Berita Borneotribun.com: Pemprov Kalbar Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Kalbar. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2024

Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak

Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak
Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., bersama Pj. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., menghadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Muefri, S.H., M.H., di Pendopo Gubernur Kalbar, Senin (3/6/2024).

Prosesi wisuda purnabakti tersebut terasa sangat spesial karena dihadiri dan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. beserta istri.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan ucapan selamat kepada bapak Muefri, S.H., M.H., karena telah melaksanakan amanahnya sebagai abdi negara.

"Saya ucapkan selamat atas momentum purnabakti kali ini dan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas amal bakti yang telah bapak persembahkan di ranah peradilan," ucap Ketua MA RI.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Dirinya meyakini bahwa prosesi wisuda hari ini bukan ceremonial biasa namun merupakan upacara momentum yang menjadi pertanda Bapak Muefri berhasil memasuki masa-masa purnabakti dengan jiwa dan raga yang sehat.

"Tanpa meninggalkan catatan hitam selama perjalanan karir beliau, tidak semua hakim diberikan Anugerah oleh Allah SWT untuk mengalami momen bersejarah seperti ini," ujarnya.

Diakhir sambutannya, dirinya mengapresiasi kepada Bapak Pj. Gubernur Kalbar beserta para Forkopimda Kalbar yang telah ikut hadir dalam prosesi wisuda purnabakti ini.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
"Bagi saya bapak/ibu yang hadir disini merupakan suatu pertanda adanya hubungan baik yang telah terjalin antara lembaga peradilan dan pemerintah setempat. Untuk itu dengan terjalinnya hubungan baik ini saya ucapkan terima kasih," tutupnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Harisson mengucapkan selamat atas purna bakti dari Ketua Pengadilan Tinggi Muefri, S.H., M.H.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
“Terima kasih kepada Bapak Muefri, atas dedikasi yang diberikan untuk Kalimantan Barat selama mengemban tugas sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. Semoga silaturahmi kita terus dapat terjaga, semoga bapak diberikan kesehatan, dan selamat menikmati masa purna tugas dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta”, ucap Harisson.

Usai menghadiri prosesi wisuda tersebut, Pj. Gubernur Kalbar dan Pj. Ketua TP-PKK Kalbar saling bertukar cinderamata kepada Ketua Mahkamah Agung RI beserta istri.(wnd)

Minggu, 02 Juni 2024

Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan

Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan. (Adpim Pemprov Kalbar)
Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan. (Adpim Pemprov Kalbar)
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi Istighosah Nusantara yang diselenggarakan di Kawasan Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Minggu pagi (2/6/2024).

Istighosah Nusantara yang mengangkat tema "Mempererat Silaturahmi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Dengan Norma Agama dan Berbangsa” tersebut diinisiasi oleh persatuan Tarekat Baitul Ibadah Indonesia yang bermarkas di Kabupaten Kubu Raya.

Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan. (Adpim Pemprov Kalbar)
Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari, S.Sos., M.Si. (Adpim Pemprov Kalbar)
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Mohammad Bari dalam sambutannya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Istighosah Nusantara diselenggarakan di tengah pesatnya arus informasi dan teknologi yang disertai dengan berbagai bencana dan musibah yang menimpa bangsa kita yang dikhawatirkan akan berdampak kepada degradasi moral dan krisis akhlak bagi masyarakat. 

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami menyambut positif dilaksanakannya Istighosah Nusantara ini. Dalam upaya memberikan pemahaman agama Islam yang mendalam serta guna mendorong pelaksanaan ajaran agama yang semakin mantap dan mengakar. Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kehidupan yang lebih tenang, damai, dan sejuk bagi masyarakat Kalimantan Barat," kata Pj. Sekda Kalbar Mohammad Bari.

Dirinya juga berharap kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat di Kalimantan Barat khususnya umat Islam untuk senantiasa menjaga dan memelihara kedamaian, keamanan, ketertiban dan keharmonisan.

"Oleh karena itu, kegiatan yang dilaksanakan ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam membangun kembali Sumber Daya Manusia Indonesia yang religius," ujar M Bari.

Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan
Istighosah Nusantara, Benteng Dalam Merawat Nilai Luhur Kebangsaan. (Adpim Pemprov Kalbar)
Di akhir sambutannya, Bari mengajak kepada seluruh peserta Istighosah untuk mengikuti acara ini dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. 

“Marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah SWT., memanjatkan do’a kepada-Nya agar senantiasa memberikan pertolongan dan limpahan rahmat-Nya kepada kita semua, serta menjaga bangsa dan negara Indonesia tercinta ini dari segala macam marabahaya”, ucap Bari.

Dirinya meyakini bahwa dengan penuh keikhlasan dan ketawadhu'an, istighosah ini akan membawa banyak manfaat bagi bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Kamis, 30 Mei 2024

Kalbar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Dekan Fakultas Kedokteran Se-Indonesia

Kalbar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Dekan Fakultas Kedokteran Se-Indonesia
Kalbar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Dekan Fakultas Kedokteran Se-Indonesia
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes., menerima Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak dr. Ita Armyanti, M.Pd.,Ked.  beserta jajaran bertempat di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Rabu (29/5/2024).

