Berita Borneotribun.com: Pemkab Ketapang Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Ketapang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Juni 2024

Bupati dan Wabup Ketapang Serahkan 17 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid dan Musholla

Mewakili Bupati Ketapang Martin Rantan, wakil Bupati Ketapang Farhan menyerahkan 17 ekor sapi sebagai hewan kurban.
Mewakili Bupati Ketapang Martin Rantan, wakil Bupati Ketapang Farhan menyerahkan 17 ekor sapi sebagai hewan kurban.
KETAPANG - Mewakili Bupati Ketapang Martin Rantan, wakil Bupati Ketapang Farhan menyerahkan 17 ekor sapi sebagai hewan kurban.

Secara simbolis, Farhan menyerahkan sapi kurban kepada pengurus masjid agung Al Ikhlas pada jumat 14 Juni 2024.

"Saya mewakili bapak bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, datang ke Masjid Agung AL-Ikhlas menyerahkan satu ekor sapi untuk pelaksanaan kurban tahun 2024," katanya kepada panitia kurban. 

"Saya percaya, pembagian daging kurban nanti dapat diatur dan dibagikan secara baik oleh panitia kurban tahun 2024 Masjid Agung AL- Ikhlas,"sambung dia. 

Ia mengatakan, sesuai jadwal, penyerahan hewan kurban akan diberikan kepada pengurus rumah ibadah selama dua hari, mulai Jumat 14 Juni hingga Sabtu 15 Juni 2024.

Di moment itu pula Wabub mengajak seluruh masyarakat muslim ikut mendoakan jemaah haji yang tengah menjalani ibadah di tahan suci. 

"Mudah-mudahan saudara-saudara kita di tanah suci dapat menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, semuanya dalam keadaan sehat dan kembali dalam keadaan sehat walafiat, sehingga menjadi haji yang mabrur," katanya. 

Penulis: Muzahidin

Kamis, 30 Mei 2024

Bisnis Tambang, Bupati Ketapang "Nama Keluarga Kami Dimanfaatkan"

Martin Rantan, Bupati Ketapang saat menyampaikan arahan di kantornya.
Martin Rantan, Bupati Ketapang saat menyampaikan arahan di kantornya.
KETAPANG – Kabar keterlibatan anak, keponakan dan sepupu Bupati Ketapang Martin Rantan menjadi pemegang saham PT Putra Berlian Indah (PBI) menjadi perhatian masyarakat Ketapang..

Karena, perusahaan itu menggugat PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) atas lahan tambang seluas 6 ribu hektar di Ketapang. Dan kebetulan didalam perusahaan itu ada nama orang-orang dekat Bupati Martin seperti Maria Raisa Sofia Rantan, Markus Ewi, Arek dan Yonatan. 

Secara tegas, Bupati Martin mengatakan nama besar keluarganya dimanfaatkan. Imbas masalah itu, dirinya sudah meminta keluarganya untuk mengeluarkan diri dari jajaran pemegang saham perusahaan bermasalah tersebut. 

"Sasa dan Ewi udah sy suruh mundur krn akan dimanfaatkan org saja. Ya, akan sy suruh keluar dari aktanya," kata Bupati, Rabu (28/05/24).

Menurut Bupati, sebagai tetua di Ketapang, dirinya berusaha bersikap bijaksana dan adil kepada siapapun. Dikatakanya, siapapun yang berkunjung menemui dirinya akan dilayani termasuk permintaan berfoto. 

"Sebagai tetua, saya tak mau melihat anak-anak berperkara dengan siapapun. Oleh sebab itu, saya tahu, maka saya minta (mereka) mundur," kata Bupati. 

Untuk diketahui, sebelumya jejak nama keluarga Bupati terlibat dalam bisnis tambang berdasarkan dokumen akta pendirian perusahaan PT PBI. 

Walaupun, sejatinya, PT PBI belum dapat disebut sebagai sepenuhnya perusahaan pertambngan lantaran belum mengntongi izin usaha pertambangan (IUP). Diketahui PBI baru pegang izin awal seperti NIB dan PKKPR. 

Sehingga, dapat disebut, keluarga Bupati Martin belum merasakan manfaat dari keberadaan nama mereka dalam perusahaan bermasalah tersebut.

Penulis: Muzahidin

Selasa, 09 Januari 2024

Sekda Ketapang Pastikan Pembangunan Gor Mulai Tahun ini

Sekda Ketapang Pastikan Pembangunan Gor Mulai Tahun ini
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun/Muz)
KETAPANG – Sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang dalam mendukung keolahragaan di Ketapang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si menegaskan bahwa pembangunan Gedung Olahraga (GOR) akan dimulai pada tahun 2024 ini.

Menurut sekda, pembangunan GOR merupakan sebuah kebutuhan dan bentuk komitmen Pemkab  dalam mendukung kemajuan olahraga di Ketapang.

"Sesuai dengan statemen saya di banyak kesempatan, bahwa Pemda ingin membangun GOR. Di tahun ini keinginan tersebut mulai direalisasikan," kata sekda kepada awak media, pada Senin, (8/01/2024).

