Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2026

Tidak Ada Batasan! Netanyahu Bikin Pernyataan Keras Soal Lebanon Selatan

Netanyahu tegaskan IDF punya kebebasan penuh di Lebanon Selatan dan akan tetap di zona keamanan di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh dengan Hezbollah.
Netanyahu tegaskan IDF punya kebebasan penuh di Lebanon Selatan dan akan tetap di zona keamanan di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh dengan Hezbollah.

Tel Aviv — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces) memiliki kebebasan penuh untuk bertindak di Lebanon selatan guna mencegah ancaman, dalam pernyataan resmi yang dirilis di Tel Aviv.

Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel di Lebanon selatan tidak memiliki batasan dalam menjalankan operasi militer untuk menggagalkan ancaman langsung maupun yang masih berkembang.

Ia juga menekankan bahwa pasukan akan tetap berada di zona keamanan di wilayah selatan Lebanon selama dianggap diperlukan.

“Perintah saya dan Menteri Pertahanan kepada IDF jelas dan tidak berubah: pasukan kami di Lebanon selatan memiliki kebebasan penuh untuk menggagalkan setiap ancaman,” demikian pernyataan Netanyahu melalui kantornya.

Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa Israel dan kelompok Hezbollah sempat menyepakati gencatan senjata yang disebut mulai berlaku pada 19 Juni, sebagaimana dilaporkan sejumlah sumber.

Namun, di sisi lain, sumber militer Lebanon menyebutkan bahwa serangan Israel di wilayah selatan Lebanon tetap terjadi meski ada laporan mengenai gencatan senjata tersebut.

Kepala Staf Israel Defense Forces, Eyal Zamir, sebelumnya juga menyatakan bahwa situasi gencatan senjata dengan Hezbollah masih rapuh dan meminta pasukan tetap siap menghadapi kemungkinan eskalasi.

Pernyataan terbaru Israel menunjukkan bahwa situasi di perbatasan utara masih berpotensi tidak stabil. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi dinamika gencatan senjata yang sebelumnya dilaporkan mulai berlaku, dengan risiko eskalasi tetap terbuka.

Di Balik Ketegangan dengan AS, Iran Buka Suara soal Masa Depan Pengawasan Nuklir IAEA

Iran tegaskan kerja sama dengan IAEA tetap berlanjut sesuai aturan, di tengah dinamika negosiasi dan ketegangan dengan Amerika Serikat.
Iran tegaskan kerja sama dengan IAEA tetap berlanjut sesuai aturan, di tengah dinamika negosiasi dan ketegangan dengan Amerika Serikat.

TEHERAN — Iran melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baghaei menyatakan akan terus bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) berdasarkan prinsip dan kewajiban yang sama, di Teheran, Iran, pada Senin (waktu setempat), di tengah dinamika pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Baghaei menegaskan kerja sama Iran dengan IAEA tetap mengacu pada perjanjian pengamanan (safeguards agreement), prosedur yang berlaku, serta keputusan parlemen dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Pernyataan itu muncul setelah Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyebut inspeksi IAEA kemungkinan dapat dilakukan di Iran dalam waktu dekat.

Baghaei juga menyebut tidak ada pembahasan negosiasi nuklir dalam pertemuan Iran–AS yang berlangsung di Swiss, sebagaimana dilaporkan IRNA. Ia menambahkan bahwa akses IAEA ke fasilitas nuklir Iran yang sempat dibom akan bergantung pada hasil pembicaraan lanjutan dengan Amerika Serikat.

Namun, IAEA masih tetap memiliki akses ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr.

Setelah serangan Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025, Iran diketahui membatasi kerja sama dengan IAEA dan akses inspeksi, dengan alasan seluruh keputusan berada di bawah Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

“Cooperation with the IAEA will continue in accordance with Iran's obligations under the safeguards agreement… in accordance with the existing procedure and in accordance with the resolutions of the Parliament and decisions of the Supreme National Security Council of Iran,” kata Esmail Baghaei kepada IRNA.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan Iran akan menyetujui inspeksi senjata nuklir dalam jangka panjang melalui unggahan di Truth Social.

