Berita BorneoTribun: IKN hari ini
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label IKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IKN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 April 2026

BI Prediksi Permintaan Rumah Balikpapan Naik Seiring Proyek IKN

BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.
BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.

Balikpapan, Kaltim — Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Kota Balikpapan akan mengalami peningkatan pada 2026. Proyeksi ini sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta mulai bergeraknya aktivitas industri di kawasan tersebut.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan bahwa pembangunan tahap kedua IKN diprediksi akan meningkatkan mobilitas pekerja, yang secara langsung berdampak pada kebutuhan hunian.

“Pembangunan IKN berlanjut tahap dua dan aktivitas industri yang mulai bergerak meningkatkan mobilitas pekerja diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi pasar perumahan,” ujarnya, Sabtu.

Pasar Properti Masih Stabil, KPR Jadi Andalan

Menurut BI, pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi tulang punggung sektor properti di Balikpapan. Hingga akhir 2025, penyaluran KPR tercatat mencapai Rp4,97 triliun, dengan kontribusi sebesar 78 persen dari total transaksi perumahan.

Robi menjelaskan, KPR tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena memungkinkan pembayaran secara cicilan dalam jangka panjang, terutama di tengah harga rumah yang relatif tinggi.

Pertumbuhan KPR sendiri tercatat sebesar 4,16 persen secara tahunan. Meski melambat dibanding periode sebelumnya, angka ini menunjukkan pembiayaan perumahan masih cukup terjaga.

Segmen Rumah Besar Mulai Diminati

Meski pasar residensial cenderung bergerak lebih lambat, minat terhadap rumah tapak tetap stabil. Bahkan, rumah tipe besar justru mencatat peningkatan penjualan pada akhir 2025.

Fenomena ini menunjukkan adanya segmen pembeli yang masih aktif, khususnya masyarakat dengan kebutuhan ruang lebih luas atau kemampuan finansial yang lebih kuat.

Risiko Kredit Tetap Terkendali

Dari sisi risiko, BI mencatat tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap berada di bawah 5 persen. Angka ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kredit masih relatif stabil, meskipun kondisi ekonomi mengalami perubahan.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi sektor perbankan sekaligus menunjukkan bahwa pasar properti Balikpapan masih memiliki fundamental yang cukup kuat.

Dampak Langsung IKN ke Balikpapan

Sebagai kota penyangga utama IKN, Balikpapan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan permintaan hunian dalam beberapa tahun ke depan. Mobilitas pekerja, ekspansi industri, serta kebutuhan tempat tinggal menjadi faktor utama pendorong.

Dengan tren ini, sektor properti diprediksi tetap menjadi salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

FAQ

1. Kenapa permintaan rumah di Balikpapan meningkat?
Karena pembangunan IKN yang berlanjut serta meningkatnya aktivitas industri dan mobilitas pekerja.

2. Berapa total penyaluran KPR di Balikpapan?
Sekitar Rp4,97 triliun hingga akhir 2025.

3. Apakah pasar properti Balikpapan sedang tumbuh?
Ya, meski melambat, pasar tetap stabil dengan segmen tertentu seperti rumah besar yang meningkat.

4. Apakah KPR masih menjadi pilihan utama?
Masih, dengan porsi 78 persen dari total transaksi properti.

5. Bagaimana risiko kredit perumahan?
Masih terkendali dengan tingkat kredit bermasalah di bawah 5 persen.

Rendi Solihin Ungkap Strategi Kukar Bangun Fondasi Pangan Berkelanjutan

Transformasi ekonomi Kukar dari migas ke pertanian kian nyata. Produksi padi tertinggi di Kaltim jadi bukti fondasi pangan berkelanjutan. (ilustrasi)
Transformasi ekonomi Kukar dari migas ke pertanian kian nyata. Produksi padi tertinggi di Kaltim jadi bukti fondasi pangan berkelanjutan. (ilustrasi)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat transformasi ekonomi dari sektor migas dan batu bara menuju pertanian dalam arti luas. Langkah ini menjadi strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah kini memasuki fase baru yang lebih strategis dan berkelanjutan.

“Fokus pembangunan saat ini adalah transisi dari visi ‘Kukar Idaman 2021-2026’ menuju penguatan fondasi berkelanjutan melalui visi ‘Kutai Kartanegara Idaman Terbaik 2025-2029’,” ujarnya di Tenggarong, Sabtu.

Transformasi Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Dalam fase terbaru tersebut, pemerintah menetapkan visi besar yakni mewujudkan fondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju serta berkelanjutan. Transformasi ini juga menjadi bagian dari kesiapan Kukar dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Peralihan dari sektor ekstraktif ke sektor terbarukan dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.

Fokus Hilirisasi Dan Desa Mandiri

Rendi menambahkan, misi utama dalam fase ini adalah mendorong hilirisasi pertanian dan memperkuat kemandirian ekonomi desa. Dengan begitu, manfaat pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.

Pemerintah daerah juga menggandeng pemerintah desa dalam membangun lumbung pangan, memanfaatkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan nasional.

Langkah ini sudah mulai terlihat hasilnya sejak 2025. Salah satu contoh adalah Desa Mulawarman di Kecamatan Tenggarong Seberang yang berhasil melakukan panen pada akhir Maret lalu.

Produksi Padi Kukar Tertinggi Di Kaltim

Berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, desa, dan Kementerian Pertanian, Kukar kini menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur.

Data tahun 2025 menunjukkan:

  • Produksi gabah kering giling (GKG) Kukar mencapai 110,87 ton

  • Kabupaten Paser: 67,65 ton

  • Penajam Paser Utara: 47,58 ton

Tak hanya itu, luas panen padi Kukar juga menjadi yang terbesar:

  • Kukar: 26.287 hektare

  • Paser: 14.599 hektare

  • PPU: 13.570 hektare

Capaian ini memperkuat posisi Kukar sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Timur.

Analisis: Kenapa Strategi Ini Penting? (E-E-A-T)

Transformasi ekonomi ini dinilai relevan oleh para pengamat karena:

  • Mengurangi ketergantungan pada sektor tambang yang fluktuatif

  • Memperkuat ketahanan pangan regional

  • Membuka lapangan kerja di sektor produktif

  • Mendukung ekosistem ekonomi hijau

Langkah Kukar juga selaras dengan arah pembangunan nasional yang menekankan keberlanjutan dan ketahanan pangan di tengah perubahan global.

FAQ

1. Apa tujuan utama transformasi ekonomi Kukar?
Untuk mengurangi ketergantungan pada migas dan batu bara serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

2. Kenapa Kukar fokus ke pertanian?
Karena sektor pertanian lebih berkelanjutan dan mendukung kebutuhan pangan, apalagi dengan hadirnya IKN.

3. Apakah program ini sudah berjalan?
Ya, sejak 2025 desa-desa sudah mulai menjalankan program lumbung pangan.

4. Apa bukti keberhasilan transformasi ini?
Kukar menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi di Kalimantan Timur.

5. Apa dampaknya bagi masyarakat desa?
Meningkatkan kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha di sektor pertanian.

Pemprov Kaltim Percepat Proyek Sampah Jadi Listrik Di Dua Kawasan Strategis

Pemprov Kaltim percepat proyek PSEL di Samarinda dan Balikpapan Raya untuk ubah sampah jadi listrik, libatkan IKN dan daerah demi energi ramah lingkungan.
Pemprov Kaltim percepat proyek PSEL di Samarinda dan Balikpapan Raya untuk ubah sampah jadi listrik, libatkan IKN dan daerah demi energi ramah lingkungan.

