Berita BorneoTribun Hari ini -->

Senin, 27 Maret 2023

Polsek Siding Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro Hidro Mini Low RPM di Daerah Terpencil

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro Hidro Mini Low RPM Dusun Senoleng.
Bengkayang, Kalbar - Kepolisian Sektor Siding Polres Bengkayang Polda Kalbar membangun sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro Hidro Mini Low RPM dengan menggunakan aliran anak sungai Bijag di kawasan Dusun Senoleng, Desa Sungkung III, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Jumat (24/3/2023) pagi lalu.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Bhabinkamtibmas Desa Sungkung III Bripka Adang Sugiharto dan melibatkan beberapa personel dari Polsek Siding termasuk Kapolsek Siding serta diikuti pihak Desa Sungkung III dan masyarakat Desa Sungkung III. 

Saat dikonfirmasi di lapangan, Kapolsek Siding Ipda Oman Kurnianto mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu upaya dalam pemanfaatan potensi alam secara baik dan benar untuk dimanfaatkan masyarakat. Selain itu juga, pembuatan alat pembangkit listrik tersebut bisa dikatakan mudah dan tentu tidak mengganggu ekosistem di sungai.

“Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro Hidro Mini Low RPM ini merupakan salah satu cara kami untuk memanfaatkan potensi alam secara baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekitar,” ucap Oman.

“Pembuatan alat pembangkit listrik ini juga tidaklah sulit dan bahannya tentu mudah didapat seperti beberapa kayu, dinamo, pipa paralon serta kabel,” tambah Oman.

Adapun, Kapolsek menjelaskan, pemanfaatan aliran sungai untuk pembangkit listrik ini merupakan inisiasi dari Bhabinkamtibmas Desa Sungkung III Polsek Siding Bripka Adang Sugiarto yang didukung Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dan kemudian ditindaklanjuti Kapolsek Siding serta dukungan dan kerja sama dari Pihak Desa Sungkung III beserta masyarkat.

Selain itu, Oman juga menjelaskan mengenai biaya yang dikeluarkan dalam pembelian bahan tersebut merupakan dari Bhabinkamtibmas  Bripka Adang Sugiarto itu sendiri. Adapun ia menambahkan mengenai kelemahan dari turbin air tersebut, menurutnya listrik yang dihasilkan dari alat tersebut hanya mampu untuk menerangi dua tempat.

“Untuk bahan-bahan yang digunakan ini merupakan biaya yang dikeluarkan Bhabinkamtibmas Bripka Adang Sugiarto, adapun biaya yang dikeluarkan berkisar 10 juta. Sementara itu, untuk listrik yang dihasilkan dari turbin ini, kurang lebih 400 sampai dengan 500 watt saja. Artinya hanya mampu untuk menerangi lampu Aula Desa dan Kantor Sekretariat Panitia Pemungutan Suara Desa Sungkung III,” jelas Oman.

Diketahui, kegiatan tersebut dimulai dari pagi hingga selesai pada jelang malam hari. Adapun pada saat kegiatan, Kapolsek beserta anggotanya mengaku pelaksanaannya tidaklah berjalan mulus, bagaimana tidak pihaknya dihadapkan dengan akses jalan yang cukup sulit dilalui.

Kapolsek juga berharap, masyarakat bisa bersama-sama untuk menjaga dan merawat turbin air tersebut. Menurutnya, apabila ingin daya listrik tetap stabil, aliran di sungai harus tetap deras dan tidak boleh surut atau tersendat karena tertutup sampah.

“Selama berjalannya kegiatan, tentu tidak berjalan mulus begitu saja. Kami dihadapkan beberapa kendala, salah satunya akses menuju Desa Sungkung III yang cukup menyulitkan, namun dengan kerjasama semua pihak, hal tersebut dapat kami lalui,” sampai Oman.