Pertemuan ini membahas persiapan Pertemuan Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Tahun 2024 yang mana Kalimantan Barat didapuk sebagai tuan rumah dalam pertemuan tersebut.

"Jadi kedatangan kami kesini menginformasikan kepada Bapak Pj. Gubernur Harisson, terkait kesiapan Kalimantan Barat sebagai tuan rumah pada pertemuan Forum Dekan AIPKI se-  Indonesia yang Insyaallah akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang," ucap Dekan Fakultas Kedokteran Untan dr. Ita Armyanti, M.Pd.,Ked.

Terkait kesiapan acara, Ita Armyanti belum bisa membeberkan secara terbuka, namun kita (Fakultas Kedokteran Untan) secara keseluruhan sudah sangat siap dalam menyambut pertemuan yang digelar enam bulan sekali tersebut.

"Untuk konsep acara nanti akan kami bahas lebih lanjut secara internal, namun di sisi lain pihaknya merasa terhormat atas penunjukan menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Salah satu kegiatan Fordek ini sendiri akan diisi pemaparan dari Kementerian terkait, serta dari Institusi Pendidikan Kedokteran," tuturnya.

Sementara itu, Pj. Gubernur Harisson, menyambut baik atas ditunjuknya Kalimantan Barat sebagai tuan rumah pada pertemuan Forum Dekan Fakultas Kedokteran se- Indonesia ini.

"Saya sangat mendukung akan terselenggaranya acara ini. Dan saya berharap dalam pertemuan tersebut pihak Fakultas untuk dapat menyiapkan suatu langkah konkret yang bisa dilibatkan kepada pemerintah terkait hasil dari pertemuannya nanti,"  pungkasnya.

Sebagai informasi untuk diketahui, Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) merupakan Asosiasi yang anggotanya adalah seluruh Institusi Pendidikan Kedokteran yang ada di Indonesia. Sampai dengan saat ini Anggota dari AIPKI ada 93 institusi Pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

AIPKI sendiri dibagi menjadi 6 wilayah sesuai dengan lokasi masing masing institusinya. Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana masuk dalam anggota AIPKI wilayah V.

Forum Dekan AIPKI merupakan kegiatan yang diadakan enam bulan sekali, untuk mendiskusikan berbagai perkembangan Pendidikan Kedokteran di-  Indonesia, dan hampir selalu dihadiri oleh seluruh institusi Pendidikan Kedokteran di Indonesia.(rfa)

Rabu, 29 Mei 2024

Pj. Sekda M. Bari Pinta Bumdes Lebih Inovatif Tingkatkan Pendapatan Desa

Pj. Sekda M. Bari Pinta Bumdes Lebih Inovatif Tingkatkan Pendapatan Desa
Pj. Sekda M. Bari Pinta Bumdes Lebih Inovatif Tingkatkan Pendapatan Desa.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat Mohammad Bari, S.Sos., M.Si., membuka kegiatan “Fasilitasi Kerjasama Desa dengan Pihak Ketiga” dengan tema “Temu Bisnis Kemitraan” sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bumdes Bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat di hotel Aston Pontianak, Rabu (29/05/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi dan peran Bumdesa Bersama dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional dan percepatan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagaian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Bari menyampaikan bahwa Pendirian Bumdesa Bersama menjadi penting karena bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan di bidang perekonomian desa, pendapatan asli desa dan pengelolaan potensi desa dan perdesaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Maka Bumdesa Bersama harus jeli dalam menjalin kerjasama dengan pihak ketiga, dengan melihat potensi yang ada di desa serta mampu memetakan potensi tersebut untuk meningkatkan berbagai bidang usaha. 

"Maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Kalimantan Barat terus berusaha mendorong agar Bumdesa Bersama untuk bisa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, salah satu yang akan kita laksanakan sekarang ini perjanjian kerjasama antara Bumdesa Bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat," ujarnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah merealisasikan anggaran sebesar Rp. 2,9 M untuk 28.954 pekerja sosial keagamaan di seluruh Kalimantan Barat di Tahun 2023. 

Selain itu Pemprov juga mendapatkan Dana Bagi Hasil Sawit di akhir Tahun 2023 yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat dan dianggarkan untuk Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan sebanyak Rp. 642.485.957,- Untuk 6.373 pekerja perkebunan sawit selama 6 bulan, dan akan dilaksanakan pada tahun 2024. 

"Untuk Tahun Anggaran 2024 telah direncanakan sebanyak 20.000 orang pekerja rentan yang akan mendapat bantuan iuran dengan Dana sebesar Rp. 2.016.000.000,-. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung penuh pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui dukungan peraturan dan anggaran, namun hal tersebut tidak akan cukup bila hanya dilakukan sendiri tanpa adanya dukungan dari elemen lain," ungkapnya.

Kerjasama antara pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat serta media akan menciptakan kondisi ideal dalam rangka pencapaian tujuan bersama yang disebut dengan pentahelix collaboration.

"Oleh karenanya, saya berharap agar Bumdesa Bersama dapat turut berperan serta dalam mendukung Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kalimantan Barat," tuturnya.

