Berita Borneotribun.com: Aron Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Aron. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aron. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juli 2024

Bupati Sekadau Aron Apresiasi Panen Pepaya Kalifornia Polsek Nanga Taman

Bupati Sekadau Aron Apresiasi Panen Pepaya Kalifornia Polsek Nanga Taman
Bupati Sekadau Aron Apresiasi Panen Pepaya Kalifornia Polsek Nanga Taman.
SEKADAU – Bupati Sekadau, Aron, melaksanakan panen pepaya Kalifornia di lahan pertanian Kebun milik Polsek Nanga Taman. Acara yang digelar pada Jumat (19/7/2024) ini menunjukkan hasil nyata dari dedikasi dan kerja keras aparat kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan.

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Sekadau Handi, Camat Nanga Taman Loreng Kusno, Kapolsek Nanga Taman IPDA Insan Malau, beserta anggota Polsek Nanga Taman.

Bupati Sekadau, Aron, melaksanakan panen pepaya Kalifornia di lahan pertanian Kebun milik Polsek Nanga Taman
Bupati Sekadau, Aron, melaksanakan panen pepaya Kalifornia di lahan pertanian Kebun milik Polsek Nanga Taman.
Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron mengucapkan selamat kepada Kapolsek Nanga Taman atas keberhasilannya mengolah lahan menjadi produktif dengan sukses menanam pepaya Kalifornia sampai panen.

“Ini adalah kondisi yang sangat membanggakan, sebuah contoh yang patut kita ikuti. Hal ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga progam ketahanan pangan,” ujar Aron.

Ia juga berharap ilmu yang diperoleh dari keberhasilan ini dapat ditularkan kepada para petani lainnya di Kecamatan Nanga Taman untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Kapolsek Nanga Taman IPDA Insan Malau menjelaskan bahwa ia dan jajarannya memanfaatkan lahan kosong di pekarangan Polsek dengan menanam pepaya jenis Kalifornia.

“Penanaman pepaya ini sudah berjalan satu tahun, dan kami berhasil menanam 100 batang pepaya di sekitar pekarangan Polsek. Sebagian dari tanaman ini sudah mulai dipanen dan dikirim ke Pasar Sekadau,” kata IPDA Malau.

Inisiatif ini tidak hanya berdampak pada lingkungan Polsek, tetapi juga menginspirasi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah mereka untuk bercocok tanam. IPDA Malau selalu memotivasi anggotanya untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam aneka ragam tanaman pangan, sebagai langkah kecil namun signifikan dalam mendukung ketahanan pangan.

Bupati Sekadau, Aron, melaksanakan panen pepaya Kalifornia di lahan pertanian Kebun milik Polsek Nanga Taman
Bupati Sekadau, Aron, melaksanakan panen pepaya Kalifornia di lahan pertanian Kebun milik Polsek Nanga Taman.
Menurutnya, panen pepaya Kalifornia ini menjadi bukti bahwa dengan dedikasi dan semangat gotong-royong, ketahanan pangan dapat dicapai, bahkan dari lahan-lahan yang tidak terduga sekalipun.

“Semoga inisiatif yang kami lakukan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga ketahanan pangan,” tukasnya.

Kamis, 18 Juli 2024

Bupati Sekadau Tinjau Rumah Adat Melayu yang Akan Diresmikan Akhir Juli

Bupati Sekadau Tinjau Rumah Adat Melayu yang Akan Diresmikan Akhir Juli
Bupati Sekadau Tinjau Rumah Adat Melayu yang Akan Diresmikan Akhir Juli.
SEKADAU – Bupati Sekadau, Aron, S.H, bersama dengan Asisten Hironimus dan Kepala Dinas PUPR Heri Handoko, serta Ketua MABM Kabupaten Sekadau, melakukan peninjauan terhadap Rumah Adat Melayu di Jalan Merdeka Barat (Jalan Raya Sekadau-Sanggau) pada Kamis (18/7/2024).

Dalam wawancara dengan awak media, Bupati Aron menyampaikan bahwa Rumah Adat Melayu tersebut akan diresmikan dalam waktu dekat, tepatnya pada 31 Juli 2024.

"Sore ini saya bersama Pak Plh Sekda dan juga Pak Kadis PUPR, kami meninjau Rumah Melayu karena dalam waktu dekat akan kita resmikan," terang Aron.

Bupati Aron menjelaskan bahwa pembangunan fisik Rumah Adat Melayu telah selesai pada akhir tahun 2023. Namun, karena penataan halaman belum sepenuhnya selesai, peresmian baru bisa dilakukan tahun ini.

"Fisiknya sudah selesai akhir tahun 2023 lalu, hanya saja penataan halaman belum genah maka tahun ini sudah sebagian kita genahkan sehingga bulan ini bisa kita resmikan," katanya.

Beliau juga menekankan pentingnya Rumah Adat Melayu sebagai simbol kebanggaan bagi masyarakat Melayu Kabupaten Sekadau.

"Nah, bulan ini akan kita resmikan karena Rumah Melayu juga menjadi kebanggaan masyarakat Melayu Kabupaten Sekadau," lanjut Aron.

Harapan Bupati Aron, Rumah Adat Melayu ini nantinya bisa digunakan untuk mengembangkan adat dan budaya serta mengadakan berbagai agenda lainnya.

"Tentu menjadi harapan kita bersama agar tempat ini nantinya bisa digunakan dan bisa difungsikan dalam rangka mengembangkan adat dan budaya serta agenda-agenda lain," tutupnya.

Dengan persiapan yang matang dan penataan yang semakin baik, diharapkan peresmian Rumah Adat Melayu ini akan berjalan lancar dan menjadi momentum penting bagi masyarakat Melayu di Kabupaten Sekadau.

