Berita Borneotribun.com: Pemkab Sanggau Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Sanggau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Sanggau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Maret 2024

Pj. Bupati Sanggau Tinjau Persiapan Festival Pancur Aji 2024

Pj. Bupati Sanggau Tinjau Persiapan Festival Pancur Aji 2024
Pj. Bupati Sanggau Tinjau Persiapan Festival Pancur Aji 2024. (Diskominfo Sanggau)
SANGGAU - Pj. Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, memimpin peninjauan kesiapan Festival Pancur Aji Tahun 2024 pada Jumat, 1 Maret 2024.

Setelah mengikuti acara Jalan Sehat bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sanggau, Suherman bergegas ke Wisata Alam Pancur Aji untuk memastikan segala persiapan Festival Pancur Aji Tahun 2024 yang akan digelar pada hari Senin, 4 Maret 2024.

Tahun ini, Festival Pancur Aji menyelaraskan dirinya dengan Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI), yang mana Kabupaten Sanggau menjadi tuan rumah acara besar tersebut. Kabupaten Sanggau akan menjadi fokus utama sebelum FORSESDASI resmi dimulai di Gedung Balai Betomu.

Dalam kunjungannya, Suherman menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan Wisata Alam Pancur Aji.

“Saya melihat bahwa tempat sampah sudah tersedia di setiap sudut, namun lebih baik untuk tidak hanya mengandalkan karung. Jika ada pengunjung yang membuang sampah basah, airnya pasti tidak tertampung. Saya telah diberitahu oleh petugas kebersihan bahwa tempat sampah karung ini hanya bersifat sementara, khusus untuk Festival ini saja. Yang terpenting, tempat sampah berbahan plastik juga sudah tersedia, jadi saya rasa ini sudah cukup baik,” katanya.

Suherman juga menekankan pentingnya pengendalian hama seperti lalat selama acara tersebut, mengingat kehadiran tamu dari FORSESDASI dalam Festival Pancur Aji.

“Saya juga ingin memastikan bahwa area panggung akan disemprot dengan pengusir lalat. Hal ini penting agar para tamu yang hadir tidak terganggu oleh keberadaan lalat. Saya khawatir dampak dari ternak hewan di sekitar sini dapat menyebabkan peningkatan jumlah lalat di area panggung,” tegasnya.

(Diskominfo Sanggau)

Jumat, 01 Maret 2024

Pj. Bupati Sanggau Membuka Sosialisasi Zakat dan Sedekah

Pj. Bupati Sanggau Membuka Sosialisasi Zakat dan Sedekah
Pj. Bupati Sanggau Membuka Sosialisasi Zakat dan Sedekah.
SANGGAU - Pj. Bupati Sanggau Suherman, S.H., M.H. memulai sosialisasi zakat, infaq, dan sedekah di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi vertikal dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN/BUMD/BUMS) di Aula BAZNAS Sanggau Kabupaten Sanggau pada Kamis (29/2/2024). Dalam sambutannya, Suherman menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Sanggau.

"Harapan kami dengan diadakannya kegiatan ini dapat memotivasi para pengurus unit pengumpul zakat Dinas/Instansi, BUMN/BUMD/BUMS untuk menghimpun dana zakat, infaq, dan sedekah dan menyerahkannya kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi dan berwenang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq, dan sedekah kepada yang berhak menerima, dalam rangka membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat dan masyarakat," ucapnya.

"Saya minta instansi pemerintah bayar zakat ke BAZNAS sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah berdasarkan undang-undang," katanya.

Sebagai representasi dari Pemerintah Kabupaten Sanggau, Suherman juga memberikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut.

"Tadi disampaikan ke saya bahwa BAZNAS Kabupaten Sanggau membantu menangani stunting untuk 12 orang anak. Oleh karena itu, saya atas nama Penjabat Bupati dan Pemerintah Kabupaten Sanggau mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS yang ikut serta menangani stunting," ucapnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, salah satunya dalam mengatasi masalah stunting.

"Ada 12 anak stunting yang kami tangani kami bantu asupan gizinya agar tumbuh kembangnya semakin baik," kata Hamka.

"BAZNAS Sanggau juga seperti tahun-tahun sebelumnya bekerjasama dengan pemerintah daerah menggelar Safari Ramadhan dan berbagi kepada kaum duafa dan fakir miskin selama Safari Ramadhan berlangsung," sambungnya.