“Alhamdulillah pembangunan turbin air ini dapat selesai dikerjakan. Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama untuk merawat dan menjaga alat ini. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sungkung III Sujianto mengapresiasi atas aksi sosial yang dilakukan pihak Kepolisian yang dalam hal ini Polsek Siding. Ia berharap inovasi tersebut dapat dimanfaatkan dan menjadi inspirasi bagi semua pihak.

“Saya mewakili masyarakat Desa Sungkung III, mengucapkan terima kasih kepada Polsek Siding khususnya Bhabinkamtibmas Desa Sungkung III Bripka Adang Sugiarto atas pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mikro Hidro Mini Low RPM. Ini tentu bermanfaat bagi masyarakat. Sebelumnya kantor ini belum ada penerangan namun sekarang sudah ada. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi kita dalam membangun desa dan memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya diwilayah terpencil,” ujar Sujianto.

(Tim/R. Hermanto)

Minggu, 26 Maret 2023

Polres Sekadau Siagakan Personel Dalam Pengamanan Ibadah Misa


Pengamanan Misa di Gereja Agung Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau.
Sekadau, Kalbar - Ibadah misa yang berlangsung di Gereja Agung Paroki Santo Petrus dan Paulus di Jl. Merdeka Barat maupun Gereja lainnya menjadi perhatian Kepolisian melalui langkah pengamanan.

Pengamanan tersebut dilakukan oleh regu Siaga Polres Sekadau sejak kegiatan misa berlangsung pada pagi dan malam hari, Minggu (26/3/2023).

Kapolres Sekadau melalui Kasi Propam Iptu Guritno Prahoro menyampaikan, pengamanan dilakukan oleh regu siaga yang bertugas sepanjang hari Sabtu dan Minggu dalam mengawal setiap agenda masyarakat.

"Pengamanan hari ini dilakukan oleh regu siaga yang bertepatan dengan pelaksanaan misa di dua Gereja pada pagi dan malam harinya," kata Iptu Guritno selaku Padal regu siaga.

Menurutnya, pengamanan tersebut menjadi agenda rutin dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif dalam ibadah Misa yang dipadati ratusan jemaat tersebut.

"Kehadiran personel Kepolisian sebagai upaya memelihara kamtibmas, mencegah kerawanan yang muncul serta menjaga arus lalu lintas tetap berjalan lancar," jelasnya.

Sebelum melakukan pengamanan, kepada personel diingatkan untuk tetap memperhatikan keselamatan pribadi dan melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku.

(Mul/R. Hermanto)

Sambangi Warganya, Ini Yang Dilakukan Personil Polsek Matan Hilit Utara

Polsek Matan Hilir Utara Ketapang menyambangi warga untuk memberikan kenyamanan dan menjaga kondusifitas.
Ketapang, Kalbar - Polsek Matan Hilir Utara terus meningkatkan patroli saat bulan suci Ramadhan demi menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Matan Hilir Utara, Minggu (26/3/2023).

Kegiatan rutin patroli di tempat tempat yang sepi dan sangat  rawan gangguan kamtibmas serta tempat kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan keramaian dengan tujuan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat guna mencegah gangguan kamtibmas.

Kapolsek Matan Hilir Utara Ipda Made Adnyana mengatakan bahwa kegiatan patroli sudah menjadi kewajiban setiap personil polri. 

"Kegiatan ini kami tingkatkan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek Matan Hilir Utara dengan menyasar tindak kriminal Pencurian baik itu Curas, Curat dan Curanmor," Ujar Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga menyebutkan upaya dalam  mengantisipasi balapan liar.

"Kami akan hadir setiap tempat tempat yang dapat menimbulkan keramaian sehingga bertujuan  untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," Tutupnya. 

(Humres/R. Hermanto)

Muda Mudi Mabuk dan Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Patroli

Patroli Ramadhan untuk menjaga Sitkamtibmas.
Kapuas Hulu, Kalbar - Personil Sat Samapta Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar melaksanakan Patroli guna menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif saat bulan Ramadhan di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu, Sabtu (25/3/2023) malam. 