Rabu, 17 Juli 2024

Bupati Sekadau Hadiri Peluncuran Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Sibau - Merapi Tahun 2024

Bupati Sekadau Hadiri Peluncuran Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Sibau - Merapi Tahun 2024
Bupati Sekadau Hadiri Peluncuran Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Sibau - Merapi Tahun 2024.
SEKADAU – Bupati Sekadau, Aron, menghadiri acara peluncuran pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Kabupaten ruas Jalan Sibau - Merapi Tahun 2024 pada hari Rabu (17/7/2024). Acara ini bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang vital bagi koneksi transportasi di daerah Sekadau.

Dalam sambutannya, Bupati Aron menyampaikan pentingnya pemeliharaan rutin untuk memastikan keamanan dan kenyamanan transportasi bagi masyarakat Sekadau.

"Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas penduduk lokal serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ungkap orang nomor satu di Kabupaten Sekadau. 

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau serta tokoh masyarakat setempat. 

Proyek pemeliharaan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Sekadau untuk terus meningkatkan infrastruktur publik demi kesejahteraan masyarakat.

Pekerjaan pemeliharaan jalan ini diperkirakan akan selesai dalam beberapa bulan ke depan, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengguna jalan dan seluruh komunitas Sekadau.

Evaluasi 10 Program Kerja PKK: Dukungan Penuh dari Pemkab Sekadau

Evaluasi 10 program kerja PKK dilaksanakan di SP. 6 Desa Nanga Ansar
Evaluasi 10 program kerja PKK dilaksanakan di SP. 6 Desa Nanga Ansar.
SEKADAU – Evaluasi 10 program kerja PKK dilaksanakan di SP. 6 Desa Nanga Ansar. Acara ini merupakan kerja sama antara TP. PKK Desa Nanga Ansar dan PC BKMT Belitang dengan tema “Pemeriksaan IVA dan Sadanis.” Berbagai bidang seperti keagamaan, kesehatan, koperasi, pendidikan dan keterampilan, serta ketahanan pangan menjadi fokus utama dalam evaluasi ini.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sekadau Aron, S.H, kepala SKPD, unsur Forkopimcam Belitang, Camat Belitang, dan Ketua TP. PKK Desa Nanga Ansar, H. Muslimah. Dasar dari kerja sama ini adalah kesamaan misi dalam melaksanakan program di bidang kesehatan atau Pokja ke-4.

Bupati Sekadau Aron, S.H membuka acara evaluasi ini sekaligus memberikan arahan. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa pemerintah kabupaten mendukung penuh dan mengapresiasi pelaksanaan 10 program kerja PKK. "Saya berharap PKK harus betul-betul bisa melaksanakannya," ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya yakin Desa Nanga Ansar akan maju dan berkembang di Kabupaten Sekadau. "Beberapa waktu lalu, 94 desa dan ibu asuh mengadakan studi banding di Bali terkait penanganan stunting di Kabupaten Sekadau, sehingga kerjasama kita semua tidak sia-sia," kata Aron.

Bupati Aron juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sekadau mendapatkan penghargaan terbaik secara nasional berkat kerja keras semua pihak dalam memastikan anak-anak bebas dari stunting. "Ini untuk mempersiapkan generasi Indonesia emas," lanjutnya.

Ia menekankan pentingnya persiapan generasi muda untuk menghadapi tantangan 10 tahun ke depan, termasuk perdagangan Asia yang membawa banyak barang masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, kepala desa dan camat harus bekerja keras. "Mimpi kita adalah Sekadau maju dan berkembang," tutup Aron.

Tujuan utama evaluasi ini adalah meninjau 10 Pokja, terutama Pokja ke-4, yaitu kesehatan. Peran wanita dalam keluarga sangat penting, dan kesehatan mereka harus dijaga. Dengan sinergi antara Pokja Kesehatan BKMT dan program pemkab, hasil yang dicapai akan maksimal. Program BKMT sejalan dengan program pemerintah kabupaten, memastikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Evaluasi 10 program kerja PKK di Desa Nanga Ansar menunjukkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama. Dukungan pemerintah kabupaten dan kerja keras semua pihak diharapkan mampu membawa Desa Nanga Ansar menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik.

Selasa, 16 Juli 2024

Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang

Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang
Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang.
SEKADAU – Bupati Sekadau, Aron, S.H, meresmikan gedung sekretariat PC BKMT (Pengurus Cabang Badan Kontak Majelis Taklim) Belitang yang berlangsung di Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang. 

Acara ini bertepatan dengan 10 Muharram 1446 H dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad, S.Sos, unsur Forkopimcam, Camat Belitang Nazur Yardana, Danramil dan Polsek Belitang, ketua PD BKMT Sekadau, ketua PC BKMT kecamatan, serta ormas-ormas Islam.

Dalam sambutannya, Bupati Aron mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. "Puji Tuhan semua berjalan baik dan lancar, itu semua berkat kita semua sehingga bangunan berdiri seperti ini," ujar Aron.

Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang
Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang.
Aron juga menjelaskan pentingnya memastikan bahwa tanah yang digunakan untuk bangunan ini telah menjadi hak milik. "Saya sampaikan bahwa waktu ketua PD BKMT mengatakan ada bantuan dari pemprov, maka utama dipastikan adalah tanah sudah hak milik, agar tidak terjadi persoalan kedepannya," tambahnya.

Bupati Aron menekankan perkembangan BKMT dari tingkat kabupaten hingga desa. "Hingga kini, BKMT dari tingkat kabupaten sampai desa telah maju dan berkembang. Di tahun 2024, saya berjanji membantu di setiap kecamatan, dan baru tahun sekarang sejarah sekretariat PC dibantu pemkab."