Di sisi lain, Baghaei juga menjelaskan bahwa pembicaraan teknis Iran–AS di Swiss tidak terganggu oleh ancaman Trump, meski sempat terjadi ketegangan saat media merilis pernyataan bernada ancaman di sela negosiasi.

Pertemuan tersebut disebut tetap berlanjut melalui jalur perantara dari Pakistan dan Qatar, meskipun delegasi Iran sempat menyatakan tidak akan mengikuti pertemuan lanjutan dalam format empat pihak.

Iran dan Amerika Serikat disebut masih melanjutkan pembicaraan teknis tidak langsung di Swiss, dengan mediator regional tetap berperan aktif. Sementara itu, kesepakatan tidak langsung sebelumnya juga disebut mencakup penghentian konflik militer dan rencana pembukaan kembali jalur pelayaran di kawasan Selat Hormuz.

Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000, China Turun Tangan: Dunia Mulai Cemas Lagi

China menambah bantuan medis untuk menangani wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo setelah jumlah kasus terkonfirmasi melampaui 1.000 dan korban meninggal terus bertambah.
China menambah bantuan medis untuk menangani wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo setelah jumlah kasus terkonfirmasi melampaui 1.000 dan korban meninggal terus bertambah.

BEIJING - Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus membantu penanganan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dengan mengirim tim medis, obat-obatan, serta perlengkapan penanggulangan epidemi. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Beijing, Senin, ketika jumlah kasus Ebola di DRC telah menembus 1.000 kasus.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan bantuan kemanusiaan darurat telah diberikan kepada Republik Demokratik Kongo dan Uni Afrika sejak wabah mulai menyebar.

Menurutnya, China mengirim para ahli medis bersama pasokan obat-obatan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membantu penanganan epidemi di lapangan.

Republik Demokratik Kongo melaporkan jumlah kasus Ebola terkonfirmasi mencapai 1.003 kasus sejak wabah diumumkan pada 15 Mei. Dari jumlah tersebut, sebanyak 254 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian mencapai 25,3 persen.

Guo menyebut hampir seribu tenaga medis China saat ini terlibat dalam upaya penanggulangan Ebola bersama masyarakat Afrika.

Setelah tiba di Kinshasa pada 2 Juni, para ahli medis China langsung bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat untuk memetakan kebutuhan dan memberikan layanan serta konsultasi medis.

Melihat situasi wabah yang semakin serius, pemerintah China memutuskan menyalurkan bantuan kemanusiaan tambahan kepada DRC, Uganda, dan Uni Afrika.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan DRC Roger Kamba mengatakan pengendalian wabah masih difokuskan di Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

Sebanyak 100 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 365 pasien lainnya masih menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit.

Meski jumlah pasien sembuh bertambah, pelacakan kontak mengalami penurunan sehingga menjadi tantangan dalam mengendalikan penyebaran penyakit.

Pekan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika memperingatkan bahwa wabah saat ini berpotensi berkembang menjadi lebih buruk apabila penularan tidak segera ditekan. Lembaga tersebut membandingkan ancaman saat ini dengan epidemi Ebola Afrika Barat pada 2014-2016 yang menewaskan lebih dari 11 ribu orang di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Penelitian terbaru yang dilakukan ilmuwan Uganda dan Kongo juga menunjukkan bahwa galur Ebola Bundibugyo yang saat ini beredar diduga berasal dari penularan baru yang bersumber dari satwa liar. Temuan tersebut membantah dugaan bahwa wabah berasal dari rantai penularan lama yang tidak terdeteksi.

"Kami memberikan bantuan kemanusiaan darurat kepada DRC dan Uni Afrika segera setelah penyakit itu menyerang. Kami mengirimkan para ahli medis serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan dan perlengkapan penanggulangan epidemi ke DRC," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing.

"Mengingat parahnya wabah tersebut, pemerintah China telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat tambahan kepada DRC, Uganda, dan Uni Afrika," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan DRC Roger Kamba mengatakan pemerintah terus memperkuat komunikasi kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas diagnosis, dan mempercepat penanganan kasus guna menekan laju penyebaran penyakit.

