Sabtu, 11 Juli 2026
Kamis, 09 Juli 2026
AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika
Rabu, 01 Juli 2026
UT Pontianak Tegaskan Ricky Rosales Tidak Terafiliasi dengan Universitas Terbuka
Selasa, 30 Juni 2026
Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur'an, Juara Pertama Berhadiah Umrah
Minggu, 28 Juni 2026
Pelatih dan Manajer Bangga, Sekadau Cetak Sejarah Juara I Sepak Bola POPDA Kalbar 2026
![]() |
| Foto: Coach Sadam Didampingi Manajer Tim Sepakbola Popda Kabupaten Sekadau, Agus |
PONTIANAK - Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau sukses meraih Juara I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Prestasi bersejarah itu diraih setelah mengalahkan lawan-lawan ketat se-Kalbar.
Final berlangsung di Lapangan PSP, Jalan Patimura, Pontianak. Laga sengit harus ditentukan lewat adu penalti sebelum Sekadau memastikan gelar juara.
Pelatih Tim POPDA Sekadau, Sadam, menyebut keberhasilan ini buah kerja keras pemain, disiplin latihan, dan kekompakan tim. “Anak-anak sudah berjuang maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang luar biasa,” ujarnya.
Manajer Tim, Agus, mengaku bangga dengan pencapaian atlet muda Sekadau. Menurutnya, hasil ini bukti pembinaan sepak bola pelajar Sekadau terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
“Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik bagi perkembangan sepak bola Sekadau dan menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya,” kata Agus.
Dengan kemenangan ini, Sekadau resmi menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga pelajar di daerahnya. (Jm)
Sabtu, 27 Juni 2026
Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Ukir Sejarah, Juara I POPDA Kalbar 2026
![]() |
| Foto: Tim Kabupaten Sekadau Juara 1 POPDA Kalbar 2026 |
PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau menorehkan prestasi membanggakan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Sekadau sukses meraih gelar Juara I setelah tampil gemilang di partai final.
Final mempertemukan Kabupaten Sekadau melawan Kabupaten Sambas. Laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan lewat drama tendangan penalti. Sekadau keluar sebagai pemenang dan memastikan diri menjadi juara pertama.
Keberhasilan ini menjadi sejarah dan pencapaian terbaik Sekadau di cabang sepak bola tahun 2026. Prestasi besutan Coach Sadam dan Manager Tim, Agus itu diraih berkat kerja keras atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak.
Perwakilan Disporapar Provinsi Kalbar mengapresiasi perjuangan seluruh tim. Kepada Sambas, ia berpesan agar tetap semangat. “Jangan berkecil hati, terus berlatih. Ke depan masih banyak pertandingan, baik event profesional maupun lewat KONI. Pelatih harus jaga anak-anak ini karena mereka aset kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan atlet, termasuk mengatur penggunaan HP malam hari agar istirahat cukup. “Kalau sudah pegang HP sering lupa waktu, padahal istirahat sangat penting bagi atlet,” katanya.
Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau Gunawan, S.Pd.SD.,M.A.P bersyukur atas capaian luar biasa ini. “Tim Kabupaten Sekadau mengukir sejarah, mampu meraih cita-cita jadi juara satu. Ini yang terbaik di 2026,” ungkapnya.
Pihaknya berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, KONI, PSSI, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung. “Terima kasih kepada anak-anak kita yang luar biasa. Jika dipercaya ke ajang nasional, kami siap dukung sepenuhnya,” ujarnya.
Disporapar Sekadau memastikan pembinaan atlet muda akan terus berlanjut. “POPDA agenda utama kami untuk membawa anak-anak tampil dan berprestasi,” tutupnya.
Coach Sadam didampingi Manager Tim, Agus menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada tim. Untuk pemain, ia berpesan agar tetap rendah hati dan terus bekerja keras karena masih ada event selanjutnya. (Jm)
Final Sepak Bola POPDA Kalbar 2026, Sekadau Siap Hadapi Sambas
![]() |
| Foto: Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau Pada Ajang Popda Kalbar 2026 |
PONTIANAK - Tim sepak bola Kabupaten Sekadau memastikan lolos ke partai final Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2026. Di laga puncak, Sekadau akan menghadapi Kabupaten Sambas.
Final dijadwalkan berlangsung Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 14.00 WIB di Lapangan Sepak Bola PSP Kebun Sayoek.
Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang membawa tim melaju hingga final.
Iskandar menyebut capaian itu hasil kerja keras pemain, pelatih, serta dukungan seluruh pihak. “Alhamdulillah tim sepak bola Sekadau berhasil mencapai final. Kami berharap para atlet tetap fokus, menjaga semangat, bermain maksimal, dan menjunjung tinggi sportivitas saat menghadapi Sambas,” ujarnya.