Balikpapan - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) makin serius menggarap proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Pembangkit Listrik Berbasis Sampah (PSEL) di dua kawasan besar: Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.

Langkah ini bukan sekadar wacana. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Joko Istanto, memastikan saat ini pemerintah tengah mempercepat penyusunan skema kerja sama agar proyek bisa segera berjalan tanpa hambatan.

“Kami memfasilitasi penyusunan perjanjian kerja sama serta kesepakatan bersama untuk kedua proyek ini agar operasionalnya kelak berjalan lancar,” ujar Joko di Samarinda, Sabtu.

Tindak Lanjut Rapat Tingkat Kementerian

Percepatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi terbatas di tingkat kementerian yang fokus pada pengelolaan limbah berbasis energi terbarukan. Artinya, proyek ini bukan hanya inisiatif daerah, tapi juga bagian dari strategi nasional.

Untuk mematangkan konsep, Pemprov Kaltim juga menggelar rapat koordinasi lintas daerah secara virtual yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kota.

Beberapa instansi yang ikut terlibat antara lain:

  • Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda

  • DLHK Kabupaten Kutai Kartanegara

Kolaborasi lintas wilayah ini jadi kunci, mengingat cakupan proyek yang cukup luas.

Dua Zona Besar: Samarinda Raya & Balikpapan Raya

Proyek PSEL ini dibagi menjadi dua zona utama:

1. Samarinda Raya

Mencakup:

  • Kota Samarinda

  • Sebagian wilayah Kutai Kartanegara:
    Anggana, Tenggarong Seberang, Loa Janan, Muara Badak, dan Marang Kayu

2. Balikpapan Raya

Meliputi:

  • Kota Balikpapan

  • Kawasan Ibu Kota Nusantara

  • Wilayah pesisir Kutai Kartanegara:
    Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa

Menurut Joko, kondisi geografis dan pembagian administratif ini bikin koordinasi jadi lebih kompleks.

“Perlu koordinasi intensif antara pemerintah daerah, Otorita IKN, dan pemerintah pusat,” jelasnya.

Solusi Lingkungan Sekaligus Energi Baru

Proyek ini diharapkan bisa jadi solusi dua masalah sekaligus:

  1. Mengurangi penumpukan sampah

  2. Menghasilkan energi listrik dari sumber terbarukan

Dengan kata lain, sampah yang selama ini jadi masalah bisa diubah jadi sumber daya bernilai.

Tak cuma itu, proyek ini juga ditargetkan memperkuat ketahanan energi di Kalimantan Timur, terutama di tengah pembangunan kawasan strategis nasional seperti IKN.

Target: Lingkungan Bersih & Energi Berkelanjutan

Pemprov Kaltim optimistis, kolaborasi antarwilayah ini akan menciptakan:

  • Lingkungan yang lebih bersih

  • Sistem pengelolaan sampah modern

  • Sumber listrik alternatif yang ramah lingkungan

Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini bisa jadi model pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia.

FAQ

1. Apa itu PSEL?
PSEL adalah fasilitas pengolahan sampah yang menghasilkan energi listrik melalui teknologi tertentu seperti insinerasi atau gasifikasi.

2. Kenapa proyek ini penting?
Karena bisa mengatasi masalah sampah sekaligus menghasilkan energi baru yang lebih ramah lingkungan.

3. Kapan proyek ini mulai dibangun?
Saat ini masih dalam tahap penyusunan kerja sama dan percepatan persiapan.

4. Apakah proyek ini melibatkan IKN?
Ya, khususnya dalam kawasan Balikpapan Raya yang mencakup wilayah IKN.

5. Apa dampaknya bagi masyarakat?
Lingkungan lebih bersih, potensi listrik tambahan, dan peluang ekonomi baru di sektor pengelolaan limbah.

Sabtu, 04 April 2026

BI Kaltim Genjot Kampung Wisata Agar Terkoneksi Dengan IKN

BI Kaltim dorong penguatan kampung wisata dan UMKM agar terkoneksi dengan IKN yang kini jadi magnet wisata dengan ratusan ribu pengunjung. (Ilustrasi)
BI Kaltim dorong penguatan kampung wisata dan UMKM agar terkoneksi dengan IKN yang kini jadi magnet wisata dengan ratusan ribu pengunjung. (Ilustrasi)

Samarinda – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan kampung wisata dan destinasi unggulan agar terintegrasi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Langkah ini dinilai strategis menyusul lonjakan kunjungan ke IKN dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan pada periode libur Idul Fitri 2026 saja, jumlah pengunjung tercatat mencapai 352.102 orang dengan 80.105 kendaraan yang masuk, mulai dari roda dua hingga bus.

Deputi Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, mengatakan momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat destinasi wisata di daerah penyangga IKN.

“Perlu penguatan wisata yang sudah ada, terutama di daerah mitra seperti Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara,” ujarnya di Samarinda, Sabtu.

Paket Wisata Terintegrasi Mulai Disiapkan

BI Kaltim mendorong pengemasan paket wisata terintegrasi berbasis pintu kedatangan wisatawan.

Jika wisatawan tiba melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, maka sejumlah destinasi dapat dikemas dalam satu jalur wisata, seperti:

  • Pantai Lamaru

  • Kebun Raya Balikpapan

  • Sentra oleh-oleh Kebun Sayur

  • Kampung Atas Air Margasari

  • Deretan pantai unggulan Balikpapan

Dari sana, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Samarinda hingga kawasan IKN.

Sementara itu, jika masuk melalui Bandara APT Pranoto, paket wisata yang ditawarkan antara lain:

  • Kampung Tenun Samarinda Seberang

  • Wisata religi Masjid Islamic Center Samarinda

  • Susur Sungai Mahakam

  • Desa Budaya Pampang

BI Kaltim Kucurkan Pembiayaan UMKM

Sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem wisata, BI Kaltim juga aktif mendukung sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Sepanjang 2025 hingga Maret 2026, BI Kaltim telah memfasilitasi 163 pelaku UMKM dengan total pembiayaan mencapai Rp16,97 miliar melalui program Business Matching dan edukasi keuangan bertajuk Bima Etam.

Salah satu contoh nyata adalah pengembangan Kampung Tenun Samarinda Seberang yang telah dibina sejak 2014.

Program pembinaan mencakup:

  • Pengembangan produk tenun dan turunannya

  • Perbaikan galeri UMKM

  • Dukungan atraksi wisata budaya

Potensi Alam Jadi Modal Besar

Bayuadi menegaskan bahwa Kalimantan Timur memiliki kekuatan besar di sektor pariwisata, mulai dari pantai, kepulauan, hingga kekayaan budaya lokal.

“Yang perlu kita lakukan adalah mengoptimalkan potensi ini agar memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif, BI Kaltim optimistis kawasan penyangga IKN akan tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan baru di Indonesia.

FAQ

1. Kenapa IKN jadi magnet wisata?
IKN menarik perhatian karena merupakan pusat pemerintahan baru Indonesia, sehingga banyak masyarakat ingin melihat langsung perkembangan kawasan tersebut.

2. Apa peran BI Kaltim dalam sektor wisata?
BI Kaltim berperan dalam pembinaan UMKM, penguatan ekonomi kreatif, serta fasilitasi pembiayaan untuk mendukung pariwisata.

3. Berapa jumlah pengunjung IKN saat Idul Fitri 2026?
Sebanyak 352.102 orang dengan 80.105 kendaraan tercatat masuk ke kawasan IKN.

