Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2026

Hari Kelima Pencarian Sulyadi, Tim Gabungan Sisir Perairan Habitat Buaya Muara

Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.
Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.

KUBU RAYA - Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Batu Ampar dan warga setempat masih mengintensifkan pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang hilang saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pencarian pada Jumat (26/6/2026) telah memasuki hari kelima.

Sulyadi dilaporkan hilang tanpa jejak beberapa hari lalu. Lokasi hilangnya korban diketahui merupakan kawasan habitat buaya muara yang selama ini dikenal rawan konflik satwa liar.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga hari ini, pencarian terhadap saudara Sulyadi telah memasuki hari kelima. Kami dari Polres Kubu Raya bersama Tim SAR Gabungan dan dibantu warga setempat masih terus mengintensifkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius yang diperluas," ujar Ade.

Operasi pencarian dibagi ke beberapa titik yang dianggap krusial untuk memaksimalkan pengamatan, baik di permukaan air maupun di sepanjang tepian sungai yang dipenuhi vegetasi lebat.

Medan yang berat serta tingginya risiko di area perairan tidak menghentikan upaya tim gabungan dalam mencari keberadaan korban.

Selain melanjutkan pencarian, Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batu Ampar.

"Kami memohon dan mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang kerap beraktivitas di sekitar perairan Batu Ampar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut dikenal sebagai habitat alami buaya," kata Ade.

Hingga pencarian hari kelima, korban belum ditemukan. Tim SAR Gabungan bersama unsur kepolisian dan warga setempat akan terus melanjutkan penyisiran di kawasan perairan Batu Ampar.

Kalahkan Ucu Ene Fc Dengan Skor 1-0, Tedo Raya Raih Juara 3 Turnamen Rege Cup 1 Pal 20

Foto : Pertandingan Tedo Raya Fc melawan Ucu Ene Fc. Jumat (26/06/2026).

LANDAK (BORNEOTRIBUN.COM),- Turnamen Rege Cup 1 Ladangan Pal 20 yang bergulir, kini memesuki babak final, perebutan juara ketiga mempertemukan tim Ucu Ene Fc menghadapi tim Tedo Raya Fc sebagai lawanya yang tersaji pada Jumat, 26 Juni 2026, Pukul 15.00.Wib di lapangan Bola Pal 20, desa Amboyo Selatan, kecamatan Ngabang, kabupaten Landak.

Pertandingan yang berlangsung sangat sengit, kedua tim saling melakukan serangan semenjak di bunyikan peluit awal, bahkan kedua tim terlihat sesekali merepotkan bagian belakang permainan dari kedua kesebelasan tim yang bertanding.

Pada babak pertama, tim dari Ucu Ene Fc terlihat cukup mendominasi permainan beberapa peluang di depan gawang sempat mengancam kiper Tedo Raya Fc. Tetapi dengan kesigapan Kiper Tedo Raya Fc semua peluang Ucu Ene Fc bisa di patahkan.

Kemudian pada akhir babak pertama Tedo Raya Fc sempat mendapatkan peluang hadiah penalti akibat pemain belakang Ucu Ene Fc melakukan Handball di dalan kotak, namun penalti tersebut bisa di tahan oleh kiper Ucu Ene Fc. Hingga peluit akhir babak pertama skor 0-0 masih bertahan.

Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan tempo permainan, alhasil di menit awal Penyerang Tim Tedo Raya Fc berhasil menyarangkan satu gol di gawang Ucu Ene Fc. Sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk Tedo Raya Fc.                                 

Peluang untuk mengejar kekalahan oleh Tim Ucu Ene Fc tidak membuahkan hasil, karena di babak kedua Tedo Raya Fc berbalik menguasai pola pertandingan dan pertahanan belakang Tedo Raya Fc begitu kokoh untuk di taklukan. Skor tipis 1-0 untuk kemenangan Tedo Raya Fc bertahan hingga akhir pertandingan, sehingga Tim Tedo Raya Fc berhasil meraih juara 3, sementara Tim Ucu Ene Fc harus puas di posisi ke 4.                                              

Sementara itu, dalam partai puncak perebutan juara di turnaman Rege Cup 1 Ladangan Pal 20 akan mempertemukan dua tim terkuat yakni MARATEX FC berhadapan dengan MPU 743 FC yang akan berlangsung besok. Sabtu, 27 Juni 2026 Pukul 15.00 Wib.