Ia juga berharap agar BKMT bisa lebih kompak dan bersatu dalam menjalankan program-programnya. "Ke Depan, di BKMT bisa lebih kompak dan bersatu, ini luar biasa sudah maju berkembang. Maka sudah saatnya pemkab merespon keinginan BKMT."

Menanggapi permintaan ketua PC, Aron berjanji akan segera membenahi kekurangan-kekurangan gedung. "Merespon permintaan ketua PC, kekurangan-kekurangan gedung akan segera dibenahi, namun aktivitas dan agendanya tetap ada. Gedung ini betul-betul difungsikan," pinta Bupati.

Aron juga menyampaikan bahwa sebagian program pembangunan pemkab telah terealisasi, termasuk infrastruktur di 3 Belitang. "Bertepatan 19 Juli 2024 ini genap 3 tahun Aron-Subandrio menjabat, dan sudah memaksimalkan APBD untuk kesejahteraan masyarakat Sekadau."

Aron menegaskan komitmen pemkab dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sekadau. "Kami menggunakan potensi yang ada, dan harapan kita bersama ingin Sekadau maju dan berkembang."

Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang
Bupati Sekadau Resmikan Gedung Sekretariat PC BKMT Belitang.
Terkait keagamaan, Aron menyebut pemkab juga mendukung pembangunan rumah ibadah untuk semua agama. "Pemkab bantu termasuk rumah ibadah, baik Islam, Kristen, dan Katolik. Sementara dalam waktu dekat akan meresmikan rumah adat Melayu dan melanjutkan pembangunan masjid agung Sultan Anum."

Acara peresmian ditutup dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sekadau. "Ini komitmen kami, bagaimana Sekadau maju, sejahtera, dan bermartabat kedepannya. Namun tanpa kita bersatu, kompak, bergotong royong, Sekadau ini tidak bisa berkembang," pungkas Aron.

Minggu, 07 Juli 2024

Bupati Aron Ajak Doa Bersama untuk Para Seminaris

Bupati Sekadau Aron Hadiri Perayaan Ekaristi Penerimaan Seminari Baru
Bupati Sekadau Aron Hadiri Perayaan Ekaristi Penerimaan Seminari Baru.
SEKADAU - Bupati Sekadau Aron menghadiri Perayaan Ekaristi penerimaan seminari baru di Seminari Menengah Pasionis Santo Gabriel. Acara ini diadakan di aula lapangan bulu tangkis Seminari Menengah Sekadau di Jalan Merdeka Selatan, Pada Sabtu, 6 Juli 2024.

Penerimaan Seminari Baru

Perayaan Ekaristi ini dipimpin langsung oleh Rektor Seminari Menengah Santo Gabriel, Pastor Dilan Pasionis, didampingi oleh Pastor Martinus Pasionis dan Pastor Nikodemus Jimbun Pasionis. Pada tahun akademik 2024/2025, Seminari Santo Gabriel menerima sebanyak 24 orang seminari baru, sehingga jumlah total seminari saat ini menjadi 38 orang. Para seminari ini berasal dari berbagai keuskupan dan paroki.

Harapan Pastor Dilan

Pastor Dilan berharap agar para seminari ini banyak yang berminat untuk menjadi religius, terutama imam bruder. Ia menginginkan para seminaris menjadi pelayan yang membawa rahmat keselamatan bagi umat yang dilayani. 

Dengan tema "Menjadi Seminaris yang Gembira, Berkarakter, dan Militan dalam Mewartakan Kristus Tersalib," Pastor Dilan mengharapkan para seminaris untuk terus belajar, berdoa, dan bekerja dengan penuh semangat. Beliau menekankan empat pilar penting bagi para seminaris yaitu intelektual, emosional, spiritual, dan aksional, yang diharapkan dapat membawa seminaris pada keseimbangan hidup dan menjadikan mereka manusia berkualitas di masa depan.

Sambutan Bupati Sekadau

Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron mengatakan bahwa tinggal di asrama memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan tinggal di rumah orang tua. Menurutnya, anak-anak yang tinggal di asrama dilatih untuk hidup disiplin, mandiri, dan rajin bekerja. Bupati Aron berharap agar para seminaris dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama menjadi imam.

Bupati Aron juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi orang tua dalam memasukkan anak-anaknya ke Seminari Menengah Santo Gabriel Sekadau. Ia meminta agar orang tua mempercayakan pendidikan dan pembinaan anak-anak mereka kepada para pastor di seminari.

Doa dan Harapan

Meningkatnya jumlah anak-anak yang masuk dan tinggal di seminari tidak lepas dari doa umat bersama. Bupati Aron mengajak semua pihak untuk berdoa agar para seminaris dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjadi pastor dan bruder, sehingga paroki-paroki bisa terisi oleh mereka yang memiliki panggilan.

Setelah Perayaan Ekaristi selesai, acara dilanjutkan dengan foto bersama Bupati Sekadau, para pastor, rektor seminari, kadis, tamu undangan, dan seminari baru tahun akademik 2024/2025. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama.

Kehadiran Para Pejabat

Turut hadir mendampingi Bupati Aron adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus, Kepala Dinas Sosial, Martinus Ridi, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dengan kehadiran Bupati Sekadau Aron dan dukungan dari para orang tua serta doa dari umat, diharapkan para seminaris baru ini dapat mengemban tugas mereka dengan baik dan membawa berkah bagi seluruh umat di Sekadau.

Sabtu, 06 Juli 2024

Balai Adat Beliung Bangkal Sungai Kunyit Diresmikan

Foto: Balai Adat Beliung Bangkal Sungai Kunyit Diresmikan.