Sekda  menyebutkan, bahwa Pemkab. Ketapang telah mengalokasikan  anggaran pembangunan awal GOR di APBD 2024 ini. Adapun lokasi yang akan dibangun, kata sekda adalah  eks Terminal Giri Kusuma di Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan.

"Tahun ini alokasi anggaran Rp 5 Miliar untuk pembangunan pondasi awal GOR," ungkapnya.

Beliau menilai, GOR tersebut didesain sedemikian rupa agar dapat dipergunakan untuk berbagai cabang olahraga dan kepentingan positif bagi daerah.

"Luas lahan kurang lebih 2 hektar. Biaya pembangunan full desain sekitar Rp 18,7 miliar," jelasnya.

Kendati demikian, lanjut sekda, tahap pembangunan GOR ini merupakan stimulan agar pemerintah pusat dapat memberi dukungan dana untuk pembangunan full desain.

Sekda mengaku, Beliau juga sudah mengusulkan proposal pembangunan tersebut ke pemerintah pusat melalui Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko saat berkunjung ke Ketapang beberapa waktu lalu.

"Masyarakat Kabupaten Ketapang sudah lama mengidamkan adanya GOR. Hasrat itu juga sama dengan yang diinginkan Pemkab Ketapang dan keinginan tersebut sudah dibarengi dengan ikhtiar berkomunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini kementrian pemuda dan olahraga," pungkas sekda. (*/imtp/sh)

Sekda Ketapang Tegaskan Pemerintah Harus Transparan

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
KETAPANG – Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si menekankan  pentingnya transparansi publik dengan penggunaan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Pada Senin, (08/01/2024) di Halaman Kantor Bupati Ketapang.

"Seperti yang sudah sering saya sampaikan, bahwa setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah:red) yang ada harus Informatif didalam menyampaikan informasi-informasi pembangunan, informasi pemerintahan, sosialisasi, regulasi kebijakan, maupun didalam merespon setiap keluhan-keluhan dari masyarakat," Ujar sekda dalam amanatnya pada apel rutin di lingkungan Setda Ketapang setiap awal pekan.

Lanjut, "Kita ingin menunjukkan sistem pemerintahan berbasis elektronik melalui transparansi informasi publik, informasi harus kita sampaikan sepenuhnya kepada masyarakat supaya semua kalangan tahu bahwa kita ini bekerja dan tidak ada lagi yang perlu disembunyikan." tegas sekda.

Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Terkait infrastruktur, sekda menginginkan agar  progres perbaikan jalan Pelang yang terdampak cuaca buruk dan perencanaan percepatan pelaksanaan APBD 2024 disampaikan kepada publik. 

"Saya mendapatkan informasi bahwa jalan Pelang mulai ada beberapa titik yang parah karena pengaruh hujan dan cenderung bisa putus, dan ini sangat mengganggu," tuturnya. 

Menurut Sekda, jalan Pelang tersebut sangat strategis, menjadi jalan  penghubung beberapa kecamatan termasuk dengan daerah lain. 

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
"Sebagai informasi juga, ini sudah kita akomodir dalam APBD 2024 bersumber dari DAK yang dibantu perwakilan kita di DPR RI. Namun, ada juga yang lebih besar bersumber dari APBD murni, APBD Kabupaten Ketapang yang nantinya akan menangani Pelang-Indotani dan Kepuluk-Batu Tajam." Terang sekda.

Sekda mengajak seluruh instansi  bersinergi dalam hal  publikasi informasi pembangunan demi keterbukaan dan keberhasilan pemerintahan daerah. 

"Saya harapkan informasi pembangunan seperti jalan Pelang itu juga bisa dipublikasikan, supaya masyarakat tahu, informasi berimbang dan adil," 

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Sekda juga  meminta agar setiap OPD mempersiapkan Informasi proyek-proyek strategis, program-program strategis, program-program prioritas daerah yang berdampak luas dan berpengaruh terhadap masyarakat.

"Ini dimaksudkan agar masyarakat tahu apa yang kita lakukan di tahun ini dan itulah nanti menjadi tolak ukur kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang tahun 2024." Pungkas sekda (***/sh)

Rabu, 03 Januari 2024

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si kembali menekankan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) menegakkan disiplin kerja. Dengan disiplin kerja yang tinggi, kata sekda pekerjaan akan dikerjakan secara maksimal dan akan memperoleh hasil kerja yang baik.

Arahan sekda tersebut disampaikan saat memimpin rapat kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang  pada hari pertama masuk kerja setelah hampir sepekan libur dalam rangka menyambut natal dan tahun baru 2024, pada Selasa (02/01/2024) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
“Kuncinya adalah disiplin, Jika kita bekerja dengan disiplin yang tinggi, niscaya pekerjaan kita akan maksimal," ucap Sekda.

Selain itu sekda juga menegaskan terkait leadership. Diungkapkan sekda, bahwa seorang pimpinan harus mampu menjadi contoh atau teladan bagi bawaan. Pemimpin, kata sekda harus lebih dulu dapat dijadikan panutan, baru kemudian akan efektif dalam melakukan pembinaan staffnya. 

"Jika sebagai pimpinan tidak mampu menjadi teladan, mustahil bisa membina staffnya dengan baik."  Ujar sekda.