Lanjutnya, ia menceritakan terkait pembayaran pajak usaha masyarakat desa yang pada dasarnya adalah masyarakat yang taat pajak. Itu dibuktikan saat masyarakat desa mengapresiasi UPT di daerah yang turun kelapangan untuk melakukan penagihan pajak.

"Pengalaman beberapa kepala UPT itu turun ke desa-desa justru masyarakat yang mau kita tagih pajak ini apresiasi kepada kita, yang sebenarnya mereka sudah mau bayar hanya tidak ada petugasnya dan terkendala jarak tempuh pembayaran pajak terdekat yang cukup jauh," ungkapnya.

Bari menjelaskan bahwa peran BUMDes dalam penerimaan pajak kendaraan masyarakat di desa-desa, dalam jangka seminggu atau lebih bisa langsung disetorkan di kas daerah melalui Bank Kalbar. 

Ia menambahkan ini bisa menjadi peluang bagi BUMDes untuk mendapatkan pemasukan dari penerimaan pajak daerah masyarakat desa yang ingin membayar pajak, hal tersebut tidak serta-merta bisa diwujudkan karena perlunya kajian melibatkan beberapa Instansi untuk merumuskan hal tersebut agar tidak menjadi bumerang bagi BUMDes di kemudian hari.

"Kita dapat memanfaatkan peran BUMDes disini, BUMDes nanti yang menerima pembayaran pajak di desa-desa itu dalam tempo seminggu atau beberapa minggu kemudian bisa disetorkan ke kas daerah setempat atau di Bank Kalbar setempat. Ini bisa menjadi peluang, tapi kita legalkan dulu dengan duduk satu meja bersama dengan menghadirkan BUMDes, Dispenda, Biro Hukum, Inspektorat dan BPKP agar yang kita lakukan tidak salah," terangnya.

Lanjutnya, ia juga berharap BUMDes dapat berinovasi dalam mengembangkan bisnisnya tapi terus mencari potensi-potensi bisnis lainnya.

"Saya berharap BUMDes itu tidak hanya monoton dengan bisnis yang sudah ada tapi terus mencari potensi-potensi bisnis lainnya untuk menjadikan BUMDes itu menjadi besar," tekannya.

Ia berharap Bumdesa Bersama Kalimantan Barat ini dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat, serta mengembangkan daya saing dan daya ungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam memberdayakan potensi yang ada di desa. 

“Saya minta para pengelola Bumdesa Bersama aktif mencari informasi dan belajar dari Bumdesa Bersama serupa, yang telah lebih dulu berdiri dan dianggap berhasil dalam mengelolanya. Pengelolaan Bumdesa Bersama harus mengedepankan profesionalitas para pengurusnya, sehingga Bumdesa Bersama dapat terus berkembang dan berinovasi. Saya harap dengan peran aktif Saudara-saudara Bumdesa Bersama dapat berkembang dengan baik, sehingga terwujud desa yang mandiri, serta masyarakat yang sejahtera," ucapnya.

Kepada Kepala Dinas PMD Kabupaten se Kalimantan Barat, Baru meminta untuk terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada Bumdesa Bersama, dalam meningkatkan pengetahuan, kapasitas dan kemampuan pengurus Bumdesa Bersama di Provinsi Kalimantan Barat sesuai yang di amanahkan di PP No 11 Tahun 2021 tentang Bumdesa. 

“Perlu kita ketahui bersama progres atau perkembangan Bumdesa Bersama LKD yang sudah mendaftarkan untuk mendapatkan sertifikat Berbadan Hukum di Kemenkumham  sampai per tanggal 26 Mei 2024 berjumlah    148 Bumdesa Bersama dan yang sudah mendapatkan Dokumen Badan Hukum Terverifikasi berjumlah 49 Bumdesa Bersama LKD. Dan berdasarkan hasil Keputusan Menteri Desa PDTT No. 177 Tahun 2024 tentang Hasil Pemeringkatan Bumdesa/ Bumdesa Bersama ada peningkatan yang cukup signifikan untuk Bumdesa Bersama dari tahun sebelumnya yaitu Perintis 42, Pemula 9, Berkembang 47, dan Maju 12 dengan total Pemeringkatan 110 Bumdesa Bersama. Ini merupakan hasil kerja keras kita semua dalam berkoordinasi dan berkolaborasi sehingga menghasilkan capaian yang sangat baik bagi perkembangan Bumdesa Bersama yang lebih maju dan mandiri," tutupnya.(ais)

Pj. Gubernur Kalbar Harap Program "Rimba Pakai Kemuka Ari" Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pj. Gubernur Kalbar Harap Program "Rimba Pakai Kemuka Ari" Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
PONTIANAK - Bertempat di Hotel Ibis Pontianak, Penjabat Gubernur  Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., membuka Rapat Evaluasi Tahun ke-2 Program Perhutanan Sosial "Rimba Pakai Kemuka Ari" di Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (29/5/2024).

Program Perhutanan Sosial "Rimba Pakai Kemuka Ari di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Yayasan PRCF Indonesia. 