SEKADAU - Bupati Sekadau Aron didampingi ketua TP PKK kabupaten Sekadau Ny Magdalena Susilawati Aron, S.P meresmikan Balai Adat Beliung Bangkal, Dusun Sungai Kunyit, Desa Sungai Kunyit, Jumat (5/7/2024).

Bupati, Aron dalam sambutannya mengatakan pembangunan rumah adat sebagai salah satu wujud visi dan misi pada item yang bermartabat, sama dengan semboyan hidup dikandung adat mati dikandung tanah.

Beliau berharap masyarakat tetap kompak dan bersatu. Menurutnya, Desa sungai kunyit merupakan wajah kabupaten sekadau karena berada di perbatasan dengan kabupaten sanggau.

"Kepada Kades Sungai Kunyit supaya mengingatkan warganya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, karena desa Sungai Kunyit adalah wajah kabupaten Sekadau, karena berada di perbatasan dengan kabupaten Sanggau," kata Aron.

Sementara itu Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) yang diwakili oleh Rino dalam sambutannya mengatakan, sudah punya komitmen terhadap visi dan misi seperti pembangunan rumah adat ini sebagai wujudkan penerapan visi dan misi dalam Bermartabat, karena apabila orang menghargai adat sudah pasti bermartabat.

"Sebagai perwakilan dari DAD kabupaten Sekadau saya mengucapkan terimakasih kepada bupati dan wali Bupati Sekadau yang telah banyak membangun rumah adat bagi semua suku di kabupaten sekadau," ucapnya.

Rawatlah rumah adat ini dengan baik, pergunakan sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Kunyit, Kayus dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau atas bantuannya sehingga rumah adat ini terbangun. Hari ini secara langsung ia mengusulkan masih ada dua dusun lagi warga desa Sungai Kunyit yang belum memiliki rumah.

"Kami mohon Pak Bupati untuk membangun juga rumah adat di dua dusun lainnya di Desa Sungai Kunyit yakni Dusun Serirang dan Dusun Serampuk," kata Kades.

Sementara itu ketua panitia pembangunan dalam sambutan mengatakan, bahwa kerinduan warga dusun Sungai Kunyit sudah terjawab hari ini, karena telah dibangun balai adat atau Steleng. Karena balai adat yang lama memang sudah usang, yakni dibangun tahun 1995, itupun hanya mengunakan kayu bekas sisa pembongkaran Gereja.

"Kami sudah bersyukur atas bantuan dari pemerintah tersebut, akhirnya rumah adat ini sudah sangat sesuai dengan harapan kami," katanya.

Dikatakan dia lagi, rumah adat ini dibangun tahun 2023 lalu sekitar bulan Juli dengan pagi dana kurang lebih Rp. 3 ratus juta rupiah dan selesai dengan baik dan tepat waktu.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Sosial Martinus Ridi, Kaban BKSDM Radius, Kadis Pemdes Sabas, Anggota DPRD terpilih Bernadus Mohtar, Camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, Danramil Sekadau Hilir, Kapolsek Sekadau Hilir, Para Tokoh Masyarakat dan Para undangan lainnya. 


Jumat, 05 Juli 2024

Peresmian Balai Adat Beliung Bangkal: Simbol Pelestarian Budaya Sekadau

Bupati Sekadau, Aron, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ny Magdalena Susilawati Aron, menghadiri peresmian Balai Adat Beliung Bangkal di Dusun Sungai Kunyit.
Bupati Sekadau, Aron, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ny Magdalena Susilawati Aron, menghadiri peresmian Balai Adat Beliung Bangkal di Dusun Sungai Kunyit.
SEKADAU - Bupati Sekadau, Aron, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ny Magdalena Susilawati Aron, menghadiri peresmian Balai Adat Beliung Bangkal di Dusun Sungai Kunyit, Desa Sungai Kunyit, pada Jumat (5/7/2024) pekan lalu. Pada kesempatan tersebut, Bupati Aron menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya balai adat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Aron menegaskan bahwa pembangunan rumah adat merupakan bagian dari visi dan misi Sekadau yang Maju, Sejahtera, dan Bermartabat. Menurutnya, berbagai suku di Kabupaten Sekadau memanfaatkan rumah adat atau Steleng sebagai tempat untuk upacara adat pernikahan maupun ritual adat lainnya.

“Selama menjabat kurang lebih 3 tahun, sudah 5 balai adat yang kita bangun menggunakan anggaran pemerintah. Tahun ini, kita akan membangun lagi balai adat di Dusun Ensalang yang saat ini sedang dalam proses lelang,” ujar Bupati Aron. Ia menekankan bahwa hal ini merupakan wujud dari Sekadau yang bermartabat.

Bupati Aron juga mengingatkan pentingnya pelestarian adat dengan mengutip falsafah orang tua dahulu, "hidup dikandung adat, mati dikandung tanah." Peresmian Balai Adat ini adalah bentuk nyata dari pelestarian tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Aron mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau untuk memikirkan bagaimana menjadikan wisata budaya sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia berharap wisata budaya dapat menarik tamu dari dalam maupun luar negeri.

Di akhir sambutannya, Bupati Aron berharap masyarakat tetap kompak dan bersatu. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat Desa Sungai Kunyit yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Sanggau merupakan wajah Kabupaten Sekadau. 

“Kepada Kades Sungai Kunyit supaya mengingatkan warganya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” pesan Bupati Aron.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sungai Kunyit, Kayus, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau atas pembangunan Balai Adat di Dusun Sungai Kunyit. Ia juga mengusulkan agar balai adat dibangun di Dusun Serirang dan Dusun Serampuk yang belum memiliki balai adat.

