Berita BorneoTribun: Ketapang hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 April 2026

Staf RSUD Agoesdjam Diperiksa Polisi Terkait Penyelidikan Dugaan Korupsi Belanja Rutin

RSUD dr Agoesdjam Ketapang 

Ketapang (Borneo Tribun) - Polres Ketapang sedang menyelidiki dugaan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di RSUD dr Agoesdjam tahun anggaran 2024. 

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa polisi sudah memeriksa sejumlah pihak yang diduga mengetahui proses pengadaan barang dan jasa di rumah sakit Pemda itu. 

Pihak yang diperiksa itu terdiri dari staf di bagian tata usaha rumah sakit dan dari dinas Kesehatan. 

Info soal ini dibenarkan oleh kepala bagian tata usaha rumah sakit itu, Prajuneka saat ditanya Borneo Tribun, Rabu ini. 

"Ya secara umum (penyelidikan itu-red) pemanfaatan dana BLUD yang dilaporkan tidak sesuai," ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu sore (01/04/2026).

Dalam penyelidikan dugaan kasus ini, katanya kalau dasar Polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan terkait anggaran tahun 2024. Beberapa staf sudah hadir memenuhi pemeriksaan tersebut di Polres Ketapang. 

Berdasarkan sumber sahih dari Polres Ketapang yang dihimpun membenarkan proses penyelidikan kasus ini. Dari puluhan miliar anggaran di rumah sakit tahun 2024 terutama terkait belanja rutin, beberapa penggunaanya dicurigai tidak sesuai kebenaranya. 

Pemeriksaan ini diduga lanjutan dari informasi yang diperoleh Polres atas penggunaan anggaran yang dinilai tidak patut. Proses dimulainya penyelidikan ini  kabar-kabarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan dalam tahun ini. 

Sampai informasi ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan dari Polres Ketapang, terutama dari Kasat Reskrim kendati permintaan informasi sudah disampaikan. (*Jdn).

Dari Jalan, Beasiswa Hingga Seragam Gratis Terealisasi, Pemkab Lanjutkan Pembangunan di 2026

Dari Jalan, Beasiswa Hingga Seragam Gratis Terealisasi, Pemkab Lanjutkan Pembangunan di 2026
Dari Jalan, Beasiswa Hingga Seragam Gratis Terealisasi, Pemkab Lanjutkan Pembangunan di 2026.

Ketapang (Borneotribun) –Sepanjang tahun 2025, sejumlah program strategis dan prioritas kepala daerah telah berhasil direalisasikan dan pada tahun 2026 pembangunan kembali dilanjutkan dengan berbagai program prioritas.

Dari data Bappeda, tahun 2025, program yang telah terealisasi adalah rekonstruksi dan peningkatan Jalan Sungai Kepuluk–Batu Tajam. Perbaikan jalan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas serta memperlancar distribusi barang, terutama di wilayah pedalaman.

‎Selain itu, peningkatan Jalan Sei Awan Kiri–Tanjungpura juga telah dilaksanakan. Jalan ini menjadi jalur penting yang membantu konektivitas antarwilayah dan mempercepat akses masyarakat ke berbagai pusat kegiatan.

‎Peningkatan Jalan Sedawak–Sukaraja turut diselesaikan, sehingga masyarakat kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih nyaman dan aman. Di samping itu, lanjutan pembangunan jembatan Periangan terus berjalan sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan infrastruktur di daerah.

‎Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) indoor juga menjadi bagian dari program yang terus dilanjutkan dan ditargetkan selesai pada tahun 2027 mendatang, di mana fasilitas ini diharapkan dapat menjadi sarana olahraga sekaligus ruang kegiatan bagi masyarakat dan generasi muda di Kabupaten Ketapang.

Selain itu, di dunia pendidikan melalui program prioritas kepala daerah, Pemda Ketapang telah merealisasikan pemberian bantuan seragam sekolah beserta ATK gratis untuk 6.000 pelajar SD dan 2.500 pelajar SMP se Kabupaten Ketapang.