"Kami juga sudah melakukan bedah rumah yang kita sebut Rumah Tak Layak Huni (RTLH), salah satunya di Tayan Hilir yang hari ini masih tahap finishing, dan kita juga sudah berikan beasiswa dari tingkat SD sampai SMA dan ada dua beasiswa untuk mahasiswa. Ada juga bantuan UMKM sebanyak 40 UMKM berupa peralatan produksi usaha mereka," pungkasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau, H. Nasri, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas sosialisasi zakat, infaq, dan sedekah ini.

"Kami dari Kemenag dengan beberapa penyuluh yang ada di lapangan terus memberikan sosialisasi pentingnya UPZ untuk mengumpulkan zakat, infaq, dan sedekah," kata Nasri.

Dengan hadirnya BAZNAS, diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dana-dana yang kita kumpulkan dari Muzakki apabila kita kelola dengan baik maka insyallah dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua BASNAS Provinsi Kalimantan Barat, Uray M. Amin, Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, Asisten III Setda Sanggau, H. Burhanuddin, Staf Ahli Bupati Sanggau, Rizma Aminin, serta perwakilan Instansi Vertikal, OPD, BUMN/BUMD/BUMS, dan pihak perbankan.

Kamis, 29 Februari 2024

Suherman Tekankan Kolaborasi Tangani Stunting di Sanggau

Suherman Tekankan Kolaborasi Tangani Stunting di Sanggau
Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H. (Diskominfo Sanggau)
SANGGAU - Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, hadir dan secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sanggau Tahun 2024 di Aula Babai Cinga Kantor Bupati Sanggau pada Rabu (28/2/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Sanggau, Suherman, menekankan pentingnya penanganan masalah stunting secara bersama-sama. 

Dia menyampaikan, "Tentu kesehatan merupakan sebuah investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi dan memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan."

Suherman juga menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan yang terjadi pada anak di bawah usia lima tahun akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari janin hingga anak berusia 23 bulan. 

"Stunting harus kita tangani dengan serius karena akan mempengaruhi sumber daya manusia di masa depan," katanya.

Menutup sambutannya, Suherman berpesan agar seluruh pihak dari berbagai sektor dapat mengambil langkah yang lebih fokus dan terarah serta bekerja sama dengan lebih baik. 

"Semoga target 20% prevalensi stunting tahun 2024 dapat kita capai bersama sehingga memicu peningkatan SDM di Kabupaten Sanggau dan bersiap menyambut Indonesia emas tahun 2045," tambahnya.

(Diskominfo Sanggau)

Sanggau Gelar Operasi Pasar untuk Stabilitas Harga

Sanggau Gelar Operasi Pasar untuk Stabilitas Harga
Pejabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sanggau menggelar Operasi Pasar di Halaman Kantor Dinas Kesehatan lama Kabupaten Sanggau. (Diskominfo Sanggau)
SANGGAU - Pejabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sanggau menggelar Operasi Pasar di Halaman Kantor Dinas Kesehatan lama Kabupaten Sanggau pada Rabu (28/02/2024).

Kegiatan ini diinisiasi untuk meredakan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Sanggau.

Suherman menjelaskan, "Operasi pasar ini bertujuan untuk meringankan masyarakat, khususnya seperti yang kita tahu bahwa saat ini harga beras cukup tinggi di pasaran. Untuk itulah TPID mencoba membantu menginterpretasi apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah."

Dalam rincian penyelenggaraan, Pj. Bupati Sanggau, Suherman, mengungkapkan bahwa paket penjualan tersebut terdiri dari tiga jenis komoditas yang dibagikan kepada masyarakat.

"Dalam satu paket penjualan, kami menyediakan 3 jenis komoditas, yaitu terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula. Semoga ini bisa membantu bapak ibu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya, menggarisbawahi komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan nyata kepada warga dalam menghadapi tantangan ekonomi.

(Diskominfo Sanggau)

Rabu, 28 Februari 2024

Pemerintah Sanggau Bergerak Cepat Atasi Lonjakan Harga Pangan

Pemerintah Sanggau Bergerak Cepat Atasi Lonjakan Harga Pangan
PJ Bupati Sanggau, Suherman.
SANGGAU - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Tim Pengendali Inflasi (TPID) telah menginisiasi operasi pasar sebagai langkah strategis untuk mengontrol harga pangan yang melonjak. Operasi pasar tersebut dilaksanakan di Pasar Seroja Kota Sanggau pada hari Selasa (27/02/2024).