Setelah prosesi peresmian, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan upacara adat minum tuak penyamai sebelum Bupati dan undangan memasuki Balai Adat Beliung Bangkal.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Martinus Ridi, Kepala Badan BKSDM Radius, Kepala Dinas Pemerintah Desa Sabas, Anggota DPRD terpilih Bernadus Mohtar, Camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, Danramil Sekadau Hilir, Kapolsek Sekadau Hilir, para tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Bupati Sekadau Resmikan Peningkatan Jalan Mandala di Desa Tapang Semadak

Bupati Sekadau Resmikan Peningkatan Jalan Mandala di Desa Tapang Semadak
Bupati Sekadau Resmikan Peningkatan Jalan Mandala di Desa Tapang Semadak.
SEKADAU - Bupati Sekadau, Aron, SH, secara resmi meluncurkan proyek peningkatan jalan Mandala di Desa Tapang Semadak. Acara ini diadakan pada Rabu (03/07/2024) dan dihadiri oleh berbagai pihak termasuk masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Aron menyampaikan bahwa peningkatan jalan Mandala Tapang Semadak merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh warga. Proyek ini menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dari pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp 37 miliar. "Dana ini kita alokasikan untuk peningkatan jalan di berbagai tempat hingga ke Belitang," ungkap Aron.

Aron menambahkan, sebagai Bupati, ia memiliki keinginan untuk meningkatkan semua jalan, namun keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan utama. "Beruntung kita mendapat DBH sebesar 37 miliar sehingga dana ini bisa kita bagi untuk pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah, termasuk Belitang," jelasnya.

Bupati Aron juga menekankan pentingnya kerjasama dari berbagai pihak, terutama kepala desa, untuk memastikan kelancaran proses pengerjaan. Ia berharap bahwa pembangunan jalan ini bisa dilanjutkan hingga ke Jalan Mandala II, mengingat yang diluncurkan saat ini adalah jalan Mandala I.

Selain menggunakan dana APBD, pemerintah daerah juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk pemeliharaan ruas jalan lainnya. "Di Belitang, misalnya, pemeliharaan jalan menjadi tanggung jawab tiga perusahaan: PT. MPE, PT. Agro Andalan, dan PT. BSL," tambah Aron.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hery Handoko, dalam paparannya menyebutkan bahwa masyarakat Desa Tapang Semadak sudah lama mengusulkan peningkatan jalan Mandala. "Usulan tersebut akhirnya dapat terealisasi di bawah kepemimpinan Pak Aron," ujar Hery.

Pengerjaan jalan ini dijadwalkan berlangsung selama 180 hari kerja. Hery berharap pekerjaan ini dapat selesai lebih cepat dari yang ditargetkan dan memenuhi standar kualitas yang baik. Ia juga meminta partisipasi pengawasan dari masyarakat setempat untuk memastikan kelancaran dan kualitas pengerjaan.

Camat Sekadau Hilir, Gustiar Indarto, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah atas pembangunan ini. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur seperti ini memiliki banyak manfaat, termasuk peningkatan ekonomi dan akses transportasi bagi warga.

Kepala Desa Tapang Semadak, Marsianus Marsiadi, juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah. "Peningkatan jalan Mandala ini sudah dinantikan warga Tapang Semadak selama puluhan tahun. Komitmen seorang pemimpin adalah kunci utama suksesnya sebuah daerah," kata Marsianus.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Asisten II Sandae, Kepala Dinas PTSP Handayani, Kapolsek Sekadau Hilir, pihak kontraktor, para kepala desa, anggota BPD, serta tamu undangan lainnya.

Dengan adanya peningkatan jalan ini, diharapkan akses dan mobilitas warga Desa Tapang Semadak dan sekitarnya akan semakin lancar, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kamis, 04 Juli 2024

Bupati Sekadau Ingatkan Warga: Jangan Lupakan Padi, Antisipasi Krisis Pangan Dunia

Bupati Sekadau Ingatkan Warga: Jangan Lupakan Padi, Antisipasi Krisis Pangan Dunia
Bupati Sekadau Aron SH.
SEKADAU - Bupati Sekadau Aron SH mengeluarkan peringatan penting kepada masyarakat Kabupaten Sekadau agar tidak hanya bergantung pada kelapa sawit sebagai komoditas utama. Ia menekankan pentingnya diversifikasi pertanian, terutama dengan bercocok tanam padi, untuk mengantisipasi krisis pangan global yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Negara-negara penghasil beras sudah tidak mengekspor lagi pangan ke negara lain," kata Aron dalam sebuah pernyataan beberapa waktu lalu.

Aron menggarisbawahi bahwa ketergantungan pada satu komoditas, seperti kelapa sawit, bisa berisiko jika tidak diimbangi dengan produksi pangan. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan lahan sawah kosong yang ada untuk menanam padi. Menurutnya, meskipun uang ada, tanpa beras tetap tidak bisa makan.

"Kalau kita punya uang tapi tidak punya beras, rasanya percuma. Artinya kita tidak bisa makan. Berapapun uang yang kita miliki, apabila bahan pokok sehari-hari susah dicari, apalah artinya," lanjutnya.

Aron menegaskan pentingnya persiapan sejak dini untuk menghindari dampak krisis pangan. Ia meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah pusat siap membantu menyediakan bibit padi jika dibutuhkan. Ke depan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau berencana bekerjasama dengan TNI untuk melakukan penanaman padi secara besar-besaran.

"Sebelum hujan sedia payung, agar kita terhindar dari kelaparan," ucap Aron.

Ia juga meminta para kepala desa untuk segera mendata lahan pertanian di wilayahnya dan mengerahkan masyarakat untuk menanam padi sebagai langkah antisipasi krisis pangan.

Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan Kabupaten Sekadau bisa terhindar dari ancaman krisis pangan dan tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok warganya.