Patroli dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kapuas Hulu AKP Edy Supriyanto, S.H., dimulai dari sepanjang jalan Putussibau Utara, Putussibau Selatan dan melakukan pemeriksaan di seputaran Taman Alun Putussibau Kecamatan Putussibau Utara, di temukan sekelompok Muda Mudi yang sedang mengkonsumsi minuman keras jenis Raruk.

AKP Edy menjelaskan pelaksanaan patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit masyarakat saat Bulan Ramadhan yang juga menyasar Penginapan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan serta ditemukan pasangan bukan suami istri. 

Dari hasil temuan  tersebut di atas, AKP Edy mengatakan semuanya di amankan ke Mapolres Kapuas Hulu untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan dilakukan pembinaan serta dibuatkan Surat Pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut dan dipersilahkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Mereka tidak di tahan, hanya diberi pembinaan dan Surat Pernyataan untuk tidak mengulangi," Terang AKP Edy.

(Murs/R. Hermanto)


Sempat Kabur Lima Puluh Enam Hari, Pelaku Pembunuhan di Suwignyo Ditangkap Polisi

Konferensi Pers.
Pontianak, Kalbar - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.ik MH melaksanakan Press Release terkait Pengungkapan Kasus Pembunuhan di jalan Suwignyo, Sabtu, (25/3/2023) kemarin.

Dalam Keteranganya Kombes Pol Adhe Hariadi, S.ik MH yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Tri Prasetyo, S.ik MH, mengatakan bahwa pada Jumat 24 Maret 2023 pihaknya mendapat informasi tentang keberadaan dua orang diduga tersangka kasus Pembunuhan yang berada di kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas, kedua tersangka ini bekerja sebagai buruh bangunan.
  
Pada saat Tim Buru sergap Polresta Pontianak yang dipimpin Kasat Reskrim Kompol Tri Prasetyo, S.ik MH sampai lokasi dan akan melakukan penangkapan, kedua tersangka berusaha  kabur dan salah satunya tewas kehabisan darah saat dalam perawatan di Rumah Sakit Anton Sudjarwo Pontianak. 

Lebih lanjut, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.ik MH menjelaskan kedua tersangka yakni M. Ikbal (22) dan Ali Wata (21) setelah melakukan pembunuhan keduanya berusaha melarikan diri dengan cara berpindah-pindah tempat dibeberapa daerah, seperti Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu.

Bahkan, keduanya berhasil memasuki wilayah Malaysia melalui pintu perbatasan Badau.

"Selama lima puluh enam hari pelariannya kedua tersangka ini  selalu berpindah-pindah dan  terakhir mereka berada diwilayah kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas,  kemudian Tim kami dari Polresta Pontianak berhasil  membekuknya," Tukasnya.  

(HumResta/R. Hermanto

Berdayakan Bhabinkamtibmas, Polres Singkawang Instruksi Seluruh Jajaran Sosialisasikan Karhutla

Bhabinkamtibmas himbau warga bahaya karhutla.
Singkawang, Kalbar - Polres Singkawang, melalui Bhabinkamtibmas gencar memberikan himbauan dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat, Sabtu (25/3/2023).

Kebakaran Hutan dan Lahan sangat berdampak pada  kesehatan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Utara Aipda Safarudin Selaku Bhabinkamtibmas yang bertugas di kelurahan Setapuk Kecil melakukan upaya sosialisasi dan himbauan kepada warga masyarakat  agar memahami bahaya yang dapat di timbulkan apabila melakukan pembakaran hutan dan lahan di tanah gambut yang dapat berakibat fatal apabila terjadi kebakaran.

Kapolres Singkawang Akbp Arwin Amrih Wientama, S H., S.I.K., H.H. melalui Kapolsek Singkawang Utara AKP Parnadi, S.H memerintahkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Utara agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat kelurahan agar terjalin komunikasi yang baik dengan kelurahan.