"Kami dari tim pengendali inflasi daerah bersama Bulog mengadakan operasi pasar di beberapa lokasi yang membutuhkan," kata PJ Bupati Sanggau, Suherman, dalam keterangan resminya.

Tujuan dari operasi pasar ini adalah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di tengah lonjakan harga pangan, terutama beras dan gula.

"Tim pengendali inflasi daerah memberikan paket harga yang terjangkau bagi masyarakat. Untuk beras ukuran 5 kg, dijual dengan harga Rp 55.000, gula 1 kg dengan harga Rp 17.000, dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp 18.000," jelas Suherman.

"Untuk sementara, operasi pasar ini difokuskan terlebih dahulu pada enam kelurahan, namun kami juga berencana untuk meluas ke Balai Sebut dan beberapa kecamatan lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Sanggau, Aminudin, mengonfirmasi ketersediaan pangan di gudang Bulog saat ini mencapai 500 ton, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lebaran.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok kita dari Pontianak dan pulau Jawa yang akan masuk sekitar 800 ton lagi, dan hari ini ada tambahan 200 ton," ungkapnya.

Aminudin menegaskan bahwa untuk operasi pasar hari ini, Bulog telah menyiapkan 1000 paket yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng, dengan tujuan menekan angka inflasi.

Penjabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, turut hadir dalam kegiatan tersebut didampingi oleh para staf ahli, Kabag Ekon Sekretariat Daerah Basilinus, dan Kepala Dinas Perindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan.

Senin, 26 Februari 2024

PJ Bupati Sanggau: Survei Tunjukkan Kenaikan Harga Beras dan Gula

Penjabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, SH, MH, aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024.
SANGGAU - Penjabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, SH, MH, aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui pertemuan virtual menggunakan platform Zoom. Acara ini dilaksanakan di Ruang VVIP Kantor Bupati Sanggau, Kabupaten Sanggau pada hari Senin (26/2/2024).

Pasca Rapat Koordinasi, PJ Bupati Sanggau, Suherman, SH, MH, menyoroti hasil survei pada minggu ketiga bulan Februari 2024 yang menunjukkan adanya kenaikan harga pada dua komoditas di Kabupaten Sanggau dari bulan sebelumnya.

"Dua komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni, beras jenis medium dan gula pasir," ungkap Suherman.

Menyikapi kenaikan harga tersebut, PJ Bupati Sanggau menyampaikan pentingnya kerja keras dalam menangani inflasi daerah sesuai arahan Kemendagri.

"Saya berpesan kepada bagian perekonomian agar berkoordinasi dengan BPS terkait harga komoditi tersebut. Penting juga untuk menyelaraskan data guna menghindari perbedaan antara pemerintah daerah dan BPS," katanya.

Suherman juga menekankan perlunya agenda bersama untuk survei langsung harga pangan di pasar menjelang perayaan keagamaan.

"Saya menyarankan agar kita bersama-sama turun ke lapangan untuk meninjau langsung harga pangan menjelang perayaan keagamaan, seperti satu minggu sebelum puasa, Idul Fitri, dan Natal," tambahnya.

"Disperindagkop juga perlu mempersiapkan bazar murah menjelang hari besar keagamaan, dengan menitikberatkan pelaksanaannya pada lokasi yang tepat dan sasarannya kepada masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Ir. Kukuh Triyatmaka, MM, Forkopimda, serta SKPD terkait.

Minggu, 25 Februari 2024

Hadir Perayaan Cap Go Meh, Suherman Dukung Kegiatan Kebudayaan di Sanggau

Hadir Perayaan Cap Go Meh, Suherman Dukung Kegiatan Kebudayaan di Sanggau
Penjabat Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Lusia Suherman, turut serta dalam perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di Kecamatan Tayan Hilir.
SANGGAU - Penjabat Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Lusia Suherman, turut serta dalam perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di Kecamatan Tayan Hilir pada Sabtu (24/2/2024). Turut hadir juga Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Dewi Marlina, S.H., M.H, dan Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi, S.Sos.

Perayaan Cap Go Meh yang digelar untuk yang ke-20 kalinya di Kecamatan Tayan Hilir ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan.

Acara dibuka dengan pawai lampion yang diikuti oleh Penjabat Bupati Sanggau, Suherman, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung kegiatan budaya lokal.

