Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pontianak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2026

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah
Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah.
PINTIANAK - Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pontianak menggelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an yang berlangsung di Aula Polresta Pontianak pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 peserta yang merupakan perwakilan dari Bagian, Satuan, Seksi, dan Polsek jajaran Polresta Pontianak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., para pejabat utama, dewan juri serta seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak menyampaikan bahwa lomba hafalan Surah Al-Qur'an ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polri. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an serta memperkuat karakter anggota Polri yang religius dan berakhlak mulia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membangun semangat personel Polri yang Presisi, humanis, dan berintegritas," ujar Kapolresta.

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah
Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah.
Kapolresta juga menyampaikan bahwa para pemenang akan diumumkan pada acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Sebagai bentuk apresiasi, juara pertama akan memperoleh hadiah utama berupa kesempatan menunaikan ibadah umrah.

Melalui kegiatan ini, Polresta Pontianak berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan profesionalisme dalam bertugas, tetapi juga melalui pembinaan mental dan spiritual sehingga mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Oleh: Humas Polresta Pontianak

Minggu, 28 Juni 2026

Pelatih dan Manajer Bangga, Sekadau Cetak Sejarah Juara I Sepak Bola POPDA Kalbar 2026

Foto: Coach Sadam Didampingi Manajer Tim Sepakbola Popda Kabupaten Sekadau, Agus

PONTIANAK - Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau sukses meraih Juara I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Prestasi bersejarah itu diraih setelah mengalahkan lawan-lawan ketat se-Kalbar.

Final berlangsung di Lapangan PSP, Jalan Patimura, Pontianak. Laga sengit harus ditentukan lewat adu penalti sebelum Sekadau memastikan gelar juara.

Pelatih Tim POPDA Sekadau, Sadam, menyebut keberhasilan ini buah kerja keras pemain, disiplin latihan, dan kekompakan tim. “Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang luar biasa,” ujarnya.

Manajer Tim, Agus, mengaku bangga dengan pencapaian atlet muda Sekadau. Menurutnya, hasil ini bukti pembinaan sepak bola pelajar Sekadau terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik bagi perkembangan sepak bola Sekadau dan menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya,” kata Agus.

Dengan kemenangan ini, Sekadau resmi menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga pelajar di daerahnya. (Jm)

Sabtu, 27 Juni 2026

Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Ukir Sejarah, Juara I POPDA Kalbar 2026

Foto: Tim Kabupaten Sekadau Juara 1 POPDA Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau menorehkan prestasi membanggakan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Sekadau sukses meraih gelar Juara I setelah tampil gemilang di partai final.

Final mempertemukan Kabupaten Sekadau melawan Kabupaten Sambas. Laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan lewat drama tendangan penalti. Sekadau keluar sebagai pemenang dan memastikan diri menjadi juara pertama.

Keberhasilan ini menjadi sejarah dan pencapaian terbaik Sekadau di cabang sepak bola tahun 2026. Prestasi besutan Coach Sadam dan Manager Tim, Agus itu diraih berkat kerja keras atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak.

Perwakilan Disporapar Provinsi Kalbar mengapresiasi perjuangan seluruh tim. Kepada Sambas, ia berpesan agar tetap semangat. “Jangan berkecil hati, terus berlatih. Ke depan masih banyak pertandingan, baik event profesional maupun lewat KONI. Pelatih harus jaga anak-anak ini karena mereka aset kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan atlet, termasuk mengatur penggunaan HP malam hari agar istirahat cukup. “Kalau sudah pegang HP sering lupa waktu, padahal istirahat sangat penting bagi atlet,” katanya.

Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau Gunawan, S.Pd.SD.,M.A.P bersyukur atas capaian luar biasa ini. “Tim Kabupaten Sekadau mengukir sejarah, mampu meraih cita-cita jadi juara satu. Ini yang terbaik di 2026,” ungkapnya.

Pihaknya berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, KONI, PSSI, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung. “Terima kasih kepada anak-anak kita yang luar biasa. Jika dipercaya ke ajang nasional, kami siap dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Disporapar Sekadau memastikan pembinaan atlet muda akan terus berlanjut. “POPDA agenda utama kami untuk membawa anak-anak tampil dan berprestasi,” tutupnya.