Program prioritas di dunia pendidikan lainnya di periode Bupati saat ini yang sudah teralisasi pada tahun 2025 lalu yakni pemberian Kartu Ketapang Pintar berupa bantuan beasiswa sebanyak 4.111 peserta didik dari SD hingga SMP yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Tak hanya itu, program pemerintah lainnya menyasar ke para pelaku usaha UMKM, BPJS dan program kegiatan positif lainnya.

‎Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah kembali melanjutkan pembangunan termasuk prioritas kepala daerah dengan fokus yang tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.

‎Di sektor infrastruktur, peningkatan Jalan Pelang–Sungai Kepuluk terus dilakukan untuk mempermudah akses antarwilayah. Selain itu, pembangunan jembatan rangka baja di Riam Perjuangan juga dilanjutkan guna mendukung kelancaran transportasi masyarakat.

‎Perbaikan jalan pada ruas Sungai Kepuluk–Batu Tajam juga kembali menjadi perhatian untuk memastikan akses yang semakin baik, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

‎Pada sektor kesehatan, pembangunan Puskesmas di Kecamatan Tumbang Titi dan Kecamatan Kendawangan menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

‎Sementara itu, pembangunan GOR indoor juga terus dilanjutkan sebagai sarana penunjang kegiatan olahraga dan pembinaan atlet daerah.

‎Di bidang pendidikan, pemerintah Kabupaten Ketapang menjalankan program yang menjadi prioritas kepala daerah, berupa pemberian seragam, buku, dan peralatan sekolah secara gratis kepada pelajar. Selain itu, beasiswa juga diberikan kepada pelajar berprestasi dan kurang mampu sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

‎Bupati Ketapang, Alexander Wilyo saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa rangkaian program yang telah direalisasikan pada tahun 2025 dan yang terus dijalankan pada tahun 2026, sebagai wujud komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan pembangunan yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Di tengah efisiensi anggaran dari pusat, ikhtiar tidak boleh putus, kita lakukan dengan berbagai cara terutama terkait Peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan yang diharapkan mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Untuk itu, Bupati juga mengajak untuk seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun Ketapang dengan menjaga persaudaraan, keharmonisan serta semangat gotong royong dan berpikir positif untuk memajukan Ketapang. (*)

Selasa, 31 Maret 2026

Viral Video Bullying SMP Tumbang Titi, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Anak

Motif kasus bullying siswa SMP di Tumbang Titi terungkap. Polisi sebut pelaku sakit hati, tiga tersangka anak tidak ditahan namun tetap diproses hukum.
Motif kasus bullying siswa SMP di Tumbang Titi terungkap. Polisi sebut pelaku sakit hati, tiga tersangka anak tidak ditahan namun tetap diproses hukum.

Ketapang – Kasus perundungan (bullying) terhadap seorang siswa SMP di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang videonya viral di media sosial akhirnya mulai menemukan titik terang.

Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, mengungkapkan bahwa motif utama dalam kasus ini didasari rasa sakit hati dari para pelaku terhadap korban.

“Motif kasus perundungan di Tumbang Titi pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIBA karena korban disangka menghina ketiga pelaku dan pelaku merasa sakit hati,” ujar Harris saat memberikan keterangan di aula Mapolres, Senin (30/03/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku lebih dulu mengajak korban untuk bertemu di pinggir sungai yang berada di wilayah Kecamatan Tumbang Titi.

Pertemuan tersebut ternyata menjadi awal terjadinya aksi perundungan. Di lokasi itu, korban mengalami tindakan yang kemudian direkam dan menyebar luas di media sosial hingga memicu perhatian publik.

Tiga Pelaku Ditetapkan Tersangka

Dalam kasus ini, pihak kepolisian telah menetapkan tiga orang terduga pelaku dengan inisial NN, APS, dan AB sebagai tersangka.

Meski demikian, ketiganya tidak dilakukan penahanan karena masih berstatus anak di bawah umur dan masih bersekolah.

“Hasil gelar perkara, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka, namun karena masih di bawah umur, mereka tidak ditahan,” jelas Harris.

Walaupun tidak ditahan, polisi memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan hingga tahap persidangan. Penanganan kasus ini juga dilakukan dengan pendekatan perlindungan anak.