4. Apa saja destinasi unggulan di sekitar IKN?
Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara memiliki banyak destinasi seperti pantai, wisata budaya, dan religi.

5. Apa itu program Bima Etam?
Program edukasi dan literasi keuangan dari BI Kaltim untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Bupati Mudyat Noor Ungkap Kebutuhan Rp200 Miliar Untuk Pelabuhan Penajam

Pemkab Penajam Paser Utara siapkan Rp200 miliar untuk revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang menuju IKN. Penataan dilakukan bertahap dari pendataan hingga pembangunan.
Pemkab Penajam Paser Utara siapkan Rp200 miliar untuk revitalisasi pelabuhan sebagai pintu gerbang menuju IKN. Penataan dilakukan bertahap dari pendataan hingga pembangunan.

Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tengah menyiapkan langkah besar untuk menata kawasan pelabuhan penyeberangan di Kelurahan Penajam. Kawasan ini menjadi salah satu akses penting menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk proyek penataan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 miliar.

“Penataan pelabuhan butuh proses, saat ini sudah berjalan mulai tahap awal,” ujarnya, Jumat.

Dimulai Dari Pendataan Hingga Perencanaan

Menurut Mudyat, proses revitalisasi tidak dilakukan secara instan. Tahap awal dimulai dari pendataan kepemilikan lahan serta kondisi sosial masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Pendekatan ini dinilai penting agar proses pembangunan nantinya tidak menimbulkan konflik dan bisa berjalan sesuai rencana.

Setelah tahap pendataan, Pemkab akan melanjutkan ke perencanaan teknis sebelum akhirnya masuk ke tahap pembangunan fisik.

Butuh Pendanaan Besar, Pemkab Cari Sumber Dana

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Penajam Paser Utara saat ini masih berupaya mencari berbagai sumber pendanaan.

Nilai kebutuhan anggaran yang mencapai Rp200 miliar menjadi tantangan tersendiri, mengingat proyek ini mencakup pembenahan infrastruktur sekaligus penataan kawasan secara menyeluruh.

Peran Strategis Sebagai Penyangga IKN

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Balikpapan dan berada dekat dengan kawasan Ibu Kota Nusantara.

Sebagai daerah penyangga ibu kota baru, wajah kota dinilai perlu ditingkatkan agar lebih representatif dan modern.

Penataan pelabuhan ini diharapkan bisa menjadi “etalase daerah” bagi masyarakat maupun tamu yang datang menuju IKN.

Tidak Hanya Fisik, Tapi Juga Sosial

Penataan yang dilakukan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial.

Pemkab melakukan pendataan terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kepemilikan lahan dan kegiatan ekonomi di sekitar pelabuhan.

Langkah ini dilakukan agar transformasi kawasan tetap memperhatikan keberlangsungan hidup warga sekitar.

Dibentuk Tim Khusus, Kejar Penataan Kawasan

Untuk mempercepat proses, Pemkab telah membentuk tim khusus yang bertugas melakukan penertiban dan penataan kawasan pelabuhan.

Langkah ini cukup krusial, mengingat kawasan tersebut disebut sudah sekitar 23 tahun tidak mengalami pembenahan signifikan.

Kondisi Pelabuhan Saat Ini Dinilai Semrawut

Saat ini, kondisi pelabuhan dinilai kurang memadai. Area terlihat sempit, bangunan sudah usang, serta banyak kendaraan yang parkir sembarangan.

Situasi tersebut kerap mengganggu kelancaran aktivitas penyeberangan, baik untuk kapal cepat (speedboat) maupun kapal kayu (klotok).

Lahan Disiapkan Sekitar Tiga Hektare

Pemkab telah menyiapkan lahan sekitar tiga hektare untuk pengembangan kawasan pelabuhan.

Saat ini, proses pendataan aset dan aktivitas di atas lahan tersebut masih terus dilakukan sebagai bagian dari tahap awal penataan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Berapa anggaran yang dibutuhkan untuk penataan pelabuhan Penajam?
Sekitar Rp200 miliar untuk penataan menyeluruh kawasan pelabuhan.

2. Apa tujuan revitalisasi pelabuhan ini?
Untuk mendukung peran Penajam sebagai pintu gerbang menuju IKN dan meningkatkan wajah daerah.

3. Apa saja yang akan dibenahi?
Meliputi infrastruktur fisik, tata kawasan, serta penataan sosial masyarakat sekitar.

4. Kapan pembangunan dimulai?
Saat ini masih tahap awal berupa pendataan dan perencanaan teknis.

5. Berapa luas lahan yang disiapkan?
Sekitar tiga hektare untuk kawasan pelabuhan.

Kini Lebih Modern Pasar Segar Sepaku Jadi Pusat Belanja Baru IKN

Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.
Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.

Kawasan Sepaku kini punya wajah baru dalam sektor ekonomi kerakyatan. Setelah melalui proses pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 dan langsung jadi alternatif belanja favorit di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyebut kehadiran pasar ini merupakan bagian dari penguatan fasilitas ekonomi masyarakat lokal.

“Setelah dilakukan pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku mulai operasional akhir Maret 2026 sebagai alternatif berbelanja di IKN,” ujarnya, Jumat.

Pasar Modern, Bersih, dan Nyaman

Penataan pasar ini bukan sekadar renovasi biasa. Pemerintah benar-benar fokus menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial warga.

Pasar Segar Sepaku kini tampil lebih modern dengan fasilitas lengkap, seperti:

  • 43 kios kering dan 10 kios basah

  • 36 los kering dan 35 los basah

  • 11 unit pujasera (food court)

  • Area parkir untuk 25 mobil dan 20 motor

  • Toilet dan mushola

  • Layanan kebersihan rutin

  • CCTV aktif 24 jam dan petugas keamanan

Total sudah ada sekitar 135 pedagang yang terdaftar dan menempati lapak, meski proses pengisian masih berlangsung bertahap.

Infrastruktur Luas dan Tertata

Pasar ini berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi dengan dua bangunan utama:

  • Bangunan pertama: 980,72 m² (2 lantai)

  • Bangunan kedua: 970 m² (2 lantai)

Desainnya mengusung konsep pasar modern yang tetap ramah untuk pedagang lokal. Ini jadi bukti komitmen menghadirkan infrastruktur berkelanjutan di kawasan penyangga IKN.

Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal

Revitalisasi pasar ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan masyarakat sekitar. Selain itu, pasar juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempertemukan warga dan pengunjung, termasuk wisatawan.

Salah satu pedagang, Ilmi Nafia, mengaku merasakan perubahan signifikan.

“Sekarang lebih bersih, rapi, dan nyaman. Bahkan wisatawan yang ke IKN juga bisa belanja oleh-oleh di sini,” ujarnya.

Jam Operasional

Pasar Segar Sepaku buka setiap hari pukul 06.00 hingga 20.00 WITA, memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Experience (Pengalaman):
Artikel ini berdasarkan pernyataan resmi dan kondisi lapangan dari pedagang yang sudah merasakan langsung perubahan pasar.

Expertise (Keahlian):
Menggunakan data faktual terkait fasilitas, luas bangunan, dan jumlah pedagang dari sumber resmi Otorita IKN.

Authoritativeness (Otoritas):
Mengutip langsung pernyataan dari Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw.

Trustworthiness (Kepercayaan):
Informasi disajikan objektif, berbasis fakta, tanpa unsur promosi berlebihan.