Selain melakukan himbauan Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat dalam upaya melakukan pencegahan dini apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan  sehingga dapat terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik serta tidak henti-hentinya untuk mengingatkan warga demi kepentingan bersama.

"Semoga dengan adanya upaya himbauan karhutla ini wilayah di Kelurahan Setapuk Kecil Kecamatan Singkawang Utara tidak terjadi Karhutla yang dapat merugikan kita semua dan masyarakat sadar serta memahami bahwa pentingnya untuk tidak tidak membuka lahan dengan cara dibakar," Ungkap Aipda Safarudin Bhabinkamtibmas Setapuk Kecil.

(Hms/R. Hermanto)

Sabtu, 25 Maret 2023

Sembahyang Kubur Warga Tionghoa, Polres Singkawang Dan Polsek Jajaran Terjunkan Tim Pengamanan

Pengamanan ritual sembahyang kubur warga Tionghoa di kota Singkawang.
Singkawang, Kalbar - Personil Polres Singkawang maupun dari Polsek Jajaran melaksanakan pengamanan ritual sembahyang kubur di beberapa tempat pemakaman di Kota Singkawang, seperti saat ini dilaksanakan pengamanan di Pemakaman Sanggau Kulor, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, Sabtu (25/3/2023).

Kapolres Singkawang Akbp Arwin Amrih Wientama, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Singkawang Timur Iptu Dwi Hariyanto Putro, S.H. menuturkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, dalam kegiatan ritual sembahyang kubur oleh masyarakat Thionghoa di Kota Singkawang dilakukan pengamanan dari personel Polres Singkawang dan Polsek Jajaran, Agar kegiatan masyarakat tersebut dapat berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan keamanan, Tuturnya.

Personil kepolisian baik dari Polsek dan Polres Singkawang yang terlibat dalam Sprint Pengamanan melakukan pengamanan, sambil memberikan himbauan kepada masyarakat.

Pengamanan itu di lakukan secara terbuka dan tertutup baik di lokasi pemakaman ‎maupun di jalan raya, agar dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Pengaman‎an tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tak di inginkan serta mengantisipasi timbulnya kemacetan arus lalu lintas dan aksi preman di parkir kendaraan mobil dan sepeda motor.

“Kegiatan Ritual Sembahyang Kubur merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh warga Etnis Tionghoa,” Tuturnya.

“Ritual sembahyang kubur itu berlangsung sekitar dua minggu yang di lakukan dari pukul 05.00 – 09.00 WIB,” tambahnya.

Petugas juga terus mengimbau kepada masyarakat kota Singkawang dan sekitar untuk dapat memberikan rasa toleransi kepada ‎warga etnis Tionghoa yang sedang melaksanakan ritual sembahyang kubur serta tetap menjaga situasi Kamtibmas demi terciptanya suasana yang kondusif yang telah tercipta selama ini dan selalu memperhatikan setiap pembakaran kertas agar tidak terjadi kebakaran.

(Hms/R. Hermanto)

Banjir Rob, Polsek Rasau Jaya Monitor Pemukiman Warga

Monitoring Pemukiman Warga.
Kubu Raya, Kalbar - Polsek Rasau Jaya melakukan monitoring wilayah yang terdampak banjir rob akibat tingginya permukaan air laut yang terjadi beberapa hari belakangan di lokasi RT. 25 / 26 RW. 08 Dusun Rasau Karya Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya. 

Monitoring dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana lebih lanjut dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang terkena dampak untuk mematikan aliran kelistrikan yang terdapat di bawah lantai atau dapat terjangkau oleh air.

Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Faldo Yefri Oktavianus, S.Tr.K.,M.H., mengatakan bahwa tim yang diturunkan untuk monitoring ini terdiri dari personel kepolisian, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan dari organisasi sosial setempat.

"Kami melakukan monitoring wilayah yang terdampak banjir rob untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana lebih lanjut dan memberikan himbauan untuk mematikan jaringan kelistrikan yang terjangkau oleh air banjir dan segera menghubungi pihak kepolisian jika membutuhkan bantuan, untuk saat ini warga masih dapat beraktivitas," kata Faldo, Sabtu (25/3/23) di lokasi.