Polres Ketapang turut menggandeng Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Ketapang dalam menangani perkara ini agar tetap sesuai dengan aturan hukum yang berlaku bagi anak.

Kasus ini mencuat setelah video perundungan tersebut viral di media sosial. Pihak keluarga korban, melalui ibu korban, kemudian melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian.

Saat ini, perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya edukasi terkait bahaya bullying di lingkungan sekolah dan pergaulan remaja.

Para ahli menilai bahwa perundungan yang dipicu oleh kesalahpahaman atau emosi sesaat bisa berdampak panjang bagi korban maupun pelaku.

FAQ

1. Apa motif bullying di Tumbang Titi?
Motifnya adalah rasa sakit hati pelaku karena korban diduga menghina mereka.

2. Berapa jumlah pelaku dalam kasus ini?
Terdapat tiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

3. Kenapa pelaku tidak ditahan?
Karena pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

4. Apakah kasus ini tetap diproses hukum?
Ya, kasus tetap berlanjut hingga tahap persidangan.

5. Siapa yang menangani kasus ini?
Polres Ketapang bekerja sama dengan KPAD Ketapang.

(Muzahidin)

Senin, 16 Maret 2026

Hindari Antrian Panjang, Hiswana Migas Ketapang Pastikan SPBU Buka Sampai Malam

Hindari Antrian Panjang, Hiswana Migas Ketapang Pastikan SPBU Buka Sampai Malam
pengisian BBM di salah satu SPBU Ketapang kota masih tertib, belum terlihat antrean, Hiswana Pastikan BBM aman sampai lebaran

Ketapang (Borneotribun) - Ketua Hiswana Migas kabupaten Ketapang Riza Fauzan menyatakan stok BBM dan LPG rumah tangga aman sampai lebaran ini. Pihaknya juga menghimbau, masyarakat tidak usah khawatir soal minyak dan gas (Migas) di Ketapang dan tidak perlu antrian panjang. 

"Masyarakat kami himbau tetap tenang, tak perlu antri lagi sekarang ini, stok BBM dan LPG kita aman," ujar Reza, Senin ini (16/03/2025) selepas ikuti rapat pengendalian Sembako, BBM dan Gas di DPRD Ketapang. 

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi kejadian antrian itu, Pemda bersama Pertamina dan pihaknya sudah menginstruksikan agar seluruh SPBU di Ketapang termasuk di daerah kecamatan tetap beroperasi sampai malam. 

"Ketentuan buka sampai malam ini buat seluruh SPBU. Kalau SPBU di perhuluan sesuaikan saja dengan kondisi masyarakat termasuk keamanan di masing-masing daerah," katanya. 

Sebelumnya,  Bupati Ketapang Alexander telah menginstruksikan kepada seluruh pimpinan kecamatan untuk monitor ketersediaan Sembako, BBM dan gas di masing-masing wilayah.

"Saya sudah perintahkan para Camat untuk terus monitor dan segera beri laporan jikalau ada kejadian terlait dengan sembako, BBM dan gas ini. Jika ada pelanggaran, lakukan tindakan sesuai aturan," kata Alex. 

Penulis: Muzahidin

Stok Sembako, BBM dan Gas Aman di Ketapang, SPBU Buka Sampai Malam

Stok Sembako, BBM dan Gas Aman di Ketapang, SPBU Buka Sampai Malam
keterangan Pers disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo seusai rapat dengan DPRD, Pertamina dan Hiswana Migas, Senin (16/03/2025).

Ketapang (Borneotribun) - Bupati Ketapang Alexander Wilyo rapat dengan pimpinan DPRD, pihak Pertamina dan Hiswana Migas Ketapang pada Senin (16/03/2026) digedung DPRD Ketapang. 

Rapat tersebut membahas untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako, Bahan Bakar Minyak dan gas LPG menjelang Idul Fitri 1447 hijriah. 

"Saya informasikan kepada masyarakat, BBM termasuk LPG dan sembako kita aman. Jadi masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panik buying," kata bupati, selepas rapat itu di gedung DPRD.

Ia pun menyebutkan, sejak hari ini, pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai beroperasi sempai malam. Layanan ini berlangsung sampai hari lebaran. 