Sekadau Tetapkan 390 Bidang Tanah untuk Redistribusi dalam Sidang GTRA

Penandatanganan Berita Acara Persidangan Gugus Tugas Reforma Agraria oleh Forkompinda bersama ATR/BPN Sekadau. (Arni Lintang)
Penandatanganan Berita Acara Persidangan Gugus Tugas Reforma Agraria oleh Forkompinda bersama ATR/BPN Sekadau. (Arni Lintang)
SEKADAU – Kator Agraria Tata Ruang dan Pertanahan (ATR/BPN) Sekadau mengelar sidang  Gugus tugas reforma agraria (GTRA) bersama Forkompinda dan Dinas Instansi terkait diruang Rapat Wakil Bupati, Kamis (4/7/2024) pagi.sidang dipimpin Bupati, Aron selaku ketua Tugus tugas.

Bupati Sekadau, Aron dalam pembukaan siang, mengatakan pada tahap satu ini, sebanyak 390 bidang tanah di empat Desa dari tiga Kecamatan akan di distibuskan kepada masarakat.

"Tentu saja kita bergarap gugus tugas agraria untuk dapat mencapai target dikarenakan masarakat menginginkan kepastian hukum lahan atau tanah," ujar Aron.

Lebih jauh, Bupati menyatakan, program ini sangat membantu masarakat. selain itu, ibeberapa waktu lalu telah dilakukan launching sertifikat elektronik oleh kemetrian ATR/BPN dimana sertifikat hanya 1 lembar sebagai dokumen elektronik bukti kepemilikan dan legalitas tanah.

"Semakin tahun masalah pertanahan cukup komplit dan banyak, terutama di areal perusahan seperti yang terjadi akhir - akhir ini.banyak lahan masarakat yang masuk dalam HGU Perusahaan sehingga perlu dibahas oleh gugus tugas ini," papar  Aron.

Sementara itu, Kepala Sekasi Penataan dan Pemberdayaan Katah ATR/BPN Sekadau, Yoga Tantro menjelaskan, semula Redistribusi tanah ditargetkan sebanyak 
500 bidang.namun, dalam pelasaa target yang tercapai sebanyak 390 bidang.

" terdapat beberapa kendala, sehingga 110 bidang lainya belum dilaksanakan," ujar Yoga.

Pada terget awal masing - masing Desa yakni, Sungai Kunyit Sekadau Hilir, 200 bidang, tercapai 106. Desa Merbang, Belitang Hilir, target 75 bidang, tercapai 26, Teluk Kebau, Nanga Mahap, Terget 75 bidang, tercapai 126 dan Karang Betung, Terget 150 bidang tercapai 132.

Adapun Desa dan Kecamatan yang menjadi objek yakni, Desa Sungai Kunyit Kecamatan Sekadau Hilir, sebanyak 106 bidang, dengan luas 1.002.661 Meter persegi.subjek yang menuhi syarat 52

Desa Karang Betung, Kecamatan Nanga Mahap, jumlah bidang 132. Luas 345.538 Meter Persegi.Subyek memenuhi syarat 110 dan Desa Teluk Kebau, Nanga Mahap dengan jumlah bidang 126.luas, 1.051.093.subjek memenuhi syarat 88.

Terakhir, Desa Merbang, Kecamatan Belitang Hilir, jumlah bidang 26.luas 75.172 dengan subjek memenuhi syarat 24.

" Sedangkan objek dari reforma agraria ini adalah, Kawasan hutan, non kawasan hutan dan hasil penyelesaian konflik agraria," timpal Yoga.

Dalam siang ini, juga menghasilkan beberapa masukan, saran dan keputusan akhir yang tercapai lintas instansi yakni tetap dilanjutkannya program Redistribusi tanah melalui reforma agraria sebayak 110 bidang.

Hasil sidang juga ditandatangi oleh Forkompinda dan instansi  yang menghadiri kegiatan. (Arni)

Rabu, 03 Juli 2024

Perbaikan Jalan Mandala 1: Wujud Komitmen Pemerintah Kabupaten Sekadau

Perbaikan Jalan Mandala 1: Wujud Komitmen Pemerintah Kabupaten Sekadau
Bupati Sekadau, Aron.
SEKADAU - Proyek peningkatan badan jalan poros Mandala 1 sepanjang 1,8 kilometer di Desa Tapang Semadak dan Desa Engkersik akhirnya segera terwujud. Dalam laporan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Heri Handoko, disebutkan bahwa proyek ini akan mengaspal jalan guna memperlancar akses transportasi masyarakat di kedua desa tersebut. 

"Jalan ini akan diaspal untuk memperlancar akses transportasi masyarakat Desa Tapang Semadak dan Desa Engkersik," ujar Heri.

Mengenang masa lalu, Heri menyampaikan bahwa permintaan perbaikan jalan ini sudah diajukan sejak ia masih menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga. Masyarakat Desa Engkersik sering datang memohon agar jalan Mandala diperbaiki. "Itu sudah bertahun-tahun yang lalu dan baru bisa terealisasi pada saat ini," katanya dengan rasa bangga.

Proyek ini akan dilaksanakan oleh PT Megah Jaya Bersama dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari. Heri menambahkan bahwa proyek ini merupakan salah satu dari tujuh proyek peningkatan jalan yang menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun ini, tersebar dari Belitang Hulu hingga Nanga Mahap. 

“Nanti akan ada pengawasan dari PT Askon Multi Jasa untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan kuantitas dan kualitas yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Bupati Sekadau, Aron, dalam sambutannya mengatakan bahwa perbaikan jalan Mandala ini adalah impian warga Desa Engkersik yang sudah lama diusulkan dan baru terealisasi tahun ini. Proyek ini dialokasikan dana sebesar 6 miliar rupiah yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dan APBD.