Kekhawatiran terhadap penyebaran lintas negara mulai muncul setelah Kementerian Kesehatan Israel melaporkan kasus suspek Ebola kedua pada seorang warga yang baru kembali dari DRC.

Pasien tersebut telah diisolasi dan menjalani pemeriksaan di Sheba Tel Hashomer Medical Center. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam beberapa hari ke depan.

Senin, 22 Juni 2026

Delegasi Iran Tinggalkan Perundingan dengan AS di Swiss Usai Ancaman Donald Trump

Delegasi Iran meninggalkan perundingan dengan AS di Swiss setelah ancaman Donald Trump terkait kemungkinan serangan tambahan terhadap Teheran memicu protes dari tim Iran.
Delegasi Iran meninggalkan perundingan dengan AS di Swiss setelah ancaman Donald Trump terkait kemungkinan serangan tambahan terhadap Teheran memicu protes dari tim Iran.

Teheran, Iran - Delegasi Iran meninggalkan lokasi perundingan dengan Amerika Serikat di Burgenstock, Swiss, pada Minggu, setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman terkait kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran. Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Tasnim dengan mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran.

Langkah itu disebut sebagai bentuk protes atas pernyataan Trump yang mengancam akan melancarkan serangan tambahan apabila Teheran gagal membujuk kelompok-kelompok pro-Iran di Lebanon agar menghentikan tindakan yang dianggap "menimbulkan masalah".

Sebelumnya, pembicaraan tingkat teknis antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung secara tertutup di resor pegunungan Burgenstock. Pakistan dan Qatar turut terlibat sebagai negara mediator dalam perundingan tersebut.

Sejumlah laporan media sebelumnya menyebut putaran pertama pembicaraan telah selesai digelar pada hari yang sama. Namun, situasi berubah setelah muncul ancaman dari Trump yang memicu keputusan delegasi Iran untuk meninggalkan lokasi pertemuan.

Menurut laporan Tasnim yang mengutip sumber dekat dengan tim Iran, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penolakan terhadap tekanan yang disampaikan oleh Presiden AS.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kelanjutan pembicaraan antara kedua negara. Keberadaan Pakistan dan Qatar sebagai mediator diharapkan dapat membantu menjaga jalur komunikasi tetap terbuka di tengah meningkatnya ketegangan.

Rusia Sebut Serangan Drone Geran-2 Picu Kebakaran Besar di Gudang BBM Militer Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim drone Geran-2 menghantam fasilitas penyimpanan bahan bakar militer Ukraina di Dnipropetrovsk dan memicu kebakaran besar.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim drone Geran-2 menghantam fasilitas penyimpanan bahan bakar militer Ukraina di Dnipropetrovsk dan memicu kebakaran besar.

MOSKOW — Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (22/6) menyatakan bahwa drone kamikaze Geran-2 dan Geran-2 Seeker menyerang fasilitas penyimpanan bahan bakar dan pelumas milik militer Ukraina di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina, pada akhir pekan.

Menurut pernyataan resmi kementerian tersebut, serangan dilakukan pada 20 Juni terhadap fasilitas yang berada di dekat permukiman Gubinikha (Hubynykha). Lokasi itu disebut digunakan untuk memasok kebutuhan bahan bakar kendaraan angkatan bersenjata Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut serangan dilakukan menggunakan sejumlah drone Geran-2 dan Geran-2 Seeker dengan kemampuan serangan presisi.

Berdasarkan rekaman pemantauan secara real time yang diklaim dimiliki pihak Rusia, beberapa fasilitas penyimpanan mengalami kerusakan dan kebakaran besar terjadi setelah serangan tersebut.

"Pada 20 Juni, awak drone kamikaze Geran-2 dan Geran-2 Seeker melaksanakan serangkaian serangan presisi tinggi terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar di dekat Gubinikha yang digunakan untuk memasok transportasi angkatan bersenjata Ukraina," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Wilayah Dnipropetrovsk merupakan salah satu kawasan penting bagi jalur logistik Ukraina. Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina terkait klaim serangan tersebut.