"Sampai lebaran nanti, layanan di SPBU sampai malam. Ini hasil kita rapat tadi," ujar Bupati. 

Penulis: Muzahidin.

Minggu, 08 Maret 2026

Safari Ramadhan Wagub Kalbar Di Ketapang Bahas Infrastruktur dan Ekonomi Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

KETAPANG -- Safari Silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berlanjut ke wilayah selatan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang yang disambut hangat oleh pemerintah daerah setempat.

Kunjungan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat malam (6/3). Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir menyambut langsung kedatangan rombongan Wakil Gubernur beserta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar.

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar pemerintah sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Pemprov Kalbar dan pemerintah kabupaten/kota sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.

Menurutnya, Kabupaten Ketapang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Barat. Wilayah ini dikenal memiliki potensi besar di sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Krisantus juga menekankan bahwa momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Komitmen Percepatan Infrastruktur Dan Layanan Kesehatan

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pembangunan dan peningkatan kualitas jalan serta fasilitas kesehatan.

Upaya ini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah provinsi berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah selatan Kalimantan Barat.

Ketapang Dinilai Berhasil Menjaga Kondusivitas

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Wagub Krisantus turut memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang diraih Kabupaten Ketapang di bawah kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir.

Ia menilai kondisi daerah yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Stabilitas daerah dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dukungan Provinsi Diharapkan Terus Menguat

Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap daerahnya.

Ia menegaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Ketapang sejalan dengan program strategis yang dijalankan oleh pemerintah provinsi.

Alexander juga berharap dukungan dari Pemprov Kalbar terus ditingkatkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur strategis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

Momentum Ramadhan Pererat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di Ketapang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan tausiyah agama, buka puasa bersama, serta salat Tarawih berjamaah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang semakin kuat.

Kolaborasi yang solid diharapkan mampu mendorong terwujudnya Kalimantan Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Penulis: Muzahidin

Krisantus Kurniawan Dorong Rute Baru Ketapang–Pangkalan Bun Di Bandara Rahadi Oesman

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mendukung penambahan rute penerbangan Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Pangkalan Bun untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mendukung penambahan rute penerbangan Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Pangkalan Bun untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.

KETAPANG -- Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyatakan dukungannya terhadap rencana penambahan rute penerbangan di Bandara Rahadi Oesman, Kabupaten Ketapang. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas transportasi udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Krisantus, pembukaan rute baru menuju Pangkalan Bun akan membantu mengurai kepadatan penerbangan yang selama ini banyak terpusat di Pontianak. Dengan adanya alternatif rute, distribusi penumpang dan jadwal penerbangan di wilayah Kalimantan Barat diharapkan menjadi lebih seimbang.

Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau pembangunan serta peningkatan fasilitas terminal baru Bandara Rahadi Oesman di Kabupaten Ketapang, Sabtu.

Rencana Pembukaan Rute Ketapang–Pangkalan Bun

Krisantus menjelaskan bahwa rencana pembukaan rute menuju Pangkalan Bun akan memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat. Selama ini, sebagian besar penerbangan masih bertumpu di Pontianak sehingga menyebabkan kepadatan pada jalur tertentu.

Dengan hadirnya rute baru tersebut, arus penerbangan dapat tersebar ke beberapa titik tujuan. Hal ini tidak hanya mengurangi beban penerbangan di Pontianak, tetapi juga meningkatkan akses transportasi udara bagi masyarakat di wilayah lain.

Menurutnya, keberadaan jalur alternatif akan memudahkan masyarakat dalam memilih rute perjalanan yang paling efisien.

Mempercepat Akses Transportasi Udara

Penambahan rute penerbangan dinilai dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan antarwilayah. Transportasi udara menjadi pilihan yang semakin efisien, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Krisantus menegaskan bahwa semakin banyaknya penerbangan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperpendek waktu perjalanan, ketersediaan rute yang beragam juga akan meningkatkan fleksibilitas dalam menentukan tujuan.

Ia mencontohkan, apabila penerbangan menuju Pontianak penuh, masyarakat dapat memilih jalur lain melalui Pangkalan Bun.