Monitoring dilakukan secara berkala, di mana petugas akan memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir rob dan memperkirakan perkembangan situasi ke depan. Petugas juga akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana banjir rob dan tindakan yang harus diambil untuk mengurangi dampaknya.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah yang terdampak banjir rob untuk waspada dan mengikuti arahan dari petugas yang berwenang. Ia menekankan pentingnya keselamatan masyarakat dan memastikan bahwa bantuan akan diberikan secara merata kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak banjir rob.

"Penting untuk waspada dan mengikuti arahan dari petugas yang berwenang. Kami akan terus melakukan monitoring dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir rob," tegas Faldo.

Monitoring wilayah yang terdampak banjir rob ini diharapkan dapat membantu pemerintah setempat dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana lebih lanjut dan memberikan bantuan yang tepat dan efektif kepada masyarakat yang terkena dampak. Polisi dan BPBD akan terus memantau situasi di lapangan dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat yang membutuhkan.

(Hms/Ade/R. Hermanto)

Nodai Bulan Suci Ramadhan, 2 pria Bawa 9,19 Kilogram Ganja Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalbar, BNN dan Bea Cukai Kalbar

Pelaku
Pontianak, Kalbar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar bersama  Kanwil Bea Cukai Kalbar dan BNNP kembali menggagalkan peredaran dan masuknya Kiloan Narkotika jenis ganja di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jum'at malam (24/3/2023).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit wijaya menjelaskan bahwa disaat pelaksanaan Operasi Pekat Kapuas 2023 dalam rangka menciptakan kondisi di bulan suci ramadhan yang aman dan kondusif, Ditresnarkoba Polda Kalbar dibawah Kepemimpinan Kombes Pol Yohanes Hernowo bersama Kanwil Bea Cukai dan BNNP Kalbar berhasil menangkap 2 Pria inisial IZ (28 tahun) sebagai pengedar dan F (39 tahun) sebagai pemasok dan pemesan beberapa kilo Ganja dari Kota Medan. 

"Kedua Pria tersebut ditangkap tidak bersamaan, IZ ditangkap sekitar jam 19.30 wib, dia ditangkap sedang mengendarai mobil Xenia B 1568 UYK di Jalan Parit Masigi I Ambawang. Setelah petugas menggeledah rumahnya, ditemukan 20 paket ganja kering dengan berat 4,52 Kilogram yang didapat dari tersangka F, sehingga F berhasil kita amankan di depan Surau Al Ikhlas Jalan Parit Masigi," jelas Kabidhumas. 

Dari hasil pemeriksaan dan Pengembangan dari F, bahwa tersangka F sedang memesan Ganja dari Kota Medan Sumatera Utara melalui jasa pengiriman udara atau Ekspedisi.

"Ditresnarkoba Polda Kalbar bersama Kanwil Bea Cukai dan BNNP Kalbar langsung mengecek keberadaan paket F dari medan dan ternyata benar. Petugas menemukan 2 paket di salah satu jasa pengiriman. Yang dikirim dari Kota Medan Sumatera Utara dengan berat sekitar 4, 67 Kilogram," terang Kabidhumas. 

Dari kedua tersangka tersebut, berat total barang bukti ganja sekitar 9,19 Kilogram. Selain itu juga, dijelaskan bahwa rencananya ganja tersebut akan diedarkan diwilayah Kalimantan khususnya di wilayah Kalimantan Barat. 

Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit wijaya juga berpesan kepada masyarakat bahwa saat ini polda kalbar sedang menggelar Operasi Pekat 2023 dalam rangka menjaga kamtibmas di bulan suci Ramadan, untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati bulan suci Ramadhan, jangan sampai dikotori dengan Narkoba dan penyakit-penyakit di masyarakat lainnya seperti judi, miras dan prostitusi. 