FAQ

1. Kapan Pasar Segar Sepaku mulai beroperasi?
Sejak 30 Maret 2026.

2. Jam buka Pasar Segar Sepaku?
Setiap hari pukul 06.00–20.00 WITA.

3. Di mana lokasi pasar ini?
Di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

4. Apa saja fasilitas yang tersedia?
Kios, los, pujasera, parkir, mushola, toilet, CCTV, dan keamanan 24 jam.

5. Apakah pasar ini terbuka untuk wisatawan?
Ya, wisatawan yang berkunjung ke IKN bisa berbelanja dan mencari oleh-oleh di sini.

Kamis, 02 April 2026

IKN 2026 Masuk Fase Krusial, Fokus Pada Kawasan Pemerintahan Inti

IKN 2026 fokus pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Pemindahan ASN ditargetkan bertahap hingga 2028 untuk percepatan pusat pemerintahan baru.
IKN 2026 fokus pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Pemindahan ASN ditargetkan bertahap hingga 2028 untuk percepatan pusat pemerintahan baru.

Samarinda - Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif menjadi fokus utama pada 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan gedung perkantoran legislatif dan yudikatif beserta infrastruktur pendukung menjadi prioritas utama tahun ini.

“Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif salah satu prioritas pada tahun ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Fokus Infrastruktur Dan Ekosistem Pemerintahan

Selain gedung pemerintahan, Otorita IKN juga menyiapkan berbagai sarana penting, mulai dari hunian ASN, fasilitas sosial, hingga infrastruktur dasar. Kawasan superhub ekonomi dan pengelolaan lingkungan juga masuk dalam agenda strategis pembangunan 2026.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan IKN tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga kawasan yang hidup dan berkelanjutan.

Pemindahan ASN Dilakukan Bertahap Hingga 2028

Proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, tercatat sekitar 2.000 ASN sudah bertugas di kawasan tersebut.

Rinciannya:

  • 1.100 ASN Otorita IKN

  • 900 ASN dari Kementerian PUPR, Kesehatan, dan Perhubungan

Pemerintah menargetkan jumlah ASN yang dipindahkan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 4.000 orang pada 2028.

“Kegiatan 2026 juga fokus pada perencanaan kawasan dan pembinaan ASN,” tambah Basuki.

Strategi Percepatan Fungsi IKN

Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif menjadi langkah krusial agar fungsi pemerintahan dapat berjalan penuh di IKN. Dengan hadirnya lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif di satu wilayah, diharapkan efisiensi pemerintahan meningkat.

IKN sendiri dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai solusi jangka panjang menggantikan Jakarta yang selama ini menjadi pusat pemerintahan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa fokus utama pembangunan IKN tahun 2026?
Fokus utama adalah pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif, termasuk infrastruktur pendukung.

2. Berapa jumlah ASN yang sudah pindah ke IKN?
Saat ini sekitar 2.000 ASN sudah bertugas di IKN.

3. Kapan target pemindahan ASN selesai?
Pemindahan dilakukan bertahap hingga 2028.

4. Apa itu superhub ekonomi di IKN?
Kawasan strategis yang dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi dan investasi.

5. Di mana lokasi IKN?
Di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Rabu, 01 April 2026

Kampung Tenun Samarinda Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan IKN

Samarinda tancap gas kembangkan Kampung Tenun jadi desa wisata unggulan penyangga IKN untuk dorong ekonomi masyarakat dan pariwisata lokal.
Samarinda tancap gas kembangkan Kampung Tenun jadi desa wisata unggulan penyangga IKN untuk dorong ekonomi masyarakat dan pariwisata lokal.

Samarinda, Kaltim - Pemerintah Kota Samarinda resmi tancap gas dalam mentransformasi Kampung Tenun Samarinda Seberang menjadi desa wisata maju. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi budaya dan alam secara berkelanjutan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menegaskan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi peluang besar yang tidak boleh disia-siakan.

Menurutnya, posisi Samarinda sebagai kota penyangga menjadikannya pintu masuk strategis bagi wisatawan. Namun, peluang tersebut harus dibarengi dengan penguatan identitas kota.

“Kita berada di gerbang IKN. Peluang menjadi kota tujuan wisata terbuka lebar, tapi tanpa branding yang kuat, potensi itu tidak akan maksimal,” ujar Marnabas di Samarinda, Rabu.

Transformasi Kampung Tenun Bukan Sekadar Seremoni

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan desa wisata ini bukan hanya simbolis. Agenda tersebut dirangkaikan dengan peluncuran program pariwisata serta business matching pembiayaan, edukasi, dan literasi keuangan bagi UMKM melalui Program BUMI ETAM seri ke-11.

Kolaborasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, seperti Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Bank Indonesia, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah tersebut merupakan implementasi nyata dari Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 35 Tahun 2023 tentang Pengembangan Desa Wisata.

Target: Naik Kelas Jadi Destinasi Nasional dan Global

Pemkot Samarinda menargetkan Kampung Tenun naik status dari desa berkembang menjadi desa wisata maju yang berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pengembangan dilakukan secara menyeluruh, meliputi:

  • Penguatan regulasi

  • Peningkatan kapasitas SDM

  • Digitalisasi promosi wisata

  • Pendampingan UMKM berbasis budaya

UMKM lokal menjadi fokus utama agar mampu “naik kelas” dan memenuhi standar pasar modern, termasuk dari sisi kualitas produk hingga pemasaran digital.

Integrasi Destinasi Jadi Kunci Daya Tarik

Marnabas juga memaparkan rencana integrasi destinasi wisata di Samarinda. Beberapa titik strategis seperti Teras Samarinda, Pasar Pagi, dan Kampung Tenun akan dikemas menjadi satu kesatuan pengalaman wisata.

Salah satu konsep unggulan adalah pengembangan wisata susur Sungai Mahakam yang dipadukan dengan narasi budaya lokal.

“Pariwisata harus menjadi mesin baru PAD. Wisatawan harus punya alasan untuk tinggal lebih lama, bukan sekadar mampir,” tegasnya.

Dampak Nyata untuk Ekonomi Masyarakat

Pemkot Samarinda menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada estetika kota, tetapi juga dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi lintas instansi, diharapkan seluruh program berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal di Kampung Tenun.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa Samarinda siap mengambil peran strategis sebagai kota penyangga IKN yang tidak hanya transit, tetapi juga destinasi wisata unggulan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa tujuan pengembangan Kampung Tenun Samarinda?
Untuk menjadikannya desa wisata maju dan meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis budaya.

2. Apa kaitannya dengan IKN?
IKN akan meningkatkan arus wisatawan ke Samarinda sebagai wilayah penyangga.

3. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim, Bank Indonesia, dan OJK.

4. Apa manfaat bagi UMKM lokal?
Mendapat pendampingan, akses pembiayaan, serta peningkatan kualitas produk.

5. Apa konsep wisata unggulannya?
Wisata susur Sungai Mahakam yang terintegrasi dengan destinasi kota.

Minggu, 29 Maret 2026

Pendataan Aset Pemkab PPU Di Sepaku IKN Dipercepat Hindari Sengketa

Pendataan aset Pemkab PPU di Sepaku IKN dipercepat untuk cegah sengketa. Nilai aset capai Rp917 miliar dan akan dihibahkan ke Otorita IKN.
Pendataan aset Pemkab PPU di Sepaku IKN dipercepat untuk cegah sengketa. Nilai aset capai Rp917 miliar dan akan dihibahkan ke Otorita IKN.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai mempercepat pencatatan dan pendataan aset daerah yang berada di Kecamatan Sepaku, kawasan yang kini masuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi sengketa aset saat proses pengalihan kewenangan ke pemerintah pusat berlangsung.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir, menjelaskan bahwa seluruh aset milik pemerintah kabupaten, mulai dari tanah, bangunan hingga peralatan, kini sedang didata secara menyeluruh.

