Iklan

Iklan

Tiga Berita Daerah Tayangan Populer Minggu ini

Redaksi
12/10/20, 03:48 WIB Last Updated 2020-10-11T20:50:28Z
Tiga Berita Daerah Tayangan Populer Minggu ini
Tiga Berita Daerah Tayangan Populer Minggu ini.


Polres Sekadau Amankan Pengunggah Postingan "SARA" di Facebook


Berita Sekadau Minggu ini - Polres Sekadau mengamankan seorang pria berinisial S yang mengunggah kalimat bernuansa SARA di media sosial, Facebook.


Postingannya viral, dan akhirnya dilaporkan oleh Persatuan Orang Melayu (POM) Kabupaten Sekadau ke polisi.


Terhadap kasus ini, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H mengatakan belum menetapkan status (tersangka) terhadap saudara yang berinisial S. 


"Saat ini masih kita dalami motif yang dilakukan S pada postingannya itu. Kita sudah ambil langkah cepat, kita kejar dulu untuk penetapan statusnya," kata Kapolres usai silaturahmi Forkopimda Kabupaten Sekadau dengan Raja Kusuma Negara di Istana Kusuma Negara Sekadau, Sabtu (10/10/2020).


"Kita akan gelarkan perkaranya. Hari ini kita tetapkan statusnya. Nanti hasilnya akan kita sampaikan kembali, karena gelar perkara dilaksanakan di Polres," sambung Kapolres. 

Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala
Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala


Belajar dari kasus tersebut, Kapolres  mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menggunakan media sosial, mengingat dampak yang ditimbulkan dari sebuah unggahan di media sosial. 


"Pergunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan sahabat dan keluarga. Jangan main-main dengan postingan di medsos, bermedsoslah dengan bijak dan dewasa," pesan Kapolres. 


Kapolres juga meminta kepada semua pihak terkait maupun masyarakat agar tidak terpancing dengan postingan tersebut, dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. (Tim).


Berita ini telah ditayangkan di: https://www.borneotribun.com/2020/10/polres-sekadau-amankan-pengunggah.html


Ratusan Karyawan Nekat Demo Anarkis di Sanggau


Berita Sanggau Minggu ini - Ratusan karyawan di GKM(HPI), Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, KalBar, nekat demo anarkis hingga pecahkan kaca kantor perusahaan, Jumat (9/10/20).

Ratusan Karyawan Nekat Demo Anarkis di Sanggau
Ratusan Karyawan Nekat Demo Anarkis di Sanggau. (Foto: Tim)


Pemicu utama terjadinya Demo atau  unjuk rasa Karyawan PT.GKM yang terdiri dari para buruh pemanen, pemuat buah sawit, krani panen, mandor panen adalah mereka menununtut kepada pihak manajemen dan minta pertanggung jawaban atas tidak sesuainya gaji mereka, premi mereka banyak di pangkas, bahkan gajih pokok yang sudah di tetap kan UMK pun di pangkas sama managemen, padahal mereka selama ini udh bekerja ekstra mengikuti SOP perushaaan. 


Gaji dipotong hingga 50 persen tanpa pemberitahuan gara-gara perubahan sistem, ratusan karyawan di GKM(HPI) nekat demo anarkis hingga pecahkan kaca kantor perusahaan.


Tak hanya itu, pemotongan gaji hingga 50 persen dengan alasan peruban Sistem tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan.


Sontak pemotongan gaji membuat ratusan karyawan murka dan nekat melakukan demo anarkis. Ratusan  Karyawan  Lapangan PT.GKM di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, KalBar menggelar demo. 


Demo dilakukan setelah karyawan mengetahui setelah di ambilnya gaji di ATM hanya diterima separuh gaji yang tidak seharusnya mereka terima.


Salah satu karyawan perusahaan, mengatakan aksi demo terjadi spontan setelah karyawan mengetahui perusahaan hanya memberikan 50 persen gaji mereka tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.


"Pada ngumpul protes karena tanpa kesepakatan gaji kami hanya diberikan separuh,” ujar Salah satu karyawan yang meminta indentitas nya tidak di sebutkan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (10/10/2020).