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Sekda juga melepas purna tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat. Pol.PP)  Ketapang. Muslimin, S.IP. untuk diketahu, mantan Kasat. Pol.PP tersebut telah mengabdi dengan menjadi seorang ASN/PNS sejak tahun 1984 - 2024.

"Semoga tauladan dan dedikasi Bapak  dalam dapat menginspirasi seluruh ASN di Kabupaten Ketapang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka," ujar Sekda memungkasi sambutannya. (***/sh).

Kamis, 28 Desember 2023

Hadiri Khitanan Massal Wabup Ketapang : Pengurus Masjid Al- Ikhlas Harus Bekerja Cerdas

Hadiri Khitanan Massal Wabup Ketapang : Pengurus Masjid Al- Ikhlas Harus Bekerja Cerdas
Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
KETAPANG – Wakil Bupati (Wabup)  Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang di Halaman Masjid pada Rabu, (27/12/2023) siang. 

Kegiatan ini didukung oleh sejumlah dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker,  tenaga medis dan tenaga kesehatan Kabupaten Ketapang.

Wabup berharap, kegiatan semacam ini dapat berkesinambungan dengan tetap memperhatikan waktu libur panjang anak-anak calon peserta khitanan.

Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
“Saya berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara berkelanjutan. Tahun yang lalu sudah dilaksanakan, tahun ini dilaksanakan kembali pasti juga menyesuaikan waktu anak-anak kita liburan sekolah,” ujar wabup saat menyampaikan sambutannya.

Wabup meminta, untuk kedepannya pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas melakukan pendataan  kaum dhuafa dan anak-anak yatim di Ketapang sehingga kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Masjid Al- Ikhlas  bermanfaat  pada  yang tepat.

Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
Selanjutnya, wabup juga berharap agar pengurus Al- Iklhlas mampu bekerja cerdas. Menurut wabup, lantaran  kaum duafa juga berhak mendapatkan prestasi, maka dibutuhkan keberanian dari kita untuk juga memberikan beasiswa atau bantuan lain  kepada mereka.

“Mudah-mudahan ke depan pada saat kegiatan-kegiatan lain pengurus masjid membuat kegiatan yang cerdas, maksudnya ketika mereka ini yang tergolong kurang mampu,  menjadi anak-anak yang berprestasi, maka kita harus berani memberikan beasiswa, bantuan dan lain sebagainya,” ujar wabup.

Sementara itu ketua panitia dr. Juhendro, Sp.P.D. (Kepala RSUD dr.Agoesdjam Ketapang) kepada media menjelaskan jumlah peserta khitan dan tenaga penunjang khitan  serta beberapa manfaat dari  khitanan. 

Menurutnya, manfaat khitan diantaranya dapat mengurangi resiko penyakit seksual menular, mencegah terjadinya penyakit pada alat kelamin, mengurangi resiko terjadinya infeksi saluran kemih dan mengurangi resiko terjadinya kanker.

“Jumlah peserta khitanan yang sudah terdaftar 231 anak dengan target peserta 250 anak, jadi pendaftaran sampai saat ini masih kita terima hingga selesai nantinya kegiatan ini,” jelasnya.

Kegiatan ini  lanjut Ka. RSUD Juhendro, didukung oleh dokter spesialis, dokter umum, perawat dan apoteker dengan keseluruhan tenaga medis dan tenaga kesehatan sebanyak 73 orang.

“Semoga kegiatan ini meningkatkan rasa kepedulian, kasih sayang antar sesama dan membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu untuk dapat melaksanakan khitanan dan dapat menanamkan pola hidup sehat terutama bagi anak laki-laki,” harapnya.

Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si hadiri khitanan (sunat) massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun)
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan jajarannya serta seluruh sponsor dan pendukung pada kegiatan ini serta seluruh teman-teman panitia yang selalu semangat tanpa imbalan bekerja dengan baik dan selalu mengucapkan kalimat "Jangan Bosan Menjadi Orang Baik," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang Drs. H .Marwannor, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dengan pihak swasta dan Pemerintah  Kabupaten Ketapang sehingga tidak memiliki resistensi pada tata kelola keuangan masjid. 

"Jadi kegiatan ini tidak mengganggu pengelolaan keuangan masjid, kami berkolaborasi dengan pihak swasta dan pemerintah daerah," jelasnya.

Ketum Masjid Al-Ikhlas ini juga menjelaskan bahwa kegiatan Khitanan Massal seri ke-III ini merupakan program dari Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang di bidang Sosial.

Sementara di bidang dakwah katanya lagi, pengurus Masjid Agung juga telah mengadakan kajian-kajian rutin ba'da maghrib dan kajian ba'da subuh perpekan dengan nama kegiatan Ngobrol Perkara Iman (NGOPI). (***/sh/muz)

Jumat, 22 Desember 2023

Di Pelantikan PERHIPTANI, Sekda Ketapang Tantang Penyuluh

Di Pelantikan PERHIPTANI, Sekda Ketapang Tantang Penyuluh
Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
KETAPANG –Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si menaruh  harapan besar kepada para penyuluh pertanian Ketapang  untuk tetap menjadi garda terdepan dalam  membangun pertanian di Kabupaten Ketapang,

Harapan tersebut sekda ungkapkan saat memberi sambutan pada acara Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang, pada Kamis (21/12/2023)  di Pendopo Bupati Ketapang.

