Berita Borneotribun.com: Pendidikan Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2024

PWI Kalimantan Barat Gelar Pra Uji Kompetensi Wartawan Berkolaborasi dengan PLN

PWI Kalimantan Barat Gelar Uji Kompetensi Wartawan Berkolaborasi dengan PLN
PWI Kalimantan Barat Gelar Uji Kompetensi Wartawan Berkolaborasi dengan PLN.
PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat akan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi wartawan yang belum memiliki sertifikasi.

Acara ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan di Kalimantan Barat.

Pra UKW yang diselenggarakan oleh PWI Kalimantan Barat kali ini berkolaborasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), khususnya PT PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B).

Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu calon peserta UKW mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diatur dalam undang-undang pers.

Dalam peraturan tersebut, peserta diwajibkan mengikuti Pra UKW sebelum dapat mengikuti UKW yang sesungguhnya.

Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN atas dukungan yang telah diberikan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang sudah mendukung kegiatan-kegiatan PWI Kalimantan Barat. Untuk Uji Kompetensi Wartawan yang saat ini dilaksanakan, ada tiga jenjang, yaitu jenjang Muda, Madya, dan Utama," ujarnya saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan Pra UKW di salah satu hotel di Kota Pontianak pada Kamis (6/6/2024).

Kundori juga menambahkan bahwa setelah Pra UKW ini selesai, kemungkinan besar UKW yang sesungguhnya akan dilaksanakan oleh PWI Pusat pada awal Juni.

"Setelah Pra UKW ini, kemungkinan terbesar pada akhir Juni atau awal Juli nanti akan dilaksanakan UKW yang langsung dipimpin oleh PWI Pusat. Oleh sebab itu, dengan adanya Pra UKW ini menjadi kewajiban peserta sebelum mengikuti UKW nanti," jelasnya.

Di tempat yang sama, Sudarto, Manager Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Pontianak, menyatakan kegembiraannya bisa membantu kegiatan yang dilakukan oleh PWI Kalimantan Barat.

"Tujuan PLN adalah membantu PWI agar dapat menciptakan generasi wartawan yang berkualitas dan berimbang. Bantuan tersebut berupa memfasilitasi kegiatan yang berdekatan dengan wartawan. Dengan adanya fasilitasi ini, kami ingin wartawan yang ada di Kalimantan Barat menjadi wartawan yang profesional dan dapat berkolaborasi bersama PLN," pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan Pra UKW ini, diharapkan para wartawan di Kalimantan Barat dapat meningkatkan kompetensinya sehingga mampu menjalankan tugas jurnalistik dengan lebih baik dan profesional.

Kerjasama antara PWI dan PLN ini merupakan langkah positif dalam mendukung kemajuan pers di Indonesia.

Senin, 03 Juni 2024

Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak

Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak
Pj. Gubernur Harisson Hadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., bersama Pj. Ketua TP-PKK Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., menghadiri Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Muefri, S.H., M.H., di Pendopo Gubernur Kalbar, Senin (3/6/2024).

Prosesi wisuda purnabakti tersebut terasa sangat spesial karena dihadiri dan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. beserta istri.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan ucapan selamat kepada bapak Muefri, S.H., M.H., karena telah melaksanakan amanahnya sebagai abdi negara.

"Saya ucapkan selamat atas momentum purnabakti kali ini dan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas amal bakti yang telah bapak persembahkan di ranah peradilan," ucap Ketua MA RI.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Dirinya meyakini bahwa prosesi wisuda hari ini bukan ceremonial biasa namun merupakan upacara momentum yang menjadi pertanda Bapak Muefri berhasil memasuki masa-masa purnabakti dengan jiwa dan raga yang sehat.

"Tanpa meninggalkan catatan hitam selama perjalanan karir beliau, tidak semua hakim diberikan Anugerah oleh Allah SWT untuk mengalami momen bersejarah seperti ini," ujarnya.

Diakhir sambutannya, dirinya mengapresiasi kepada Bapak Pj. Gubernur Kalbar beserta para Forkopimda Kalbar yang telah ikut hadir dalam prosesi wisuda purnabakti ini.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
"Bagi saya bapak/ibu yang hadir disini merupakan suatu pertanda adanya hubungan baik yang telah terjalin antara lembaga peradilan dan pemerintah setempat. Untuk itu dengan terjalinnya hubungan baik ini saya ucapkan terima kasih," tutupnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Harisson mengucapkan selamat atas purna bakti dari Ketua Pengadilan Tinggi Muefri, S.H., M.H.

Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. (Adpim Pemprov Kalbar)
“Terima kasih kepada Bapak Muefri, atas dedikasi yang diberikan untuk Kalimantan Barat selama mengemban tugas sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak. Semoga silaturahmi kita terus dapat terjaga, semoga bapak diberikan kesehatan, dan selamat menikmati masa purna tugas dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta”, ucap Harisson.

Usai menghadiri prosesi wisuda tersebut, Pj. Gubernur Kalbar dan Pj. Ketua TP-PKK Kalbar saling bertukar cinderamata kepada Ketua Mahkamah Agung RI beserta istri.(wnd)

Kamis, 30 Mei 2024

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bengkayang Berharap Penyegelan SDN 10 Tuba Pasak Segera Terselesaikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono. (Borneotribun/Tino)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono. (Borneotribun/Tino)
BENGKAYANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono turut menangapi kejadian Penggembokan pagar SDN 10 Tuba Pasak di Dusun Tuba Pasak, Desa Tubajur,  Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Kamis, 30 Mei 2024.