Pj. Gubernur Kalbar Harap Program "Rimba Pakai Kemuka Ari" Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Program ini direncanakan berlangsung selama dua puluh lima tahun (Juni 2022 - Mei 2047). Salah satu fokus utama kegiatan adalah memfasilitasi masyarakat dampingan yaitu LPHD Bukit Belang Desa Tanjung, LPHD Pundjung Batara Desa Nanga Betung, LPHD Batang Tau Desa Sri Wangi, LPHD Nyuai Peningun Desa Nanga Jemah, dan LPHD Bumi Lestari Desa Penepian Raya agar dapat mengelola dan memanfaatkan Hutan Desa secara berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif warga masyarakat. 

Tujuan dari kegiatan Fasilitasi Rapat Evaluasi Tahun ke-2 ini yaitu untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program selama tahun kedua pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala yang terjadi selama pelaksanaan program tahun kedua dan merumuskan upaya mitigasinya di tahun ketiga serta mendapatkan masukan dari para pihak terhadap pelaksanaan program.

Hingga saat ini pelaksanaan program sudah berjalan selama dua tahun mulai dari Juni 2022 hingga Mei 2024. Secara keseluruhan, kegiatan yang menargetkan penguatan tata kelola kelembagaan, perlindungan dan pengawasan hutan, serta insentif bagi masyarakat sudah terlaksana sesuai dengan target dari keluaran atau output yang diharapkan. 

Sedangkan untuk kegiatan restorasi hutan dan pengembangan alternatif mata pencaharian masyarakat masih belum berjalan, hal ini sesuai target waktu untuk kedua bidang kegiatan tersebut yang akan dimulai pada tahun ketiga. 

Proses-proses yang telah berjalan ini akan terus berlangsung hingga dua puluh tiga tahun kedepan dengan target utama tercapainya kemandirian masing-masing LPHD dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dari pilar sosial, ekonomi, dan ekologi.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Gubernur Harisson mengatakan bahwa pengelolaan kehutanan berbasis masyarakat atau lebih dikenal dengan perhutanan sosial telah memberikan peluang bagi masyarakat dalam pemanfaatan hutan untuk peningkatan ekonomi dan secara simultan juga menjaga kelestarian hutan sebagai sumber pendapatan masyarakat agar dapat berkelanjutan. 

Melalui program perhutanan sosial masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan diberikan akses untuk mengelola kawasan hutan yang diimplementasikan dalam 5 skema yaitu Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.

"Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan perhutanan sosial ini, jadi kita jangan ganggu hutannya karena disatu sisi masyarakat juga bisa memanfaatkan lingkungan hutan itu seperti madu yang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena madu itu antioksidan," ungkapnya.

Seperti kita ketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri sangat berkomitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan kelompok masyarakat sekitar hutan untuk dapat dikelola secara legal dan lestari. Hal ini ditunjukkan dengan capaian akses kelola perhutanan sosial Kalimantan Barat masih tertinggi secara nasional dari sisi luasan yaitu mencapai 640 ribu Ha per September 2023 dengan total 247 akses kelola terdiri dari 162 Hutan Desa, 24 Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm), 37 Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Rakyat (IUPHK-HTR), 20 Hutan Adat dan 3 Kemitraan Konservasi yang berada di bawah binaan Taman Nasional Betung Kerihun Dan Danau Sentarum (TNBKDS) dan 1 Kemitraan Kehutanan. 

Pj. Gubernur Kalbar Harap Program "Rimba Pakai Kemuka Ari" Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Selain itu masih terdapat potensi ±970 ribu Ha yang masih dapat didorong untuk perizinan perhutanan sosial yang tertuang dalam Peta Indikatif Areal Perhutanan Sosial (PIAPS).

"Saya harapkan kesejahteraan masyarakat kita dapat terus meningkat dan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat termasuk dalam hal pendidikan dan itu yang menjadi PR kami (Pemprov Kalbar)," harapnya.(Irf)

Windy Galakkan Aksi Nyata Ika SMANSA Pontianak Kepada Alumni, Sekolah dan Anak Stunting

Windy Galakkan Aksi Nyata Ika SMANSA Pontianak Kepada Alumni, Sekolah dan  Anak Stunting
Windy Galakkan Aksi Nyata Ika SMANSA Pontianak Kepada Alumni, Sekolah dan  Anak Stunting. (Adpim Pemprov Kalbar)
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Ketua Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., selaku Ketua IKA SMANSA Pontianak berkunjung ke Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak,  untuk melakukan aksi-aksi sosial, Rabu (29/5/2024).

Dalam aksi sosialnya kali ini Pj. Ketua TP-PKK (Ketua IKA SMANSA Pontianak) bersama para pengurus IKA SMANSA Pontianak melakukan aksi nyata Gerakan Kakak Asuh Stunting berupa Pemberian 5 Paket Nantuan Makanan Bergizi selama 3 bulan.

Windy Galakkan Aksi Nyata Ika SMANSA Pontianak Kepada Alumni, Sekolah dan  Anak Stunting
Windy Galakkan Aksi Nyata Ika SMANSA Pontianak Kepada Alumni, Sekolah dan  Anak Stunting.
"Tentunya kita terus mendorong para generasi muda maupun organisasi masyarakat untuk turut serta menurunkan angka prevalensi Stunting, salah satunya dengan menjadi Kakak Asuh Stunting," kata Windy.