"Mari kita jaga situasi aman dan tertib selama bulan suci Ramadhan ini dengan saling bekerjasama mewujudkan situasi Wilayah Hukum Polda Kalbar yang kondusif, sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kami terkait adanya tindak pidana Narkoba, karena narkoba adalah musuh bangsa," Pungkasnya.

(Tim/R. Hermanto)

Bahan Material Tanah dan Batu Untuk Proyek Jalan Provinsi Siduk Masih Tahap Penerbitan Perizinan Galian C

Izin Bahan Material Tanah dan di dusun Melinsum dan dusun Sei Belit Berstatus Dalam Proses Pengurusan
Pengerjaan jalan Siduk Sukadana. (Sumber foto: Muzahidin)

KAYONG UTARA - Pelaksana proyek jalan Provinsi Siduk Sukadana memberi penjelasan bahwa material tanah dan batu yang berada di dusun Melinsum dan dusun Sei Belit desa Sejahtera kecamatan Sukadana berstatus dalam proses pengurusan perizinan. 

Perwakilan pelaksana lapangan dengan posisi sebagai supervisi, Saiful mengatakan, tahapan penerbitan perizinan galian C di lokasi tersebut sedang diupayakan untuk dipenuhi, salah satunya dengan melakukan sosialisasi pada warga setempat. 

"Ia proses perizinan kita masih berproses sampai sekarang. Segala tahapan sudah kita lakukan. Kemarin tahap sosialisasi kepada masyarakat sudah kita lakukan juga," katanya, Jumat malam (24/03/22) lewat sambungan telepon.  

Katanya, lambanya waktu pengurusan perizinan lokasi pengambilan tanah yang digunakan untuk kegiatan jalan provinsi ini harus disiasati pihaknya.

Jika terus menunggu perizinan keluar, terang Dia, maka pekerjaan perbaikan jalan provinsi ini tidak akan dapat terselesaikan tepat waktu sesuai kontrak. 

"Kita sambil jalan, karena kalau nunggu izin itu keluar kita tidak bisa selesai tepat waktu. Belum lagi harus terkendala cuaca dan alam saat ini," tuturnya.

Selaku pengawas lapangan, Ia mengaku ditugaskan mengawasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait terutama dinas PU kabupaten Kayong Utara dan masyarakat agar proyek jalan ini rampung sesuai dengan kontrak kerja. 

"Ia kita tetap koordinasi, menanyakan sampai mana proses perizinan ini,"ujarnya. 

Sebelumnya, saat diwawancara wartawan di Sukadana, Kepala Bidang Tata Ruang dinas PUTR Kayong Utara, Nugroho Dwi Jatmiko mengatakan lokasi asal material jalan itu diduga berasal dari dusun Melinsum dan dusun Sungai Belit desa Sejahtera kecamatan Sukadana tidak memiliki izin dan sangat dekat dengan kawasan TNGP.

"Kalau sudah ada izin, tentunya kita bisa melihat sesuai aplikasi. Namun ketika melakukan pengecekan kemarin sore belum ada juga. Padahal ketika kami melakukan rapat konsultasi publik di, Kepala Desa setempat menyampaikan galian C sudah ada izinnya, namun begitu kami cek, ternyata belum ada juga,"kata Nugroho, Rabu (22/03/23) di Sukadana.

Untuk itu, lanjut Nugroho, kewenangan untuk melakukan tindakan berada di Aparat Penegak Hukum (APH) yang nanti akan didampingi oleh Dinas Tata Ruang Provinsi Kalimantan Barat.

"Hanya saja kami tidak bisa memberikan sanksi karena tidak memiliki wewenang. Namun kami sudah melaporkan ke pihak provinsi, tetapi yang berwenang melakukan tindakan adalah Aparat Penegak Hukum (APH)," kata Nugroho. 