Alternatif Perjalanan Bagi Masyarakat

Kehadiran rute baru juga membuka lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan serta kemudahan akses transportasi di Kalimantan Barat.

Dengan semakin banyak alternatif rute, masyarakat tidak lagi bergantung pada satu jalur penerbangan. Sistem transportasi udara pun diharapkan menjadi lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan penumpang.

Kondisi ini sekaligus dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan Kalimantan Barat dan sekitarnya.

Pengembangan Bandara Dorong Ekonomi Daerah

Krisantus juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur bandara sebagai bagian dari strategi meningkatkan konektivitas wilayah. Pengembangan fasilitas di Bandara Rahadi Oesman dinilai sebagai langkah positif bagi daerah, khususnya di wilayah selatan Kalimantan Barat.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan pertama kalinya dirinya menempuh perjalanan udara langsung ke Ketapang. Sebelumnya, perjalanan ke wilayah tersebut lebih sering dilakukan melalui jalur darat.

Menurutnya, pembangunan terminal baru di Bandara Ketapang menunjukkan adanya perkembangan infrastruktur yang signifikan.

Dukungan Pemerintah Terhadap Pengembangan Bandara

Pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan fasilitas bandara yang saat ini terus dilakukan. Pengembangan tersebut diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di daerah.

Saat ini, Bandara Rahadi Oesman telah melayani sekitar tujuh penerbangan dari dan menuju Ketapang. Ke depan, pemerintah juga merencanakan penambahan sejumlah rute baru, termasuk penerbangan menuju Pangkalan Bun.

Dengan meningkatnya konektivitas udara, wilayah Ketapang diharapkan dapat berkembang lebih cepat serta menarik lebih banyak aktivitas ekonomi dan investasi.

Rencana penambahan rute penerbangan di Bandara Rahadi Oesman menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi udara di Kalimantan Barat. Selain mengurangi kepadatan penerbangan di Pontianak, kebijakan ini juga membuka peluang peningkatan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sabtu, 07 Maret 2026

Mengenal PETIR, Pernah Demo Polres Ketapang Tuntut Pembebasan Pelaku PETI

Mengenal PETIR, Pernah Demo Polres Ketapang Tuntut Pembebasan Pelaku PETI
(Foto) alat berat di lokasi tambang liar di kecamatan Matan Hilir Selatan,

KETAPANG - Kelompok PETIR sekarang ini jadi perhatian karena kiprahnya ditengah masyarakat. 

Kelompok ini mengklaim sudah menjadi organisasi resmi sebagai wadah pekerja dan cukong emas. Padahal Pemerintah belum menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Ketapang.

Cap miring kepada kelompok ini sebagai organisasi terasosiasi dengan praktek tambang liar beserta dampaknya sangat melekat. 

Stigma negatif ini diperkuat dengan latar belakang ketua organisasinya, Kacung Supandi yang dikenal luas sebagai salah seorang pemodal dan penampung emas dari wilayah tambang ilegal di kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) maupun dari kecamatan Sungai Melayu Raya.

Mengenal PETIR, Pernah Demo Polres Ketapang Tuntut Pembebasan Pelaku PETI
Sekretaris PETIR Aldo Wilyo (sumber media JB)

"Seolah-olah aparat negara di atur-atur oleh segelintir orang bernaung dalam organisasi yang motif sebenarnya diduga buat bekingan praktek tambang emas ilegal," ujar Daniel, ketua Laskar Jagadilaga. 

Organisasi ini pernah mendemo secara masif Markas Polisi (Mapolres) Ketapang untuk membebaskan Roni Paslah yang ditahan karena tersangkut perkara penganiayaan warga di lokasi tambang liar

Roni Paslah sendiri diketahui sebagai anggota PETIR dan bekerja di lokasi emas di daerah Matan Hilir Selatan. Aksi demo ini terjadi pada 9 Juni 2025.

Dikutip dari media Jurnal Borneo, PETIR adalah kepanjangan dari Persatuan Tambang Independen Rakyat. 