IKA SMANSA Pontianak berkolaborasi sebagai Kakak Asuh Stunting dalam rangka  turut serta berupaya menurunkan angka Stunting dan mendukung  target Kalbar Zero Stunting.

"Saat ini IKA SMANSA Pontianak mempunyai 5 orang anak asuh Stunting dan akan selalu diperhatikan pola asuhnya dan asupan gizinya, serta bantuan makanan selama tiga bulan ke depan," jelas Ketua IKA SMANSA Pontianak.

Windy menyebut ada beberapa mekanisme untuk menjadi Orang Tua Asuh Stunting atau Kakak Asuh Stunting, dengan memberikan bantuan berupa uang atau memberikan bantuan makanan bergizi.

"Kalau kita memberikan bantuan berupa uang dengan rincian 1 hari Rp. 25.000. untuk tiga kali makan anak asuh Stunting, berarti 1 bulan Rp. 750.000.  selama 3 bulan. Jika ingin memberikan bantuan secara langsung, berarti dibelikan makanannya dengan tiga komponen utama yakni karbohidrat, protein hewani dan lemak, agar lebih terarah", ujarnya.

Serangkaian dengan acara tersebut, Windy juga memberikan bantuan kepada Alumni SMANSA Pontianak, Pierra Agusta, yang menerima Beasiswa Universitas Islam Yogyakarta jalur olahraga Bola Basket namun Pierra terkendala dalam hal biaya akomodasi dan transportasi.

"Kami IKA SMANSA Pontianak selalu memperhatikan adik-adik di sini, salah satunya adalah Pierra, yang berprestasi pada bidang Cabor Basket dan mendapatkan Beasiswa di UI Yogyakarta, jadi IKA SMANSA memberikan bantuan biaya akomodasi berupa uang tiket pulang pergi dan lain-lain," ungkapnya.

Windy berharap banyak anak-anak seperti Pierra yang berprestasi dan mencapai impiannya serta menjadi Generasi Emas 2045.

"Kami berharap banyak Pierra yang lain muncul dari Smansa Pontianak, bukan hanya berprestasi di Akademik tetapi juga di non Akademik untuk menjadi Generasi Emas Kalimantan Barat 2045," harap Windy.

Selain itu IKA SMANSA Pontianak juga menyerahkan bantuan berupa kipas angin kepada SMAN 1 Pontianak.

"Bantuan kipas angin, ini diserahkan ke pihak sekolah khususnya untuk di Musholla supaya adik-adik kita lebih nyaman dan khusyuk ibadahnya," tutur Windy.

IKA SMANSA Pontianak diharapkan lebih memperhatikan anak-anak yang sedang belajar saat ini, Alumni maupun masyarakat pada umumnya.

"Kegiatan aksi-aksi nyata ini terus kita masifkan dan gaungkan, guna bersinergi dalam membangun Kalbar yang lebih baik," tutup Windy. (wnd)

Garuda Indonesia Pontianak berikan diskon 25% bagi ASN se-Kalbar Ketika Perjalanan Dinas

Garuda Indonesia Pontianak berikan diskon 25% bagi ASN se-Kalbar Ketika Perjalanan Dinas
Garuda Indonesia Pontianak berikan diskon 25% bagi ASN se-Kalbar Ketika Perjalanan Dinas. (Gambar ilustrasi)

Pj. Gubernur Harisson Sambut Baik Diskon Penerbangan Garuda, Ringankan Biaya Penugasan ASN Se-Kalbar

PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., menerima audiensi dari Garuda Indonesia Pontianak dalam rangka memberikan informasi terkait pelayanan prima Garuda Indonesia Pontianak di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Selasa (28/5/2024).

Pj Gubernur Kalbar menyambut hangat kehadiran pihak Garuda Indonesia Pontianak yang memberikan informasi terkait pelayanan yang diberikan.

Pj Gubernur Kalbar menyambut hangat kehadiran pihak Garuda Indonesia Pontianak yang memberikan informasi terkait pelayanan yang diberikan. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar menyambut hangat kehadiran pihak Garuda Indonesia Pontianak yang memberikan informasi terkait pelayanan yang diberikan. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Harisson juga mengapresiasi langkah dari PT. Garuda Indonesia untuk memberikan keringanan harga tiket bagi ASN di Provinsi Kalbar dalam melakukan perjalanan dinasnya. 

"Ini kabar baik bagi seluruh ASN ya terutama di Provinsi Kalbar, Garuda Indonesia Pontianak dengan pelayanan primanya dan Garuda Indonesia Pontianak juga akan memberikan diskon 25% untuk penerbangan bagi ASN se-Kalbar ketika perjalanan dinas. Paling tidak ini dapat menghemat pengeluaran dari APBD kita", ujarnya.