Dalam sambutannya, Suherman menyampaikan harapannya agar kegiatan budaya semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala. Dia menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai simbol harmoni, perdamaian, dan kerukunan antar umat beragama serta etnis di Kecamatan Tayan Hilir.

"Saya berpesan dan berharap kepada masyarakat Tionghoa di Kabupaten Sanggau, secara khusus di Kecamatan Tayan Hilir ini, untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan kebudayaan seperti ini, karena kegiatan ini mencerminkan adanya keharmonisan, kedamaian, kerukunan baik itu antar umat beragama maupun antar etnis yang ada di Kecamatan Tayan Hilir ini," ungkapnya.

Dia juga memberikan apresiasi atas tingginya tingkat toleransi antar etnis yang tercermin dalam perayaan Cap Go Meh di Kecamatan Tayan Hilir.

“Saya melihat, bahwa ini kolaborasi yang sangat baik, dimana dalam kepanitiaan tidak hanya terlibat etnis Tionghoa, tetapi semua etnis yang ada di Kecamatan Tayan Hilir juga terlibat, bahkan ini didukung oleh mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten Sanggau. Di sini hadir Ketua DPRD dan juga Anggota DPRD Kabupaten Sanggau yang mana kegiatan malam ini dapat terlaksana berkat pokok pikiran dari Anggota DPRD dapil Kecamatan Tayan Hilir,” tambahnya.

PJ Bupati Sanggau Buka Resmi Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

PJ Bupati Sanggau Buka Resmi Perayaan Imlek dan Cap Go Meh
PJ Bupati Sanggau Buka Resmi Perayaan Imlek dan Cap Go Meh.
SANGGAU – Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2024 secara resmi dibuka oleh Pejabat Juru Bicara (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, SH, MH, dengan tema "Mengaribkan Kebhinekaan, Memperkokoh Kerukunan dan Sukacita Dalam Keberagaman", diadakan di halaman Mall Pelayanan Publik Kota Sanggau, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (24/2/2024).

"Pada hari ini, kita tidak hanya merayakan perayaan budaya, tetapi juga memperingati nilai-nilai penting yang telah diwariskan dari generasi ke generasi," ujar Suherman.

Dia menekankan bahwa Imlek dan Cap Go Meh bukan sekadar tentang merayakan pergantian tahun dalam kalender lunar, tetapi juga tentang merenungkan arti persaudaraan, keberanian, dan harapan di tengah tantangan kehidupan.

"Ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk merasakan semangat kebersamaan, yang melintasi berbagai latar belakang budaya, agama, dan etnis. Kita harus memperkuat ikatan persaudaraan, membangun toleransi, dan menghargai keberagaman sebagai kekayaan kita bersama," tambahnya.

Suherman juga mengajak semua pihak untuk menjaga kebhinekaan, memperkuat kerukunan, persatuan, dan menciptakan suasana yang kondusif di bumi Daranante ini.

"Selamat Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh kepada semua yang hadir. Semoga perayaan ini membawa kemakmuran dan keberuntungan bagi kita semua," pungkasnya.

Jumat, 16 Februari 2024

Bupati Sanggau Lantik 46 Pejabat, Termasuk Dua OPD Penting

Bupati Sanggau Lantik 46 Pejabat, Termasuk Dua OPD Penting
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau. (Diskominfo Sanggau)
SANGGAU - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Kamis (15/2/2024)sore. Sebanyak 46 orang pejabat yang dilantik, terdiri dari 1 pejabat pimpinan tinggi pratama, 17 pejabat administrator dan 28 pejabat pengawas.

“Saya baru selesai melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Tentu yang paling urgen dua OPD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) dan Dinas Perumahan, Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DPC KTRP). Dua OPD ini berubah nama,” jelas Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

Lalu kedua ada beberapa urusan yang silang, yang sebelumnya di DBM SDA lalu ke DPCKTRP, lalu yang sebelumnya di DPCKTRP ke DBM SDA.

“Nah, ini kalau tidak segera kita lakukan pengukuhan pejabat dan juga legalitas secara formal dua OPD ini, maka sulit juga dia melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada di masing-masing lembaga ini,” ucapnya.

“Oleh karena itu, lembaganya kita sahkan ulang, kita kukuhkan termasuk pejabatnya. Sehingga setelah dikukuhkan, setelah dilantik bisa mereka laksanakan kegiatan yang ada di masing-masing lembaganya, baik itu PUPR dan juga Perkimtan nama barunya,” ujarnya.