"Saya berharap para penyuluh pertanian tidak berpikir bahwa profesi penyuluh tidak penting. Di mata kami, penyuluh punya peranan penting dalam upaya mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju." tutur sekda.

Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
Sekda minta kepada kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Ketapang agar para penyuluh dibekali ilmu dan keterampilan serta     stimulan agar inovatif. Bahkan, Sekda berjanji akan memberikan reward (penghargaan) jika para penyuluh bisa menciptakan prodak unggulan yang bisa eksis di tingkat Kalimantan Barat atau bahkan nasional.

"Mari bersama kita majukan pertanian di Kabupaten Ketapang. Jadi besar harapan saya kepada penyuluh untuk tetap menjadi garda terdepan  membangun pertanian di Kabupaten Ketapang," ujarnya.

Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
"Satu tugas dari saya untuk menantang para penyuluh memberikan kontribusi kepada Ketapang, saya tunggu ada prodak unggulan yang bisa eksis sampai level Kalbar bahkan nasional, saya pribadi akan berikan reward," janji sekda.

Di akhir sambutannya tak lupa sekda memberikan ucapkan selamat kepada ketua PERHIPTANI dan seluruh jajaran. Beliau berharap penyuluh Ketapang menjadi yang terdepan, amanah untuk pertanian Ketapang yang semakin maju 

Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
Foto: Pelantikan DPD PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) Kabupaten Ketapang. (Prokopim Pemkab Ketapang/Borneotribun)
"Semoga seluruh penyuluh ini semakin maju, berprestasi dan tetap amanah menjalankan tanggung jawab untuk memajukan pertanian di Kabupaten Ketapang," pungkasnya. 

Turut hadir: Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ir. Sikat Gudag, M.Si, Ketua harian DPP Perhiptani Ir. H. Fathan A. Rasyid, M.Agr, Ketua DPP Perhiptani Ketapang Syahrudin, SP.,MP, para pengurus Perhiptani serta undangan dan lain. (***/sh/dok.ist)

Selasa, 19 Desember 2023

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.
KETAPANG - Wakil Bupati (Wabup) Ketapang H. Farhan, SE., M.Si, menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Bela Negara ke 75 Tahun 2023 bertema “Kobarkan Bela Negara Untuk Indonesia maju”,  di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Selasa (19/12/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Farhan membacakan amanat Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Subtansi dari Manat tersebut, presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat Bela Negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. 

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.
Bela Negara di Indonesia menurut presiden, bukan hanya dari aspek militer tetapi juga harus lebih diperluas lagi termasuk dengan  merangkul semua lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.
“Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit Bela Negara,” ujar Wabup membacakan amanat presiden

Menurut presiden lagi, setiap masyarakat harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.
Lebih lanjut, semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden mengajak masyarakat untuk memperhatikan tantangan ke depan yang tidak terduga. Tantangan dimaksud menurut presiden, bukan hanya terkait ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata seperti pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim telah membawa dampak dan risiko ketahanan negara.

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.

Presiden menegaskan, hari Bela Negara ini merupakan momentum bagi kita untuk bersatu dan berkontribusi positif demi Indonesia maju yang kita cita-citakan.

Usai upacara, Wabup memberikan surat pencatatan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (Kemenkumham), di antaranya Kain Pelangi Nage Belimbor, Upacara Adat Meruba, Kanjan Serayong, Adat Menjangkap Buah Dayak dan Upacara Adat Baborent Dayak Simpang.

Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden
Wabup Ketapang Jadi Irup Hari Bela Negara Ke-75 Bacakan Amanat Presiden.
Upacara ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri, Ormas, OKP serta pelajar tersebut di Kabupaten Ketapang. (***/sh)

Senin, 18 Desember 2023

Hadiri Milad PLK, Wabup Ketapang Ucapkan Terimakasih Pada PLK Yang Konsisten Lestarikan Budaya

Hadiri Milad PLK, Wabup Ketapang Ucapkan Terimakasih Pada PLK Yang Konsisten Lestarikan Budaya
Hadiri Milad PLK, Wabup Ketapang Ucapkan Terimakasih Pada PLK Yang Konsisten Lestarikan Budaya.
KETAPANG - Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, pemerintah daerah bertugas melaksanakan pemajuan kebudayaan, menjamin perlindungan atas ekpresi budaya, memelihara kebhinekaan dan menyediakan sumber pendanaan untuk pemajuan kebudayaan.

Dalam hal ini, Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Ketapang telah mengalokasikan anggaran fasilitas event budaya yang dilaksanakan paguyuban etnis dan komunitas budaya, salah satunya memfasilitasi tempat dan biaya, selain itu pemerintah juga memfasilitasi pelaksanaan event-event budaya yang dilaksanakan di kecamatan-kecamatan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati H. Farhan, SE.,M.Si dalam sambutannya saat menghadiri milad (hari lahir:red) Perkumpulan Lawang Kekeyun (PLK) Negeri Matan Tanjungpura Kabupaten Ketapang yang ke 6 yang diselenggarakan di Citimall Ketapang, pada Sabtu (16/12/2023).