Pj Gubernur Kalbar menyambut hangat kehadiran pihak Garuda Indonesia Pontianak yang memberikan informasi terkait pelayanan yang diberikan. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar menyambut hangat kehadiran pihak Garuda Indonesia Pontianak yang memberikan informasi terkait pelayanan yang diberikan. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pada kesempatan berbeda setelah audiensi, GM PT. Garuda Indonesia Perwakilan Pontianak, Widya Kurniawan Putra, berharap dari pertemuan tersebut Pemprov Kalbar dapat memfasilitasi dalam memberikan informasi terkait mengenai potongan harga tiket pesawat yang diberikan bagi seluruh ASN Se-Kalbar.

"Kami mensupport pembangunan daerah dalam aspek yang berbeda. Kami memberikan diskon penerbangan untuk para ASN sebesar 25% menyesuaikan pagu anggaran perjalanan dinasnya. Mudah - mudahan diskon ini dapat bermanfaat bagi ASN se-Kalbar dalam rangka perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri," imbuhnya.(ais)

Selasa, 28 Mei 2024

Harisson Tekankan Layanan Maksimal untuk Jamaah Haji Kalbar

Harisson Tekankan Layanan Maksimal untuk Jamaah Haji Kalbar
Pelepasan Jamaah Calon Haji Provinsi Kalimantan Barat Musim Haji Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi ditandai dengan penyerahan Bendera sebagai perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat oleh Pj Gubernur Kalbar kepada Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji. ANTARA/Rendra Oxtora.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, menekankan pentingnya layanan maksimal bagi calon haji asal Kalimantan Barat. Pesan ini disampaikan saat melepas 2.593 calon haji di Pontianak, Senin (27/5).

"Saya tekankan khusus kepada petugas haji untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin agar jamaah bisa beribadah dengan tenang," ujar Harisson.

Harisson berharap, setelah melalui berbagai tahap persiapan mulai dari Manasik Haji hingga kini siap berangkat, para calon haji Kalbar dapat menjalankan ibadah dengan penuh kemudahan dan tertib. 

"Rangkaian perjalanan ibadah haji ini adalah perjalanan panjang yang sudah dipahami oleh para calon haji," tambahnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama di Tanah Suci, terutama menjelang wukuf di Padang Arafah yang merupakan puncak dari ibadah haji. 

"Saya minta jaga betul-betul kondisi kesehatan, dan kurangi aktivitas-aktivitas yang tidak begitu penting," tegas Harisson.

Harisson juga menyoroti kondisi cuaca di Makkah yang bisa mencapai 42 hingga 48 derajat Celsius, meminta calon haji untuk bijak mengatur waktu dan aktivitas di tengah cuaca panas. 

"Kurangi kegiatan yang kurang mengena, lebih baik perbanyak beribadah di Masjid yang ber-AC agar kondisi tetap terjaga," sarannya.

Selain itu, ia berpesan agar calon haji melaksanakan ibadah dengan tulus dan ikhlas, sesuai tuntunan yang telah diberikan. 

"Patuhilah ketentuan yang telah ditetapkan, jaga kesehatan fisik, istirahat cukup, dan perbanyak minum air putih serta konsumsi buah-buahan dan makanan bergizi," lanjut Harisson.

Harisson juga menekankan pentingnya menjaga nama baik dan martabat bangsa serta daerah selama di Arab Saudi. 

"Hormati undang-undang dan peraturan-peraturan negara Arab Saudi, jadilah tamu Allah yang baik. Berdoalah di tempat-tempat makbul untuk keselamatan dan kebahagiaan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga saudara sekalian menjadi haji dan hajjah yang mabrur," pungkas Harisson.

Oleh: ANTARA/Rendra Oxtora
Editor: Yakop

Pj Gubernur Kalbar Harisson Tekankan Netralitas ASN dan Persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Landak

Pj Gubernur Kalbar Harisson Tekankan Netralitas ASN dan Persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Landak
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson resmi melantik Gutmen Nainggolan sebagai Penjabat Bupati Landak di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar di Pontianak.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, menekankan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Landak. Hal ini disampaikannya kepada Pj Bupati Landak yang baru, Gutmen Nainggolan.

"Sebelumnya selamat kepada saudara Gutmen Nainggolan yang telah dipercayakan menjadi Pj Bupati Landak. Perlu saudara ketahui, tugas sebagai Penjabat Bupati Landak tidak berbeda dengan tugas kepala daerah lainnya, dengan target utama agar roda pemerintahan tetap berjalan lancar dan dapat memfasilitasi pelaksanaan Pilkada Landak dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar Harisson di Pontianak, Senin (27/5/2024).

Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Pontianak, Harisson mengucapkan selamat kepada Gutmen Nainggolan yang menggantikan Pj Bupati Landak sebelumnya, Samuel. 
Harisson mengharapkan dukungan penuh dari seluruh jajaran perangkat daerah Kabupaten Landak untuk membantu Gutmen dalam melaksanakan tugas-tugasnya dengan loyalitas dan komitmen yang tinggi.

Harisson juga menekankan pentingnya tercipta hubungan yang harmonis dan saling menguatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat terus berjalan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan baik.

"Semoga Gutmen Nainggolan dapat mengemban tugas dan tanggung jawab untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Landak hingga dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Landak terpilih hasil Pilkada 2024," katanya.