Selanjutnya juga ada pelantikan Camat Kapuas, Laurianus Yoka. Diharapkan dengan terisinya kekosongan Camat Kapuas ini, bisa melaksanakan tugas-tugasnya terutama pasca pemilu ini tentu dibutuhkan seorang Camat untuk bagaimana mengendalikan situasi sosial dan juga menyelesaikan hal-hal terkait dengan pasca Pemilu.

“Yang lain-lain, tadi juga dilantik beberapa ASN yang baru selesai di program S3. Ada dua Dokter, satunya di BKPSDM dan satunya di Disbunnak. Mudah-mudahan setelah dilantik ini, mereka bisa berkerja dengan baik sesuai dengan Tupoksi yang ada di masing-masing bidang tugasnya,” tuturnya.

Selasa, 13 Februari 2024

Bupati Sanggau Luncurkan Seroja Food Court di Pasar Seroja

Bupati Sanggau Luncurkan Seroja Food Court di Pasar Seroja. (Diskominfo Sanggau/Borneotribun)
Bupati Sanggau Luncurkan Seroja Food Court di Pasar Seroja. (Diskominfo Sanggau/Borneotribun)
SANGGAU - Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot M.Si, secara resmi meresmikan Seroja Food Court sebagai tambahan fasilitas kuliner yang nyaman dan modern bagi masyarakat. 

Acara peresmian ini berlangsung di bangunan Pasar Seroja pada Senin (12/02/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Ontot menyampaikan ucapan syukur atas langkah penting ini yang dianggap sebagai dukungan terhadap perkembangan ekonomi serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sanggau.

"Artinya ini bukan soal ketersediaan ruang kuliner mengganggu ruang kuliner yang sudah ada seperti di Santana, Kabana, dan berbagai tempat lain. Ini merupakan sebuah bentuk perkembangan maju di daerah kita," ujarnya.

Beliau menegaskan bahwa kehadiran Seroja Food Court tidak seharusnya dianggap sebagai persaingan yang menghambat perkembangan sentra jajanan lainnya. 

Sebaliknya, hal ini seharusnya menjadi dorongan bagi sentra makanan dan minuman lainnya untuk berkembang.

"Seroja Food Court yang kita resmikan pada hari ini, bukanlah semata sekedar tempat berjualan. Namun, ini adalah wujud nyata dari perubahan positif," tambahnya.

Bupati Ontot juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kualitas dan kebersihan dalam menjaga citra Seroja Food Court. 

Beliau berpesan kepada pengelola agar konsisten dalam mempertahankan standar tersebut.

"Saya berharap ada ciri khas makanan dan minuman Kota Sanggau. Namun, mari kita ingat bahwa kualitas dari makanan yang dijual harus tetap dijaga. Kita harus memastikan bahwa setiap hidangan yang disajikan adalah produk yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi," lanjutnya.

Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tokoh masyarakat Sanggau. Bupati Sanggau berharap kehadiran Seroja Food Court dapat memberikan warna baru bagi Kota Sanggau serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Kamis, 08 Februari 2024

Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau

Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
PONTIANAK – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes.,  melantik Drs. Yohanes Ontot, M.Si sebagai Bupati Sanggau sisa masa jabatan 2019-2024. Pelantikan dilakukan secara langsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/2/2024).

Prosesi Pelantikan diawali dengan Pengucapan janji Jabatan Bupati Sanggau dipandu oleh Pj Gubernur Kalbar Harisson. Selanjutnya Gubernur Kalbar bersama Bupati melakukan Penandatanganan Berita Acara Pengucapan Janji Jabatan dan Pakta Integritas. Rangkaian acara Pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan kata-kata Pelantikan oleh Gubernur Kalbar.
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Yohanes Ontot sebelumnya mengemban jabatan sebagai Wakil Bupati Sanggau, selanjutnya sebagai Plt. Bupati Sanggau. Dilantiknya Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau menggantikan Paolus Hadi, S,IP, M.Si yang beberapa waktu lalu telah mengundurkan diri sebagai Bupati Sanggau untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI Dapil II Kalimantan Barat. 

Diangkatnya Yohanes Ontot menjadi Bupati Sanggau pada sisa masa jabatan 2019-2024 berdasarkan SK Mendagri Nomor 100.2.1.3 - 438 Tahun 2024 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati Sanggau dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.