Sekretaris kelompok itu, Aldo Mulyo mengklaim organisasinya merupakan wadah pekerja dan cukong emas yang terkait dalam aktivitas bisnis tambang emas di Ketapang.  

Fokus geraknya adalah memperjuangkan legalitas penerbitan zin Pertambangan Rakyat (IPR) di wilayah pertambangan rakyat (WPR). PETIR berdiri sejak 1 Maret 2025 diketuai Kacung Supandi. 

"Organisasi kami bentuk ini sebagai wadah bagi para pekerja tambang untuk berserikat dan memperjuangkan perizinan tambang kedepannya," ujar dia. 

Dalam proses itu, pihaknya mengaku ikut membantu pemerintah dalam kegiatan sosial keagamaan terutama bagi anggota kelompoknya. "PETIR juga peduli terhadap pembangunan di Ketapang," ujarnya. (Muzahidin)

Rabu, 04 Maret 2026

Liu Xiaodong Pakai Topeng Usir Pekerja serta Rusak Police Line di PT SRM

Sidang di Pengadilan Negeri Ketapang mengungkap dugaan Liu Xiaodong pakai topeng usir pekerja dan rusak police line di PT SRM. Direktur PT Sultan Rafli Mandiri membeberkan kronologi, pencurian listrik, serta bahan peledak.
Sidang di Pengadilan Negeri Ketapang mengungkap dugaan Liu Xiaodong pakai topeng usir pekerja dan rusak police line di PT SRM. Direktur PT Sultan Rafli Mandiri membeberkan kronologi, pencurian listrik, serta bahan peledak.

KETAPANG - Direktur PT Sultan Rafli Mandiri (SRM) Muhamad Pamar Lubis menyebut terdakwa Liu Xiaodong sebagai pengkhianat. Dia juga membeberkan modus terdakwa dalam menjalankan upayanya untuk menguasai barang dan fasilitas perusahaan. 

Hal itu disampaikannya saat hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pencurian listrik dan bahan peledak dengan terdakwa Warga Negara Asing (WNA) Liu Xiaodong di Pengadilan Negeri Ketapang, Selasa (3/3/2026).

"Awalnya dia ini penerjemah Mr Li, karena ada penyelewengan dia dipecat lalu sakit hati dengan mencuri listrik, dinamit dan ore emas. Jangan berharap memetik bunga kalau yang ditanamnya bunga bangkai," kata Pamar Lubis. 

Foto: Terdakwa Liu Xiao Dong
Foto: Terdakwa Liu Xiao Dong

Dalam persidangan kali ini, Jaksa menghadirkan enam orang saksi terdiri dari 3 WNA eks karyawan PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), direktur PT SRM, Muhamad Pamar Lubis, kemudian Rani, manajer keuangan PT SRM dan pihak Imigrasi. 

Jaksa menanyakan kepada Pamar Lubis terkait pengetahuan dirinya dalam perkara yang didakwakan kepada Liu Xiaodong.

Pamar Lubis menjelaskan bahwa Ia menerima laporan dari Kepala Teknik Tambang (KTT) Saiful Situmorang sebagai wakil perusahaan di lapangan karena dirinya sedang menjalani proses hukum di Lapas Klas II B Ketapang. 

Diketahui, Saiful Situmorang juga sudah pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Ia mengaku sempat diancam akan dihabisi oleh terdakwa Liu Xiaodong. Hal itu terungkap pada persidangan 2 pekan lalu. 

Dalam kesaksiannya, Pamar Lubis mengatakan,kalau terdakwa pernah melakukan pengusiran secara paksa para pekerja di perusahaannya yang terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) dan warga lokal. 

"Pada waktu subuh, terdakwa ini dengan beberapa orang memakai topeng mengusir pekerja saya WNA dan tenaga lokal. Merusak garis Polisi dan menambang emas," kata Pamar Lubis, Selasa (03/03/2026) dimuka majelis hakim PN Ketapang. 

Terkait dengan bahan peledak, pihaknya mengaku memperoleh secara sah dan mendapatkan izin dari Mabes Polri. Bahan peledak tersebut disimpan dalam gudang khusus di lokasi tambang. 