Harisson menegaskan bahwa terdapat beberapa indikator yang harus dicapai oleh seorang Pj Bupati, seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran terbuka, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan percepatan proses perizinan untuk meningkatkan investasi.

Selain itu, Harisson menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi Kabupaten Landak saat ini, seperti banjir yang tengah melanda wilayah tersebut dan adanya kasus penyakit seperti rabies. "Pemerintah Kabupaten Landak dan Provinsi telah melakukan berbagai tindakan untuk mengendalikan situasi ini," katanya.

Dengan penekanan ini, diharapkan Gutmen Nainggolan bersama jajarannya dapat memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Landak berjalan aman, damai, dan lancar, serta tetap menjaga netralitas ASN sepanjang proses berlangsung.

Penjabat Gubernur Kalbar Ajak Bubuhan Banjar Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Penjabat Gubernur Kalbar Ajak Bubuhan Banjar Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Penjabat Gubernur Kalbar Ajak Bubuhan Banjar Bersinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan.
PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengajak masyarakat Bubuhan Banjar atau keturunan suku Banjar untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada).

"Beberapa poin yang dapat menjadi perhatian kita bersama. Pertama, saya mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya Kerukunan Bubuhan Banjar di Kalbar, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, terlebih saat ini menjelang pelaksanaan Pemilukada," ujar Harisson di Pontianak, Senin.

Harisson berharap Bubuhan Banjar turut menyukseskan pesta demokrasi, khususnya dalam menyambut pemilihan kepala daerah yang akan datang. Ia mengimbau agar masyarakat menjaga persatuan dan menghindari perpecahan serta provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan.

"Mari jaga persatuan. Hindarilah perpecahan dan provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan kita. Juga, turut berpartisipasi bersama-sama mendukung pembangunan di Kalimantan Barat, demi mewujudkan daerah yang sejahtera, aman, dan kondusif," tuturnya.

Selain itu, Harisson juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai ajang meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial dengan membantu sesama yang membutuhkan uluran tangan.

Harisson mengapresiasi kekompakan Bubuhan Banjar yang berkumpul pada kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar Sa-dunia dan Pelantikan Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Kalbar. 

Ia menyebut kerukunan Bubuhan Banjar sebagai organisasi yang mewadahi masyarakat suku Banjar di Kalimantan Barat, bertujuan untuk menjaga dan melestarikan budaya Banjar serta mempererat tali persaudaraan antar sesama orang Banjar.

"Saya atas nama Pemprov Kalbar mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang juga Presiden Bubuhan Banjar sa-Dunia. Semoga kehadiran Bapak di Bumi Khatulistiwa menjadi perlambang eratnya jalinan kekerabatan dan kerja sama antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat," pungkasnya.

Buka Barape’ Sawa’, Windy Harapkan Dongkrak Jumlah Wisatawan Sembari Lestarikan Kebudayaan

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
BENGKAYANG - Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang kembali hadir dan dibuka oleh Penjabat Ketua TP PKK yang juga merupakan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, S.STP., M.Si., yang mewakili Pj Gubernur Kalimantan Barat, di Ramin Bantang Bengkayang (27/5/2024).

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Tradisi budaya Barape' Sawa' merupakan tradisi suku Dayak Bekati dalam mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan, kepada Jubata yang telah memberikan panen pada musim tanam sebelumnya.

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Tradisi ini menandai akan dimulainya musim tanam atau berladang sehingga setelah acara ini masyarakat akan mulai membuka lahan untuk kegiatan berladang dengan kata lain Barape' Sawa'.

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Ketua TP PKK, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP.,M.Si., mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan yang berharga bisa mengikuti kegiatan Barape' Sawa bersama masyarakat Bengkayang.

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
“Hari ini kita hadir bersama di kegiatan Barape' Sawa yang merupakan Kalender Event Kalimantan Barat. Kegiatan ini akan digelar selama 6 hari yang mana akan berlanjut di kegiatan Gawia Sowa di awal Juni mendatang”, terang Windy.

Windy mengungkapkan bahwa berdasarkan survei, Kunjungan/datang ke suatu daerah karena event, kedua karena kulinernya khususnya Kalbar yang memang terkenal dengan kulinernya, ketiga budaya dan keempat yaitu destinasi wisatanya.

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
“Kita kemas melalui strategi - strategi pemasaran destinasi wisata. Ini terbukti dengan adanya peningkatan jumlah wisatawan dari Tahun 2022 ke 2023, yang meningkat 35,6 persen. Tentunya dengan strategi tersebut, kita harapkan lebih lagi meningkatnya jumlah wisatawan datang ke daerah kita”, tuturnya.

Ia juga mengapresiasi akan keseriusan dari panitia penyelenggara dan Pemkab Bengkayang yang selalu mensupport kegiatan Barape’ Sawa’ ini.

“Kami juga sangat mensupport, karena 2 tahun berturut - turut event ini masuk dalam nominasi Kharisma Event Nasional khususnya Gawia Sowa. Juga Desa wisata di Bengkayang ini, Jagoi Babang masuk 50 besar di Tingkat Nasional”, timpalnya.