"Pembangunan poros Mandala 1 Tapang Semadak – Engkersik merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sekadau untuk membangun infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat. Kami dalam tiga tahun terakhir ini benar-benar berkomitmen untuk meningkatkan beberapa ruas jalan di kabupaten kita. Namun karena keterbatasan APBD, kami memilih fokus pada prioritas daerah yang memiliki mobilitas tinggi dulu," ujarnya.

Diketahui, sumber anggaran peningkatan ruas jalan di Kabupaten Sekadau saat ini berasal dari APBD murni, DBH Sawit, dan Dana Inpres Pemerintah Pusat. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di Desa Tapang Semadak dan Desa Engkersik serta sekitarnya.

Perbaikan jalan ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah Kabupaten Sekadau berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
SEKADAU - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau menyelenggarakan aksi tanam pohon dengan tema “Penyelesaian Krisis Iklim Melalui Inovasi Dan Prinsip”. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Engkorong, Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu.

Aksi tanam pohon ini merupakan hasil kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, PT. Agro Andalan, UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah Sekadau, dan Bank Kalbar. 

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus langkah konkret dalam menghadapi krisis iklim global. "Kami percaya bahwa inovasi dan prinsip yang terintegrasi dalam kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan hidup di Sekadau," ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sekadau, Aron, SH, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi krisis iklim saat ini. "Penanaman pohon bukan hanya bertumpu pada pemerintah dan masyarakat saja, tapi harus menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk swasta dan lembaga lainnya dalam mengurangi dampak krisis iklim saat ini," kata Bupati.

Selain kegiatan tanam pohon, acara ini juga diisi dengan pembagian susu, peralatan sekolah, dan perlengkapan olahraga bagi anak-anak sekolah. Pembagian ini dilakukan langsung oleh Bupati Sekadau sebagai wujud perhatian dan dukungan terhadap pendidikan serta kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Sekadau.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan inovasi dan prinsip berkelanjutan dalam pelestarian lingkungan hidup. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau berharap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat terus ditingkatkan guna mencapai tujuan bersama dalam menjaga ekosistem dan keseimbangan alam.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024: Aksi Tanam Pohon di Kabupaten Sekadau.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Sekadau Aron, SH, Kapolres Sekadau, perwakilan Dandim 1204 Sanggau, Direktur RSUD Sekadau, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sekadau.

Senin, 01 Juli 2024

Pesan Aron di Halal Bihalal ASN Sekadau: “Ikhlas dan Lupakan Masa Lalu"

Acara silahturahmi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau digelar di Ruang Serbaguna Lantai 2 Kantor Bupati Sekadau
Acara silahturahmi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau digelar di Ruang Serbaguna Lantai 2 Kantor Bupati Sekadau. (Madah Sekadau)
SEKADAU – Acara silahturahmi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau digelar di Ruang Serbaguna Lantai 2 Kantor Bupati Sekadau, Kecamatan Sekadau Hilir. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sekadau Aron, SH, dan Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH, MH.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka perayaan hari Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi. Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Muhammad Isa, menyatakan bahwa acara silahturahmi ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahim bersama seluruh kepala SKPD serta jajaran di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau.

Bupati Sekadau Aron dalam sambutan awalnya menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada umat Muslim yang merayakannya.

"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau saya mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi kepada bapak ibu sekalian yang merayakannya," ucap Aron.

Bupati Sekadau Aron berharap dengan adanya hari raya kurban ini dapat menambah semangat para ASN untuk berbagi kepada sesama. 

Menurutnya, situasi yang kondusif ini menjadi modal besar masyarakat Kabupaten Sekadau untuk mewujudkan Kabupaten Sekadau yang lebih maju dan sejahtera di masa yang akan datang.

"Selain hikmah silaturahmi, kegiatan Halal Bihalal ini juga dapat menciptakan terjalinnya tali persaudaraan yang lebih akrab di antara sesama. Rasa sakit hati yang sebelumnya pernah timbul akan musnah jika kita saling mengikhlaskan dan melupakan perbuatan di masa lalu sambil berjabat tangan," tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Aron meminta kepada para ASN untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan yang paling penting adalah setiap ASN harus bekerja dengan semangat pelayanan dan melayani dengan hati. Selain itu, ASN harus mencintai setiap pekerjaan yang dipercayakan atasan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama Bapak Ibu kepala SKPD dan staf yang sudah bekerja keras mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sekadau. Kini ada banyak prestasi yang kita peroleh. Ini semua berkat kerja sama dari kita semua," kata Aron.

Peresmian Gereja Katolik St. Yohanes Pembaptis Stasi Empetai, Desa Merbang

Peresmian Gereja Katolik St. Yohanes Pembaptis Stasi Empetai, Desa Merbang
Peresmian Gereja Katolik St. Yohanes Pembaptis Stasi Empetai, Desa Merbang.
SEKADAU - Bupati Sekadau, Aron, SH, menghadiri peresmian gedung Gereja Katolik St. Yohanes Pembaptis Stasi Empetai, Desa Merbang, Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Sei Ayak. Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat pada Minggu kemarin, 30 Juni 2024, di hadapan umat Katolik setempat.

Dalam sambutannya, Aron, yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, memberikan pesan penting kepada umat Stasi Empetai. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan gedung gereja yang baru dibangun dengan baik. "Setelah Gereja baru, hari Minggu harus diisi orang beribadat, jangan sampai kosong," pesan Aron.