Adapun tema dalam milad tersebut adalah “Kita Tingkatkan Literasi Budaya, Melanjutkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera”.

Dalam kesempatan itu, Wabup Farhan mengucapkan terimakasih kasih kepada PLK atas kesediannya konsisten melestarikan budaya daerah Kabupaten Ketapang. Beliau berharap, sejalan dengan apa yang telah diupayakan PLK, seni budaya melayu Ketapang akan tetap lestari dan berkembang. 

“Saya berharap pelaksanaan kegiatan ekspresi budaya Melayu Ketapang dapat menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kita dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai budaya yang hidup didalam masyarakat Melayu Kabupaten Ketapang,” ujar Wabup

Penyelenggaraan milad diisi dengan berbagai perlombaan yang linier dengan tajuk milad yaitu ekspresi budaya melayu dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang terdiri dari anak-anak tingkat SD dan masyarakat umum.

Adapun perlombaan nya berupa tari kreasi melayu umum, lomba dendang melayu umum, lomba peragaan busana melayu Umum dan lomba mewarnai tingkat SD.(***/sh)

Sabtu, 16 Desember 2023

Buka Kejuaraan Pencak Silat Sekda : Prestasi IPSI Ketapang Terus Naik

Buka Kejuaraan Pencak Silat  Sekda :  Prestasi IPSI Ketapang Terus Naik
Buka Kejuaraan Pencak Silat  Sekda :  Prestasi IPSI Ketapang Terus Naik.
KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.,Si membuka kejuaraan pencak silat Sekda Cup II tahun 2023, pada Sabtu (16/12/2023) pagi di Lapangan Pelti Ketapang. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan pencak silat Sekda Cup II, diantaranya seluruh tamu undangan hingga utusan para pendekar silat yang hadir.

"Saya memang 6-7 bulan terakhir jarang ada di Ketapang karena mengikuti PKN 1, nah hari ini kehadiran saya sebagai komitmen saya selalu Ketua Pembina sekaligus Pendekar Wira Utama karena berjanji kepada panitia dan pengurus IPSI untuk hadir," katanya, Sabtu pagi.

Sekda melanjutkan, sebagai Ketua Pembina IPSI dirinya menegaskan akan konsisten untuk memberikan apa saja yang bisa dilakukan untuk kejayaan pencak silat Ketapang. 

"Karena sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi sesama, ini harus saya lakukan dan puji syukur terbukti prestasi IPSI Ketapang terus naik dan tahun 2026 kita berupaya agar menjadi juara umum Porprov Kalbar," harapnya.

Sekda menambahkan, kalau prestasi demi prestasi bisa terus dicapai tentunya berkat kerjasama dan kerja keras bersama bahkan kita harus bisa mewujudkan agar Ketapang dapat menjadi barometer kemajuan pencak silat di Kalbar.

"Apalagi saya rasa baru di Ketapang ada kejuaraan pencak silat, festival pencak silat hingga melaksanakan apel 1000 pendekar," jelasnya.

Sekda menyampaikan, bahwa tahun depan dirinya mengatakan bahwa festival pencak silat dan sekda cup akan didedikasikan untuk menyemarakkan HUT TNI dan akan dilakukan kolaborasi dengan pihak TNI baik itu Kodim maupun Lanal Ketapang.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Dandim dan Danlanal, kami sepakati 5 Oktober dimeriahkan kegiatan festival san sekda cup sengan diikuti seluruh pendekar dari penjuru Ketapang, karena TNI adalah pejuang dan pendekar juga merupakan pejuang bangsa ini sehingga kita harus bersatu dan tetap kompak," terangnya.

Sekda menyampaikan kembali ucapan terimakasih kepada Dispora Ketapang, IPSI, Koni, seluruh panitia hingga dewan juri dan berharap di kegiatan tahun depan dapat melaksanakan apel dengan menghadirkan 2.000 pendekar.

Mengakhiri sambutannya, Sekda menyampaikan beberapa pantun diantaranya makan ketupat di pasar lama, makannya duduk dekat mertua, setelah sikses kejuaraan pencak silat sekda cup pertama, mari sukseskan kejuaraan pencat silat sekda cup kedya tahun 2023.

"Berekor panjang si bebek serati, masuk kekandang diwaktu petang, IPSI Ketapang selalu pasti mengangkat marwah pencak silat Kabupaten Ketapang. Ke kendawangan dihari selasa, hari rabunya menuju manis mata, wahai pendekar bangsa mari kita singsingkan baju jaga keutuhan bangsa dan negara tercinta," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Pencak Silat Sekda Cup II, Luhur Faraytodi mengatakan kalau kegiatan ini bertujuan untuk 
mencari bibit-bibit pesilat potensial untuk persiapan menghadapi pekan olahraga pelajar daerah tahun 2024.

"Kedua untuk meningkatkan kemampuan para pesilat guna mewujudkan generasi pesilat tangguh yang dapat berprestasi dalam bingkai seni budaya pencak silat," katanya.