Heru Pujiono menuturkan bahwa masalah tersebut sudah Dilaporkan oleh pihaknya ke Balai Dinas PUPR Kalimantan Barat yang menangani pekerjaan tersebut.

"Iya, kami sudah laporkan kejadian penyegelan itu, kami hanya menghimbau  masalah ini agar di selesaikan dengan komunikasi dengan pihak-pihak terkait," tutur Heru Pujiono saat di konfirmasi media ini melalui pesan singkat. Kamis, 30 Mei 2024.

Dirinya juga menghimbau semoga permasalahan yang timbul antara pihak warga penyedia material dan PT Kreasindo Putra Bangsa tersebut, jangan sampai menganggu psikologis guru dan murid dalam melakukan proses pembelajaran di sekolah.

"Kami juga sangat menghargai pihak-pihak yang bermasalah supaya mari kita sama-sama mencari jalan keluar masalahnya antar kedua belah pihak. Dan juga bagaimana kejadian ini tidak menggangu proses KBM, karena sebentar lagi anak-anak akan melaksanakan ulangan sehingga psikologis mereka jagan sampai terganggu," tutup Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono.

Penulis: Tino

Pagar SDN 10 Tuba Pasak Bengkayang Digembok, Akibat PT Kreasindo Putra Bangsa Tak Bayar Material Warga

Pagar SDN 10 Tuba Pasak Bengkayang Digembok, Akibat PT Kreasindo Putra Bangsa Tak Bayar Material Warga
Pagar SDN 10 Tuba Pasak Bengkayang Digembok, Akibat PT Kreasindo Putra Bangsa Tak Bayar Material Warga.
BENGKAYANG – Proyek Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Sarana Permukiman Kalimantan Barat dengan pekerjaan  rehabilitasi dan renovasi sarana dan prasarana sekolah Tahun 2022 -2023 dengan anggaran ( Rp. 32,956.687.688 ), dengan pelaksana PT Kreasindo Putra Bangsa di Kabupaten Bengkayang bermasalah.

Pasalnya pihak pelaksana proyek yakni PT Kreasindo Putra Bangsa diduga tidak membayar tunggakan material dan tunggakan warung kepada warga setempat dengan nominal yang  fantastis dengan total Rp.359.256.000, saat mengerjakan proyek SDN 10 Tuba Pasak, di Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang.

Akibat hal tersebut, warga setempat melakukan aksi dengan menyegel pagar sekolah dan menggembok dengan rantai pagar SDN 10 Tuba Pasak tersebut pada   Rabu, 29 Mei 2024.

Thomas (42) salah satu warga yang ikut melakukan aksi tersebut mengatakan bahwa, penyegelan pagar SDN 10 Tuba Pasak tersebut tidak menghambat murid untuk belajar. Dan belajar mengajar tetap seperti biasa dilakukan hanya saja pintu pagar utama yang di gembok dengan rantai. 

"Kami minta pertanggung jawaban dari PT Kreasindo Putra Bangsa karena sudah kurang lebih 2 Tahun ini tidak ada inisiatif, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan pendidikan anak-anak kami, tetapi saya dirugikan oleh PT Kreasindo Putra Bangsa dalam hal pembangunan SDN 10 Tuba Pasak ini, karena saya juga yang menyiapkan material yang sampai saat ini belum ada pembayaran dari pihak PT," ungkap Thomas warga setempat kepada media ini. Rabu, 29 Mei 2024.

Ia juga menjelaskan sudah berbagai macam opsi yang mereka lakukan, bahkan sempat bertemu dengan pihak perusahaan pelaksana tetapi tidak ada hasilnya. Dan sejauh ini pihak PT Kreasindo Putra Bangsa tidak memberikan harapan yang berarti.

"Saya selaku warga jadi seolah-olah seperti di manfaatkan dan dibohongi, adapun saya dan teman-teman berharap pihak perusahaan ada itikad baiknya menyelesaikan tanggung jawab mereka terhadap material yang sudah kami keluarkan," ujar Thomas.

Tangapan Pihak Sekolah Terkait Penyegelan SDN 10 Tuba Pasak.

Ditempat terpisah, Kepala Sekolah SDN 10 Tuba Pasak, Suhanda mengatakan bahwa dengan adanya penyegelan yang dilakukan oleh pihak yang dirugikan pihak nya tidak merasa keberatan, bahkan sebelum melakukan penyegelan warga setempat juga telah memberitahukan hal tersebut.

"Saya tidak keberatan karena itu hak mereka untuk penyegelan nya dan sudah jelas permasalahannya itu hak mereka kami juga tidak dapat mengatakan bahwa itu tidak boleh,"ucap Kepsek SDN 10 Tuba Pasak.

Namun di sisi lain, menurut Suhanda, yang menjadi masalah adalah untuk proses pembelajaran hal tersebut sedang pihaknya pikirkan, karena dengan adanya penyegelan tersebut Proses pembelajaran agak sedikit terganggu.

