Tim SAR Temukan Mayat Pria Terseret Arus Sungai Di Sidrap
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Minggu, 25 September 2022

Tim SAR Temukan Mayat Pria Terseret Arus Sungai Di Sidrap

Ikuti kami:
Google
Tim SAR Temukan Mayat Pria Terseret Arus Sungai Di Sidrap
Tim SAR Gabungan saat menemukan mayat supir truk yang terseret arus sungai di Sidrap, Sulsel, Sabtu (24/09/2022).
borneotribuncom, Makassar - Tim SAR gabungan Sulawesi Selatan berhasil menemukan kernet sopir truk yang terbawa arus sungai di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan pada pencarian hari kedua, Sabtu.

Saha (14), kernet sopir truk yang dilaporkan terbawa arus di Sungai Bela Riase Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban sebelumnya dilaporkan terbawa arus saat sedang mencuci mobilnya di bantaran sungai. Sendal korban tak sengaja hanyut, dan berusaha diraih. Namun nahas, derasnya arus malah membuat korban hanyut dan tenggelam.

"Kejadiannya Jumat (23/09) sekitar pukul 17.30 Wita, korban berusaha meraih sandalnya yang hanyut namun ikut terseret arus," ungkap Djunaidi selaku Kepala Kantor Basarnas Sulsel di Makassar, Sabtu.

Kejadian itu dilaporkan oleh BPBD Sidrap dan langsung direspons Basarnas Sulsel dengan mengerahkan personel yang ada di Pos Unit Siaga Sar Parepare untuk membantu melakukan pencarian.

Setelah penyelaman dan penyisiran di sekitar LKK, hari kedua pencarian korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Barukku Sidrap untuk diserahkan ke pihak keluarga.

"Hari ini tim melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan terbawa arus sebelum akhirnya ditemukan sekitar 10 meter dari LKK," ujar Djunaidi.

Atas kejadian ini, Kepala Kantor Basarnas Sulsel menyampaikan belasungkawa dan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan memperhatikan keselamatan dirinya saat beraktivitas di sekitar sungai.

"Semoga kejadian ini menjadi perhatian agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai tetap memperhatikan keselamatan dirinya dan tidak mengabaikan kondisi sekitarnya yang berpotensi membahayakan," harap Djunaidi.

Oleh : Nur Suhra Wardyah/Antara
Editor: Yakop
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.