Dia menjelaskan, kalau peserta kejuaraan pencak silat sekda cup II sebanyak 248 peserta yang mewakili 66 kontingen atau sekolah se-kabupaten ketapang dengan waktu pelaksanaan selama 4 hari sejak 16 hingga 19 Desember mendatang.

"Kategori kejuaraan laga putra dan putri, seni tunggal baku IPSI, seni ganda, seni solo kreatif dengan perangkat pertandingan satu orang wasit juri tingkat nasional sebagai teckhnikal delegate, tiga orang wasit juri yang mempunyai sertifikasi daerah, 16 org wasit juri yang mempunyai sertifikasi daerah dan semua peserta kejuaraan sekda cup II ini sudah terdaftar di BPJS ketenagakerjaan dengan harapan dapat memberikan rasa aman baik kepadan atlet, orang tua atlet maupun official." Pungkas sekda. (***/sh)

Senin, 11 Desember 2023

Bupati Martin Rantan Resmikan Gereja Dan Berikan Bingkisan Natal

Foto : Bupati Martin Rantan Resmikan Gereja Dan Berikan Bingkisan Natal.
KETAPANG - Bupati Martin Rantan, SH.,M.Sos melakukan peresmian Gereja paroki ST. Carolus Borromeus Tembelina dan penyerahan secara simbolis paket Natal kepada umat kristiani di Kecamatan Sungai Melayu Rayak, pada Sabtu (09/12/2023).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peresmian gereja dalam bingkai safari Natal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam upaya melakukan pembinaan umat.

"Natal merupakan perayaan yang penuh sukacita dan kegiatan safari natal ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap pembinaan umat beragama," ujar bupati.

Beliau berharap, spirit natal untuk kemajuan. Perayaan Natal menjadi penyemangat masyarakat untuk membangun dan memajukan Kabupaten Ketapang agar menjadi lebih baik lagi.

"Saya juga mengingatkan bahwa pembangunan Gereja ini jangan menjadi yang utama karena yang lebih penting adalah membangun mental dan hati kita agar umat katolik di paroki Santo Carolus Borromeus Tembelina ini semakin menghayati ajaran agama," pungkasnya. (***/sh).

Minggu, 10 Desember 2023

Sekda Buka Gawai Adat Bapalas Benua Dan Letakkan Batu Pertama Pendirian Gereja

Foto : Sekda Buka Gawai Adat Bapalas Benua Dan Letakkan Batu Pertama Pendirian Gereja.
KETAPANG – Mewakili bupati, Sekda Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si hadir dan buka Gawai Dayak Bapalas Benua IV Kecamatan Kendawangan, pada Sabtu (09/12/2023), di Dusun Air Merah, Desa Bangkal Serai, Kecamatan Kendawangan.

Sebagai informasi, dalam hirarki masyarakat adat dayak Ketapang sekda dianugerahi gelar adat Patih Jaga Pati Laman Sembilan Domong Sepuluh Kerajaan Hulu Aik, Raden Cendaga Pintu Bumi Jaga Banua.

Gawai adat terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan. Diawali dengan ritual adat Bapalas Benua dan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama Gereja Katolik St. Bona Ventura Air Merah, Desa Bangkal Serai, Kecamatan Kendawangan serta penanaman pohon.
 
Kemudian, dilanjutkan dengan lagi dengan acara Kisar Pesalin Pesibur di rumah adat Dusun Air Merah Membulu Lima, Kecamatan Kendawangan. Pada acara adat tersebut, sekda oleh masyarakat setempat dianugerahi gelar adat Raden Cendaga. Sebagai informasi, sekda mendapatkan gelar kehormatan adat tersebut untuk yang kesembilan kalinya.

Dalam sambutannya, sekda membarikan apresiasi pada panitia, domong, forkopimcam Kendawangan, camat, danramil dan kapolsek Kendawangan serta semua pihak yang terrlibat pada acara adat dimaksud. 

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, saya mengapresiasi Ketua DAD Kabupaten Ketapang, Ketua DAD Kecamatan Kendawangan, dan secara khusus kepada panitia, yang sudah melaksanakan melaksanakan Gawai Adat Bapalas Benua yang ke-4 ini,” ujar sekda. 

Lanjut, “Secara pribadi, saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para domong, para temenggung, dan seluruh masyarakat adat Kendawangan, yang telah memberikan gelar kehormatan secara adat,” ujar sekda melanjutkan. 
 
Di sela sambutannya, sekda juga menanggapi keinginan masyarakat Dusun Air Merah, yang ingin melakukan pemekaran Desa. Menurut Beliau, Pemkab. Sekda mengaku mendukung upaya itu dan sembari mengingatkan hal-hal yang berkaitan administratif.

“Silakan diajukan, jika ingin melakukan pemekaran Desa dan syarat-syaratnya juga harus dipenuhi,” ujar sekda.
 