"Waktu proses pembangunan saja kami melaksanakan pembelajaran mengajar di gedung gereja kemudian, di posyandu dan rumah masyarakat. Kami terpencar kadang satu guru ke guru yang lain dalam satu minggu bisa tidak bertemu, jadi permasalahannya dengan tugas pokok kami. Akibat nya kami tidak dapat belajar disitu, kami juga merasakan kalau berada dalam posisi mereka yang melakukan penyegelan sekolah itu, dan mungkin kami bisa juga melakukan hal yang sama seperti mereka dan itu bukan dana yang sedikit yang mereka tutut," tutur Suhanda.

Kejadian penyegelan tersebut pun sudah di kabarkan oleh Kepala Sekolah kepada pihak Dinas PUPR Kalbar, dengan mengirimkan dokumentasi penyegelan yang dilakukan oleh warga setempat.

"Masalah ini saya sudah komunikasikan dengan Dinas PUPR Kalbar, saya juga mohon untuk bagaimana bisa cepat diselesaikan. Tetapi sampai dengan detik ini belum ada tanggapan," tutup Suhanda.

Selanjutnya, Ketua Komite SDN 10 Tuba Pasak, Ahon menjelaskan permasalahan tersebut terjadi karena pihak PT Kreasindo Putra Bangsa telah melakukan wanprestasi terhadap warga setempat.

"Kami selaku komite tidak bisa melarang ada nya penyegelan ini, ya mau apa lagi kalau sudah terjadi. Kami berharap dan meminta kepada pelaksa PT. Keriasindo Putra Bangasa untuk menyelesaikan permasalah ini agar belajar mengajar di sekolah ini tidak terganggu dengan persoalan yang ada, kasian dengan anak anak yang sekolah disini menjadi beban melihat pagar sekolah nya di gembok dengan rantai," jelas Ahon.

(Tino)

Rabu, 29 Mei 2024

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di PAUD Anak Bangsa

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa
Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
SEKADAU – Kedatangan personel Satlantas Polres Sekadau, dalam program "Polisi Sahabat Anak", yang dipimpin oleh Kanit Kamsel Aipda Yuni Iswandi membawa warna baru dalam kegiatan belajar mengajar di Paud Anak Bangsa, Desa Engkresik, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (28/5/2024).

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah Paud Anak Bangsa, Desy Andayani, yang menyampaikan terima kasih kepada Satlantas Polres Sekadau. Respon positif juga datang dari para orang tua yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan.

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Sementara itu, dalam sambutannya, Aipda Yuni, bersama personel Polwan Satlantas Polres Sekadau menyampaikan pesan tentang pentingnya tertib berlalu lintas kepada dewan guru, para orang tua dan juga anak-anak Paud.

"Polisi Sahabat Anak adalah program untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang lalu lintas. Kami ingin anak-anak terbiasa dengan aturan berlalu lintas sejak dini," jelas Aipda Yuni.

Personel Satlantas Polres Sekadau tidak hanya menyajikan materi edukatif, tetapi juga menghadirkan interaksi dan keseruan dalam pembelajaran dengan menggunakan media visual berupa rambu-rambu lalu lintas yang disesuaikan untuk anak-anak.

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kasi Humas AKP Agus Junaidi, mengatakan program Polisi Sahabat Anak yang dilaksanakan oleh Satlantas, tidak hanya tentang edukasi lalu lintas, tetapi juga mengusung nilai-nilai keselamatan dan kedisiplinan yang penting untuk membentuk karakter anak-anak di masa depan.

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
"Kami berharap dengan kegiatan ini, anak-anak dapat melihat polisi bukan hanya sebagai sosok yang menegakkan aturan, tetapi juga sebagai sosok yang peduli dan mendukung perkembangan mereka," ujarnya.

Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
Satlantas Polres Sekadau Bawa Keceriaan dan Edukasi di Paud Anak Bangsa. (Humas Polres Sekadau/Borneotribun)
"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan melibatkan anak-anak dalam upaya menjaga keselamatan berlalu lintas serta membangun lingkungan yang lebih aman dan tertib," pungkasnya.

Selasa, 28 Mei 2024

Magang Luar Negeri Jadi Alternatif Milenial Berkarier

Focus Group Discussion membahas program magang kerja di luar negeri. (AMSI Kalbar)
Focus Group Discussion membahas program magang kerja di luar negeri. (AMSI Kalbar)
PONTIANAK - PT Pontianak Media Sejahtera, atau Insidepontianak.com, gelar Focus Group Discussion membahas program magang kerja di luar negeri.

FGD ini dilaksanakan di Aula Hadari Nawawi IKIP PGRI Pontianak, Rabu (29/5/2024) pagi. Kegiatan ini merupakan program kolaborasi bersama Disnakertrans Kalbar, Prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak, dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar.

Focus Group Discussion membahas program magang kerja di luar negeri.
Focus Group Discussion membahas program magang kerja di luar negeri. (AMSI Kalbar)
Adapun tema FGD tersebut yaitu: “Mangang Luar Negeri Jadi Alternatif Milenial Berkarier.”
Acara ini berlangsung secara tatap muka, dan juga dapat disaksikan secara daring lewat live streaming Facebook @insidepontianak.com.

Direktur PT Pontianak Media Sejahtera, Muhlis Suhaeri mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan informasi seluas-luasnya kepada pencari kerja tentang peluang magang kerja di luar negeri yang difasilitasi pemerintah.