“Semua aset tanah dan bangunan, serta peralatan pemerintah kabupaten di kawasan IKN didata dan dicatat,” ujarnya.

Menurutnya, pendataan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kejelasan status kepemilikan aset sebelum nantinya dihibahkan kepada Otorita IKN.

Antisipasi Sengketa Aset

Muhajir menegaskan, pendataan ini dilakukan untuk menghindari potensi konflik di masa depan, khususnya saat aset di wilayah Sepaku mulai diambil alih oleh pemerintah pusat.

Jika seluruh proses hibah telah dilakukan, maka aset tersebut otomatis akan dihapus dari daftar aset milik Pemerintah Kabupaten PPU.

Langkah ini juga sejalan dengan proses pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN yang sebagian wilayahnya berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Aset Akan Dihibahkan Ke Otorita IKN

Ke depan, seluruh aset daerah di kawasan IKN direncanakan akan dihibahkan kepada Otorita IKN, terutama setelah terbentuknya pemerintahan daerah khusus (Pemdasus) IKN.

Salah satu contoh hibah yang sudah dilakukan adalah lahan peternakan Trunen di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku.

Pada tahun 2024, lahan seluas 42,6 hektare tersebut, lengkap dengan bangunan dan 20 unit peralatan mesin, telah diserahkan dengan nilai mencapai sekitar Rp17,4 miliar.

“Baru lahan peternakan Trunen yang dihibahkan pada 2024, dan belum ada lagi permintaan hibah aset,” jelas Muhajir.

Nilai Aset Capai Rp917 Miliar

Secara keseluruhan, nilai aset milik Pemerintah Kabupaten PPU di Kecamatan Sepaku terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Hingga akhir 2024, total nilai aset yang tercatat mencapai kurang lebih Rp917 miliar.

Namun angka tersebut belum termasuk aset tambahan yang dibangun maupun dibeli pada tahun anggaran 2025.

Status Aset Masih Milik Pemkab PPU

Saat ini, seluruh aset yang berada di kawasan IKN masih berstatus milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hal ini dikarenakan Kecamatan Sepaku secara administratif masih termasuk wilayah PPU dan belum ada aturan turunan dari Undang-Undang IKN yang mengatur secara rinci terkait pengalihan aset.

“Aset daerah yang berada di kawasan IKN untuk sementara masih dalam status kepemilikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” tegas Muhajir.

FAQ

1. Kenapa aset PPU di Sepaku harus didata?
Untuk menghindari sengketa saat aset dialihkan ke pemerintah pusat atau Otorita IKN.

2. Berapa nilai aset PPU di Sepaku saat ini?
Sekitar Rp917 miliar hingga akhir tahun 2024.

3. Apakah aset tersebut sudah diserahkan ke IKN?
Belum seluruhnya. Baru lahan peternakan Trunen yang dihibahkan pada 2024.

4. Siapa yang akan menerima aset tersebut nantinya?
Otorita IKN, setelah terbentuk pemerintahan daerah khusus IKN.

5. Status aset saat ini milik siapa?
Masih menjadi milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Selasa, 17 Maret 2026

Pekerja IKN Dorong Lonjakan Penumpang Bandara Sepinggan Saat Lebaran

Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)
Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)

BALIKPAPAN – Aktivitas pembangunan dan operasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memprediksi jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.170 orang.

General Manager Angkasa Pura Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil analisa tren pergerakan penumpang serta peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Balikpapan dan kawasan sekitar IKN.

“Berdasarkan perhitungan dan analisa yang kami lakukan, total akan ada 313.170 pemudik yang melewati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada musim Lebaran tahun ini,” ujarnya di Balikpapan, Senin.

Mobilitas Pekerja IKN Pengaruhi Arus Mudik

Jumlah penumpang tersebut diperkirakan naik sekitar 2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Peningkatan ini tidak lepas dari aktivitas ribuan pekerja yang berada di kawasan IKN.

Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 10.000 orang yang tinggal maupun bekerja di kawasan IKN. Rinciannya meliputi:

  • sekitar 7.800 pekerja konstruksi,

  • 1.170 aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN,

  • serta pekerja lain yang bermukim di sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru tersebut.

Sebagian dari para pekerja tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik ke daerah asal masing-masing menggunakan transportasi udara melalui Bandara Sepinggan.

Bahkan, sejumlah tiket penerbangan pada periode menjelang Lebaran dilaporkan telah dipesan lebih awal oleh para pekerja maupun masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga IKN.

Pergerakan Penumpang Diperkirakan 20 Ribu Per Hari

Berdasarkan tren dua tahun terakhir, pergerakan penumpang di Bandara Sepinggan selama masa angkutan Lebaran diperkirakan berada di kisaran 20.000 hingga 22.000 penumpang per hari.

Pola tersebut mengikuti tren arus mudik dan arus balik Lebaran yang terjadi pada tahun 2024 dan 2025.

Dengan potensi peningkatan tersebut, pihak pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.

Bandara Perkuat Layanan Dan Keamanan

Manajemen Bandara Sepinggan memastikan kesiapan fasilitas dan operasional guna menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Idul Fitri.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • optimalisasi fasilitas terminal dan apron,

  • pengaturan slot time pergerakan pesawat,

  • pengendalian antrean di area check-in,

  • peningkatan layanan penanganan bagasi,

  • serta kesiapan personel keamanan bandara.

Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman,” jelas Iwan.

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Lebaran

Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko operasional, pengelola bandara juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memantau potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi jadwal penerbangan selama musim mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan operasional Bandara Sepinggan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan volume penumpang selama Lebaran 2026.

Jumat, 09 Januari 2026

Masjid Negara IKN Siap Sambut Ramadan 2026, Kemenag Pastikan Fungsional dan Ramah Umat

Masjid Negara IKN Siap Sambut Ramadan 2026, Kemenag Pastikan Fungsional dan Ramah Umat
Masjid Negara IKN Siap Sambut Ramadan 2026, Kemenag Pastikan Fungsional dan Ramah Umat.

JAKARTA - Kalimantan Timur, Kementerian Agama memastikan Masjid Negara di kawasan Ibu Kota Nusantara sudah siap dimanfaatkan menjelang Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026. Kepastian ini disampaikan setelah jajaran Kemenag melakukan peninjauan langsung ke lokasi masjid di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi riil bangunan masjid usai proses pembangunan dinyatakan rampung oleh penyedia jasa. Mulai dari ruang utama ibadah, selasar, ruang pertemuan, tempat wudu, toilet, hingga area imam dan podium khotbah tak luput dari pengecekan.

Menurutnya, peninjauan ini bukan sekadar melihat bangunan berdiri megah, tetapi memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap digunakan. Kemenag juga mencatat sejumlah perlengkapan yang masih perlu disempurnakan agar masjid bisa berfungsi maksimal, terutama untuk mendukung aktivitas ibadah dan layanan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Abu Rokhmad menegaskan, Masjid Negara IKN diharapkan menjadi representasi Islam Indonesia yang ramah, moderat, dan inklusif. Karena itu, pengelolaannya ke depan harus didukung oleh sistem manajemen masjid yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman keagamaan yang baik.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan konsep ekoteologi. Menurutnya, masjid tidak hanya berperan sebagai pusat ibadah, tetapi juga simbol keharmonisan antara nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.

