kamis, 24 Juni 2021.

BORNEOTRIBUN JAKARTA - Seperti dikutip oleh kantor berita AFP, Jumat (25/6), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan belasan dokter yang telah divaksinasi lengkap meninggal karena COVID-19 di Indonesia.

Korban meninggal di kalangan nakes terjadi ketika Indonesia sedang berjuang memerangi sejumlah kasus parah yang dialami para petugas medis yang sudah divaksin dan varian virus baru yang sangat menular.

Dalam sepekan belakangan, jumlah infeksi meningkat di Indonesia, yang berpenduduk 270 juta orang itu, melampaui dua juta kasus pada Senin (21/6). 

Sementara, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit meningkat menjadi lebih dari 75 persen di Jakarta dan daerah-daerah yang terkena dampak parah lainnya.

Hampir 1.000 petugas kesehatan Indonesia telah meninggal karena virus itu sejak pandemi dimulai. IDI mengonfirmasi pada Jumat (26/6) bahwa 401 dokter termasuk di antara para korban, 14 di antaranya telah divaksinasi lengkap.

“Kami masih memperbaharui data dan memastikan apakah kasus lain sudah divaksinasi atau tidak,” kata Mohammad Adib Khumaidi, Ketua Tim Mitigasi COVID-19 IDI kepada para wartawan.

Peningkatan kasus parah di kalangan pekerja medis yang telah divaksin menimbulkan pertanyaan tentang vaksin Sinovac buatan China, yang sangat diandalkan Indonesia untuk memvaksinasi lebih dari 180 juta orang sebelum awal tahun depan.

Bulan ini lebih dari 300 dokter dan petugas kesehatan yang sudah divaksin di Jawa Tengah terinfeksi COVID-19 dan sekitar belasan dirawat di rumah sakit.

Negara ini juga sedang bergulat dengan jenis virus baru, termasuk varian Delta yang sangat menular, yang pertama kali diidentifikasi di India. [vm/ft]

Oleh; VOA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.