"Harapannya, informasi yang disajikan dari diskusi nanti bisa dipahami oleh para pencari kerja, bagaimana alur dan persyaratan untuk bisa mendapatkan kesempatan program magang kerja ke luar negeri," kata Muhlis Suhaeri, Selasa (29/5/2024).

Magang ke luar negeri sendiri, merupakan program pemerintah untuk memberikan banyak pengalaman kerja berharga, bagi calon tenaga kerja milenial, khususnya mereka yang berada di Kalbar.Namun, untuk mendapatkan kesempatan tersebut tentu ada sejumlah syarat-syarat yang mesti dipenuhi. Mulai dari pengetahuan, hingga skill yang baik.

"Karena itulah, melalui kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan informasi bagi pencari kerja tentang peluang magang di luar negeri," kata Pj Ketua AMSI Kalbar tersebut.

Muhlis menyebut, kegiatan tersebut dilaksanakan melibatkan mahasiswa IKIP PGRI Pontianak, dan mahasiswa lintas kampus di Kalimantan Barat, dam perwakilan siswa SMK 3 dan SMK 6 Pontianak.

"Total peserta kita targetkan 100 orang," ujarnya.

Mahasiswa dan siswa SMK itu dinilai penting mengikuti kegiatan FGD ini, sebagai wadah untuk mencari pengetahuan sebelum mereka terjun ke dunia kerja.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut di antaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Kepala Dinas Pendidikan, dan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan.

Sabtu, 25 Mei 2024

Ayo Daftar, SMK Amaliyah Buka Beasiswa Jurusan Perikanan Air Tawar, Loh

Gedung SMK Amaliyah Sekadau dan Pamflet penerimaan siswa baru. (Dokumentasi)
Gedung SMK Amaliyah Sekadau dan Pamflet penerimaan siswa baru. (Dokumentasi)
SEKADAU - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Amaliyah Sekadau saat ini sudah membuka pendaftaran bagi calon siswa - siswi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. bagi peminat, pendaftaran telah dibuka sejak 15 Januari sampai 10 Juli mendatang.

SMK Amaliyah merasakan salah satu sekolah kejuruan swasta yang sudah puluhan tahun dan menelurkan ribuan alumni trampil dan siap kerja di Kabupaten Sekadau.

Terhitung sudah 32 tahun, sekolah ini beridiri dibawah yayasan Amaliyah. Seiring perkembangan jaman, SMK ini juga mengembangkan jurusan, setidaknya ada 5 jurusan saat ini, yakni, Multimedia, TKJ, MP (manegeman perkantoran), AKL (akutansi) dan APAT (Perikanan).

Sekolah ini menyediakan berbagai fasilitas penunjang pendidikan bagi anak didiknya. Terdapat guru-guru dengan kualitas terbaik yang kompeten dibidangnya.

Kegiatan penunjang pembelajaran seperti ekstrakurikuler (ekskul), organisasi siswa, komunitas belajar, tim olahraga, dan perpustakaan sehingga siswa dapat belajar secara maksimal. Proses belajar dibuat senyaman mungkin bagi murid dan siswa.

Gedung SMK Amaliyah Sekadau dan Pamflet penerimaan siswa baru. (Dokumentasi)
Gedung SMK Amaliyah Sekadau dan Pamflet penerimaan siswa baru. (Dokumentasi)
Ketua panitia penerimaan calon siswa-siswi baru, SMK Amaliyah, Lukman mengatakan, 
saat ini,  juga membuka peluang bagi putra - puti lulusan SMP/Sederajat untuk menjadi tenaga trampil dibidang perikanan.

"Bagi pendaptar yang berminat dengan jurusan ini,  kami dari pihak  sekolah meberikan beasiswa," kata Lukman.

Yang lolos seleksi masuk dalam jurusan perikanan air tawar ini, akan mendapatkan fasilitas seperti, beasiswa biaya pendidikan atau  SPP sert biaya Gedung.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan tempat tinggal gratis, gratis dalam hal pasilitas praktek jurusan APAT setiap saat.

Dijelaskan Lukman, untuk penyerahan berkas pendaftaran dapat diantar sejak 15 Januari sampai pada 12 Juni 2024.

pantia pekerjaan juga membuka pendaftaran secara online melalui laman: http://smkamaliyah-ska.sch.id. atau dapat menghubungi admin, dengan kontak (0812 55239080). 

(Arni Lintang)

Sabtu, 18 Mei 2024

Semarak Bulan Merdeka Belajar, Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Semarak Bulan Merdeka Belajar, Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Semarak Bulan Merdeka Belajar, Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan.
PONTIANAK - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024 dan turut menyemarakkan Bulan Merdeka Belajar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Pameran Bulan Merdeka Belajar yang dibuka secara langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari, S.Sos., M.Si., di Taman Sepeda Universitas Tanjungpura Pontianak, Jum'at (17/05/2024). 

Dalam sambutannya Pj. Sekda Kalbar Mohammad Bari menyatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk membangun bangsa yang maju dan sejahtera. 
Adapun upaya yang dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah dengan meluncurkan dan melaksanakan program Merdeka Belajar. 

Semarak Bulan Merdeka Belajar, Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Semarak Bulan Merdeka Belajar, Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan.
"Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat. Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya”, ungkap Bari.

Kemudian, ia menyebutkan bahwasanya saat ini para Mahasiswa yang berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam Kampus. 

“Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi. Kepada para siswa dan siswi, saya harap kalian dapat belajar dengan giat dan penuh semangat. Gunakanlah kesempatan ini untuk mengembangkan bakat dan potensi diri kalian," imbuhnya.

Pria yang biasa disapa Bari itu menyebutkan seperti yang disampaikan Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam pidatonya di Upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu, bahwa wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar ini.

Namun dirinya berpesan bahwa tugas dalam meningkatkan pendidikan belum selesai. Semua yang telah dijalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan.

"Selaras dengan hal – hal yang disampaikan oleh Bapak Mendikbudridtek, saya berharap kita semua insan-insan pendidikan Kalimantan Barat dapat bersatu padu meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat dan mengoptimalkan gerakan merdeka belajar. Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap anak di Kalimantan Barat mendapatkan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu Bari mengapresiasi para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasinya dalam mencerdaskan anak bangsa. 

"Saya harap para guru dan tenaga kependidikan dapat terus meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan kompetensinya," tutur Bari.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bari meminta kepada yang hadir pada acara tersebut untuk bersama – sama menyemarakkan Bulan Merdeka Belajar dengan adanya salah satu pameran. 

Pameran ini diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Barat. Di sini, para peserta pameran menampilkan berbagai karya dan inovasi mereka dalam bidang pendidikan.

"Saya berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah dan guru-guru di Kalimantan Barat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini," pungkasnya.(rfa)mereka merasa merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya”, ungkap Bari.

Kemudian, ia menyebutkan bahwasanya saat ini para Mahasiswa yang berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam Kampus. 

“Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi. Kepada para siswa dan siswi, saya harap kalian dapat belajar dengan giat dan penuh semangat. Gunakanlah kesempatan ini untuk mengembangkan bakat dan potensi diri kalian," imbuhnya.

Pria yang biasa disapa Bari itu menyebutkan seperti yang disampaikan Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam pidatonya di Upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu, bahwa wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar ini.

Namun dirinya berpesan bahwa tugas dalam meningkatkan pendidikan belum selesai. Semua yang telah dijalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan.

"Selaras dengan hal – hal yang disampaikan oleh Bapak Mendikbudridtek, saya berharap kita semua insan-insan pendidikan Kalimantan Barat dapat bersatu padu meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat dan mengoptimalkan gerakan merdeka belajar. Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap anak di Kalimantan Barat mendapatkan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu Bari mengapresiasi para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasinya dalam mencerdaskan anak bangsa. 

"Saya harap para guru dan tenaga kependidikan dapat terus meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan kompetensinya," tutur Bari.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bari meminta kepada yang hadir pada acara tersebut untuk bersama – sama menyemarakkan Bulan Merdeka Belajar dengan adanya salah satu pameran. 

Pameran ini diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Barat. Di sini, para peserta pameran menampilkan berbagai karya dan inovasi mereka dalam bidang pendidikan.

"Saya berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah dan guru-guru di Kalimantan Barat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini," pungkasnya.(rfa)

Senin, 06 Mei 2024

Disdikbud Kapuas Hulu Catat 8.302 Pelajar Ikuti Ujian Akhir Sekolah

Disdikbud Kapuas Hulu Catat 8.302 Pelajar Ikuti Ujian Akhir Sekolah
Siswa SDN 22 Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat sedang mengikuti pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS), Senin (06/05/2024). ANTARA (Teofilusianto Timotius)
KAPUAS HULU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), telah mencatat partisipasi sebanyak 8.302 pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang dilaksanakan di 23 kecamatan.

"Ujian sedang berlangsung, baik yang dilakukan secara praktik maupun teori. Sejauh ini masih berlangsung lancar, mudah-mudahan tidak ada kendala," ungkap Kepala Disdikbud Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi, dalam wawancara di Putussibau, Senin.

Menurut Petrus, dari total peserta ujian tersebut, 4.726 siswa berasal dari tingkat SD, sementara 3.577 siswa berasal dari tingkat SMP.

Pelaksanaan ujian berlangsung di setiap satuan pendidikan yang tersebar di 23 kecamatan, dilakukan secara tatap muka atau di luar jaringan (luring) mulai tanggal 29 April hingga 11 Mei 2024.

Saat pelaksanaan ujian, aktivitas belajar mengajar di sekolah untuk peserta didik lainnya dihentikan sementara, dengan instruksi agar mereka belajar di rumah.

Petrus menekankan pentingnya agar satuan pendidikan mengikuti prosedur ujian sesuai dengan edaran DIsdikbud Kabupaten Kapuas Hulu Nomor 400.3.3/303/DPD/PD tertanggal 27 Maret 2024. Dia juga menyoroti perlunya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik selama ujian berlangsung.

Sementara itu, Petrus juga mengajak orang tua dan wali murid untuk terus mendukung proses pembelajaran serta pelaksanaan ujian bagi peserta didik.

Dalam konteks peserta didik yang mengikuti ujian dari rumah, Petrus menegaskan perlunya pengawasan dari orang tua dan masyarakat sekitar.

Oleh: Antara/Teofilusianto Timotius
Editor: Yakop

Kamis, 02 Mei 2024

Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi

Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi
Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
SEKADAU – Polres Sekadau melalui Satlantas menggelar program Wisata Edukasi "Polisi Sahabat Anak". Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anak-anak TK Santa Maria Goreti dari Simpang 4 Kayu Lapis, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (2/5/2024) pagi.