Perkembangan lebih lanjut mengenai dampak operasional maupun tingkat kerusakan fasilitas tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.

Minggu, 17 Mei 2026

China Telecom Resmikan Kabel Bawah Laut Asia Link Cable Sepanjang 6.200 Km

China Telecom meresmikan kabel bawah laut Asia Link Cable sepanjang 6.200 km yang menghubungkan China dan Asia Tenggara dengan kapasitas hingga 325 Tbit/s.
China Telecom meresmikan kabel bawah laut Asia Link Cable sepanjang 6.200 km yang menghubungkan China dan Asia Tenggara dengan kapasitas hingga 325 Tbit/s.

JAKARTA - China Telecom resmi mengoperasikan kabel bawah laut Asia Link Cable (ALC) sepanjang 6.200 kilometer yang mendarat di Stasiun Kabel Chung Hom Kok, Hong Kong. Proyek yang diumumkan baru-baru ini itu menjadi kabel bawah laut dengan kapasitas terbesar di jalur Hong Kong–Singapura.

ALC dipimpin dan dibangun oleh China Telecom sebagai investor terbesar. Proyek ini juga menandai stasiun pendaratan kabel pertama perusahaan di luar wilayah daratan China.

Kabel bawah laut tersebut memiliki total kapasitas lebih dari 325 Tbit/s, dengan masing-masing pasangan serat optik mampu membawa hingga 26 Tbit/s data.

Jaringan ALC menghubungkan sejumlah negara di Asia, yakni China, Singapura, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Filipina. Infrastruktur baru ini juga menambah lebih dari 100 Tbit/s bandwidth internasional bagi China Telecom.

Salah satu dampak penting proyek ini adalah memberikan koneksi internasional bawah laut langsung pertama bagi Hainan. Selama bertahun-tahun, wilayah itu menghadapi keterbatasan bandwidth untuk konektivitas global.

Dengan kapasitas besar tersebut, ALC disebut akan memperkuat layanan komputasi awan, aliran data kecerdasan buatan (AI), hingga perdagangan digital lintas negara di kawasan Asia Tenggara.

China Telecom menyebut Asia Link Cable menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas digital regional Asia. Jalur baru ini dipadukan dengan rute kabel lainnya untuk memperkuat tulang punggung digital independen Asia.

Proyek tersebut juga dinilai mendukung pengembangan infrastruktur digital dalam kerangka Belt and Road Initiative milik China.

Kehadiran ALC diperkirakan akan meningkatkan kapasitas lalu lintas data regional di tengah pertumbuhan layanan cloud dan AI yang terus meningkat di Asia.

Selain memperluas konektivitas internasional, proyek ini memperkuat posisi Asia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital global dengan jalur transmisi data yang lebih cepat dan stabil.

CEO Rosatom Sebut IAEA Tak Responsif terhadap Situasi di PLTN Zaporozhye

Rosatom menuduh IAEA mengabaikan serangan drone Ukraina ke PLTN Zaporozhye setelah insiden terbaru terjadi dekat Unit Reaktor 1 dan wilayah Energodar.
Rosatom menuduh IAEA mengabaikan serangan drone Ukraina ke PLTN Zaporozhye setelah insiden terbaru terjadi dekat Unit Reaktor 1 dan wilayah Energodar.

MOSKOW — CEO perusahaan energi nuklir Rusia Rosatom, Alexey Likhachev, Sabtu, menuduh Sekretariat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengabaikan serangan harian Ukraina terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporozhye serta infrastruktur sipil di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Likhachev di Moskow di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di sekitar fasilitas nuklir terbesar di Eropa tersebut.

Menurut Likhachev, IAEA hanya mengeluarkan pernyataan umum terkait ancaman drone yang terbang di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina, tanpa menyoroti serangan yang diklaim terjadi di area PLTN Zaporozhye.