Pemkab Kubu Raya dan Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pembangunan Batalyon Teritorial di Sungai Raya

Foto: Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito Bersama Jajaran Berkunjung ke Kantor Bupati Kubu Raya

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat kerja sama dengan Kodam XII/Tanjungpura untuk mendukung pembangunan daerah. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito bersama jajaran ke Ruang Bupati Kubu Raya, Jumat 26 Juni 2026.

Pertemuan menjadi momentum evaluasi kerja sama TNI dan pemerintah daerah, sekaligus membahas program strategis ke depan, termasuk rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Kabupaten Kubu Raya.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan kunjungan itu untuk melihat sejauh mana peran dan kerja sama yang telah dibangun bersama pemerintah daerah. “Ini menjadi evaluasi sejauh mana peran dan kerja sama yang sudah dibangun selama ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depan akan lebih ditingkatkan untuk kegiatan kerja sama yang lebih konkret,” ujarnya.

Pangdam menyampaikan beberapa wilayah di Kubu Raya mendapat perhatian, salah satunya melalui rencana pembangunan BTP yang nantinya membantu pemerintah daerah.

Bupati Kubu Raya Haji Sujiwo mengapresiasi kunjungan dan dukungan Kodam XII/Tanjungpura. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Hari ini kami dikunjungi Pangdam XII/Tanjungpura. Kebetulan kantor Kodam ada di Kabupaten Kubu Raya, sehingga kerja sama dan kolaborasi berjalan dengan baik,” kata Sujiwo.

Menurut Bupati, pembangunan BTP menjadi peluang besar karena akan menciptakan kawasan baru dan mendukung percepatan pembangunan. “Ini anugerah luar biasa untuk Kubu Raya. Ketika terbangun nanti, akan terbentuk kawasan baru dan ada personel TNI yang secara tidak langsung membantu pembangunan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Sebagai dukungan awal, Pemkab Kubu Raya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan akses menuju lokasi BTP. Sujiwo berharap dukungan dapat ditingkatkan agar akses layak dan mendukung ribuan personel TNI yang akan bertugas.

Rencana pembangunan BTP berada di Kecamatan Sungai Raya. Kehadiran fasilitas itu diharapkan memperkuat pembangunan, pelayanan masyarakat, serta pertumbuhan kawasan baru di Kubu Raya. (Tim/Jm)

RSUD Sekadau Klarifikasi Informasi Viral Dugaan Pasien Dipulangkan Paksa, Tegaskan Pasien Masih Dirawat

Foto: Pasien Yang Disebut-sebut Mengalami Penolakan Oleh RSUD Sekadau 

SEKADAU - RSUD Sekadau memberikan klarifikasi terkait informasi viral di media sosial yang menduga adanya pasien dipulangkan paksa. Direktur RSUD Sekadau Tanjung Harapan menegaskan informasi tersebut adalah mis_informasi dan tidak sesuai fakta.

“Kami mohon maaf atas adanya mis_informasi tersebut. Perlu kami sampaikan bahwa RS tidak memulangkan atau memaksa pulang pasien tersebut. Sampai saat ini pasien masih dirawat di ruang penyakit dalam RSUD Sekadau,” ujar Tanjung Harapan.

Pasien diketahui masuk RSUD Sekadau pada 15 Juni 2026 dan telah ditangani tim medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien menderita gangguan neurologi atau gangguan sistem saraf yang harus ditangani lebih lanjut di rumah sakit dengan prasarana dan SDM lebih lengkap secara daring.

Rumah sakit tujuan rujukan hingga saat ini belum memberikan jawaban. Karena itu, pasien tetap dirawat di RSUD Sekadau. “Keluarga pasien sudah diberikan penjelasan mengenai rujukan dan sudah memahami kondisi tersebut,” jelasnya.

Terkait postingan di media sosial, Direktur menegaskan unggahan itu bukan dari keluarga pasien, melainkan dari pihak lain yang tidak memahami informasi sebenarnya.