Antusiasme terlihat jelas di wajah anak-anak saat mereka dijemput oleh anggota Satlantas menggunakan Bus Polres Sekadau. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Pandi, bersama KBO Satlantas IPDA Alexander Aldo, dan seluruh anggota Satlantas Polres Sekadau.

Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
“Kami berpesan kepada para orang tua agar tidak menakut-nakuti anak dengan Polisi. Kehadiran Polisi adalah untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dan Polisi juga sahabat anak,” ujar IPTU Pandi saat membuka kegiatan Wisata Edukasi.

Hal senada juga disampaikan oleh IPDA Aldo, bahwa program Wisata Edukasi merupakan wujud kepedulian Polri, terhadap masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memberikan penyuluhan dan pembinaan.

Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
“Melalui program ini, kami ingin menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak, serta mengenal sosok Polisi yang ramah dan humanis,” jelasnya.

Kegiatan Wisata Edukasi ini dikemas dengan berbagai aktivitas menarik dan edukatif. Anak-anak diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas.

Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
Polisi Sahabat Anak, TK Santa Maria Goreti Kunjungi Polres Sekadau dalam Program Wisata Edukasi. (Humas Polres Sekadau)
Tak hanya itu, mereka juga diajak berkeliling ruangan kerja dan tempat pelayanan publik di Polres Sekadau dengan dipandu para Polwan yang ramah dan humanis. Program Wisata Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024

Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024. (Borneotribun/Tino)
Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024. (Borneotribun/Tino)
LANDAK – Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, Sejumlah Guru dan Murid Sekolah Dasar Negeri 27 Bonsor yang berada di Dusun Bonsor, Desa Tolok, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat melaksanakan Upacara Bendera. Kamis, 2 Mei 2024.

Meskipun terbilang berada di daerah Pedalaman, dengan kondisi jalan yang masih sulit di lalui. Hal itu tidak menyurutkan semangat para guru dan muridnya untuk memperingati hari yang bersejarah tersebut, terlihat guru dan murid dengan hikmat dan lancar dalam melakukan kegiatan upacara di Hari Pendidikan Nasional tersebut.

Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024. (Borneotribun/Tino)
Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024. (Borneotribun/Tino)
Kepala Sekolah SDN 27 Bonsor, Mega Selfia,S.Pd.,Gr menjelaskan Hari Pendidikan Nasional adalah hari yang bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia, menurutnya hal itu  merupakan penghormatan kepada seorang tokoh yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan di Indonesia yakni Ki Hajar Dewantara 

"Kita hari ini menghormati dan mengenakan jasa pahlawan Pendidikan kita yaitu Bapak Ki Hajar Dewantara, ia adalah seorang pendidik dan pemikir besar, dikenal sebagai pelopor pendidikan di Indonesia. Kelahirannya pada tanggal 2 Mei menjadi titik tolak penting dalam sejarah pendidikan di tanah air, sehingga ditetapkan di kalender," ungkap Mega Selfia.

Ia juga menuturkan, bahwa sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, kita harus menjadi generasi yang berguna dan berkontribusi untuk memajukan dan mengembangkan Pendidikan walaupun kita berada di pelosok Negeri sekalipun.

Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024
Kepsek SDN 27 Bonsor Ajak Murid Mengetahui Filosofi Pendidikan di Momen Hari Pendidikan Nasional 2024. (Borneotribun/Tino)
"Pendidikan ini penting harus semangat dan giat belajar, Ingat filosofi Pendidikan yang di cetuskan oleh Ki Hajar Dewantara, untuk itu raihlah cita-cita kalian dan banggakan orang tua kalian" tutup Mega selfia.

Kemudian setelah melakukan Upacara Bendera Memperingati Hari Pendidikan Nasional, semua murid SDN 27 Bonsor dan Guru melakukan kegiatan minum sehat bersama.

(Tino)

Kamis, 28 Maret 2024

Pj Gubernur Kalbar Terima Audiensi Dekan Fakultas Kehutanan Untan

Pj Gubernur Kalbar Terima Audiensi Dekan Fakultas Kehutanan Untan
Pj Gubernur Kalbar Terima Audiensi Dekan Fakultas Kehutanan Untan.
PONTIANAK - Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harsison, M.Kes. menerima audiensi Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., MP. beserta jajarannya di Ruang Kerja Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (28/3/2024).

Usai audiensi, Dekan Fakultas Kegiatan UNTAN, Farah Diba mengatakan bahwa audiensi kali ini dalam rangka meminta PJ Gubernur Provinsi Kalimantan Barat untuk menjadi Keynote Speaker pada seminar Internasional yaitu seminar ke 16 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 dan 11 September di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura.

Dimana pada kegiatan ini pesertanya adalah dari seluruh mahasiswa Fakultas Kehutanan Se Indonesia maupun Institusi Kehutanan yang berada di Luar Negeri. 

"Jadi seminar ini tentang kehutanan dan lingkungan. Kami ingin mendukung kehutanan di Kalimantan Barat agar bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat baik melalui program perhutanan sosial, peningkatan industri, peningkatan dari HTI dan juga hutan alam yang lebih hijau berkelanjutan dan bermanfaat untuk peningkatan Indeks Pembangunan di Kalimantan Barat," jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga menyampaikan bahwa selain Bapak PJ Gubernur Kalimantan Barat menjadi Keynote Speaker juga akan ada juga dari Amerika Serikat, Jepang, China, Singapura dan dari Inggris.