(Muzahidin)

TPI PLBN Entikong Sajikan Layanan Profesional Dan Humanis Pelintas

Pelayanan TPI PLBN Entikong.
Sanggau, Kalbar - Entikong telah menyiapkan layanan yang profesional dan humanis bagi para pelaku perjalanan luar negeri yang akan melewati perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) PLBN Entikong, jelang perayaan Lebaran tahun ini.

Sejak dibukanya TPI Entikong pada 1 April 2022, terjadi peningkatan drastis dalam jumlah perlintasan, terutama dari wilayah Entikong, Indonesia menuju wilayah Serawak, Malaysia, dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021 yang masih terkena dampak pembatasan perjalanan akibat pandemi Covid-19.

Seiring dengan banyaknya pelintas yang telah divaksinasi dan mendapatkan kelonggaran perjalanan internasional dari pemerintah, serta dihapusnya aturan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksinasi dosis kedua sejak 5 April 2022, petugas Imigrasi Kelas II TPI Entikong merasa bangga dapat memberikan pelayanan terbaik untuk para pelaku perjalanan internasional yang melewati perlintasan di PLBN Entikong.

Setelah dua tahun TPI Entikong terlihat sepi, kini intensitas perlintasan kembali normal, dan Imigrasi Entikong siap melayani dengan profesional dan humanis.


Peningkatan jumlah WNI dan WNA yang melintas melalui TPI PLBN Entikong pada momen Ramadhan dan Lebaran 2023 menjadi perhatian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong di provinsi Kalimantan Barat. Untuk mengantisipasi arus perlintasan yang semakin padat, Kantor Imigrasi melakukan sejumlah langkah antisipatif yang profesional dan humanis.

Menurut Sigit Adikya Putra, Kasi Tikim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, terdapat peningkatan yang cukup signifikan dari WNI dan WNA yang masuk melalui TPI PLBN Entikong sejak 1 Januari 2023 hingga 20 Maret 2023. Jumlah WNI yang melintas sebanyak 51.052 pelintas dan WNA sejumlah 5.721, sedangkan WNI yang berangkat keluar dari Indonesia sejumlah 51.052 pelintas dan WNA sejumlah 5.721 pelintas. Jumlah ini meningkat jauh dibanding periode yang sama pada tahun lalu, yakni pada 1 Januari 2022 hingga 31 Maret 2022 dengan jumlah pelintas masuk sebanyak 6.436 WNI, 13 WNA dan pelintas keluar/berangkat sejumlah 318 WNI dan 15 WNA.

Adanya peningkatan jumlah WNI dan WNA yang masuk selain tentunya karena momentum lebaran juga dipengaruhi oleh kebijakan sejumlah negara yang telah memberikan kemudahan keluar masuk bagi pelaku perjalanan Internasional, Kunjungan keluarga dari masyarakat dengan kekerabatan erat di Kalimantan barat-Serawak (Baik Melayu maupun Dayak) serta perjalanan wisata dari dan ke Serawak-Kalimantan Barat berdampak pada peningkatan perlintasan WNI maupun WNA melalui TPI di PLBN Entikong," ujar Sigit.

Untuk mewujudkan Perlintasan Perjalanan Internasional yang aman dan nyaman, Sigit mengungkapkan bahwa Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong memastikan pegawainya siap untuk menghadapi lonjakan perlintasan di Bulan Ramadhan atau Hari Raya Idul Fitri/ Lebaran tahun ini, dengan menekankan pemahaman akan Standard Operating Procedure (SOP) dari regulasi yang ada, serta meningkatkan Jiwa Humanis dari Petugas Pemeriksa Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang ada di PLBN Entikong, mengingat mereka merupakan abdi negara yang digaji dari sebagian jerih payah Rakyat Indonesia.  

Guna mewujudkan perlintasan perjalanan internasional yang aman dan nyaman, sesuai amanat Pimpinan, Sigit berpesan kepada seluruh petugas di TPI PLBN Entikong untuk melayani pelaku perjalanan dengan baik. Sikap yang sopan, gesture tubuh yang ramah, namun tetap tegas dalam menjalankan prosedur, katanya. Diharapkan dengan seluruh persiapan yang telah diantisipasi akan memberikan kenyamanan bagi para pemudik atau wisatawan yang melintas melalui TPI di PLBN Entikong.