RSUD Sekadau mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi karena dapat menimbulkan kesalahpahaman serta merugikan pasien dan keluarga. RSUD Sekadau berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, transparan, dan sesuai standar medis demi keselamatan pasien. (Tim)

VLX Vitality Wakili Polres Landak di Turnament E-Sport MLBB Kapolda Cup

Foto : VLX Vitality Menjuarai Turnamen E-Sport Mobil Legends Bang Bang Polres Landak

LANDAK (BORNEOTRIBUN.COM), - Setelah berlangsung selama dua hari (Selasa dan Rabu),Turnamen E - Sport Mobile Legends : Bang Bang (MLBB) Kapolres Landak Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 memasuki laga Final. Partai puncak yang mempertemukan tim X Team X Tos Lokale melawan VLX Vitality itu berlangsung di Lokale X Tos Ngabang. Kamis, 25 Juni 2026.

Pertandingan yang menjadi rangkaian kompetisi E-Sport puncak yang di ikuti oleh tim terbaik tersebut dimulai pukul 16.00-20.00 Wib. Sebelum partai final berlangsung, pertandingan perebutan juara ketiga dan keempat terlebih dahulu digelar antara tim Res Landak 86 melawan Tim Titi Patah.

Dalam pertandingan itu, Res Landak 86 tampil dominan dan berhasil mengamankan posisi juara ketiga setelah menang dengan skor meyakinkan 2-0.

Sementara itu, laga puncak Grand Final mempertemukan X Team X Toss Lokale dengan VLX Vitality dalam perebutan gelar juara pertama. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik perhatian para penonton yang hadir. Namun, VLX Vitality mampu menunjukkan permainan yang solid dan konsisten hingga berhasil menundukkan X Team X Toss Lokale dengan skor telak 3-0 sekaligus memastikan diri sebagai juara Kapolres Landak Cup 2026.

Prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan oleh Kabag Ops Polres Landak, Kompol Imbang Sulistyono, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. Para juara menerima plakat, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.

Juara pertama VLX Vitality menerima uang pembinaan sebesar Rp2.000.000, juara kedua X Team X Toss Lokale memperoleh Rp1.500.000, sementara juara ketiga Res Landak 86 mendapatkan Rp500.000.

Selain meraih gelar juara, VLX Vitality juga berhak mewakili Polres Landak pada ajang Kapolda Cup yang akan digelar pada 26 Juni 2026.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

"Turnamen Mobile Legends Kapolres Landak Cup ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang esports. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan penuh kebersamaan," ujar AKBP Devi Ariantari.

Lebih lanjut, Kapolres Landak berharap prestasi yang diraih para peserta dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Landak di tingkat yang lebih tinggi.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Selamat kepada para juara dan semoga tim yang mewakili Polres Landak di Kapolda Cup dapat memberikan hasil terbaik," tambahnya.

Penutupan turnamen berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Landak dalam mendukung kegiatan positif masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan generasi muda di momentum Hari Bhayangkara ke-80.

Kamis, 25 Juni 2026

Dua Pengendara Motor Luka Usai Tabrakan dengan Truk di Depan Polres Sekadau

Foto: Kecelakaan Motor Vs Truk Didepan Polres Sekadau 

SEKADAU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Merdeka Timur, tepat di depan Mapolres Sekadau, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis 25 Juni 2026 pukul 12.35 WIB. Peristiwa melibatkan sepeda motor Honda Revo X putih dan truk Hino Dutro hijau.

Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan membenarkan kejadian itu. Pengendara motor SF, 18, mengalami luka robek di kening kanan, telapak tangan, dan kaki kanan. Penumpangnya OS, 26, mengalami dislokasi bahu kanan. “Kedua korban sudah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk penanganan medis,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, truk yang dikemudikan NR, 43, melaju dari Sanggau ke Sintang. Di depan Polres Sekadau, motor yang dikendarai SF dengan penumpang OS diduga hendak berbelok ke arah Mapolres. Sopir truk sudah membunyikan klakson sebagai peringatan, namun jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Sopir truk tidak mengalami luka.

Petugas Satlantas Polres Sekadau langsung ke lokasi untuk olah TKP, mengamankan kendaraan, mengatur lalu lintas, dan mengevakuasi korban.