Aron juga mengucapkan selamat kepada umat di Stasi Empetai atas memiliki gedung gereja baru. Ia mengingatkan bahwa merawat gedung gereja adalah tugas yang berat namun penting. "Tugas berat sebenarnya adalah merawat, jadi rawatlah gedung yang sudah susah payah kita bangun ini," tambahnya.

Selain itu, Aron juga berpesan kepada anak-anak di Stasi Empetai agar tidak putus sekolah. Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk menghadapi dunia modern yang serba canggih. "Tanpa belajar kita pasti tergilas oleh kemajuan zaman, kita tidak mungkin bisa bersaing dengan baik," katanya. Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka dalam menuntut ilmu.

Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP, yang turut hadir dalam acara ini, juga memberikan sambutannya. Ia menekankan pentingnya membangun iman bersama dengan pembangunan gedung gereja. "Kita bangun gedung Gereja harus sejalan dengan pembangunan imam kita kepada Tuhan," pesan Uskup. Ia juga mengingatkan umat untuk merawat gereja yang telah dibangun dan menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Pastor Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Sei Ayak juga turut mengucapkan terima kasih kepada Uskup dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gereja. Ia menyatakan bahwa semua prosesi, mulai dari peresmian hingga misa dan pelaksanaan sakramen Krisma, berjalan lancar. "Terima kasih kepada Pemda Sekadau atas bantuan serta supportnya, sehingga pembangunan Gereja berjalan dengan baik dan lancar," ucapnya.

Ketua panitia pembangunan Gereja, Albertus Wawan, menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini dapat berjalan lancar berkat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau. Gereja seluas kurang lebih 225 meter persegi ini dibangun dengan total dana sekitar Rp. 700 juta, yang berasal dari swadaya masyarakat, sumbangan para donatur, dan bantuan langsung dari Pemkab Sekadau sebesar Rp. 500 juta.

"Atas nama seluruh umat Stasi Empetai, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Sekadau dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga berdirinya gereja ini," kata Wawan.

Acara peresmian ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Jefray Raja Tugam, Yodi Setiawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Apeng Petrus, Kepala Dinas Sosial Martin Ridi, Camat Belitang Hilir, perwakilan Polsek dan Danramil Belitang Hilir, Kepala Desa Merbang, para biarawan dan biarawati, serta tokoh masyarakat dan tamu lainnya.

Bupati Sekadau Pimpin Audiensi tentang Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

Bupati Sekadau Pimpin Audiensi tentang Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman
Bupati Sekadau Pimpin Audiensi tentang Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman.
SEKADAU - Bupati Sekadau Aron, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, memimpin audiensi dengan Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP). Pertemuan yang bertempat di ruang rapat Bupati Sekadau ini membahas Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) dan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Sekadau tahun 2024, yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pada Jumat, 28 Juni 2024 kemarin.

Program PPSP adalah salah satu langkah penting untuk mewujudkan perencanaan dan pembangunan sanitasi yang menyeluruh. 

Sanitasi memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat karena terkait langsung dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan, estetika, serta kenyamanan sehari-hari.

Rencana Strategis Sanitasi Kabupaten Sekadau

Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau, Teresia Lili, yang juga anggota Tim Pokja PKP, membuka audiensi dengan membahas kondisi infrastruktur saat ini, capaian, target pengelolaan, dan identifikasi permasalahan sanitasi yang dihadapi. 

Teresia Lili menyampaikan bahwa Rekomendasi Strategis dan Paket Kebijakan Sanitasi Kabupaten Sekadau 2024-2029 mengambil tema “BEGAWAI AM” (Bersama, Bergandeng, Bekerja Mewujudkan Sanitasi Higienis dan Aman).

"Paket kebijakan ini akan menjadi komitmen Bupati terhadap percepatan pembangunan sanitasi di Kabupaten Sekadau tahun 2024-2029," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa paket kebijakan ini akan diintegrasikan ke dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta menyusun program kegiatan secara rinci.

Arahan dan Apresiasi dari Bupati Sekadau

Dalam arahannya, Bupati Sekadau Aron menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Pokja PKP yang telah menyusun paket kebijakan sanitasi untuk masa depan. 

"Segera tindak lanjuti dan siapkan agenda berikutnya sesuai dengan tahapan implementasi SSK Program PPSP," ujarnya.

Bupati Aron juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengatasi masalah persampahan. “Bila perlu kita adakan lomba mengenai kepedulian sampah ini, agar membangun pemikiran masyarakat untuk peduli terkait dengan sampah yang ada di Kabupaten Sekadau,” tambahnya.

Paket Kebijakan Sanitasi Sekadau

Paket kebijakan sanitasi di Kabupaten Sekadau terdiri dari enam paket utama, yaitu:
  1. Melesat Jaya: Mewujudkan Sekadau Lebih Sejahtera Bermartabat, Jamban Sehat Sayang Keluarga
  2. Si Paling Laju: Sistem Pengelolaan Air Limbah Aman di Lingkungan dan Berkelanjutan
  3. Sida’ Kota: Sistem Drainase Kawasan Perkotaan
  4. Inang Muang Rau: Beriringan, Berjuang Memasyarakatkan Untuk tidak Buang Sampah Sembarangan di Sekadau
  5. Boh Pengari: Bersama Optimalkan Perubahan Perilaku Dengan Keterampilan dan Edukasi
  6. Saja Anal: Sekadau Juara Award Nasional

Audiensi ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara oleh Bupati Sekadau dan Tim Pokja Kabupaten Sekadau, menandai penyepakatan Paket Kebijakan Sanitasi.

Dengan adanya program PPSP dan SSK ini, diharapkan Kabupaten Sekadau dapat mencapai sanitasi yang higienis dan aman, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. 

Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat diharapkan untuk kesuksesan program ini.

Hukum

Peristiwa

Kesehatan

Pilkada 2024

Kalbar

Tekno