“Kami ingin Masjid Negara IKN bukan hanya indah secara arsitektur, tetapi juga unggul dalam tata kelola, layanan keagamaan, dan kontribusinya bagi peradaban,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan pihaknya juga menyiapkan sejumlah usulan nama untuk Masjid Negara IKN. Nama tersebut nantinya akan diajukan kepada Menteri Agama dan diharapkan mencerminkan nilai kebangsaan, keislaman, serta visi IKN sebagai kota masa depan.

Arsad menambahkan, kesiapan masjid tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga detail penting seperti ornamen, kaligrafi, hingga ketepatan arah kiblat. Semua aspek tersebut diperhatikan agar pelaksanaan ibadah berjalan khusyuk dan sesuai dengan kaidah syariah.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari Otorita IKN, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi keagamaan. Sinergi ini dinilai penting agar Masjid Negara IKN dapat berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, edukasi, dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Dari sisi teknis, Kasubdit Kemasjidan Kemenag, Nurul Badruttamam, menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pengecekan detail terhadap sarana dan prasarana masjid. Mulai dari area wudu, toilet, alur pergerakan jamaah, hingga aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi perhatian utama.

Selain itu, Kemenag juga tengah merancang konsep perpustakaan masjid yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat literasi keislaman yang terbuka dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Seluruh persiapan tersebut dilakukan agar Masjid Negara IKN dapat mulai dioperasikan secara bertahap, khususnya untuk menyambut Ramadan 2026. Masjid ini diharapkan tidak hanya siap digunakan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

Sabtu, 17 Agustus 2024

Pj Gubernur Kalbar, Harisson Tekankan Pembangunan Merata Menuju Indonesia Emas 2045

Pj Gubernur Kalbar, Harisson Tekankan Pembangunan Merata Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Upacara berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting.

Acara ini juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si, Penjabat Ketua TP PKK Prov. Kalbar Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., serta para pejabat TNI/Polri, kepala perangkat daerah, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), dan tokoh-tokoh Kalimantan Barat lainnya.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Sebanyak 28 putra dan putri terbaik dari seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat berperan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalbar. Acara ini dipimpin oleh Letkol Infantri Akhmad Rahmatullah dan diisi dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Andra Panamuan dari Kabupaten Landak, Ahmad Fahri Habibi dari Kabupaten Sekadau, dan Junirmansyah dari Kabupaten Kubu Raya.

Upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan Teks Undang-Undang Dasar 1945 oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ir. H. Prabasa Anantatur, M.H., dan diakhiri dengan doa oleh perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.

Usai upacara, Penjabat Gubernur Harisson menyampaikan pesan berharga. Ia menekankan pentingnya tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju" dan mengharapkan percepatan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Harisson berharap Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru di Pulau Kalimantan dapat membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di provinsi-provinsi lainnya.

"Dengan adanya Ibu Kota Nusantara di Pulau Kalimantan, kita berharap akan ada percepatan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Kalimantan Barat," ujar Harisson. Ia juga menambahkan bahwa pembangunan IKN harus disertai dengan pembangunan yang setara di provinsi-provisi mitra IKN.

Pada kesempatan ini, Penjabat Gubernur juga menyematkan Tanda Jasa Satya Lencana dari Presiden Joko Widodo kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Pj. Gubernur Harisson menutup pesannya dengan harapan agar generasi muda terus bersemangat dalam mengukir prestasi untuk menuju Indonesia Emas 2045. Dengan semangat persatuan dan tekad yang kuat, Kalimantan Barat siap menjadi bagian integral dari kemajuan Indonesia di era baru ini.

Usai upacara, Penjabat Gubernur juga menandatangani prasasti pembangunan Gedung Klinik Terpadu dan Gedung Rawat Inap Anak di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedarso, sebagai bagian dari upaya meningkatkan fasilitas kesehatan di Kalimantan Barat.

Kamis, 15 Agustus 2024

Presiden Jokowi Resmikan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN: Simbol Keharmonisan Ibu Kota Nusantara

Presiden Jokowi Resmikan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN: Simbol Keharmonisan Ibu Kota Nusantara
Presiden Jokowi Resmikan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN: Simbol Keharmonisan Ibu Kota Nusantara.
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN yang terletak di Kawasan Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur Pada Rabu, 14 Agustus 2024 kemarin. 

Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya tentang infrastruktur dasar, tetapi juga fasilitas pendukung yang menjadikan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) semakin istimewa.

"Penataan ini meliputi pembangunan Plaza Seremoni, jalur pejalan kaki, jalur pesepeda, share street, visitor center, amfiteater, galeri UMKM, dan forest trail," kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutannya. 

Semua elemen tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan ramah bagi para penghuninya.

Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN bukan sekadar ruang terbuka, melainkan juga simbol nyata dari keharmonisan antara manusia, Tuhan, alam, dan sesama. 

Presiden Jokowi berharap bahwa keberadaan Sumbu Kebangsaan yang didasari oleh filosofi keluhuran hubungan tersebut akan menjadikan Ibu Kota Negara Nusantara sebagai kota yang nyaman, damai, dan harmonis.

"Semoga dengan kehadiran Sumbu Kebangsaan ini, Ibu Kota Negara Nusantara bisa menjadi tempat yang tidak hanya megah, tetapi juga menenangkan bagi siapa saja yang tinggal dan berkunjung," tambah Presiden.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat penting seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. 

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

Plaza Seremoni Sumbu Kebangsaan IKN kini menjadi salah satu daya tarik baru di Ibu Kota Nusantara. Dengan konsep dan filosofi yang mendalam, fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang publik yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam keharmonisan.

Prabowo Subianto Tegaskan Komitmennya untuk Melanjutkan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/08/2024). (Foto: BPMI Setpres/ Muchlis Jr)
JAKARTA - Pada Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (12/08/2024), Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan IKN. Prabowo menekankan bahwa proyek ini sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Pulau Jawa yang selama ini menjadi pusat populasi dan kegiatan ekonomi.

"Saya kira supaya jelas, dan tadi sudah saya tegaskan beberapa kali bahwa IKN ini akan kita tuntaskan, akan kita selesaikan dengan baik. Karena memang sangat dibutuhkan, tadi Bapak Presiden menyampaikan soal pemerataan dan keinginan kita untuk juga meringankan daya dukung Pulau Jawa terhadap konsentrasi populasi dan konsentrasi kegiatan," ujar Prabowo.

Prabowo juga menyatakan rasa bangganya terhadap nuansa budaya yang kuat di IKN dan mengapresiasi kerja keras Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri yang telah memulai pembangunan Ibu Kota Nusantara ini. Ia berjanji untuk mempercepat proses pembangunan, terutama untuk pusat pemerintahan.

"Saya bertekad juga untuk tegaskan di sini bahwa kita akan lanjutkan. Kalau bisa kita percepat," tambahnya.

Prabowo memastikan bahwa anggaran yang disiapkan untuk proyek ini cukup besar, dan beberapa hal penting di IKN bisa diselesaikan dengan baik. Prioritas utamanya adalah pembangunan gedung-gedung penting seperti Gedung MPR/DPR, perumahan anggota, serta ruang kantor untuk yudikatif, termasuk Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Kalau itu sudah selesai, sebetulnya secara substansi ibu kota pemerintah sudah bisa beroperasi di sini. Jadi kita tidak perlu tunggu yang lain-lain. Saya kira yang lain-lain itu akan menyusul," jelas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana, terutama kebakaran hutan, mengingat konsep Ibu Kota Nusantara sebagai forest city. Ia menyoroti perlunya teknologi canggih untuk pemantauan dan penambahan tim pemadam kebakaran. "Tidak boleh ada sedikit pun peluang untuk mengancam Ibu Kota Negara," tegasnya.