IPDA Iwan mengimbau pengendara meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. “Sebelum berbelok atau pindah jalur, pastikan kondisi sekitar aman. Fokus dan patuhi aturan lalu lintas agar kecelakaan serupa tidak terulang,” pesannya. (Tim)

Bea Cukai Entikong Musnahkan 922 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 240 Ballpress Pakaian Bekas

Bea Cukai Entikong memusnahkan 922 ribu batang rokok ilegal, 240 ballpress pakaian bekas, dan 240 liter minuman beralkohol hasil penindakan di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Bea Cukai Entikong memusnahkan 922 ribu batang rokok ilegal, 240 ballpress pakaian bekas, dan 240 liter minuman beralkohol hasil penindakan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

SANGGAU — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat memusnahkan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan kepabeanan dan cukai di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (24/6/2026). 

Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan penegakan hukum di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dihadiri sejumlah instansi terkait, termasuk Bea Cukai Entikong, Kepolisian, TNI melalui Satgas Pamtas, Jasa Raharja, serta unsur media.

Barang yang dimusnahkan terdiri dari 922.304 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT), 240 ballpress pakaian bekas, dan 240 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). 

Seluruh barang tersebut merupakan hasil penindakan yang telah melalui proses administrasi dan hukum hingga ditetapkan sebagai Barang Milik Negara.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di area pembakaran KPPBC TMP C Entikong. 

Metode tersebut dipilih untuk memastikan barang-barang yang melanggar ketentuan kepabeanan dan cukai tidak dapat digunakan kembali maupun beredar di masyarakat.

Bea Cukai Entikong Musnahkan 922 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 240 Ballpress Pakaian Bekas
Bea Cukai Entikong memusnahkan 922 ribu batang rokok ilegal, 240 ballpress pakaian bekas, dan 240 liter minuman beralkohol hasil penindakan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kepala Bea Cukai Entikong, Rudi Endro Pratikto, mengatakan pemusnahan ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjaga integritas pengawasan di wilayah perbatasan serta melindungi masyarakat dari dampak peredaran barang ilegal.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi pesan tegas bahwa negara tidak memberikan ruang bagi praktik penyelundupan dan peredaran barang yang tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kasubsektor Entikong, IPDA Maralela Pandapotan Harahap, menegaskan pentingnya sinergi antara Bea Cukai, Kepolisian, TNI, dan instansi terkait dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dari berbagai aktivitas ilegal.

“Pemusnahan ini menunjukkan bahwa setiap barang hasil pelanggaran yang telah melalui proses hukum akan ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel. Kami mendukung penuh langkah Bea Cukai dalam menjaga perbatasan negara dari peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap aktivitas penyelundupan. 

Karena itu, pengawasan berkelanjutan dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum.

Selain penindakan aparat, dukungan masyarakat juga dinilai berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan.

Bea Cukai Entikong Musnahkan 922 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 240 Ballpress Pakaian Bekas
Bea Cukai Entikong memusnahkan 922 ribu batang rokok ilegal, 240 ballpress pakaian bekas, dan 240 liter minuman beralkohol hasil penindakan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melindungi kepentingan negara, menjaga iklim perdagangan yang sehat, serta mencegah kerugian negara akibat masuk dan beredarnya barang ilegal. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menunjukkan sinergi antarinstansi dalam memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Wujud Kepedulian Sosial di Musim Libur Sekolah, Angkasa Pura Indonesia Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak di Kubu Raya dan Pontianak

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Khitanan Massal 100 Anak

KUBU RAYA - Mengisi libur sekolah dengan aksi nyata, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Sehat Bersama InJourney Airports” berupa khitanan massal gratis, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Candra Distra Wiradi, dekat Bandara Internasional Supadio, pukul 08.00-12.00 WIB. Sebanyak 100 anak dari Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak mengikuti khitan massal, termasuk anak-anak wilayah ring satu bandara: Desa Limbung, Arang Limbung, dan Kuala Dua.

Program ini merupakan hasil kerja sama Angkasa Pura Indonesia dengan Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, serta organisasi kemanusiaan Brigade Gerak Cepat Kemanusiaan (BRIGECK).

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H. Wan Irwansyah, S.Pd., SKM., M.A.P, mengapresiasi kegiatan tersebut. 

