Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pontianak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juli 2026

PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus

PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus
PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus.
PONTIANAK – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi di Pontianak, Sabtu (11/7/2026) disalah satu Hotel di Pontianak 

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas organisasi dalam mewujudkan PWI Kalbar yang kompak, profesional, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Ketua PWI Kalbar, Kundori, mengatakan silaturahmi dan konsolidasi menjadi langkah penting untuk memperkuat persatuan seluruh pengurus dan anggota dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.

"Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat komunikasi, menjaga kekompakan organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan PWI Kalbar terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah," ujar Kundori.

Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan PWI Kalbar, H. Holdi, menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan.

"Organisasi akan semakin kuat jika seluruh pengurus mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan terus meningkatkan kompetensi. Pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab," kata H. Holdi.

Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Silaturahmi dan Konsolidasi, Wujudkan PWI Kalbar yang Kompak, Profesional, dan Berkontribusi bagi Daerah" tersebut dihadiri Sekretaris PWI Kalbar Jauhari, Bendahara PWI Kalbar Wawan Suwandi, serta seluruh jajaran pengurus PWI Provinsi Kalimantan Barat.

Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum menyamakan visi, memperkuat koordinasi organisasi, serta membahas berbagai program kerja PWI Kalbar ke depan agar semakin memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, dan pembangunan Kalimantan Barat.

Program waktu dekat adalah persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas)  di Lampung pada April 2027. Pelaksanan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk anggota, pembentukan Kepengurusan PWI di Kabupaten dan pembenahan kesekretariatan.***

Kamis, 09 Juli 2026

AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika

AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika
AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika.
PONTIANAK – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat resmi menyelenggarakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) tahun 2026 yang diikuti sebanyak 23 jurnalis di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, di Pontianak pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis para pekerja media di daerah untuk menjawab tantangan krisis kepercayaan terhadap institusi pers yang kini melanda dunia.

Ketua AMSI Kalbar, Muhlis Suhaeri, dalam sambutannya menegaskan bahwa UKJ adalah sarana bagi jurnalis untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar tetap relevan sebagai pilar keempat demokrasi. Ia mengingatkan peran krusial jurnalis sebagai pengawas dalam kehidupan berbangsa.

"Kita sebagai jurnalis harus terus meneguhkan diri sebagai bagian dari empat pilar kebangsaan, empat pilar yang menjadi penjaga kekuasaan. Sehingga kita harus selalu memperbaharui diri, selalu meningkatkan kapasitas kita, selalu belajar hal-hal yang baru," ujar Muhlis.

Kondisi industri media saat ini memang sedang berada dalam situasi krusial. Ketua Penguji dari Lembaga Penguji Kompas, Johanes Heru Margianto, memaparkan data memprihatinkan dari laporan Reuters Digital Institute yang menunjukkan tingkat kepercayaan global terhadap media berada di bawah 50 persen. Di Indonesia, angkanya bahkan lebih rendah, yakni di kisaran 3,8 hingga 3,9.

Heru menyebutkan bahwa audiens kini mulai beralih ke media sosial, influencer, hingga teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti Gemini dan Meta untuk mencari informasi. Oleh karena itu, integritas menjadi satu-satunya benteng terakhir bagi insan pers.

"Apa kemudian yang tersisa dari kita kalau kepercayaan terhadap media secara global maupun lokal itu tidak melebihi dari separuh. Yang bisa kita pertahankan adalah integritas dan kredibilitas," tegas Heru dalam sambutannya.

Menanggapi fenomena tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, Harisson, yang hadir membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya standar profesi yang ketat. Ia membandingkan proses sertifikasi jurnalis dengan profesi kedokteran yang memerlukan tahapan panjang untuk memastikan layanan yang aman bagi masyarakat.

Harisson menyatakan bahwa di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang penuh ketidakpastian, masyarakat membutuhkan informasi yang benar-benar akurat dari sumber terpercaya.

"Begitu juga rekan-rekan wartawan. Wartawan ini harus memiliki benar-benar kompetensi. Jadi kalau misalnya pemberitaan untuk menginformasikan kepada masyarakat itu benar-benar yang namanya akurasi pemberitaan, kedalaman, dan etika dalam pemberitaan itu harus benar-benar terjaga. Jika Anda menjaga ini, maka kepercayaan masyarakat itu saya rasa akan tinggi," ungkap Harisson.

