Iklan

logo

Pesan Gubernur Sutarmidji: Tindak Tegas Dalam Penanganan Covid-19

BorneoTribun
6/20/2021 06:34:00 AM Last Updated 2021-06-19T23:34:18Z
Pesan Gubernur Sutarmidji: Tindak Tegas Dalam Penanganan Covid-19
Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satgas Penanganan Covid-19 di Perbatasan dan Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

BORNEOTRIBUN PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satgas Penanganan Covid-19 di Perbatasan dan Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, bertempat di Aula Makodam XII/TPR Jl. Arteri Alianyang Kubu Raya, Jum’at (18/6/2021).

Rapat ini turut dihadiri Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar Brigjen (Pol) Asep Safrudin dan Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi, S.H., M.H., serta diikuti PjU Kodam XII/TPR dan Perangkat Daerah Kalbar terkait.

Dalam rapat ini, Gubernur Kalbar mengatakan yang harus tegas dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu adalah Bupati/Wali Kota, yang dibantu oleh Forkopimda. Dia juga berpesan kepada Bupati/Wali Kota untuk tidak takut terhadap cemoohan masyarakat terhadap Covid-19 ini.

“Saya Satgas Provinsi, yang paling harus bertindak tegas adalah Kasatgas Kabupaten/Kota yaitu Bupati dan Wali Kota, harus tegas dan nanti akan didukung dan dibantu dari TNI/Polri, Kejati maupun Pengadilan Tinggi semua akan membantu dalam penanganan Covid-19 ini. Jangan takut terhadap bullying masyarakat. Satu kata yaitu tindak tegas,” Katanya.

Dia meminta kepada Bupati/Wali Kota beserta jajarannya untuk menyampaikan pemahaman tentang Covid-19 kepada masyarakat serta menindak tegas masyarakat yang masih membandel di masa pandemi Covid-19 ini.

“Seperti yang belum mengikuti vaksinasi diajak untuk mengikuti vaksin, kemudian jika tidak memakai masker disanksi, dan kalau ada masyarakat yang berkerumunan tanpa kepentingan harus dibubarkan, ini demi penanggulangan penularan covid,” Pinta H. Sutarmidji.

Berkaitan dengan Vaksinasi Covid-19, Gubernur Kalbar menegaskan vaksinasi tidak lagi memandang usia, tidak hanya menunggu orang lanjut usia untuk divaksin. Seluruh pekerja atau masyarakat diharapkan sudah mendapatkan vaksin tersebut.

“Vaksinasi mulai sekarang tidak lagi memandang usia, silahkan masyarakat lakukan vaksinasi, tidak harus menunggu orang lanjut usia (Lansia) untuk divaksin, yang penting vaksinnya tersedia dan saat ini sedang tersedia,” tegasnya.

Sementara itu Pangdam XII/TPR mengatakan pengawalan pekerja migran Indonesia (PMI) di perbatasan tidak ada kendala, dikarenakan kerja sama para Bupati serta stakeholder terkait dalam menanganani Covid-19 di perbatasan.

“Pengawalan PMI di PLBN sampai saat ini berjalan dengan baik, berkat kerjasama para Bupati dan stakeholder terkait semua bekerja keras dalam mengawal PLBN dari masyakarat yang pindah dari Malaysia ke Kalbar maupun sebaliknya,” ucapnya.

Dia berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu-ragu untuk divaksin, ikuti secara bertahap. Datangi tempat yang sudah ditentukan untuk mendapatkan vaksinasi.

“Jika mau daftar melalui online bisa, jika ingin mendaftar manual juga bisa, datangi tempat-tempat yang ditentukan dan diatur gelombangnya, sambutlah vaksinasi ini dengan suka cita,” pesan Pangdam XII/TPR.(*)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pesan Gubernur Sutarmidji: Tindak Tegas Dalam Penanganan Covid-19

Terkini di BorneoTribun