“Khitanan ini sangat positif dan bersejarah bagi anak-anak. Dari sisi agama memang dianjurkan, sementara dari aspek kesehatan manfaatnya sudah terbukti untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi,” ujarnya.

Ia menambahkan metode khitan saat ini sudah lebih baik. “Ada obat penghilang rasa sakit sehingga proses lebih nyaman dan penyembuhan lebih cepat dibandingkan zaman dulu,” katanya.

Foto: Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio

Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio mewakili General Manager Maya Damayanti, menyampaikan kegiatan ini bentuk kepedulian perusahaan di libur sekolah untuk membantu orang tua.

“Kami bersinergi dengan Gerakan Cepat Kemanusiaan, Dinas Sosial, dan Polsek Kawasan Bandara Supadio. Peserta 100 orang dari Kubu Raya dan Pontianak mendapat layanan khitan higienis oleh tenaga medis profesional BRIGECK, serta santunan uang saku dan bingkisan,” jelas Joko.

Kegiatan dihadiri stakeholders termasuk Polsek Kawasan Bandara Supadio dan kepala desa ring satu bandara. Angkasa Pura Indonesia berharap silaturahmi dan kemitraan dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera. (Jm)

Rabu, 24 Juni 2026

Tim Bola Voli Putra Kubu Raya Juara Grup, Bidik Gelar Juara Porprov

Foto: Tim Bola Voli Putra Kabupaten Kubu Raya Porprov Kalbar 2026

PONTIANAK - Tim bola voli putra Kabupaten Kubu Raya berhasil memastikan diri sebagai juara grup dan melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Rabu 24 Juni 2026. Pertandingan berlangsung di GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan kekompakan seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga jajaran pengurus yang terus memberikan dukungan selama kompetisi.

Pelatih tim bola voli Kubu Raya Pramono menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara grup merupakan hasil kerja keras pemain dan tim pendukung.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah masuk semifinal. Kita hadir sebagai juara grup. Ke depan kita akan evaluasi kekurangan dan kelebihan tim agar penampilan berikutnya bisa lebih baik,” ujar Pramono. Ia menegaskan target tim tidak berhenti di semifinal, namun akan berjuang memberikan hasil terbaik untuk Kubu Raya.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kubu Raya Budi Mulyono, S.P., M.Si., mengapresiasi perjuangan tim. Ia optimistis bola voli putra Kubu Raya mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik.

“Saya yakin Kubu Raya untuk bola voli putra bisa masuk dan bersaing untuk juara,” kata Budi. Ia berharap pembinaan terhadap atlet putra maupun putri terus konsisten agar Kubu Raya bisa memberikan prestasi terbaik.

Caretaker PBVSI Kubu Raya H. Sahrudin, SE., juga bangga atas perjuangan tim hingga lolos semifinal. “Target kami ingin menjadi yang terbaik. Ini berkat perjuangan luar biasa dari teman-teman, pelatih, asisten pelatih, pengurus, dan dukungan Dispora,” ungkapnya.

Menatap semifinal, tim terus melakukan persiapan di bawah arahan Pelatih Pramono, Mas Andi, dan Asisten Pelatih Yayan, dengan dukungan pengurus yang berkomitmen mendampingi atlet. (Tim/Jm)

Selasa, 23 Juni 2026

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara, Rawat Warisan Budaya Jawa

Foto: Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara

PONTIANAK - Kelompok Kesenian Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menggelar Kirab Budaya Grebeg Suro, Minggu 21 Juni 2026 sore. 

Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-62 kelompok kesenian tersebut sekaligus tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Suro dan Tahun Baru Islam.

Kirab budaya mendapat dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Pontianak melalui Kecamatan Pontianak Utara. Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kebersamaan, dan pelestarian tradisi.

Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat Edi Suhairul mengatakan, Grebeg Suro merupakan bentuk nyata masyarakat menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. 

“Ini adalah bagian dari merawat budaya atau nguri-uri budaya yang selalu kita gaungkan. Visi dan misi Paguyuban Jawa Kalbar adalah menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Edi menilai kegiatan budaya seperti Grebeg Suro penting karena tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang ikut membantu pelestarian budaya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan juga memberikan apresiasi. Menurutnya, budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama dan keberagaman budaya di Kalbar menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan persatuan.

“Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana kita mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pontianak terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara sebelumnya juga diisi kegiatan sosial seperti sunatan massal dan senam sehat, kemudian kirab budaya sore hari dan pertunjukan wayang malam hari.

Ketua Panitia Muhammad menjelaskan, Grebeg Suro merupakan kegiatan rutin tahunan yang selama ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota kelompok. Ia berharap ada dukungan lebih dari pemerintah, pengusaha, dan pelaku seni agar tradisi ini terus berkembang.

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga budaya leluhur di Kalimantan Barat. (Tim)

Warga Kubu Raya Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Foto: Ilustrasi Pencarian Pemancing Yang Diduga Diterkam Buaya

KUBU RAYA - Seorang warga bernama Sulyadi (41) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya muara saat memancing di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026 sore.

Peristiwa terjadi menjelang waktu magrib. Hingga Selasa 23 Juni 2026, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sungai untuk mencari keberadaan korban.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat Abdul Wahab berangkat menggunakan Sampan Robin untuk mengantarkan pasokan minyak dan rokok kepada korban.

“Di lokasi kejadian, korban terlihat berada di atas Sampan Robin seorang diri. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga terdapat Pitung yang menggunakan Sampan Robin berbeda,” jelas Ade.

Sekitar pukul 17.00 WIB, buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan menerkam korban. “Tanpa ampun, predator tersebut langsung menerkam dan menyambar tubuh korban. Dalam sekejap, korban diseret masuk ke dalam air,” ungkap Ade.

Abdul Wahab dan Pitung sempat berupaya melakukan pencarian di sekitar titik kejadian. Namun keterbatasan alat dan kondisi yang mulai gelap membuat upaya awal tidak membuahkan hasil. Keduanya kemudian kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian ke Polsek Batu Ampar dan meminta bantuan warga.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Batu Ampar dan Pol Airud langsung bergerak ke lokasi kejadian. 

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Namun upaya pencarian terus dilakukan secara masif dan maksimal,” ujar Ade.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian, terutama saat hari mulai gelap. (Red)

Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Digelar di Kubu Raya, Hadirkan Habib Jindan dan Habib Thoha

Foto: Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

KUBU RAYA - Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026.

Kegiatan bertema “Spirit Hijrah Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia yang Lebih Berdaulat dan Bermartabat” menghadirkan ulama kharismatik nasional Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. Hadir pula para alim ulama, tokoh lintas agama, tokoh lintas etnis, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Dialog ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kalbar yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Dalam tausiyahnya, Habib Jindan mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. 

“Persatuan adalah kekuatan bangsa. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan karunia yang harus dijaga dan dirawat bersama,” pesannya.

Ketua Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalbar, Alhabib Thoha Al-Jufri, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana menyiarkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam serta memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

“Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan. Semangat hijrah harus menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi menghadapi tantangan pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Majelis Almuwasholah yang memilih Kubu Raya sebagai lokasi Dialog Kebangsaan. Kegiatan ini bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama,” kata Sujiwo.

Pertemuan dua tokoh ulama, Habib Jindan dan Habib Thoha, menjadi simbol kuat kolaborasi ulama dalam merawat kebhinekaan dan memperkokoh persatuan bangsa. (Tim/Jm)

Senin, 22 Juni 2026

Detik-Detik Penemuan Mayat di Kapuas, Warga Langsung Lapor Polisi

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.
Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi tangani penemuan mayat pria di Sungai Kapuas Banjar Serasan, polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan penyebab kematian.

PONTIANAK — AKP Suryadi bersama personel Polsek Pontianak Timur dan Tim Inafis Polresta Pontianak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat pria di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan, Gang Baitussalam, Kelurahan Banjar Serasan, Minggu malam (21/6/2026).

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga yang melihat sesosok pria di bantaran Sungai Kapuas. Laporan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan area TKP untuk mencegah warga mendekat serta memastikan proses identifikasi berjalan lancar. Tim Inafis kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya,” ujar AKP Suryadi.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Pontianak Timur atau kantor kepolisian terdekat.