Kegiatan UKJ AMSI Kalbar 2026 ini menghadirkan lima penguji dari Kompas dan didukung oleh berbagai mitra strategis, termasuk Pemerintah Provinsi Kalbar, Polda Kalbar, BPJS Ketenagakerjaan, PT Dharma Inti Bersama (DIB), Sinar Mas Agribusiness and Food, PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), PLN, GAPKI Kalbar, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Wilmar, Indosat, dan Aming Coffee.

Rabu, 01 Juli 2026

UT Pontianak Tegaskan Ricky Rosales Tidak Terafiliasi dengan Universitas Terbuka

UT Pontianak Tegaskan Ricky Rosales Tidak Terafiliasi dengan Universitas Terbuka
UT Pontianak Tegaskan Ricky Rosales Tidak Terafiliasi dengan Universitas Terbuka.
PONTIANAK – Universitas Terbuka (UT) Pontianak menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait adanya laporan dari mahasiswa mengenai aktivitas yang dilakukan oleh Saudara Ricky Rosales yang mengatasnamakan UT Pontianak.

Direktur UT Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Saudara Ricky Rosales bukan merupakan staf, pegawai, perwakilan resmi, maupun mitra kerja UT Pontianak.

“UT Pontianak tidak pernah menjalin kerja sama dalam bentuk apa pun dengan Saudara Ricky Rosales, khususnya dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru, registrasi, pengurusan administrasi akademik, pembayaran, maupun layanan kemahasiswaan lainnya di wilayah Kota Singkawang dan sekitarnya,” tegas Direktur UT Pontianak.

UT Pontianak juga menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas, komunikasi, penawaran, pengumpulan data, maupun transaksi yang mengatasnamakan UT Pontianak melalui Saudara Ricky Rosales bukan menjadi tanggung jawab UT Pontianak.

Kepada mahasiswa maupun calon mahasiswa yang merasa pernah melakukan pendaftaran, pembayaran, atau pengurusan perkuliahan melalui pihak tersebut, UT Pontianak mengimbau agar segera menghentikan keterlibatan dan menarik keikutsertaannya.

Sebagai langkah perlindungan terhadap mahasiswa dan calon mahasiswa, UT Pontianak mengingatkan masyarakat agar melakukan seluruh proses pendaftaran dan pengurusan administrasi akademik hanya melalui jalur resmi Universitas Terbuka.

Adapun jalur resmi yang dapat digunakan adalah melalui jalur mandiri langsung pada sistem resmi Universitas Terbuka, atau melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) mitra resmi UT Pontianak yaang ada di 14 Kabupaten dan Kota.

UT Pontianak mengimbau seluruh mahasiswa, calon mahasiswa, orang tua, serta masyarakat di Kalimantan Barat agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan layanan pendaftaran, pembayaran, maupun pengurusan akademik dengan mengatasnamakan UT Pontianak tanpa dasar resmi.

“Pernyataan sikap ini kami sampaikan untuk menjaga ketertiban administrasi, keamanan layanan akademik, serta melindungi mahasiswa dan calon mahasiswa dari potensi informasi maupun layanan yang tidak resmi,” tambah Dr. Romi.

UT Pontianak berkomitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh secara resmi, transparan, aman, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

Kontak resmi UT Pontianak:
Website: pontianak.ut.ac.id
HP./WA: 085135729090

Selasa, 30 Juni 2026

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah
Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah.
PINTIANAK - Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pontianak menggelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an yang berlangsung di Aula Polresta Pontianak pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 peserta yang merupakan perwakilan dari Bagian, Satuan, Seksi, dan Polsek jajaran Polresta Pontianak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., para pejabat utama, dewan juri serta seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak menyampaikan bahwa lomba hafalan Surah Al-Qur'an ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polri. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an serta memperkuat karakter anggota Polri yang religius dan berakhlak mulia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membangun semangat personel Polri yang Presisi, humanis, dan berintegritas," ujar Kapolresta.

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah
Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah.
Kapolresta juga menyampaikan bahwa para pemenang akan diumumkan pada acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Sebagai bentuk apresiasi, juara pertama akan memperoleh hadiah utama berupa kesempatan menunaikan ibadah umrah.

