Iklan

logo

Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan

BorneoTribun
7/20/2021 06:02:00 AM Last Updated 2021-07-19T23:02:41Z
Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan
Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan. 

BORNEO TRIBUN INTERNASIONAL -- Warga Inggris merayakan diakhirinya pembatasan terkait virus corona pada Senin (19/7), hari yang dijuluki Hari Kebebasan.

Hari ini menandai diakhirinya semua pembatasan sosial, seperti pemakaian masker dan jaga jarak, yang diberlakukan untuk mengatasi penyebaran COVID-19.

Namun, Perdana Menteri Boris Johnson pada Senin mengatakan bahwa mulai akhir September, bukti vaksinasi akan diperlukan untuk memasuki kelab malam atau tempat-tempat lain di mana banyak orang berkumpul. 

"Bukti tes negatif tidak lagi cukup," kata Johnson kepada para wartawan di London pada Senin (20/7).

Johnson mengisi Hari Kebebasan itu dengan menjalani isolasi mandiri setelah menteri kesehatan Sajid Javid dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Pencabutan sebagian besar pembatasan terkait virus corona di Inggris itu dilakukan ketika kasus-kasus virus corona dan tingkat rawat inap meningkat, terutama akibat varian delta.

Kasus-kasus di Inggris melebihi 50.000 per hari pekan lalu untuk pertama kalinya sejak Januari. [vm/ka]

VOA
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Inggris Cabut Pembatasan terkait COVID-19, Warga Inggris merayakan

Terkini di BorneoTribun