Berawal dari Tugas Guru, Siswa SMTI Pontianak Ini Malah Jadi Juara Berkat Smart Barrier Lidar

Siswa SMTI Pontianak Indra Setyawan meraih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 lewat inovasi Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api.
Siswa SMTI Pontianak Indra Setyawan meraih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 lewat inovasi Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan perlintasan kereta api.

Siswa SMTI Pontianak Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 Berkat Smart Barrier Lidar

PONTIANAK - Indra Setyawan, siswa Kelas X SMTI Pontianak, meraih Juara I Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Pontianak 2026. 

Penghargaan tersebut diterima pada Senin (22/6/2026) di Ruang VIP Wali Kota Pontianak berkat inovasi "Prototype Smart-Barrier Lidar" yang dikembangkannya bersama Faridh Zulfahmi.

Karya yang diusung keduanya berupa sistem palang pintu perlintasan sebidang otomatis yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan jalur kereta api melalui teknologi sensor dan pemantauan digital.

Indra mengaku awalnya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti ajang tersebut. Bersama rekannya, ia kemudian mencari ide yang sesuai dengan tema keselamatan lalu lintas sebelum mengembangkan Smart Barrier Lidar.

Sistem tersebut memanfaatkan tiga sensor yang ditempatkan di titik berbeda di jalur kereta api. Sensor berfungsi mendeteksi kedatangan kereta dan memberikan respons otomatis apabila terdapat kendaraan yang terjebak di area perlintasan.

Saat kereta berada pada jarak tertentu, sistem akan mengaktifkan peringatan. Jika kendaraan masih berada di area perlintasan, palang pintu dapat terbuka kembali dan masinis menerima notifikasi peringatan. Sistem juga dapat dipantau melalui website dan dilengkapi lampu peringatan.

Pembuatan prototipe memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu. Meski yang dipresentasikan dalam lomba masih berupa simulasi, tim telah memiliki prototipe yang sebelumnya sudah diuji coba.

Berkat inovasi tersebut, Indra dan Faridh meraih nilai total 94,28 dari penilaian karya tulis ilmiah dan presentasi alat di hadapan dewan juri.

“Awalnya kami ditunjuk oleh guru untuk mengikuti lomba ini. Setelah itu kami mulai mencari ide yang sesuai dengan tema keselamatan lalu lintas. Akhirnya kami mengembangkan Smart Barrier Lidar untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api,” kata Indra usai menerima piagam dan hadiah dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Indra berharap inovasi tersebut dapat terus disempurnakan, terutama pada aspek sensor agar semakin akurat dan efektif dalam mendukung keselamatan di perlintasan kereta api.

“Sekolah sangat membantu, baik dari sisi pendanaan maupun pendampingan oleh guru pembimbing. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjadi sarana untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendorong lahirnya inovasi keselamatan jalan.

“Kita menyadari bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas, khususnya di Kota Pontianak, masih cukup tinggi dan banyak pelajar yang menjadi korban. 

Karena itu kegiatan ini menjadi momentum untuk melahirkan inovasi-inovasi terkait keselamatan lalu lintas,” ujar Edi.

Edi berharap inovasi yang dihasilkan para peserta tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk membantu menekan angka kecelakaan. 

Para pemenang juga diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mengampanyekan budaya tertib berkendara di lingkungan masing-masing.

Dari 18 Tim Kini Tersisa 9, Kapolres Sekadau Cup 2026 Masuk Fase Penentuan

Persaingan Mobile Legends Kapolres Sekadau Cup 2026 semakin ketat. Sembilan tim berhasil lolos ke babak berikutnya dan siap memperebutkan gelar juara serta tiket ke tingkat Polda Kalbar.
Persaingan Mobile Legends Kapolres Sekadau Cup 2026 semakin ketat. Sembilan tim berhasil lolos ke babak berikutnya dan siap memperebutkan gelar juara serta tiket ke tingkat Polda Kalbar.

SEKADAU – Persaingan Turnamen Mobile Legends Kapolres Sekadau Cup 2026 semakin ketat setelah sembilan tim memastikan lolos ke babak berikutnya pada pertandingan yang berlangsung selama 20-21 Juni 2026 di Weng Coffee, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.