"Jadi akan cukup lengkap meninjau hutan dari sisi pohonnya, hasil kayunya, kemudian Flora, Fauna, konservasinya juga kebijakan - kebijakan dan terkait ekonomi dari kehutanan itu sendiri," tutupnya.(irf)

Kamis, 21 Maret 2024

PMII Pontianak Raya Mendukung Kebijakan Polresta Pontianak tentang Jam Malam bagi Anak Pelajar di Bulan Ramadhan

PMII Pontianak Raya Mendukung Kebijakan Polresta Pontianak tentang Jam Malam bagi Anak Pelajar di Bulan Ramadhan
PMII Pontianak Raya Mendukung Kebijakan Polresta Pontianak tentang Jam Malam bagi Anak Pelajar di Bulan Ramadhan.
PONTIANAK - Pergerakan  Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pontianak Raya menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh POLRESTA Kota Pontianak dalam menerapkan jam malam bagi anak pelajar hingga pukul 22.00 WIB Langkah ini diambil untuk mengurangi kasus kekerasan atau perkelahian di kota Pontianak.

Dalam keterangan resminya, Ketua PMII Pontianak Raya, HUSNI KURNIAWAN, mengatakan bahwa langkah yang diambil oleh Polresta Pontianak merupakan langkah yang sangat tepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan sekitarnya. "Kami mendukung kebijakan Polresta Pontianak karena langkah ini sejalan dengan upaya mencegah terjadinya tindakan kekerasan atau perkelahian yang sering terjadi di kalangan pelajar," ujar Husni Kurniawan.

Selain itu, Novianti, Ketua Kopri PMII Pontianak Raya juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka di luar rumah, terutama pada jam malam. "Kami juga mengajak orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi dan mengarahkan anak-anak mereka, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun di rumah," tambahnya.

Kebijakan jam malam bagi anak pelajar ini diyakini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi muda di Kota Pontianak. PMII Pontianak Raya berharap agar langkah ini dapat diikuti dengan upaya-upaya lain yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Pontianak.

Minggu, 10 Maret 2024

Dinas Pendidikan Kalimantan Barat Bantu Siswa Desa Terpencil dengan Sepatu Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastaria memasang sepatu kepada salah satu siswi SDN 11 Tanjung Lokang Kecamatan Putussibau Selatan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur, di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Disdikbud Kalbar. (Teofilusianto Timotius)
KAPUAS HULU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat telah memberikan bantuan berupa sepatu sekolah kepada siswa di Desa Tanjung Lokal, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, sebuah daerah terpencil yang terletak di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

"Siswa SDN 11 Tanjung Lokang memiliki semangat belajar yang luar biasa, mereka tinggal di Hulu Sungai Kapuas, yang merupakan lokasi terjauh dan terpencil dari pusat kota. Di sana, sangat diperlukan adanya SMP," kata Rita Hastarita di Putussibau Kapuas Hulu pada hari Sabtu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastaria memasang sepatu kepada salah satu siswi SDN 11 Tanjung Lokang Kecamatan Putussibau Selatan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur, di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Disdikbud Kalbar. (Teofilusianto Timotius)
Rita menyatakan bahwa sekitar 50 persen anak di Desa Tanjung Lokang putus sekolah karena tidak adanya SMP di desa tersebut.

"Walaupun ada beberapa anak yang ingin melanjutkan ke SMP, mereka harus pergi ke pusat Kecamatan Putussibau Selatan atau ke Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu," tambah Rita.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu perlu membangun gedung SMP di Tanjung Lokang.

"Desa tersebut terletak sangat jauh, akses ke Tanjung Lokang hanya bisa dilakukan melalui sungai dengan perahu motor melawan arus yang sangat deras di Hulu Sungai Kapuas, kondisi ini benar-benar ekstrem," ujar Rita.

Rita mengaku sengaja mengunjungi Desa Tanjung Lokang untuk mengantarkan bantuan 53 pasang sepatu sekolah kepada siswa dan siswi di daerah tersebut, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi siswa dan fasilitas pendidikan di daerah terpencil tersebut.

Rita menjelaskan bahwa perjalanannya menghabiskan waktu 12 jam melalui jalur darat dari Kota Pontianak menuju Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, dan kemudian 6 jam lagi melalui jalur sungai untuk sampai ke Tanjung Lokang.

"Perjalanan kami penuh dengan rintangan, terutama di lokasi-lokasi seperti riam bakang yang memiliki arus sungai deras dan ekstrem, namun kami bersama tim berhasil melewatinya untuk sampai ke Tanjung Lokang," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastaria memasang sepatu kepada salah satu siswi SDN 11 Tanjung Lokang Kecamatan Putussibau Selatan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur, di wilayah pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Disdikbud Kalbar. (Teofilusianto Timotius)
Rita memberikan pesan kepada siswa dan siswi SDN Tanjung Lokang untuk tetap semangat dalam mengejar cita-cita mereka sebagai generasi penerus bangsa.

"Walaupun berada di daerah terpencil, saya yakin anak-anak di pedalaman ini memiliki semangat yang sama dengan anak-anak di perkotaan, dan saya yakin mereka mampu bersaing dan meraih prestasi di sekolah untuk mencapai cita-cita mereka," tambahnya.