Coach Sadam didampingi Manager Tim, Agus menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada tim. Untuk pemain, ia berpesan agar tetap rendah hati dan terus bekerja keras karena masih ada event selanjutnya. (Jm)

Final Sepak Bola POPDA Kalbar 2026, Sekadau Siap Hadapi Sambas

Foto: Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Pada Ajang Popda Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau memastikan lolos ke partai final Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Di laga puncak, Sekadau akan menghadapi Kabupaten Sambas.

Final dijadwalkan berlangsung Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 14.00 WIB di Lapangan Sepak Bola PSP Kebun Sayoek.

Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang membawa tim melaju hingga final.

Iskandar menyebut capaian itu hasil kerja keras pemain, pelatih, serta dukungan seluruh pihak. “Alhamdulillah tim sepak bola Sekadau berhasil mencapai final. Kami berharap para atlet tetap fokus, menjaga semangat, bermain maksimal, dan menjunjung tinggi sportivitas saat menghadapi Sambas,” ujarnya.

Foto: Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar

Menurutnya, POPDA bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga pembinaan atlet pelajar agar berkembang dan berprestasi di tingkat lebih tinggi. “Kami berharap anak-anak bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Sekadau,” tambahnya.

Final Sekadau vs Sambas dipastikan menarik karena kedua tim sama-sama berjuang merebut gelar juara sepak bola POPDA Kalbar 2026. (Jm)

Rabu, 24 Juni 2026

Tim Bola Voli Putra Kubu Raya Juara Grup, Bidik Gelar Juara Porprov

Foto: Tim Bola Voli Putra Kabupaten Kubu Raya Porprov Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim bola voli putra Kabupaten Kubu Raya berhasil memastikan diri sebagai juara grup dan melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rabu 24 Juni 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan kekompakan seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga jajaran pengurus yang terus memberikan dukungan selama kompetisi.

Pelatih tim bola voli Kubu Raya Pramono menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara grup merupakan hasil kerja keras pemain dan tim pendukung.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah masuk semifinal. Kita hadir sebagai juara grup. Ke depan kita akan evaluasi kekurangan dan kelebihan tim agar penampilan berikutnya bisa lebih baik,” ujar Pramono. Ia menegaskan target tim tidak berhenti di semifinal, namun akan berjuang memberikan hasil terbaik untuk Kubu Raya.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kubu Raya Budi Mulyono, S.P., M.Si., mengapresiasi perjuangan tim. Ia optimistis bola voli putra Kubu Raya mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik.

“Saya yakin Kubu Raya untuk bola voli putra bisa masuk dan bersaing untuk juara,” kata Budi. Ia berharap pembinaan terhadap atlet putra maupun putri terus konsisten agar Kubu Raya bisa memberikan prestasi terbaik.

Caretaker PBVSI Kubu Raya H. Sahrudin, SE., juga bangga atas perjuangan tim hingga lolos semifinal. “Target kami ingin menjadi yang terbaik. Ini berkat perjuangan luar biasa dari teman-teman, pelatih, asisten pelatih, pengurus, dan dukungan Dispora,” ungkapnya.

Menatap semifinal, tim terus melakukan persiapan di bawah arahan Pelatih Pramono, Mas Andi, dan Asisten Pelatih Yayan, dengan dukungan pengurus yang berkomitmen mendampingi atlet. (Tim/Jm)

Selasa, 23 Juni 2026

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara, Rawat Warisan Budaya Jawa

Foto: Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara

PONTIANAK - Kelompok Kesenian Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menggelar Kirab Budaya Grebeg Suro, Minggu 21 Juni 2026 sore. 

Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-62 kelompok kesenian tersebut sekaligus tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Suro dan Tahun Baru Islam.

Kirab budaya mendapat dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Pontianak melalui Kecamatan Pontianak Utara. Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kebersamaan, dan pelestarian tradisi.

Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat Edi Suhairul mengatakan, Grebeg Suro merupakan bentuk nyata masyarakat menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. 

“Ini adalah bagian dari merawat budaya atau nguri-uri budaya yang selalu kita gaungkan. Visi dan misi Paguyuban Jawa Kalbar adalah menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Edi menilai kegiatan budaya seperti Grebeg Suro penting karena tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang ikut membantu pelestarian budaya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan juga memberikan apresiasi. Menurutnya, budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama dan keberagaman budaya di Kalbar menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan persatuan.

“Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana kita mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pontianak terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara sebelumnya juga diisi kegiatan sosial seperti sunatan massal dan senam sehat, kemudian kirab budaya sore hari dan pertunjukan wayang malam hari.

Ketua Panitia Muhammad menjelaskan, Grebeg Suro merupakan kegiatan rutin tahunan yang selama ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota kelompok. Ia berharap ada dukungan lebih dari pemerintah, pengusaha, dan pelaku seni agar tradisi ini terus berkembang.

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga budaya leluhur di Kalimantan Barat. (Tim)

Senin, 22 Juni 2026

Detik-Detik Penemuan Mayat di Kapuas, Warga Langsung Lapor Polisi

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.
Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.

PONTIANAK — AKP Suryadi bersama personel Polsek Pontianak Timur dan Tim Inafis Polresta Pontianak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat pria di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan, Gang Baitussalam, Kelurahan Banjar Serasan, Minggu malam (21/6/2026).

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga yang melihat sesosok pria di bantaran Sungai Kapuas. Laporan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan area TKP untuk mencegah warga mendekat serta memastikan proses identifikasi berjalan lancar. Tim Inafis kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya,” ujar AKP Suryadi.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Pontianak Timur atau kantor kepolisian terdekat.

Berawal dari Tugas Guru, Siswa SMTI Pontianak Ini Malah Jadi Juara Berkat Smart Barrier Lidar

Siswa SMTI Pontianak Indra Setyawan meraih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 lewat inovasi Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api.
Siswa SMTI Pontianak Indra Setyawan meraih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 lewat inovasi Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api.

Siswa SMTI Pontianak Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 Berkat Smart Barrier Lidar

PONTIANAK - Indra Setyawan, siswa Kelas X SMTI Pontianak, meraih Juara I Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Pontianak 2026. 

Penghargaan tersebut diterima pada Senin (22/6/2026) di Ruang VIP Wali Kota Pontianak berkat inovasi "Prototype Smart-Barrier Lidar" yang dikembangkannya bersama Faridh Zulfahmi.

Karya yang diusung keduanya berupa sistem palang pintu perlintasan sebidang otomatis yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan jalur kereta api melalui teknologi sensor dan pemantauan digital.

Indra mengaku awalnya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti ajang tersebut. Bersama rekannya, ia kemudian mencari ide yang sesuai dengan tema keselamatan lalu lintas sebelum mengembangkan Smart Barrier Lidar.

Sistem tersebut memanfaatkan tiga sensor yang ditempatkan di titik berbeda di jalur kereta api. Sensor berfungsi mendeteksi kedatangan kereta dan memberikan respons otomatis apabila terdapat kendaraan yang terjebak di area perlintasan.

Saat kereta berada pada jarak tertentu, sistem akan mengaktifkan peringatan. Jika kendaraan masih berada di area perlintasan, palang pintu dapat terbuka kembali dan masinis menerima notifikasi peringatan. Sistem juga dapat dipantau melalui website dan dilengkapi lampu peringatan.

Pembuatan prototipe memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu. Meski yang dipresentasikan dalam lomba masih berupa simulasi, tim telah memiliki prototipe yang sebelumnya sudah diuji coba.

Berkat inovasi tersebut, Indra dan Faridh meraih nilai total 94,28 dari penilaian karya tulis ilmiah dan presentasi alat di hadapan dewan juri.

“Awalnya kami ditunjuk oleh guru untuk mengikuti lomba ini. Setelah itu kami mulai mencari ide yang sesuai dengan tema keselamatan lalu lintas. Akhirnya kami mengembangkan Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api,” kata Indra usai menerima piagam dan hadiah dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Indra berharap inovasi tersebut dapat terus disempurnakan, terutama pada aspek sensor agar semakin akurat dan efektif dalam mendukung keselamatan di perlintasan kereta api.

“Sekolah sangat membantu, baik dari sisi pendanaan maupun pendampingan oleh guru pembimbing. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjadi sarana untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendorong lahirnya inovasi keselamatan jalan.

“Kita menyadari bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas, khususnya di Kota Pontianak, masih cukup tinggi dan banyak pelajar yang menjadi korban. 

Karena itu kegiatan ini menjadi momentum untuk melahirkan inovasi-inovasi terkait keselamatan lalu lintas,” ujar Edi.

