FPRK Desak Selesaikan Proyek Mangkrak Sebelum Bupati Ketapang Berganti | Borneotribun.com -->

Jumat, 21 Juni 2024

FPRK Desak Selesaikan Proyek Mangkrak Sebelum Bupati Ketapang Berganti

FPRK Desak Selesaikan Proyek Mangkrak Sebelum Bupati Ketapang Berganti
Baliho FPRK berisi ajakan mengawasi dan mendesak Pemda Ketapang menuntaskan proyek jembatan kepuluk (BorneoTribun/Muzahidin)
KETAPANG – Organisasi Kemasyarakatan Front Perjuangan Rakyat Ketapang atau FPRK memasang baliho di titik proyek jembatan Kepuluk di kecamatan Sungai Melayu Raya.

Baliho itu berisi ajakan untuk mengawasi sekaligus menuntut Pemda Ketapang menyelesaikan proyek pembangunan jembatan Kepuluk di kecamatan Sungai Melayu Raya.

Pihaknya tak ingin jembatan ini menjadi monumen kegagalan pembangunan era Bupati saat ini. FPRK juga menyampaikan jembatan kayu yang lama sebagai jalan kondisinya sudah tidak layak di pakai karena kayu kayunya sebagian rusak sehingga sering mengakibatkan kecelakaan. 

FPRK meminta, sebelum Bupati Ketapang berganti pada tahun 2025, jembatan dan jalan itu sudah dapat difungsikan. Hal itu guna memberi kesan positif baik bagi Pemda sendiri yang kebetulan Bupati Ketapang berasal dari daerah kecamatan Tumbang Titi dimana proyek ini menjadi  salah satu urat nadinya. 

"Berdasarkan apa yang kami lihat di lapangan, proyek jalan Pelang Batu Tajam dan jembatan Kepuluk adalah satu kesatuan yang harusnya mampu selesai era Bupati sekarang. Tapi faktanya, berbeda jauh. Kami mendesak ini harus selesai sebelum tahun depan," kata ketua FPRK Isa Ansari, hari ini di Ketapang. 

Ia menilai, Pemda Ketapang terutama dinas Pekerjaan Umum dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) tidak serius merancang dan membangun proyek tersebut .

Nyatanya, tahun ini berdasarkan sejumlah informasi yang FPRK terima, kelanjutan proyek itu tidak masuk dalam pembahasan di tingkat DPRD sehingga kemungkinan tidak muncul dalam APBD tahun ini. 

"Ini sinyal buruk kalau proyek jembatan ini tidak akan diselesaikan tahun ini. Baru mungkin Bupati baru yang selesaikan. Apakah ini pertanda bahwa PU dan Bapeda sengaja buat citra negatif pada Bupati di akhir masa jabatan, ini persepsi," kata dia. 

FPRK mengatakan, masih ada peluang jika mau diselesaikan yakni dengan anggaran perubahan dengan berfokus pada finishing.

"Harapan kami agar masuk dalam APBD perubahan ini. Intinya tahun ini jembatan itu sudah dapat difungsikan saja,"pungkasnya. 

Penulis: Muzahidin

*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Komentar