Dia menambahkan, PT.Global Kalimantan Makmur/ HPI hanya memberikan separuh gaji karyawan, bahkan ada karyawan menerima gaji di bawah satu juta, itu sudah lewat dari kewajaran di bawah UMK dengan alasan tidak jelas.


"Sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak Perusahaan juga akan menggaji karyawan dengan separuh gaji hingga kapan," katanya. 


Ferdinan Purba sebagai ketua DPC SBSI Kabupaten Sanggau, saat di hubungi via WhatsApp mengatakan memang telah terjadi aksi massa yg terdiri dari para pekerja pemanen dan mandor di perkebunan. 


Aksi massa bermula dari ketidak puasan para pekerja setelah kemaren menerimah upah bulanan.


Secara reaksioner para pekerja berkumpul dan meminta keterangan kepada pemimpin di PT Global Kalimantan Makmur untuk meminta penjelasan mengapa terjadi pemotongan terhadap para pekerja khususnya pemanen dan mandor. 


Tapi para pemimpin di PT. Global Kalimantan Makmur tidak kunjung tiba untuk memberikan penjelasan kepada para pekerja, para pekerja kehabisan kesabaran dan mulai bertindak dan melakukan pengerusakan fasilitas kantor lalu membubarkan diri tanpa ada membawa kejelasan hasil dari aksi massa tadi."ungkapnya. 


Sementara Managemen PT.GKM sampai berita ini di Publis belum dapat dihubungi untuk diminta keterangan dan komfirmasi ,terkait aksi demo buruh tersebut.(Tim)


Berita ini telah ditayangkan di: https://www.borneotribun.com/2020/10/ratusan-karyawan-nekat-demo-anarkis-di.html


Zainal: Program Rupinus-Aloysius Nyata dan Terbukti Membangun


Berita Politik minggu ini - Sosialisasi calon Bupati Sekadau nomor urut 2 Rupinus di Dusun Tanjung Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Kamis malam (8/10/2020).

Zainal: Program Rupinus-Aloysius Nyata dan Terbukti Membangun
Sosialisasi RA di Dusun Tanjung. (Foto: Tim)


Pada kesempatan, Zainal menyampaikan, partai koalisi pemenang Rupinus-Aloysius calon Bupati Sekadau nomor urut 2 ada 8 Partai, yakni PDI Perjuangan dengan 7 kursi di DPRD, Partai Golkar (3 kursi), Partai Hanura (3 kursi), PAN (3 kursi), Perindo (2 kursi) dan partai pendukung PPP, PSI, Partai Berkarya.


"Rupinus-Aloysius didukung delapan partai politik, dan memiliki 18 kursi di DPRD," ungkap Zainal.


Kami dari koalisi ini, kata Zainal, berharap bisa bekerja sama membantu mengantar beliau (Rupinus red) ke 2 periode menjadi Bupati Sekadau. 


"Selama kepemimpinan Rupinus-Aloysius pembangunan di Desa Tanjung sangat terbukti, seperti Jalan tanjung-Penanjung sudah aspal, Jalan Pemda-Riok, Sungai raya dari komplek kebun, Rehap rumah sekolah teluk Pasir, Rumah guru SD 3 tanjung, dan seperti jalan depan kita ini sebentar lagi akan dikerjakan, semuanya program kepemimpinan Rupinus-Aloysius," ungkap Zainal.


Zainal menambahkan, pembangunan Masjid Agung di jalan Sintang dan Gereja Katedral di jalan sanggau dalam proses pengerjaan, itu juga salahsatu program Rupinus-Aloysius. Maka dengan itu, ajak Zainal, marilah bersama-sama membantu Rupinus-Aloysius menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sekadau ke 2 periode. 


"Jadi, tidak diragukan, kami dari Koalisi tetap memenangkan Rupinus-Aloysius, dan berharap kepada warga Tanjung pada tanggal 9 Desember untuk mencoblos nomor urut 2 Rupinus-Aloysius," ajaknya.


Hadir Calon Bupati Sekadau Nomor Urut 2 Rupinus, Tim koalisi Serasi, Tim Relawan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Dusun Tanjung. (Tim)


Berita ini telah ditayangkan di: https://www.borneotribun.com/2020/10/zainal-program-rupinus-aloysius-nyata-dan-terbukti-membangun.html

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tiga Berita Daerah Tayangan Populer Minggu ini

Terkini

Iklan