![]() |
| Foto: Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau sekaligus Kepala Bidang Olahraga Disporapar Sekadau, Iskandar |
Menurutnya, POPDA bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga pembinaan atlet pelajar agar berkembang dan berprestasi di tingkat lebih tinggi. “Kami berharap anak-anak bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Sekadau,” tambahnya.
Final Sekadau vs Sambas dipastikan menarik karena kedua tim sama-sama berjuang merebut gelar juara sepak bola POPDA Kalbar 2026. (Jm)
Rabu, 24 Juni 2026
Tim Bola Voli Putra Kubu Raya Juara Grup, Bidik Gelar Juara Porprov
![]() |
| Foto: Tim Bola Voli Putra Kabupaten Kubu Raya Porprov Kalbar 2026 |
PONTIANAK - Tim bola voli putra Kabupaten Kubu Raya berhasil memastikan diri sebagai juara grup dan melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rabu 24 Juni 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak.
Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan kekompakan seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga jajaran pengurus yang terus memberikan dukungan selama kompetisi.
Pelatih tim bola voli Kubu Raya Pramono menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara grup merupakan hasil kerja keras pemain dan tim pendukung.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah masuk semifinal. Kita hadir sebagai juara grup. Ke depan kita akan evaluasi kekurangan dan kelebihan tim agar penampilan berikutnya bisa lebih baik,” ujar Pramono. Ia menegaskan target tim tidak berhenti di semifinal, namun akan berjuang memberikan hasil terbaik untuk Kubu Raya.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kubu Raya Budi Mulyono, S.P., M.Si., mengapresiasi perjuangan tim. Ia optimistis bola voli putra Kubu Raya mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik.
“Saya yakin Kubu Raya untuk bola voli putra bisa masuk dan bersaing untuk juara,” kata Budi. Ia berharap pembinaan terhadap atlet putra maupun putri terus konsisten agar Kubu Raya bisa memberikan prestasi terbaik.
Caretaker PBVSI Kubu Raya H. Sahrudin, SE., juga bangga atas perjuangan tim hingga lolos semifinal. “Target kami ingin menjadi yang terbaik. Ini berkat perjuangan luar biasa dari teman-teman, pelatih, asisten pelatih, pengurus, dan dukungan Dispora,” ungkapnya.
Menatap semifinal, tim terus melakukan persiapan di bawah arahan Pelatih Pramono, Mas Andi, dan Asisten Pelatih Yayan, dengan dukungan pengurus yang berkomitmen mendampingi atlet. (Tim/Jm)
Selasa, 23 Juni 2026
Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara, Rawat Warisan Budaya Jawa
![]() |
| Foto: Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara |
Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-62 kelompok kesenian tersebut sekaligus tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Suro dan Tahun Baru Islam.
Kirab budaya mendapat dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Pontianak melalui Kecamatan Pontianak Utara. Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kebersamaan, dan pelestarian tradisi.
Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat Edi Suhairul mengatakan, Grebeg Suro merupakan bentuk nyata masyarakat menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur.
“Ini adalah bagian dari merawat budaya atau nguri-uri budaya yang selalu kita gaungkan. Visi dan misi Paguyuban Jawa Kalbar adalah menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian budaya,” ujarnya.
Edi menilai kegiatan budaya seperti Grebeg Suro penting karena tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang ikut membantu pelestarian budaya.
Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan juga memberikan apresiasi. Menurutnya, budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama dan keberagaman budaya di Kalbar menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan persatuan.
“Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana kita mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.
Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pontianak terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara sebelumnya juga diisi kegiatan sosial seperti sunatan massal dan senam sehat, kemudian kirab budaya sore hari dan pertunjukan wayang malam hari.
Ketua Panitia Muhammad menjelaskan, Grebeg Suro merupakan kegiatan rutin tahunan yang selama ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota kelompok. Ia berharap ada dukungan lebih dari pemerintah, pengusaha, dan pelaku seni agar tradisi ini terus berkembang.
Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga budaya leluhur di Kalimantan Barat. (Tim)
Senin, 22 Juni 2026
Detik-Detik Penemuan Mayat di Kapuas, Warga Langsung Lapor Polisi
![]() |
| Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian. |
PONTIANAK — AKP Suryadi bersama personel Polsek Pontianak Timur dan Tim Inafis Polresta Pontianak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat pria di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan, Gang Baitussalam, Kelurahan Banjar Serasan, Minggu malam (21/6/2026).
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga yang melihat sesosok pria di bantaran Sungai Kapuas. Laporan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan area TKP untuk mencegah warga mendekat serta memastikan proses identifikasi berjalan lancar. Tim Inafis kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya,” ujar AKP Suryadi.
Jenazah korban telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Pontianak Timur atau kantor kepolisian terdekat.