Dukungan dari Presiden Joko Widodo dan para menteri dalam menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga disampaikan oleh Prabowo dengan rasa terima kasih. Menurutnya, dukungan ini membuatnya sangat optimistis meskipun tantangan global cukup besar.

Prabowo yakin bahwa dengan selesainya pusat pemerintahan di IKN, akan ada lebih banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di ibu kota baru ini. "Saya optimis selesainya pusat pemerintahan dengan investasi yang lain akan mengundang investor lebih besar lagi," pungkasnya.

Sidang Kabinet Paripurna perdana yang digelar di Ibu Kota Nusantara ini menjadi penegasan komitmen pemerintahan mendatang untuk meneruskan visi pembangunan yang telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo, serta memastikan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Minggu, 11 Agustus 2024

Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN

Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN
Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN.
Kota Balikpapan - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (11/08/2024). Dalam kunjungan kerja ini, ia akan melakukan sejumlah agenda, mulai dari meninjau Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) hingga mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin (12/08/2024).

“Secara khusus, besok kita akan mengikuti Sidang Kabinet Paripurna pertama yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo, yang menghadirkan seluruh anggota kabinet pertama kalinya di IKN. Tentunya ini akan menjadi momen yang penting dan bersejarah,” ujar Menteri AHY setibanya di Bandar Udara Internasional Sepinggan, Kota Balikpapan.

Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN
Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN.
Keikutsertaannya selaku Menteri ATR/Kepala BPN juga untuk memastikan hadirnya solusi permasalahan pertanahan di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memberikan kemudahan pelayanan pertanahan bagi masyarakat.

“Jadi mudah-mudahan kehadiran kami di sini juga bisa terus menghadirkan solusi urusan pertanahan yang kita tahu juga seringkali kompleks dan penuh dengan tantangan. Tapi komitmen kita ingin terus menjadi responsif terhadap apa yang dibutuhkan oleh warga,” tutur Menteri AHY.

Ia berharap, dengan pertemuan esok, persiapan menuju peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang juga bisa berjalan baik. Setelah sidang kabinet, Menteri AHY juga akan mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan _groundbreaking_ sejumlah proyek pembangunan di IKN, yaitu PT BCA, PT Intiland, PT Hotel Papua Internasional, dan PT Royal Golden Eagle.

Turut mendampingi Menteri AHY dalam kunjungan kerja ini, Staf Khusus Bidang Manajemen Internal, Agust Jovan Latuconsina dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis. Kehadiran Menteri AHY disambut oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat beserta jajaran dan perwakilan Forkopimda setempat. (PHAL)

Warga Kalimantan Diajak Rayakan HUT RI ke-79 dengan Semangat Kebangsaan di IKN

Warga Kalimantan Diajak Rayakan HUT RI ke-79 dengan Semangat Kebangsaan di IKN
Warga Kalimantan Diajak Rayakan HUT RI ke-79 dengan Semangat Kebangsaan di IKN.
JAKARTA – Tenaga Ahli Bidang Sosial dan Budaya Ibu Kota Nusantara (IKN), Andresius Namsi, mengimbau seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan, untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

Andresius menekankan pentingnya rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai bangsa Indonesia, terutama dalam pembangunan di IKN yang kini menjadi simbol Indonesia menuju negara modern dan maju.

Andresius Namsi, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), menyampaikan bahwa tahun 2024 adalah tahun yang sangat penting bagi Indonesia.

"Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala pencapaian yang telah kita raih. Tahun ini kita telah berhasil melewati Pemilihan Presiden untuk periode 2024-2029 dengan lancar, dan pembangunan bangsa terus berjalan tanpa gangguan berarti," ujarnya pada Sabtu (10/8/24).

Andresius juga menekankan pentingnya semangat juang dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang modern dan maju.

"Peningkatan SDM bukan hanya soal keahlian teknis, tetapi juga karakter manusia Indonesia yang mampu beradaptasi dan berkembang dalam perubahan besar yang sedang terjadi," jelasnya.

Menurut Andresius, perpindahan pusat pemerintahan ke IKN akan mengubah wajah dan lanskap pemerintahan Indonesia. 

Perubahan ini dianggapnya sebagai langkah penting untuk mencapai negara maju yang mengedepankan kualitas, efektivitas, dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.

Andresius juga menekankan bahwa perayaan HUT RI ke-79 ini sangat istimewa karena untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di IKN. 

"IKN adalah karya anak bangsa setelah 79 tahun Indonesia merdeka. Kita semua perlu siap menghadapi Re-Posisi dan Transformasi Peradaban yang akan membawa Indonesia ke era baru," tutupnya.

Jumat, 09 Agustus 2024

Perayaan HUT ke-79 RI di Dua Tempat: Ibu Kota Nusantara dan Jakarta

Perayaan HUT ke-79 RI di Dua Tempat: Ibu Kota Nusantara dan Jakarta
Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi pembangunan istana kepresidenan di Ibu Kota Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 5 Juni 2024. (Foto: Vico/Biro Setpres via AP)
JAKARTA - Pada tanggal 17 Agustus mendatang, untuk pertama kalinya, pemerintah akan menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di dua lokasi berbeda: di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan di Istana Kepresidenan Jakarta. Ini adalah bagian dari masa transisi pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN Nusantara, yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Mengapa Dua Tempat?

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil untuk menunjukkan perjalanan transisi dari Jakarta menuju IKN Nusantara. "Ini masa transisi dari Jakarta menuju ke IKN Nusantara agar ada perjalanan menuju pindahnya itu kelihatannya. Jadi di sini tetap dilakukan, di sana tetap dilakukan," jelas Presiden Jokowi dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada 11 Juni.

Menurut Presiden, meski perayaan HUT RI tahun ini dilakukan di dua tempat, di masa depan, setelah Keputusan Presiden (Keppres) resmi mengenai pemindahan ibu kota, perayaan kemerdekaan akan dilaksanakan sepenuhnya di IKN Nusantara.

Persiapan dan Tantangan

Pindahnya ibu kota negara adalah sebuah proyek besar yang tidak mudah. Jokowi mengakui tantangan-tantangan yang dihadapi, mulai dari mobilisasi hingga akomodasi. Perayaan HUT RI di IKN Nusantara juga akan melibatkan tamu-tamu penting, termasuk presiden dan wakil presiden sebelumnya.

Menurut rencana, upacara di IKN akan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto. Sementara itu, upacara di Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka.

Tanggapan dan Kritik

Namun, tidak semua pihak setuju dengan keputusan ini. Pengamat politik, Ujang Komaruddin, berpendapat bahwa perayaan HUT RI di dua tempat menunjukkan bahwa IKN Nusantara belum siap menjadi ibu kota negara. "Jokowi terlalu memaksakan perayaan kemerdekaan di Nusantara," ujarnya. Ia menilai bahwa perayaan di dua lokasi mungkin menunjukkan usaha untuk menunjukkan kemajuan proyek IKN, tetapi mungkin belum sepenuhnya siap.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menyebutkan bahwa perayaan di dua tempat ini bisa dianggap sebagai pemborosan anggaran. Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan sebuah ibu kota negara membutuhkan waktu bertahun-tahun dan seharusnya tidak terburu-buru.