"Kepada Saudara yang telah dilantik sebagai Bupati Sanggau sisa masa Jabatan 2019-2024, Saya berpesan agar menjadikan amanah ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian yang terbaik bagi Kabupaten Sanggau," kata Pj Gubernur Kalbar.
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Disamping itu, dirinya mengajak seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten Sanggau untuk terus mewujudkan terselenggaranya pesta demokrasi yang mengedepankan asas Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia serta Jujur dan Adil dengan terus memelihara dan menjaga suasana yang aman dan kondusif untuk menghasilkan Pemilu yang berkualitas.

"Saya percaya bahwa berdasarkan pengalaman Saudara selama mendampingi saudara Paolus Hadi, SIP, M.Si yang menjabat Bupati Sanggau sejak 2014 sampai dengan 2019 dan 2019 sampai dengan 2023, sudah barang tentu kemampuan dalam memimpin Pemerintah Kabupaten Sanggau hingga akhir masa jabatan di 17 Februari 2024, tidak perlu saya ragukan lagi," tutur Harisson.

Terakhir Harisson juga menekankan, agar setiap Kepala Daerah untuk memperhatikan beberapa arahan khusus dari Bapak Presiden.

"Kalau arahan khusus Bapak Presiden itu, pertama mengendalikan inflasi di daerah, kemudian menekan angka stunting, menekan angka kemiskinan ekstrem, menekan angka pengangguran terbuka, kemudian percepatan investasi dan mempermudah perizinan, jadi itu yang harus benar-benar kita perhatikan," tegasnya.

Untuk diketahui, Drs. Yohanes Ontot, M.Si yang akrab disebut pak Ontot, lahir di Sanggau pada 11 Januari 1961 dan beragama Katolik. Ia menikah dengan Yohana Kusbariah. Pak Ontot mengenyam pendidikan di APDN Pontianak pada tahun 1986 dan IIP Departemen Dalam Negeri Jakarta pada tahun 1991, serta memperoleh S2 dari Fakultas Ilmu Sosial & Politik Universitas Tanjungpura Pontianak pada tahun 2011.

Karir di dunia politik sudah tak diragukan lagi, Yohanes Ontot mengambil langkah untuk maju sebagai Wakil Bupati Sanggau dan melenggang mulus menjadi orang nomor dua di Kabupaten Sanggau tersebut dengan menjabat selama dua periode, 10 tahun berdampingan dengan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.Ip, M.Si. Selama masa kepemimpinannya sebagai wakil Bupati, beliau memiliki pengalaman yang luar biasa dalam manajemen pemerintahan daerah.
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Pj Gubernur Kalbar Lantik Yohanes Ontot sebagai Bupati Sanggau. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Beberapa prestasi kolaborasi antara Drs. Yohanes Ontot, M.Si dengan Poulus Hadi, S.Ip, M.Si dalam hal memadukan kekuatan. Paolus Hadi, S.Ip, M.Si seorang politisi dengan wakil bupati yang merupakan seorang birokrat juga sebagai seorang politisi, sehingga keduanya bisa menahkodai kapal besar kabupaten Sanggau selama hampir 10 tahun ini berjalan dengan baik dan tidak mengalami hambatan.(rfa)

Minggu, 04 Februari 2024

Plt Bupati Sanggau Buka Acara Bekuduong Poyo Tono Hibun VI

Plt Bupati Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi membuka acara Bekuduong Poyo Tono Hibun VI di Tayan Hulu. (Diskominfo Sanggau/Borneotribun)
Plt Bupati Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi membuka acara Bekuduong Poyo Tono Hibun VI di Tayan Hulu. (Diskominfo Sanggau/Borneotribun)
SANGGAU - Plt Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, pada hari Sabtu (3/2/2024), secara resmi membuka acara Bekuduong Poyo Tono Hibun VI di Tayan Hulu. 

Acara ini menampilkan tema Hibun Bekuduong Suhupo Bobo, Golek Owang Golek Paham.

Dalam sambutannya, Yohanes Ontot menggarisbawahi pentingnya keberagaman yang ada di Kabupaten Sanggau, khususnya dalam konteks Bekuduong Poyo Tono Hibun di Tayan Hulu. 

Dia menyatakan harapannya agar setiap sub suku yang ada mampu menggali potensi adat dan budaya yang dimilikinya. 

Ontot juga menyampaikan apresiasi tinggi dari pemerintah daerah terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat adat. 

