Iklan

Iklan

Britney Spears Minta Pengadilan Batasi Kuasa Ayah atas Dirinya

Redaksi
02/09/20, 03:48 WIB Last Updated 2020-09-01T20:48:31Z
Britney Spears.(Foto: VALERIE MACON/AFP/Getty Images)


BORNEOTRIBUN -- Pada 18 Agustus 2020 lalu, diva musik pop dunia, Britney Spears kembali dikabarkan minta pengadilan untuk mencegah perpanjangan kendali ayahnya atas kehidupan dan karier Britney Spears yang telah berlangsung selama 12 tahun terakhir.


Dalam sejumlah dokumen yang diajukan pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan yang jarang disiarkan ke publik terkait keinginan superstar pop berusia 38 tahun itu, Britney meminta ayahnya untuk tidak kembali berperan sebagai konservator pribadinya di mana berkuasa penuh atas keputusan besar dalam hidup Britney mulai tahun 2008 hingga 2019, dengan alasan masalah kesehatan. Dokumen itu menyebutkan, “Britney sangat menentang kembalinya James sebagai konservator pribadinya.”


James Spears tetap mempertahankan peran terpisah dirinya sebagai konservator atas keuangan putrinya. Selama 11 tahun pertama konservatori, James bertindak sebagai ko-konservator dengan pengacara Andrew M. Wallet, yang mengundurkan diri dari tanggung jawab itu pada awal tahun lalu.


Itu secara singkat menjadikan James Spears sebagai satu-satunya yang berkuasa atas kehidupan, uang, dan karier Britney Spears, situasi yang menurutnya sangat ingin ia hindari agar tidak terulang lagi.


Sebuah email yang meminta pengacara James Spears untuk berkomentar, tidak segera dibalas.


Britney Spears menginginkan Jodi Montgomery, yang berperan sebagai konservator sementara, agar bertindak secara permanen, namun ia mengemukakan itu tidak berarti melepaskan haknya untuk mengakhiri pengaturan secara keseluruhan.


Dokumen itu juga mengungkapkan Britney Spears tidak berencana untuk tampil lagi dalam waktu dekat. Britney terakhir kali tampil live pada Oktober 2018, dan awal 2019, serta membatalkan residensi di Las Vegas yang direncanakan sebelumnya.


Pengajuan pada pengadilan itu memberikan gambaran langka terkait keinginan Britney sendiri atas peran konservatori yang punya kekuasaan besar atas dirinya selama lebih dari satu dekade.


Britney hampir tidak pernah secara terbuka berbicara mengenai masalah itu, sidang dengar keterangan pengadilan serta dokumen-dokumen terkait kasus tersebut dirahasiakan, meskipun tahun lalu ia berbicara di pengadilan atas permintaannya sendiri. Itu menunjukkan bahwa Britney Spears sedang mencari beberapa perubahan.


Di atas kertas, Britney Spears memuji pengaturan konservatori dan perannya secara keseluruhan, dengan menyatakan itu "menyelamatkannya dari kehancuran, eksploitasi sejumlah individu pemangsa dan kehancuran secara finansial" sehingga ia "bisa kembali berkarya sebagai penghibur kelas dunia."


Dokumen itu diajukan sehari sebelum sidang status konservatori, yang dikabarkan tertutup bagi awak media dan publik.


Pengacara Britney Spears menyampaikan bahwa James Spears akan secara agresif menentang hal itu sekaligus menambahkan bahwa Britney Spears menyarankan agar mereka mempertahankan seorang pengacara yang memiliki keahlian finansial dan keuangan yang kompleks dalam pengadilan.


Konservatori, yang berlaku di beberapa negara bagian AS sebagai perwalian, memberi James Spears wewenang dan kuasa atas pilihan karier putrinya dan sebagian besar kehidupan pribadinya, termasuk hubungannya dengan putra remajanya. Mantan suami Spears, Kevin Federline, memiliki hak asuh atas anak laki-laki mereka dan Britney sering mengunjungi mereka. [mg/ii]


Sumber: www.voaindonesia.com

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Britney Spears Minta Pengadilan Batasi Kuasa Ayah atas Dirinya

Terkini

Iklan