Melalui kegiatan ini, Polresta Pontianak berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan profesionalisme dalam bertugas, tetapi juga melalui pembinaan mental dan spiritual sehingga mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Oleh: Humas Polresta Pontianak

Minggu, 28 Juni 2026

Pelatih dan Manajer Bangga, Sekadau Cetak Sejarah Juara I Sepak Bola POPDA Kalbar 2026

Foto: Coach Sadam Didampingi Manajer Tim Sepakbola Popda Kabupaten Sekadau, Agus

PONTIANAK - Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau sukses meraih Juara I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Prestasi bersejarah itu diraih setelah mengalahkan lawan-lawan ketat se-Kalbar.

Final berlangsung di Lapangan PSP, Jalan Patimura, Pontianak. Laga sengit harus ditentukan lewat adu penalti sebelum Sekadau memastikan gelar juara.

Pelatih Tim POPDA Sekadau, Sadam, menyebut keberhasilan ini buah kerja keras pemain, disiplin latihan, dan kekompakan tim. “Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang luar biasa,” ujarnya.

Manajer Tim, Agus, mengaku bangga dengan pencapaian atlet muda Sekadau. Menurutnya, hasil ini bukti pembinaan sepak bola pelajar Sekadau terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik bagi perkembangan sepak bola Sekadau dan menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya,” kata Agus.

Dengan kemenangan ini, Sekadau resmi menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga pelajar di daerahnya. (Jm)

Sabtu, 27 Juni 2026

Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Ukir Sejarah, Juara I POPDA Kalbar 2026

Foto: Tim Kabupaten Sekadau Juara 1 POPDA Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau menorehkan prestasi membanggakan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Sekadau sukses meraih gelar Juara I setelah tampil gemilang di partai final.

Final mempertemukan Kabupaten Sekadau melawan Kabupaten Sambas. Laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan lewat drama tendangan penalti. Sekadau keluar sebagai pemenang dan memastikan diri menjadi juara pertama.

Keberhasilan ini menjadi sejarah dan pencapaian terbaik Sekadau di cabang sepak bola tahun 2026. Prestasi besutan Coach Sadam dan Manager Tim, Agus itu diraih berkat kerja keras atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak.

Perwakilan Disporapar Provinsi Kalbar mengapresiasi perjuangan seluruh tim. Kepada Sambas, ia berpesan agar tetap semangat. “Jangan berkecil hati, terus berlatih. Ke depan masih banyak pertandingan, baik event profesional maupun lewat KONI. Pelatih harus jaga anak-anak ini karena mereka aset kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan atlet, termasuk mengatur penggunaan HP malam hari agar istirahat cukup. “Kalau sudah pegang HP sering lupa waktu, padahal istirahat sangat penting bagi atlet,” katanya.

Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau Gunawan, S.Pd.SD.,M.A.P bersyukur atas capaian luar biasa ini. “Tim Kabupaten Sekadau mengukir sejarah, mampu meraih cita-cita jadi juara satu. Ini yang terbaik di 2026,” ungkapnya.

Pihaknya berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, KONI, PSSI, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung. “Terima kasih kepada anak-anak kita yang luar biasa. Jika dipercaya ke ajang nasional, kami siap dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Disporapar Sekadau memastikan pembinaan atlet muda akan terus berlanjut. “POPDA agenda utama kami untuk membawa anak-anak tampil dan berprestasi,” tutupnya.

Coach Sadam didampingi Manager Tim, Agus menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada tim. Untuk pemain, ia berpesan agar tetap rendah hati dan terus bekerja keras karena masih ada event selanjutnya. (Jm)

Final Sepak Bola POPDA Kalbar 2026, Sekadau Siap Hadapi Sambas

Foto: Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Pada Ajang Popda Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau memastikan lolos ke partai final Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Di laga puncak, Sekadau akan menghadapi Kabupaten Sambas.

Final dijadwalkan berlangsung Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 14.00 WIB di Lapangan Sepak Bola PSP Kebun Sayoek.

Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang membawa tim melaju hingga final.

Iskandar menyebut capaian itu hasil kerja keras pemain, pelatih, serta dukungan seluruh pihak. “Alhamdulillah tim sepak bola Sekadau berhasil mencapai final. Kami berharap para atlet tetap fokus, menjaga semangat, bermain maksimal, dan menjunjung tinggi sportivitas saat menghadapi Sambas,” ujarnya.

Foto: Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar

Menurutnya, POPDA bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga pembinaan atlet pelajar agar berkembang dan berprestasi di tingkat lebih tinggi. “Kami berharap anak-anak bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Sekadau,” tambahnya.