Menurutnya, upaya pelestarian adat dan budaya merupakan investasi penting untuk masa depan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Hibun ini sungguh luar biasa. Mereka ini ada dua even, salah satunya even besar. Ini harus dijaga dengan baik. Kedepan, infrastruktur yang bisa kita bantu akan difasilitasi nantinya," ungkap Ontot.

Ontot juga menegaskan bahwa masyarakat Hibun akan semakin aktif dan eksis melalui kegiatan budaya dan adat yang dimilikinya. 

Dia menyatakan bahwa hal semacam ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup Kabupaten Sanggau yang kaya akan budaya dan keberagaman.

Artikel ini menyoroti pentingnya upaya pelestarian budaya dan keberagaman dalam masyarakat Sanggau, serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukungnya.

Jumat, 02 Februari 2024

Bupati Sanggau Hadiri Pembukaan RAT CU Semandang Jaya

Bupati Sanggau Hadiri Pembukaan RAT CU Semandang Jaya
Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, menghadiri pembukaan Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2023 CU Semandang Jaya di Aula Hotel Harvey Sanggau.
SANGGAU - Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, menghadiri pembukaan Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2023 CU Semandang Jaya di Aula Hotel Harvey Sanggau, Kabupaten Sanggau pada Kamis (1/2/2024).

RAT CU Semandang Jaya kali ini mengusung tema "Keberlanjutan KSP CU Semandang Jaya Melalui Penguatan Keuangan, Sosial, dan Lingkungan". 

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, mengungkapkan harapannya agar CU Semandang Jaya dapat terus berkembang sambil menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban pengurus dan anggota.

"Saya berharap Semandang Jaya bisa berkembang dengan baik, hak dan kewajiban pengurus dan anggota harus berjalan dengan seimbang. Koperasi ini kan asetnya ada di anggota, dan begitu juga sebaliknya, dengan adanya CU itu tentu masyarakat begitu sangat terbantu," ungkapnya.

Beliau juga menyoroti manfaat kehadiran CU, terutama di Kabupaten Sanggau, yang dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka, baik yang berskala kecil maupun menengah.

"Kita berharap dengan kehadiran CU ini memberikan dampak besar terutama dalam mensejahterakan masyarakat, entah itu petani, pedagang, dan lain-lain. Kami Pemerintah Daerah tentu telah memberikan kepercayaan untuk Kabupaten Sanggau menjadi tuan rumah dalam RAT ini, karena kita tahu RAT Semandang Jaya hari ini terdiri dari 4 Kabupaten, yaitu Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi," tambahnya.

Bupati Sanggau Buka Launching Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka kegiatan launching pendistribusian kelengkapan logistik untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Sanggau.
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka kegiatan launching pendistribusian kelengkapan logistik untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Sanggau.
SANGGAU - Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka kegiatan launching pendistribusian kelengkapan logistik untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Sanggau.

Acara ini diadakan di Gor Bujang Malaka Sanggau dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Polres Sanggau, KPU Sanggau, Bawaslu Sanggau, Kejari Sanggau, dan instansi lainnya pada hari Kamis (1/2/2024).

"Kegiatan krusial ini harus diperhatikan betul untuk mendukung kelancaran pesta demokrasi atau pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang," kata Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

Pendistribusian logistik Pemilu ini dimulai dengan pengawalan ketat dari Kepolisian Polres Sanggau menuju 8 Kecamatan awal di Kabupaten Sanggau, yaitu Kembayan, Beduai, Sekayam, Noyan, Entikong, Tayan Hulu, Balai, dan Toba.

"Bersamaan dengan peluncuran pendistribusian logistik Pemilu, kami berharap agar proses pelaksanaan pemilu legislatif yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 dapat berjalan lancar, tertib, dan aman," lanjut Bupati Sanggau.

Dia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau dan jajaran Muspida akan terus memberikan dukungan dan dorongan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam memberikan suara mereka.

Kapolres Sanggau, AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, menegaskan komitmen Kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya pemilu dari semua tahapan. 

"Di setiap TPS, personil Polisi akan ditempatkan untuk memberikan rasa aman bagi para warga yang akan memberikan hak suaranya," tegasnya.

Dalam pendistribusian logistik Pemilu kali ini, Polres Sanggau memberikan pengawalan dengan mengerahkan pengawalan depan (mobil) dan belakang (sepeda motor) kepada truk pengangkut hingga ke kecamatan dan kelurahan yang dituju.

