Iklan

logo

Saat Balon Kades, Diisukan Curi Start Kampanye, Ilyas: Itu Bukan Pelanggaran

BorneoTribun
6/09/2021 04:30:00 AM Last Updated 2021-06-08T21:34:25Z
Saat Balon Kades, Diisukan Curi Start Kampanye, Ilyas: Itu Bukan Pelanggaran
Ilustrasi. Gambar editing.

BorneoTribun Ketapang, Kalbar - Diisukan mencuri start kampanye dalam pemilihan Kepala Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, H. Alpan membantah. Hal tersebut ia sampaikan ketika dikonfirmasi oleh awak media di kediamannya.

Menurutnya, Apa yang dilakukannya pada bulan Ramadhan pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah bukanlah bentuk suatu kampanye, sebab hal itu bagi-bagi air minum jenis kaleng sudah dilakukannya setiap tahun.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Sukabangun, Ilyas
H. Alpan.

"kegiatan rutin, sudah menjadi kebiasaan saya, Itu  setiap tahun saya lakukan, tergantung rizki, kalau banyak bisa sampai ke jalan Gajahmada bahkan biasa juga ke Desa sebelah (Sukabangun Dalam)," jelas H. Alpan, belum lama ini.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Sukabangun, Ilyas.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Sukabangun, Ilyas menceritakan kronologisnya , bahwa dirinya pernah mendapatkan kiriman  video bagi-bagi air minuman kaleng dengan embel embel mengarahkan ke salah satu calon kades nantinya, selanjutnya dia bekoordinasi dengan Sekertaris Panitia Desa dan dari hasil koordinasi tersebut Ilyas mengatakn bahwa itu belum bisa dikatakan sebagai pelanggaran dikarenakan yang bersangkutan statusnya masih menjadi bakal calon. 

"Stelah mendapatkan kiriman vidio tersebut saya melakukan koordinasi dengan Sekertaris panitia dan hasilnya kami katakan belum bisa di kategorikan sebagai pelanggaran, sebab yang bersangkutan masih bakal calon, belum menjadi calon Kepala Desa  kemudian belum masuk waktunya kampanye, terkecuali dia sudah menjadi calon seperti sekarang ini, maka tidak boleh lagi dilakukan" terang  Ilyas dikediamannya pada Rabu (5/62021).

Sambungnya, "saya meminta kepada semua ketua RT di Sukabangun ini untuk besikap netral dan profesional. Kedepan atas saran dari BPD setiap laporan masyarakat agar disampaikan secara tertulis supaya bisa untuk ditindak lanjuti jika nanti menemukan pelanggaran didalam kontestasi ini, terakhir kita menghibau kepada para calon saat ini maupun timses untuk tidak saling menjatuhkan. Tetap jaga Pokes " pungkas ilyas.

Menanggapi kejadian itu Satu Tokoh Masyarakat  Dusun Satu Sabri   menyebutkan bahwa memang apa yang dilakukan H.Alpan hampir setiap tahun nya, hal itu menurut dia bukanlah bentuk kampanye melainkan jiwa sosial yang begitu tinggi kepada masyarakat.

" Dari dulupun dia (H. Alpan) sering berbagi, setiap hari raya (Lebaran) tidak menunggu menjadi calon Kepala Desa (Kades) setiap tahun bagi-bagi air seperti ini, dan itu orang Nya cukup darmawan," ujarnya.

Dirinya menambahkan, yang dilakukan H. Alpan bukan hanya bagi-bagi Air, namun menolong dengan cara mengantar orang sakit ke Rumah Sakit.

"Contoh Ngantar-ngantar orang yang mau melahirkan (menggunakan mobil) seperti ponakan saya bahkan tidak mau dibayar," terang Sabri.

Hal senada juga disampaikan oleh Tokoh Agama Desa Sukabangun, H.Ujang Asri, menjelaskan, bahwa sebenarnya masyarakat mengetahui apa yang dilakukan H. Alpan memang dari dulu sudah sering berbagi, jauh sebelum dirinya mengikuti pemilihan calon Kades  Desa Sukabangun.

" Masyarakat sebenarnya sudah tau, kalau tidak banyak sikit, sudah menjadi kebiasaan dia (H. Alpan) untuk berbagi menjelang Idul Fitri, jauh sebelum dia mencalonkan diri sebagai kades," ungkapnya Senin (7/6/2021).

Reporter: jok
Editor: yakob
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Saat Balon Kades, Diisukan Curi Start Kampanye, Ilyas: Itu Bukan Pelanggaran

Terkini di BorneoTribun