Final Sekadau vs Sambas dipastikan menarik karena kedua tim sama-sama berjuang merebut gelar juara sepak bola POPDA Kalbar 2026. (Jm)

Rabu, 24 Juni 2026

Tim Bola Voli Putra Kubu Raya Juara Grup, Bidik Gelar Juara Porprov

Foto: Tim Bola Voli Putra Kabupaten Kubu Raya Porprov Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim bola voli putra Kabupaten Kubu Raya berhasil memastikan diri sebagai juara grup dan melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rabu 24 Juni 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan kekompakan seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga jajaran pengurus yang terus memberikan dukungan selama kompetisi.

Pelatih tim bola voli Kubu Raya Pramono menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara grup merupakan hasil kerja keras pemain dan tim pendukung.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah masuk semifinal. Kita hadir sebagai juara grup. Ke depan kita akan evaluasi kekurangan dan kelebihan tim agar penampilan berikutnya bisa lebih baik,” ujar Pramono. Ia menegaskan target tim tidak berhenti di semifinal, namun akan berjuang memberikan hasil terbaik untuk Kubu Raya.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kubu Raya Budi Mulyono, S.P., M.Si., mengapresiasi perjuangan tim. Ia optimistis bola voli putra Kubu Raya mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik.

“Saya yakin Kubu Raya untuk bola voli putra bisa masuk dan bersaing untuk juara,” kata Budi. Ia berharap pembinaan terhadap atlet putra maupun putri terus konsisten agar Kubu Raya bisa memberikan prestasi terbaik.

Caretaker PBVSI Kubu Raya H. Sahrudin, SE., juga bangga atas perjuangan tim hingga lolos semifinal. “Target kami ingin menjadi yang terbaik. Ini berkat perjuangan luar biasa dari teman-teman, pelatih, asisten pelatih, pengurus, dan dukungan Dispora,” ungkapnya.

Menatap semifinal, tim terus melakukan persiapan di bawah arahan Pelatih Pramono, Mas Andi, dan Asisten Pelatih Yayan, dengan dukungan pengurus yang berkomitmen mendampingi atlet. (Tim/Jm)

Selasa, 23 Juni 2026

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara, Rawat Warisan Budaya Jawa

Foto: Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara

PONTIANAK - Kelompok Kesenian Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menggelar Kirab Budaya Grebeg Suro, Minggu 21 Juni 2026 sore. 

Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-62 kelompok kesenian tersebut sekaligus tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Suro dan Tahun Baru Islam.

Kirab budaya mendapat dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Pontianak melalui Kecamatan Pontianak Utara. Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kebersamaan, dan pelestarian tradisi.

Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat Edi Suhairul mengatakan, Grebeg Suro merupakan bentuk nyata masyarakat menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. 

“Ini adalah bagian dari merawat budaya atau nguri-uri budaya yang selalu kita gaungkan. Visi dan misi Paguyuban Jawa Kalbar adalah menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Edi menilai kegiatan budaya seperti Grebeg Suro penting karena tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang ikut membantu pelestarian budaya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan juga memberikan apresiasi. Menurutnya, budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama dan keberagaman budaya di Kalbar menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan persatuan.

“Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana kita mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pontianak terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara sebelumnya juga diisi kegiatan sosial seperti sunatan massal dan senam sehat, kemudian kirab budaya sore hari dan pertunjukan wayang malam hari.

Ketua Panitia Muhammad menjelaskan, Grebeg Suro merupakan kegiatan rutin tahunan yang selama ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota kelompok. Ia berharap ada dukungan lebih dari pemerintah, pengusaha, dan pelaku seni agar tradisi ini terus berkembang.

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga budaya leluhur di Kalimantan Barat. (Tim)

Senin, 22 Juni 2026

Detik-Detik Penemuan Mayat di Kapuas, Warga Langsung Lapor Polisi

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.
Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.

PONTIANAK — AKP Suryadi bersama personel Polsek Pontianak Timur dan Tim Inafis Polresta Pontianak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat pria di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan, Gang Baitussalam, Kelurahan Banjar Serasan, Minggu malam (21/6/2026).

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga yang melihat sesosok pria di bantaran Sungai Kapuas. Laporan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan area TKP untuk mencegah warga mendekat serta memastikan proses identifikasi berjalan lancar. Tim Inafis kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya,” ujar AKP Suryadi.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Pontianak Timur atau kantor kepolisian terdekat.