“Sekretariat IAEA secara efektif mengabaikan serangan harian Ukraina terhadap ZNPP, infrastruktur sipil, dan pembunuhan warga Rusia oleh pasukan Ukraina,” kata Likhachev.

Ia menyebut isu eskalasi di sekitar PLTN Zaporozhye akan menjadi agenda utama dalam konsultasi mendatang dengan pimpinan IAEA yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli.

Likhachev juga menyoroti kondisi pasokan listrik di fasilitas tersebut. Menurut dia, selama lebih dari dua bulan terakhir, PLTN Zaporozhye hanya menerima suplai dari satu jalur listrik, padahal sebelumnya menggunakan dua jalur utama.

Situasi itu, kata dia, beberapa kali menyebabkan pemadaman total sehingga pembangkit harus mengandalkan generator diesel darurat untuk menjaga operasional sistem penting.

Dalam pernyataannya, Likhachev juga mengungkap adanya serangan drone terbaru di area pembangkit.

Ia mengatakan sebuah drone kamikaze Ukraina menghantam jaringan pipa yang berada di sepanjang ruang turbin PLTN Zaporozhye sebelum jatuh di dekat Unit Reaktor 1 tanpa meledak.

Selain itu, dua stasiun pengisian bahan bakar di kota Energodar dilaporkan terkena serangan drone dan tidak dapat beroperasi.

“Drone menargetkan truk dan bus, yang secara efektif menghambat pengiriman makanan dan barang kebutuhan pokok,” ujar Likhachev.

Ia menambahkan kondisi tersebut memicu kepanikan di kalangan warga dan membuat aktivitas normal di Energodar terganggu.

“Orang-orang takut meninggalkan rumah mereka. Taktik intimidasi ini juga ditujukan kepada pegawai ZNPP dan secara langsung merusak keamanan nuklir fasilitas tersebut,” katanya.

PLTN Zaporozhye beberapa kali menjadi sorotan internasional sejak konflik Rusia-Ukraina berlangsung. Fasilitas itu berada di wilayah yang dikuasai Rusia dan terus menjadi titik sensitif terkait keamanan nuklir di kawasan konflik.

Rusia Buka Jalur Kontainer Langsung ke Tanzania, Perluas Perdagangan Afrika

Rusia memperluas perdagangan di Afrika lewat jalur kontainer baru menuju Tanzania melalui pelabuhan Dar es Salaam untuk memperkuat ekspor dan konektivitas regional.
Rusia memperluas perdagangan di Afrika lewat jalur kontainer baru menuju Tanzania melalui pelabuhan Dar es Salaam untuk memperkuat ekspor dan konektivitas regional.

RUSIA - Perusahaan transportasi dan logistik Rusia, FESCO (Far-Eastern Shipping Company), menyelesaikan pengiriman perdana ke Dar es Salaam, Tanzania, melalui jalur kontainer baru yang menghubungkan Rusia dengan pasar Afrika Timur. 

Pengiriman dilakukan dari pelabuhan Novorossiysk melalui pelabuhan Nhava Sheva di India dengan waktu tempuh sekitar 45 hari.

Muatan pertama dalam jalur baru tersebut berisi suku cadang industri dan produk plastik. Rute ini menjadi bagian dari upaya Rusia memperluas akses perdagangan ke Afrika di tengah perubahan rantai logistik global.

FESCO menilai koridor baru itu membuka peluang distribusi barang Rusia ke sejumlah negara di kawasan Afrika Timur dan Tengah. Dar es Salaam saat ini menjadi salah satu pusat logistik dengan pertumbuhan tercepat di Afrika Timur.

Pelabuhan tersebut memiliki konektivitas strategis ke Zambia, Rwanda, Burundi, Uganda, hingga Republik Demokratik Kongo. Posisi itu membuat Tanzania semakin penting dalam jalur perdagangan regional.

Selain ekspor dari Rusia, FESCO juga menargetkan arus perdagangan dua arah. Perusahaan berencana membawa produk ekspor Tanzania seperti teh, kopi, dan hasil pertanian lainnya ke pasar Rusia.