"Karena Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) belum disahkan, bahan peledak beserta detonatornya sejak dibeli tahun 2022 tidak digunakan, tersimpan dalam gudang. Tapi saya dapat laporan kalau kunci gudang dirusak diduga oleh terdakwa," kata Pamar Lubis 

Terkait dengan dugaan pencurian listrik, Ia mengaku dihubungi oleh pihak PLN Ketapang mengenai tagihan listrik yang secara tiba tiba mendadak naik dari tagihan bulanan seperti biasa.

"Mendadak ada tagihan listrik 500 sampai 600 juta sebulan. Biasanya kan hanya 100 juta kalau tidak beroperasi. Tagihan ini setiap bulanya kami yang bayar,"katanya. 

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa mencecar Pamar Lubis dengan pertanyaan mengenai laporannya yang dianggap tidak memiliki landasan hukum sebab Pamar Lubis dianggap sudah tidak menjabat sebagai direktur perusahaan. 

"Anda sebagai saksi di BAP tanggal 9 Agustus 2025, sedangkan saat itu saksi bukan lagi sebagai direktur PT SRM, jadi apa dasar saksi melaporkan klien saya,"ujar pengacara Liu Xiao Dong. 

Menjawab itu, salah seorang kuasa hukum Pamar Lubis, Cahyo Galang Satrio mengatakan, kalau laporan polisi (LP) kasus ini sudah dibuatnya semenjak kliennya masih sah sebagai direktur perusahaan. 

"LP kita di Mabes Polri tanggal 19 Mei 2025, baru di buatkan BAP, Agustus 2025, jadi dak ada masalah soal itu," ujar Cahyo Galang Satrio. 

Pewarta: Muzahidin | Editor: R. Hermanto 

Rabu, 25 Februari 2026

Tiga Sekolah Sempat Tolak Menu MBG Sukamaju Teluk Batang, Isinya Keren, Sekerat Buah Naga

Tiga Sekolah Sempat Tolak Menu MBG Sukamaju Teluk Batang, Isinya Keren, Sekerat Buah Naga
Menu MBG dari dapur berlokasi di Sukamaju Teluk Batang, isinya sebelah buah naga.

Kayong Utara (Borneo Tribun) - Menu sepotong buah naga yang diantar dapur MBG yang berlokasi di Sukamaju Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, menjadi hot dibicarakan pihak sekolah maupun orang tua siswa karena menyajikan menu sebelah buah naga.

Buah naga dianggap bukanlah kebiasaan yang dikonsumsi oleh sebagian besar siswa penerima makanan MBG. Ditambah lagi, menu yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah hari dan jumlah harga.

"MBG kelas 6, Naga, roti, tiga kurma, teluk, untuk 2 hari, total 12.400. Yang katanye anak-anak menerima sehari 10 ribu, 2 hari 20 ribu, Masyaallah, tolong kasi yang terbaik untuk anak-anak sekolah," tulis akun Irfan Labu di akun Facebook, Rabu (25/02/2026).

Dari berbagai informasi, menu sekerat buah naga ini berasal dari dapur dengan nama Blue Ransel yang berlokasi di Sukamaju Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Sebelumnya, menu yang disajikan oleh dapur ini pernah dikembalikan oleh tiga sekolah dasar negeri (SDN) karena persoalan yang sama.

Ketiga sekolah itu masing-masing adalah SDN 05, SDN 11, dan SDN 12 Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

"Mereka bilang menunya untuk tiga hari, Senin sampai Rabu, isinya jauh dari kata sesuai. Kami kembalikan lah," ujar AP, salah seorang guru di salah satu sekolah yang menolak menu tersebut, Rabu (25/02/2025).

Pengembalian menu itu viral di medsos. Untuk 2 hari, yakni Senin dan Selasa, isinya sebungkus susu, sebungkus kacang polong, 2 telur, dan sebungkus roti tawar.

Sedangkan hari Rabu dan Kamis berupa sepotong buah naga, dua telur, tiga biji kurma, dan sebungkus roti.

"Betol-betol luar biaselah dapur ni cari untong. Tolonglah diperbaiki, usah palar bujur mao untung besak, anak-anak jadi korban," kata AP.

Penulis: Muzahidin.