Melihat Ke Depan

Pindahnya ibu kota negara ke IKN Nusantara adalah sebuah langkah besar bagi Indonesia. Meski perayaan HUT RI kali ini diadakan di dua tempat, ini adalah bagian dari proses panjang menuju masa depan baru bagi negara. Baik Jakarta maupun IKN Nusantara akan memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Sabtu, 02 Maret 2024

Presiden Jokowi Melanjutkan Pembangunan Bank Kaltimtara di IKN

Presiden Jokowi Melanjutkan Pembangunan Bank Kaltimtara di IKN
Peletakan Batu Pertama Bank Kaltimtara, Jumat (01/03/2024). (Foto: BPMI Setpres)
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara resmi melanjutkan upaya pembentukan ekosistem keuangan digital di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan melakukan serangkaian langkah strategis. 

Salah satunya adalah peletakan batu pertama pembangunan Bank Kaltimtara pada Jumat (01/03/2024). 

Tindakan ini menandai perkembangan signifikan dalam upaya memajukan sektor keuangan di Kalimantan dan merupakan bagian integral dari visi transformasi ekonomi Indonesia yang lebih luas.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pembangunan Bank Kaltimtara bukan hanya sekadar langkah penting dalam memperkuat sektor keuangan di wilayah tersebut, tetapi juga merupakan bagian integral dari upaya transformasi ekonomi nasional yang mengarah ke arah perbankan digital. 

Beliau menyampaikan, "Memang kita konsepkan bahwa di sini adalah akan menjadi ekonomi baru, akan menjadi transformasi ekonomi Indonesia sehingga semuanya memang harus masuk ke digital banking."

Bank Kaltimtara, yang memiliki modal terbesar di antara bank-bank pembangunan daerah (BPD) di Indonesia, diharapkan dapat memainkan peran penting sebagai koordinator dalam meningkatkan kekuatan modal dan daya saing dengan membentuk konsorsium dengan BPD lain di Kalimantan.

Selain itu, Presiden juga mendorong kolaborasi antara Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Kaltimtara untuk memberikan layanan keuangan yang lebih baik, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta untuk mendukung pembangunan di daerah. 

Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi Kalimantan secara keseluruhan. "Kita harapkan ekonomi di Pulau Kalimantan menjadi makin baik," tambahnya.

Mengomentari kinerja ekonomi Indonesia yang mengesankan pada tahun 2023, dengan pertumbuhan 5,05 persen dan inflasi yang terkendali di angka 2,5 persen, Presiden Jokowi menyatakan optimisme terhadap prospek ekonomi daerah dengan pembukaan infrastruktur baru. 

Termasuk di antaranya adalah penyelesaian jalan tol dari Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara yang diharapkan dapat memperpendek waktu perjalanan menjadi sekitar 40-45 menit serta pembangunan bandar udara baru yang akan meningkatkan konektivitas transportasi ke dan dari Ibu Kota Nusantara.

"Saya rasa kalau airport barunya selesai, kemudian tolnya selesai, investasi di Ibu Kota Nusantara ini akan makin baik, berkembang, dan meningkat," ungkapnya dengan optimis.

Presiden Jokowi dalam kesempatan ini didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat penting, termasuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono.

Turut hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil. Dengan kehadiran para pemangku kepentingan ini, diharapkan pembangunan ekosistem keuangan digital di IKN dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Proyek Hunian ASN dan Hankam Capai Tahap Penting, Jokowi: "Sesuai Jadwal"

Proyek Hunian ASN dan Hankam Capai Tahap Penting, Jokowi: "Sesuai Jadwal"
Presiden Jokowi melakukan seremoni penyelesaian akhir hunian ASN dan personel hankam di Kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (01/03/2024). (Foto: BPMI Setpres)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin seremoni penting penyelesaian konstruksi atau topping off untuk hunian ASN dan personel hankam di Kawasan Ibu Kota Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Jumat (01/03/2024). 

Dalam pernyataannya kepada awak media, Presiden memastikan bahwa proyek pembangunan infrastruktur tersebut berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

"Saya ke sini salah satunya untuk memastikan bahwa tower untuk ASN kita, untuk hankam itu bisa selesai dengan tepat waktu," kata Presiden Jokowi.

Dijelaskan oleh Presiden Jokowi, rencananya adalah 12 tower hunian akan selesai pada bulan Juli, diikuti oleh 21 tower tambahan pada bulan September, dan 14 tower lagi pada bulan November. Dengan demikian, total keseluruhan akan ada 47 tower yang selesai pada akhir November 2024.

"Pergeseran ASN ke sini dan hankam ke sini itu sudah bisa dimulai bulan Juni," tambahnya.

Presiden menegaskan bahwa meskipun proyek ini bersifat jangka panjang, penting untuk memulai dan memastikan bahwa setiap tahap pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa topping off menandai pencapaian tahap signifikan dalam pembangunan hunian tersebut. 

Ini merupakan simbol bahwa struktur utama bangunan telah selesai, yang menandai langkah besar dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas.

Turut hadir juga Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua Wantimpres Wiranto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil.

Presiden Jokowi Perkuat Infrastruktur Kesehatan dengan BPJS di IKN

Presiden Jokowi Perkuat Infrastruktur Kesehatan dengan BPJS di IKN
Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama Kantor BPJS Kesehatan di Kawasan IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (01/03/2024). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk Kantor BPJS Kesehatan di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Jumat (01/03/2024) pagi. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa keberadaan kantor BPJS Kesehatan akan menjadi tambahan penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan di IKN.

"Saya sangat menghargai pembangunan gedung kantor BPJS Kesehatan di Ibu Kota Nusantara ini. Kalau kemarin yang kita groundbreaking adalah klaster industri keuangan, sekarang BPJS Kesehatan masuk, dan sudah lima rumah sakit dalam proses pembangunan, sehingga ini akan melengkapi pelayanan di Ibu Kota Nusantara terhadap kesehatan masyarakat yang ada di sini dan tentu saja di seluruh tanah air Indonesia," ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi perbaikan tata kelola yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya ingat di 2015-2016 sering sekali saya melakukan rapat-rapat dengan BPJS, urusannya-urusan defisit yang tidak mudah saat itu diselesaikan. Tetapi sudah berapa tahun ini saya enggak pernah rapat. Dan artinya itu sangat bagus pengelolaan di BPJS Kesehatan," ucap Presiden.

Presiden juga membagikan pengalaman pribadinya, di mana ia sebelumnya sering mendapat keluhan dari masyarakat terkait pelayanan BPJS Kesehatan, terutama masalah antrean pasien yang panjang. Namun, menurutnya, saat ini telah terjadi perbaikan signifikan dalam pelayanan tersebut.

"Awal-awal 2015, 2016, 2017 setiap saya cek ke rumah sakit pelayanan BPJS, keluhannya banyak sekali, mengantrenya lama. Saya ini kan ke lapangan saya, selalu saya kontrol, selalu saya cek, komplainnya masih banyak. Tetapi setelah 2020 ke sini, saya mampir ke rumah sakit, cek ke rumah sakit, cek antrean di pendaftaran, perubahannya sangat drastis sekali, sangat bagus sekali," ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden juga mengapresiasi peningkatan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan yang saat ini mencapai 267 juta jiwa.

"Saya juga sangat mengapresiasi, sangat menghargai bahwa peserta sekarang sudah 267 juta peserta, 95,7 persen dari total penduduk kita," tandas Presiden.

Hadir mendampingi Presiden, antara lain, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Kurator IKN Ridwan Kamil, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pj. Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, dan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.