Pemerintah Tanzania sendiri beberapa tahun terakhir meningkatkan investasi untuk memperluas kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik. Langkah itu dilakukan seiring meningkatnya permintaan pasar konsumen di kawasan Afrika Timur.

Pengembangan jalur baru ini juga mencerminkan strategi Rusia membangun koridor perdagangan alternatif di Afrika dan negara-negara Global South, di tengah fragmentasi rantai logistik yang selama ini banyak dikendalikan negara Barat.

Putin dan Presiden UEA Bahas Konflik Timur Tengah dan Ukraina Lewat Sambungan Telepon

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara via telepon dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed membahas kerja sama bilateral, konflik Ukraina, dan situasi Timur Tengah.
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara via telepon dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed membahas kerja sama bilateral, konflik Ukraina, dan situasi Timur Tengah.

MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan pada Sabtu, menurut pernyataan resmi Kremlin.

Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin membahas perkembangan kerja sama bilateral Rusia dan UEA, termasuk hubungan politik serta perdagangan dan ekonomi yang disebut terus berkembang positif.

Kremlin menyatakan Putin dan Mohammed bin Zayed sepakat untuk melanjutkan komunikasi aktif serta memperkuat hubungan kedua negara di berbagai sektor strategis.

Selain kerja sama bilateral, pembicaraan juga menyinggung konflik Ukraina. Putin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah UEA atas bantuan rutin yang diberikan dalam penyelesaian isu-isu kemanusiaan terkait perang di Ukraina.

“Vladimir Putin berterima kasih kepada pihak Emirat atas bantuan reguler mereka dalam menyelesaikan masalah kemanusiaan yang berkaitan dengan konflik Ukraina,” demikian pernyataan Kremlin.

Kedua pemimpin turut membahas situasi di Timur Tengah, termasuk perkembangan di sekitar Iran yang belakangan menjadi perhatian internasional.

Menurut Kremlin, Rusia dan UEA menekankan pentingnya melanjutkan proses politik dan diplomatik guna mencapai kesepakatan damai yang kompromistis dengan tetap mempertimbangkan kepentingan seluruh negara di kawasan.

Percakapan ini berlangsung di tengah meningkatnya perhatian global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan upaya diplomatik sejumlah negara untuk mencegah eskalasi konflik lebih luas.

Israel Konfirmasi Pemimpin Militer Hamas Izz al-Din al-Haddad Tewas

IDF mengonfirmasi kepala sayap militer Hamas di Gaza, Izz al-Din al-Haddad, tewas dalam operasi militer Israel yang melibatkan intelijen dan Angkatan Udara.
IDF mengonfirmasi kepala sayap militer Hamas di Gaza, Izz al-Din al-Haddad, tewas dalam operasi militer Israel yang melibatkan intelijen dan Angkatan Udara.

TEL AVIV — Militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) pada Sabtu mengonfirmasi telah menewaskan kepala sayap militer Hamas di Jalur Gaza, Izz al-Din al-Haddad, dalam operasi militer yang melibatkan Komando Selatan, intelijen militer, Angkatan Udara Israel, dan badan keamanan Israel (ISA).

Dalam pernyataan resminya, IDF menyebut operasi tersebut sebagai pencapaian operasional signifikan di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza.

“Dalam setiap percakapan saya dengan para sandera yang kembali, nama teroris utama Izz al-Din al-Haddad selalu muncul berulang kali. Hari ini kami berhasil melenyapkannya,” demikian pernyataan IDF.

Menurut militer Israel, Al-Haddad merupakan salah satu tokoh yang disebut terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Ia juga memimpin sayap militer Hamas setelah kematian pemimpin sebelumnya di Gaza, Muhammad Sinwar.

IDF menyatakan Al-Haddad belakangan berupaya membangun kembali kemampuan militer Hamas serta merencanakan serangan terhadap warga sipil Israel dan personel militer Israel.

Konfirmasi ini menjadi perkembangan terbaru dalam operasi militer Israel di Gaza yang masih terus berlangsung sejak pecahnya perang antara Israel dan Hamas. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Hamas terkait klaim tersebut.