Selasa, 30 Januari 2024

Bupati Sanggau Resmikan Musrenbang RKPD 2025 di Beduai

Bupati Sanggau Resmikan Musrenbang RKPD 2025 di Beduai
Bupati Sanggau Resmikan Musrenbang RKPD 2025 di Beduai.
SANGGAU - Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan di Aula Kantor Camat Beduai, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau pada hari Selasa (30/1/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menyatakan pentingnya musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan setempat.

"Musrenbang tingkat kecamatan adalah forum tahunan bagi pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk mendiskusikan program-program pembangunan prioritas berdasarkan masukan dari musrenbang tingkat desa, sehingga dapat dicapai kesepakatan rencana program lintas desa/kelurahan di kecamatan," ungkapnya.

"Musrenbang adalah kesempatan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memahami isu-isu strategis dan permasalahan di tingkat kecamatan serta mencapai kesepakatan tentang program pembangunan prioritas sebagai solusi untuk perencanaan pembangunan daerah," tambahnya.

Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menekankan bahwa Musrenbang merupakan tahap penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan dengan mengumpulkan informasi dan mencari alternatif solusi.

"Tema pembangunan Kabupaten Sanggau tahun 2025 adalah 'Penguatan Daya Saing Daerah, Kesejahteraan Masyarakat, dan Pelayanan Umum'. Untuk mencapai tujuan ini, prioritas pembangunan tahun 2025 termasuk peningkatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola pemerintahan, dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan," paparnya.

"Kita semua perlu bekerja secara tepat, cerdas, tuntas, dan berkualitas dalam menyusun program-program pembangunan daerah berbasis sistem informasi pemerintahan daerah Republik Indonesia," pungkas Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, mengakhiri sambutannya.

Bupati Sanggau Dorong Semangat Kolaborasi dalam Perayaan HUT Kalimantan Barat

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024 di Sanggau.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024 di Sanggau.
SANGGAU - Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024 dengan tema “Kalimantan Barat Melaju, Aman dan Kondusif” yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Kabupaten Sanggau, pada Senin (29/01/2024).

Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, memimpin langsung upacara tersebut dan menyampaikan sambutan atas nama Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat.

"Dalam sejalan dengan tema Hari Ulang Tahun ke-67 pada tahun ini, 'Kalimantan Barat Melaju, Aman dan Kondusif', upacara peringatan hari ulang tahun ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang kita laksanakan ini dapat dilihat dari dua sisi. Pertama, peringatan hari ulang tahun ini dapat menjadi momentum untuk merefleksikan diri terhadap apa yang telah dilakukan dan dicapai selama ini. Kedua, peringatan hari ulang tahun ini dapat dipandang sebagai batu loncatan guna mencapai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi dari masa sebelumnya," ujar Bupati Sanggau, Yohanes Ontot.

Ia juga menambahkan, "Tidak hanya itu, kemajuan Provinsi Kalimantan Barat pada hari ini juga adalah buah dari kerja keras kita bersama, seluruh Aparatur Sipil Negara, baik di lingkup pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Hasilnya kontribusi kita bersama telah terbukti secara nyata memajukan daerah kita tercinta Provinsi Kalimantan Barat."

Bupati Sanggau juga menyampaikan pencapaian terkait upaya menekan inflasi dan menurunkan angka stunting. "Bertitik tolak dari arahan Presiden, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah berhasil mengendalikan inflasi. Hasilnya pada Bulan November 2023 angka inflasi kita berada di peringkat ke-3 dari 10 provinsi terendah angka inflasi se-Indonesia, yaitu 2,01%. Agenda prioritas nasional lainnya adalah menurunkan angka stunting. Pemerintah menargetkan angka stunting pada tahun 2024 adalah 14%, sedangkan angka prevalensi stunting Provinsi Kalimantan Barat saat ini adalah 27,8%, tergolong masih cukup tinggi," katanya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah 11 Kabupaten/Kota dan para pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan. "Selamat dan sukses kepada Pemerintah 11 Kabupaten/Kota, serta para pihak yang telah menorehkan prestasi dalam mengisi pembangunan di berbagai bidang. Mari jadikan ini sebagai pemantik semangat bagi yang lain untuk mengambil peran dalam rangka memajukan dan menyejahterakan masyarakat Kalimantan Barat," ucapnya.

Dalam mengakhiri kata sambutannya, PJ.Gubernur Kalimantan Barat menekankan pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah sebagai simpul pengikat seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi dan misi Kalimantan Barat Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Hukum

Peristiwa

Pilkada 2024

Kesehatan

Lifestyle

Tekno