Mengakhiri sambutannya, Sekda berharap agar acara Gawai Dayak Bapalas Benua IV Kecamatan Kendawangan dapat berjalan lancar dan sukses. Kemudian sekda juga menegaskan dukungannya terhadap pelestarian budaya dari semua etnis yang ada di Ketapang.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan gawai adat Bapalas Benua ini supaya terus terlaksana. Pemda Ketapang juga sangat komitmen mendukung kegiatan budaya semua etnis, yang ada di Ketapang,” pungkas sekda 
 
Acara Adat juga dihadiri oleh Danlanal Ketapang, OPD Ketapang, para Ormas Dayak di Ketapang, para sesepuh adat, dan beberapa utusan DAD Kecamatan.

Sabtu, 02 Desember 2023

Sesuai Target Terkait PKN Sekda Dapat Apresiasi Coach dan Mentor

Foto : Sekda Ketapang, Alexander Wilyo saat sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan ke LVIII LAN RI.
KETAPANG – Sekda Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si paparkan Implementasi Gagasan Kebijakan Penguatan Harmoni Sosial Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat untuk Mendukung Ibu Kota Negara ( IKN ) di Ruang Strategi Lantai 2 Gedung Graha Wisesa Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta pada Jum'at, (1/12/2023).

Pemaparan Sekda tersebut berkenaan dengan seminar akhir implementasi Proyek Perubahan (Proper) Beliau sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan ke LVIII LAN RI dengan tema Penguatan Harmoni Sosial Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat untuk Mendukung IKN.

"Seluruh target jangka pendek, berupa output kegiatan dan evidence yang harus dicapai pada tahap implementasi Proper berhasil diselesaikan dan dilaksanakan tepat waktu." terang sekda.

Sekda mengaku, capaian output kunci Proper yang berhasil diselesaikannya diantaranya adalah tersusunnya Rancangan Peraturan Gubernur tentang Kolabrorasi Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Sosialisasi dan FGD Rancangan Peraturan Gubernur, kegiatan deklarasi pernyataan dukungan seluruh stakeholders terhadap Penguatan Harmoni Sosial Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, serta melaksanakan pelatihan kewirausahaan pengelolaan kebun sawit mandiri berbasis teknis agronomi bagi petani sawit mandiri di Kecamatan Sungai Melayu Rayak dan Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang kerjasama dengan PT. Limpah Sejahtera ( First Resources Group). 

Diakhir paparannya, sekda mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders baik Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten/Kota seKalimantan Barat, Investor, Para Penggerak Swadaya Masyarakat dan Tenaga Pendamping Profesional, LSM, Pegiat Media, Akademisi, Tokoh Adat, Tokoh Masyarak at, Tokoh Agama, Tim Efektif Proper dan semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan proyek perubahan ini.

Atas terselesaikannya Propernya, sekda mendapat ucapan selamat dan apresiasi dari pelatih/coach (Nana Rukmana, D.W.M.A), penguji serta para mentor.   

Dr. BASSENG, M.Ed. selaku penguji dalam pembahasannya menyampaikan apresiasinya karena telah berhasil melaksanakan seluruh kegiatan sesuai target yang ditetapkan di dalam milestone. Dia berharap, hasil Proper sekda ini untuk kedepannya tidak hanya diterapkan di Kalimantan Barat tapi dapat terus didorong menjadi kebijakan untuk diterapkan secara nasional. 

Hal senada juga diucapkan oleh P j. Gubernur Kalbar, dr. HARISSON, M.Kes. yang merupakan mentor sekda. Beliau juga menyampaikan dukungan penuh atas Proper Sekda tersebut dan mengapresiasi telah menjadikan Kalimantan Barat sebagai tempat implementasi Proper untuk mewujudkan harmoni sosial masyarakat.  

Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH ,M.Sos yang menyampaikan penghargaan serta terima kasih kepada LAN RI yang telah memberikan kesempatan bagi Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si. untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I. Hal ini menurut bupati sangat membanggakan karena merupakan satu-satunya wakil dari Kalimantan Barat. (***sh)

Kamis, 30 November 2023

Bupati Ketapang Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Ketapang 2025-2045

Foto : Bupati Ketapang Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Ketapang 2025-2045.
KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Ketapang tahun 2025-2045 yang diselenggarakan Bappeda Ketapang, pada Rabu (29/11/2023) bertempat di Hotel Grandzuri Ketapang.

"Forum ini merupakan wadah untuk mendapatkan masukan, saran dan kritik yang kontsruktif dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah," Ujar Bupati.

Beliau berharap dari hasil forum ini dapat menjadi isu strategis yang akan diambil sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan RPJPD Kabupaten Ketapang tahun 2025-2045.
"Penyusunan RPJPD ini tentu tidak bisa dilakukan secara sepihak tapi seluruh stakeholder dan berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam kegiatan ini sehingga tercipta sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Ketapang," Terang Bupati.

Lebih lanjut beliau mengajak semua yang hadir untuk berpartisipasi aktif memberikan masukan, kritik dan saran konstruktif terhadap rancangan awal RPJPD ini.

"Sehingga diharapkan dokumen ini menjadi dokumen perencanaan yang tidak hanya mengikuti legal formal sistematika penyusunan tetapi juga memiliki isi yang berbobot didukung data dan informasi yang valid," pungkasnya.

Kemudian, dalam kegiatan dilakukan paparan dari Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat dan Kepala Bappeda Kabupaten Ketapang.

