Iklan

Iklan

Melalui Gerakan BISA, Wabup Sanggau Minta Genjot Wisatawan ke Destinasi Wisata Sipant Lotup

Redaksi
18/10/20, 12:22 WIB Last Updated 2020-10-18T05:22:21Z
Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si
Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si. (Foto: HMS)


BorneoTribun | Sanggau, Kalbar - Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot hadir pada kegiatan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA), bertempat di sumber air panas bumi Sipant Lotup Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Sabtu (17/10/2020).


Dalam kesempatan tersebut Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Reza Fahlevi menyampaikan bahwa Gerakan BISA ini adalah Bersih, Indah, Sehat dan Aman.


“Tujuannya adalah pertama, bagaimana mendorong penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata. Kemudian yang kedua adalah ikut memberdayakan para pekerja, pelaku pariwisata (masyarakat) setempat disekitar lokasi untuk dapat ikut terlibat dalam kegiatan Gerakan BISA ini,” jelas Reza Fahlevi.


Reza Fahlevi juga sampaikan kenapa dipilih di Sipant Lotup dalam melaksanakan kegiatan Gerakan BISA ini?, karena memang mempunyai keunikan tersendiri.


“Sipant Lotup ini mempunyai keunikan yang dimana ada sumber air panas yang menurut informasi kami terima bahwa satu-satunya sumber air panas di Kalimantan Barat ini yang juga tidak ada gunung merapinya. Jadi disini mempunyai keunikan, ini juga hasil koordinasi kami dengan pak Kadis dan dukungan mitra kami juga. Sehingga saya pikir ini bagus, tapi tinggal memang tantangannya adalah akses dan mudah-mudahan kedepan lebih ditingkatkan dan saya pikir ini cukup untuk berkembang,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot sampaikan pertama dengan adanya kegiatan Gerakan BISA ini tentu berterimakasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Bapak Anggota DPR-RI Komisi X.


“Untuk mendorong Kementerian untuk dapat lihat daerah ini dan harapan kita tentu dengan gerakan BISA ini masyarakat bisa memahami betul, karena memang destinasi wisata ini harus bersih, indah, sehat dan aman,” ujarnya Wabup Sanggau Yohanes Ontot.


Wabup Sanggau juga berharap kepada masyarakat tentu gerakan ini harus berkelanjutan kedepan.


“Jadi tidak hanya hari ini gerakannya, tetapi terus berkelanjutan kedepannya. Gerakan ini merupakan gerakan secara menyeluruh dan tentu bukan hanya menjadi tugas masyarakat setempat, akan tetapi kepada siapapun (pengunjung) masyarakat Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat, maupun nanti para wisatawan manca negara untuk dapat bersama-sama disiplin menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat wisata air panas Sipant Lotup ini,” jelasnya.


Ia juga berharap kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentu yang dimana juga sudah disampaikan yang memang harus didukung dan dorong terkait infrastrukturnya.


“Baik itu nanti dari kementerian dan anggota DPR-RI Komisi X, yang dimana bukan hanya dilingkaran tempat wisata ini, akan tetapi juga infrastruktur jalannya bagaimana kita mempercepat jarak tempuh ini sehingga (orang) pengunjung tidak merasa sulit untuk melihat daerah ini,” harapnya.


Wabup Yohanes Ontot juga jelaskan daerah ini juga termasuk daerah yang unik, dimana tidak ada gunung merapi tetapi ada sumber air panasnya.


“Tempat ini sangat unik dimana tidak ada gunung merapi, tetapi memiliki sumber air pana, ini merupakan satu-satunya di Kalimantan Barat dan hanya ada di Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau. Kita sangat beruntung dan harapan kedepan lebih berkembang lagi dan pemerintah daerah tentu selalu mendorong ini kedepan untuk lebih mempersiapkan apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan didalam ini,” tuturnya.


Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPR-RI Komisi X Adrianus Asia Sidot, Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Reza Fahlevi beserta rombongan, Kepala Dinas Porapar Provinsi Kalbar atau yang mewakili, Plt. Dinas Porapar Kabupaten Sanggau Rizma Aminin, Camat Jangkang Marono, Forkompimcam, Kepala Desa Sape, Kadus Peruntan, Tokoh Masyarakat, tokoh Adat/Temenggung Adat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Sape. (YK/Liber)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Melalui Gerakan BISA, Wabup Sanggau Minta Genjot Wisatawan ke Destinasi Wisata Sipant Lotup

Terkini

Iklan