Edi berharap inovasi yang dihasilkan para peserta tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk membantu menekan angka kecelakaan. 

Para pemenang juga diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mengampanyekan budaya tertib berkendara di lingkungan masing-masing.

Petugas BPS Mulai Ketuk Pintu Warga Pontianak, Wali Kota Jadi Warga Pertama yang Didata

Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak dimulai 15 Juni–31 Agustus. BPS mendata aktivitas ekonomi warga hingga sektor digital untuk perencanaan pembangunan.
Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak dimulai 15 Juni–31 Agustus. BPS mendata aktivitas ekonomi warga hingga sektor digital untuk perencanaan pembangunan.

PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. 

Kegiatan pendataan ini dilakukan langsung ke lapangan, termasuk mendata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang menerima petugas di rumahnya pada Senin (22/6/2026) pagi.

Pelaksanaan sensus dilakukan dengan mendatangi rumah warga serta pelaku usaha untuk mengumpulkan data aktivitas ekonomi masyarakat. 

Pendataan mencakup jumlah anggota keluarga, pekerjaan, aktivitas usaha, hingga aset yang dimiliki.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang didampingi istrinya, Yanieta Arbiastutie, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Ia menilai data tersebut penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Sensus Ekonomi ini bertujuan untuk mendata kondisi ekonomi masyarakat Kota Pontianak. Nantinya petugas BPS akan mengunjungi rumah-rumah warga untuk mengumpulkan data terkait jumlah penghuni dalam kartu keluarga, pekerjaan, aktivitas ekonomi, hingga aset yang dimiliki,” ujar Edi.

Ia menambahkan, data hasil sensus akan menjadi acuan penting dalam penyusunan program pembangunan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam menarik minat investor.

“Data ini akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program dan kebijakan. Kondisi ekonomi suatu daerah akan menentukan minat investor,” katanya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kota Pontianak, Amad Badar, mengatakan pelaksanaan sensus berjalan sesuai rencana sejak dimulai pada 15 Juni 2026. 

Petugas telah diterjunkan untuk mendata rumah tangga hingga pelaku usaha di seluruh wilayah kota.

Ia menegaskan, pendataan tidak hanya menyasar usaha konvensional, tetapi juga sektor ekonomi digital yang berkembang pesat.

“Tidak hanya usaha yang tampak secara fisik. Aktivitas ekonomi yang dijalankan dari rumah, seperti jual beli online maupun profesi digital seperti konten kreator dan influencer, juga menjadi bagian dari Sensus Ekonomi,” jelasnya.

BPS menilai data ekonomi kreatif dan digital memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi sehingga perlu dihimpun secara akurat. 

Untuk menjaga kualitas data, verifikasi dilakukan dengan berbagai sumber pembanding dari tingkat nasional hingga daerah.

Amad juga mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus dan memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya. 

Seluruh data dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Oleh: Slamet

Wali Kota Pontianak Minta Warga Jujur Beri Data untuk Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Car Free Day Ayani Megamall Pontianak, Minggu (21/6/2026).

Ajakan itu disampaikan saat kegiatan zumba massal yang menjadi bagian dari pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik. Menurut Edi, sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa, Pontianak membutuhkan data yang tepat untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan, mulai dari penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Edi juga menjelaskan, petugas sensus akan turun langsung ke lapangan secara door-to-door pada Juni hingga Agustus 2026 dengan identitas resmi BPS berupa rompi dan kartu tanda pengenal. Ia meminta masyarakat untuk menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi secara jujur dan lengkap.

“Sensus Ekonomi 2026 ini banyak manfaatnya untuk kita mendapatkan data yang paling akurat, untuk mendukung pembangunan,” kata Edi.

Ia juga menegaskan, seluruh data masyarakat akan dijaga kerahasiaannya. “Perlu saya tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. Jadi masyarakat tidak perlu takut. Data ini hanya untuk kepentingan statistik,” ujarnya.

Edi menilai kualitas data akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan. Data yang tidak akurat berisiko membuat program tidak tepat sasaran, sementara data yang valid akan membantu pemerintah memahami kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat. Pemkot Pontianak juga menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan prioritas seperti trotoar, waterfront, drainase, ruang terbuka hijau, serta penguatan ruang usaha UMKM.

“Marilah bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun kota ini,” ujarnya.

Oleh: Slamet Ardiansyah