Selain itu dilakukan juga penandatangan berita acara oleh seluruh stakeholder yang hadir mulai dari para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Organisasi masyarakat, tokoh masyarakat dan lainnya. (sh)

Minggu, 26 November 2023

Pentas Seni Budaya Dayak Ketapang Ke IX Resmi Dibuka Oleh Martin Rantan

Foto : Bupati Ketapang Martin Rantan, S.H.,M.Sos secara resmi membuka Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) IX.
KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan, S.H.,M.Sos secara resmi membuka Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) IX Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang, yang berlangsung di Balai Sungai Kedang, Pendopo Bupati Ketapang, pada Sabtu (25/11/2023).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DAD Ketapang dan panitia pelaksana yang telah bekerja dengan kompak dan penuh rasa kekeluargaan, sehingga pagelaran budaya berupa Pentas Seni Budaya Dayak DAD Kabupaten Ketapang Tahun 2023 dapat dilaksanakan sesuai dengan yang telah direncanakan.

Bupati menilai, sesuai dengan tema pagelaran, bahwa hutan bagi suku Dayak adalah simbol persatuan, menyimpan nilai historis, dan ruang mentransfer pengetahuan antar generasi. Selain itu, hutan juga menjadi bagian dari spiritualitas.

"Saat musim buah, di kampung-kampung digelar ritual adat menjangkap buah, yakni upacara syukuran atas panen buah yang dilaksanakan di tembawang atau dohas. Tembawang atau dohas, merupakan pusat atau sumber kehidupan. Segala usaha untuk keberlangsungan hidup keluarga Dayak dari generasi ke generasi.

Oleh karenanya, pada kesempatan yang baik ini, Beliau mengajak Dewan Adat Kabupaten Ketapang, para camat, para kepala desa, domong mantir dan seluruh masyarakat serta generasi muda Dayak untuk menjaga hutan, tembawang, dohas yang masih tersisa, dan menanam kembali berbagai macam jenis buah-buahan, agar tembawang kita tetap lestari dan tidak punah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui instansi terkait kata bupati lagi, terus berupaya maksimal dalam pelestarian dan pengembangan budaya daerah dengan memberikan dana fasilitasi pagelaran seni budaya kepada 10 paguyuban etnis, salah satu diantaranya adalah Pentas Seni dan Budaya Dayak (PSBD), yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang.

Beliau juga mengatakan kalau Balai Sungai Kedang yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merupakan fasilitas gedung pertunjukan sebagai sarana pagelaran pentas seni budaya, hiburan, pameran dan event-event lainnya.

“Guna mendukung pelestarian budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga secara bertahap menuntaskan pembangunan rumah adat, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa serta melakukan pemugaran dan pemeliharaan objek-objek cagar budaya yang ada di Kabupaten Ketapang,” ujar bupati
 
Mengakhiri sambutannya, bupati kembali memberi ucapan selamat dan apresiasi kepada para panitia, berharap acara berjalan lancar dari awal sampai akhir acara. 

"Semoga seluruh rangkaian acara kita, mulai dari pembukaan sampai dengan penutupan dapat berjalan lancar, aman dan meriah,” harap Bupati.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Ketapang, Sekda Ketapang, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Forkopimda, Ketua Umum DAD Kabupaten Ketapang dan jajarannya, para Kepala OPD di lingkungan Pemda Ketapang, para camat, para Kades, para tokoh adat dan agama, tokoh etnis, dan sejumlah organisasi masyarakat. (***/ms/sh)

Minggu, 19 November 2023

Sekda Ketapang Resmikan Gereja Di Simpang Dua

Foto : Sekda Ketapang Resmikan Gereja Di Simpang Dua.
KETAPANG – Mewakili bupati, Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,.MSi melakukan penandatanganan prasasti peresmian Gereja Stasi St. Gabriel Gerai Desa Gema, Paroki St. Mikail di Kecamatan Simpang Dua, pada Sabtu (18/11/2023).

Sebelum penandatangan prasasti, Sekda Alexander Wilyo bersama Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi beserta rombongan, mengawali kegiatannya dengan melalukan penanaman pohon di lingkungan Gereja.

Pada sambutannya, sekda memberikan ucapan selamat kepada umat dan masyarakat Desa Gema Kecamatan Simpang Dua atas rampungnya pmembangunan gereja yang megah dan representatif ini.  

Sekda berharap agar rumah ibadah yang telah dibangun ini dirawat, dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Pasalnya gereja menurut sekda tidak hanya memiliki fungsi sebagai rumah ibadah saja, tetapi juga berfungsi sosial, budaya bahkan ekonomi bagi sebesar-besarnya kepentingan umat dan masyarakat. 

"Semoga rumah ibadah yang bagus dan megah ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta semangat untuk beribadah," Harap Sekda.

Lebih lanjut, "tidak hanya itu, semoga gereja baru yang megah ini juga membawa dampak positif bagi keharmonisan, kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua dan Kabupaten Ketapang pada umumnya," pungkas sekda.

Hukum

Peristiwa

Pilkada 2024

Kesehatan

Lifestyle

Tekno