Windy menyebutkan bahwa Ini merupakan bukti nyata komitmen bersama semua pihak untuk mengoptimalkan dan memperkenalkan destinasi dan event wisata di Kalimantan Barat khususnya Kab. Bengkayang.

“Pada saat pameran kemarin, kita juga membawa Rumah Adat Baluk, yaitu Rumah Adat Dayak Bengkayang dan mendapat juara 2 Tingkat Nasional pada kegiatan HUT Dekranas ke-44 di Solo”, tambahnya.

Ia juga berharap, agar masyarakat Kalbar khususnya Bengkayang mempersiapkan destinasi wisata dan pelayanan terbaik agar bisa dipasarkan di tingkat nasional dan internasional, termasuk juga mensupport para generasi muda.

“Kemudian untuk gen Z Bengkayang, mari ramaikan bersama acara ini, karena kalian adalah penyambung estafet kebudayaan dan menyebarluaskan informasi akan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Bengkayang, dan di Kalimantan Barat pada umumnya. Penting untuk mengetahui tentang budaya - budaya yang ada di Bengkayang khususnya di Kalbar. Karena mereka nantilah yang akan meneruskan dan melestarikan budaya daerah kita ini. Melalui industri pariwisata dan ekraf, kita promosikan budaya dan event serta festival yang dikenalkan kepada masyarakat luas baik dalam negeri maupun wisatawan luar negeri”, tutupnya.

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Sebagai informasi, Kabupaten Bengkayang juga memiliki event-event budaya yang menarik lainnya diantaranya Nyobenkg yang pada tahun 2023 masuk dalam Kharisma Event Nusantara dan pada tahun ini Kabupaten Bengkayang kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara melalui event Gawia Sowa. 

Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan budaya Barape' Sawa' yang berlangsung pada tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2024 bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Selain event pariwisata, Kabupaten Bengkayang juga memiliki prestasi dalam Anugerah Desa Wisata, pada tahun lalu Desa Wisata Cipta Karya masuk dalam 50 besar ADWI dan menjadi Desa Wisata Favorit ADWI 2023 dan pada tahun ini desa wisata Jagoi Babang masuk dalam 50 besar ADWI 2024.(adpim)

Pj. Gubernur Harisson Apresiasi Daerah Yang Berhasil Tekan Angka Stunting

Pj. Gubernur Harisson Apresiasi Daerah Yang Berhasil Tekan Angka Stunting
Pj. Gubernur Harisson Apresiasi Daerah Yang Berhasil Tekan Angka Stunting.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., dengan didampingi Pj. Sekda Provinsi Kalbar, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si., selaku Ketua TPPS Kalbar, memimpin High Level Meeting Percepatan Penurunan Angka Stunting di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024 di Hotel Mercure Pontianak, Senin (27/5/2024).

Agenda tersebut turut dihadiri Bupati/Walikota se- Kalbar atau yang mewakili dan Kepala Bappeda Provinsi, Kabupaten dan Kota se- Kalbar serta beberapa Kepala Perangkat Daerah Kalbar terkait penanganan Stunting.

"Jadi hari ini saya bersama Ketua TPPS Kalbar (Sekda Kalbar), Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bappeda Kalbar dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kalbar," kata Harisson saat diwawancarai media.

Dirinya mengungkapkan dalam rapat ini terdapat beberapa permasalahan yang dialami oleh beberapa Kab/Kota di Kalbar mengenai Stunting dan akan bersama-sama untuk diselesaikan. Namun, tak dipungkiri ada beberapa Kabupaten yang berhasil menurunkan angka Stunting di wilayahnya.

"Tadi ada beberapa permasalahan yang dialami dan akan coba kita selesaikan, dan juga tadi kita melakukan pembelajaran terhadap program-program yang dilakukan oleh Kabupaten/Kota yang berhasil menekan angka Stunting. Diantaranya ada Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sekadau dan Kota Pontianak," ungkapnya.

Harisson berharap kepada Kab/Kota yang angka Stuntingnya masih tinggi untuk bersama-sama mencari solusi dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder dalam menurunkan angka Stunting.

"Mudah-mudahan dengan adanya terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten  Kapuas Hulu, Sekadau dan Kota Pontianak ini dapat membuat Kab/Kota lainnya membuat terobosan yang serupa atau memodifikasi lagi program yang telah dibuat, sehingga penurunan angka Stunting Kalbar mencapai 14 persen sesuai dengan target Nasional pada Tahun 2024 ini," harapnya.

Selanjutnya, dirinya kembali mengajak seluruh Kab/Kota se-Kalbar untuk bersama-sama menurunkan angka Stunting dengan melakukan aksi-aksi nyata kepada anak-anak Stunting.

"Provinsi Kalbar sekarang ini capaiannya 24,5 persen, memang targetnya itu harus 14 persen, maka dari itu perlu terobosan-terobosan yang benar-benar serius dalam rangka menurunkan angka Stunting di angka 14 persen," tutupnya.(wnd)

Hukum

Peristiwa

Pilkada 2024

Kesehatan

Lifestyle

Tekno