Dalam kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Perwakilan Faji Kapuas Hulu beserta Tim Rumah Zakat Kalimantan Barat.

Sumber: Antara/Teofilusianto Timotius
Editor: Yakop

Kamis, 07 Maret 2024

PWI Sekadau Goes To School ke SMKN 1 Sekadau, Beri Sosialisasi Jurnalistik

PWI Sekadau Goes To School ke SMKN 1 Sekadau, Beri Sosialisasi Jurnalistik
PWI Sekadau Goes To School ke SMKN 1 Sekadau, Beri Sosialisasi Jurnalistik.
SEKADAU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau melaksanakan program ‘PWI Sekadau Goes To School’, Kamis, 7 Maret 2024. Kali ini, PWI Sekadau mendatangi SMK Negeri 1 Sekadau. 

PWI Sekadau Goes To School merupakan salah satu program unggulan PWI Sekadau dalam rangka memberikan sosialisasi jurnalistik kepada para pelajar di Kabupaten Sekadau.

“Kami atas nama Pengurus PWI Sekadau mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMK Negeri 1 Sekadau beserta jajaran yang telah bersedia sekolahnya kami kunjungi. Kami berharap ke depan kerja sama ini bisa ditingkatkan,” ujar Ketua PWI Kabupaten Sekadau, Dina Mariana. 

Dalam paparan materinya, Dina juga menyampaikan tentang perbedaan produk jurnalistik dan media sosial. Dijelaskannya, produk jurnalistik dan media sosial memiliki perbedaan, seperti output, cara produksi, sistem kerja dan tanggung jawab hingga batasan dalam penyampaian informasi. 

“Jadi, kami ingin menyampaikan kepada para pelajar bahwa produk jurnalistik dan media sosial itu berbeda. Harapan kami, melalui kegiatan ini para pelajar minimal tahu tentang jurnalistik dan dalam menggunakan media sosial mereka dapat memilah informasi secara bijak,” ucapnya.

Dia mengaku senang dengan antusiasme para pelajar dalam mengikuti sosialisasi ini. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan para pelajar tersebut. 

“Artinya ini menunjukkan keingintahuan mereka tentang jurnalistik, tentang profesi wartawan. Tentu kami sangat senang dan menyambut baik hal itu. Bahkan, ketika kami berikan pertanyaan, mereka juga mampu menjawabnya,” jelas Dina. 

Program PWI Sekadau Goes To School ini dilaksanakan dengan menyasar pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Sekadau. Dina pun berharap, kehadiran PWI Kabupaten Sekadau dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung program-program Pemkab Sekadau. 

“Kami juga terus membuka diri, membangun komunikasi, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program yang ada bisa terwujud,” tukas Dina.

Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme

Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme
Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.
PONTIANAK – Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) menjadi tuan rumah Dialog Publik bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme” pada hari Rabu (6/3). Kegiatan ini diselenggarakan oleh BEM SI Wil Kalbar dan FKBK dengan menghadirkan 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kota Pontianak.

Dekan UM Pontianak, Anshari, S.H., M.H., dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya dialog publik ini. Ia menekankan pentingnya membangun sinergitas antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah dalam mencegah penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme.

Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme
Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang bahaya radikalisme, intoleransi, dan terorisme. Mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi penerus bangsa harus dibentengi dari paham-paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Anshari.

Kabid Poldagri Kesbanpol Kota Pontianak, Nur Radliyanti, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen moderasi dan perdamaian. Kami berharap dialog publik ini dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk mencegah penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme di lingkungan kampus dan masyarakat,” kata Nur Radliyanti.

Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme
Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.
Dialog publik ini menghadirkan narasumber yang memaparkan materi dari berbagai sudut pandang. 

Akademisi UM Pontianak, Anshari, S.H., M.H. menjelaskan pengertian radikalisme, intoleransi, dan terorisme, serta peran mahasiswa dalam mencegahnya. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai anti radikalisme, intoleransi, dan terorisme pada generasi muda. Anshari juga memberikan pemahaman tentang peran moderasi beragama dan ideologi bernegara, Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahada.

Kabid Poldagri Kesbanpol Kota Pontianak, Nur Radliyanti, S.Sos., M.Si. berbagi pengalaman dan tips dalam mencegah penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme di lingkungan keluarga. Ia menghimbau mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Nur Radliyanti juga menjelaskan program dan kegiatan Kesbangpol Kota Pontianak dalam menangkal paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme.

Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme
Dialog Publik Mengupas Peran Mahasiswa dalam Mencegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme.
Mantan Napiter, Salim Bin Saliyo Als Panji Gumbara/Panji Ghurobah berbagi pengalamannya tentang bagaimana ia terpapar paham radikalisme dan terorisme. Ia menjelaskan faktor-faktor yang mendorong seseorang terpapar paham radikalisme dan terorisme. Salim Bin Saliyo memberikan nasihat kepada mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan dan selalu mengedepankan akal sehat.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang antusias dari para peserta. Pertanyaan yang diajukan beragam, mulai dari strategi pencegahan radikalisme di lingkungan kampus, hingga peran mahasiswa dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Dialog publik ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada narasumber. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari para peserta.

Hukum

Peristiwa

Pilkada 2024

Kesehatan

Lifestyle

Tekno