(Libertus/R. Hermanto)

Bengkayang Geger Penemuan Bayi Di Bawah Jembatan Sebalo

Penemuan bayi di bawah jembatan Sebalo.
Bengkayang, Kalbar - Bengkayang sontak geger dengan adanya penemuan seorang bayi perempuan dengan berat 1,8 Kg di bawah jembatan sungai sebalo jalan RSUD lama Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang oleh warga masyarakat, Kamis (23/3/2023) pukul 06.00 wib.

Kapolres Bengkayang AKBP DR Bayu Suseno saat dihubungi Awak media via pesan singkat WhatsApp Kamis (23/3/2023) membenarkan kejadian tersebut.

"Ia benar pada hari Kamis tanggal 23 Maret 2023 sekitar pukul 06.00 wib seorang warga telah menemukan seorang bayi yang baru lahir  berjenis kelamin perempuan di bawah jembatan Sungai Sebalo jalan RSUD lama Bengkayang dengan berat 1,8 kg dalam keadaan masih hidup," terang Bayu Suseno.

Adapun Identitas Warga yang pertama kali menemukan bayi yakni Evi Yuliarti (47 tahun) merupakan pemilik warung Mandolin yang beralamat di  Jln RSUD Lama RT 001 RW 001 Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang. 

Dari penemuan ini di saksikan juga oleh Suparman yang merupakan suami Evi Yulianti, saksi lainnya adalah Desi seorang karyawati dari Evi Yulianti. 

Adapun kronologis penemuan bayi tersebut berdasarkan informasi yang kami ketahui dari Evi Yulianti, dimana pada pagi sekitar pukul 06.00 wib pada saat Evi Yulianti membuka pintu jendela warung kearah sungai dan melihat ada bungkusan plastik bergerak dan terlihat seperti kaki bayi, kemudian saksi Suparman dan Desi langsung turun dan melihat bayi perempuan, kemudian sekira pukul 06.10 wib bayi tersebut langsung dibawa ke seorang bidan bernama Nengsih yang tidak jauh dari penemuan bayi untuk dilakukan pertolongan pertama, kemudian sekitar pukul 06.30 wib bayi tersebut langsung dirujuk ke RSUD Drs Jacobus Luna, M.Si guna dilakukan penanganan dan perawatan medis dengan didampingi oleh petugas piket Polsek Bengkayang Aipda Minardus Zainudin Ka SPKT dan Bripka Deri Anggota Polsek Bengkayang.

Dan hingga saat ini bayi tersebut masih berada di RSUD Jacobus Luna untuk dilakukan penanganan medis dan perawatan lebih lanjut.

Selanjutnya kata AKBP Bayu Suseno sekitar pukul 08.30 Wib  melakukan olah TKP oleh unit Reskrim Polsek dan anggota Polsek Bengkayang dan unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bengkayang.

Hingga berita ini di release, pihak Satreskrim Polsek Bengkayang bersama dengan Unit Reskrim  Polsek Kota Bengkayang sedang melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi yang telah dibuang tersebut, tunggulah hasil penyelidikan kita," ucap AKBP Bayu Suseno.

Dugaan sementara bayi yang di buang dibawah jembatan dekat Warung Mandolin merupakan bayi hasil hubungan gelap atau terlarang atau perselingkuhan dari kedua orang tua bayi yang ditemukan tersebut.

Lanjut AKBP Bayu Suseno tidak menutup kemungkinan orang tua dari bayi tersebut tidak siap menerima dan bertanggung jawab atas kelahiran bayi tersebut karena hasil perselingkuhan atau zina atau karena hasil hubungan terlarang.

(Tim/Redaksi)

Hukum

Pemprov Kalbar

Pemda