Turnamen yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 itu diikuti 18 tim esports dari berbagai wilayah. Setelah dua hari pertandingan, separuh peserta berhasil mengamankan tiket ke fase berikutnya.

Pada laga hari pertama, Sabtu (20/6), Manok Sampar menaklukkan Vitality dengan skor 2-0. Arctic Muda menang 2-1 atas Vortex, sementara Izanami 49 mengalahkan Baja dengan skor 2-0.

Kangpang juga berhasil menyingkirkan MWII dengan skor 2-1, sedangkan Macau Esports mengatasi perlawanan Febquarious dengan kemenangan 2-0.

Memasuki pertandingan hari kedua, Minggu (21/6), AXC (Ayak X Clan) menang 2-1 atas Pondok Asri. Rental Putra mengalahkan Sintak Kojut dengan skor 2-0, JWGS N2 menundukkan The Boys dengan skor 2-1, dan TDC Esports menutup hari dengan kemenangan 2-0 atas Family Number.

Hasil tersebut memastikan sembilan tim yang lolos ke babak berikutnya, yakni Manok Sampar, Arctic Muda, Izanami 49, Kangpang, Macau Esports, AXC, Rental Putra, JWGS N2, dan TDC Esports.

Turnamen Mobile Legends Kapolres Sekadau Cup 2026 menyediakan total hadiah Rp3,5 juta, trofi, dan piagam penghargaan. Juara pertama nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Sekadau pada kompetisi tingkat Polda Kalimantan Barat.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan turnamen tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang esports.

"Selama dua hari pelaksanaan pertandingan, seluruh peserta menunjukkan semangat kompetitif yang tinggi dengan tetap menjunjung sportivitas. Ini menjadi bukti bahwa esports mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda yang positif dan produktif," ujar IPDA Iwan, Senin (22/6).

Ia menambahkan, Polres Sekadau mendukung kegiatan yang dapat melahirkan talenta muda berprestasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

"Melalui turnamen ini kami berharap lahir atlet-atlet esports yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi serta membawa nama baik Kabupaten Sekadau," katanya.

Babak selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada Senin (22/6). Arctic Muda akan menghadapi Izanami 49, AXC bertemu Rental Putra, Kangpang berhadapan dengan Macau Esports, serta JWGS N2 melawan TDC Esports.

Sementara Manok Sampar akan menunggu pemenang laga antara Arctic Muda dan Izanami 49 untuk memperebutkan tiket menuju fase berikutnya. Persaingan diperkirakan semakin ketat seiring semakin dekatnya perebutan gelar juara.

Petugas BPS Mulai Ketuk Pintu Warga Pontianak, Wali Kota Jadi Warga Pertama yang Didata

Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak dimulai 15 Juni–31 Agustus. BPS mendata aktivitas ekonomi warga hingga sektor digital untuk perencanaan pembangunan.
Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak dimulai 15 Juni–31 Agustus. BPS mendata aktivitas ekonomi warga hingga sektor digital untuk perencanaan pembangunan.

PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. 

Kegiatan pendataan ini dilakukan langsung ke lapangan, termasuk mendata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang menerima petugas di rumahnya pada Senin (22/6/2026) pagi.

Pelaksanaan sensus dilakukan dengan mendatangi rumah warga serta pelaku usaha untuk mengumpulkan data aktivitas ekonomi masyarakat. 

Pendataan mencakup jumlah anggota keluarga, pekerjaan, aktivitas usaha, hingga aset yang dimiliki.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang didampingi istrinya, Yanieta Arbiastutie, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Ia menilai data tersebut penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Sensus Ekonomi ini bertujuan untuk mendata kondisi ekonomi masyarakat Kota Pontianak. Nantinya petugas BPS akan mengunjungi rumah-rumah warga untuk mengumpulkan data terkait jumlah penghuni dalam kartu keluarga, pekerjaan, aktivitas ekonomi, hingga aset yang dimiliki,” ujar Edi.

Ia menambahkan, data hasil sensus akan menjadi acuan penting dalam penyusunan program pembangunan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam menarik minat investor.

“Data ini akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program dan kebijakan. Kondisi ekonomi suatu daerah akan menentukan minat investor,” katanya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kota Pontianak, Amad Badar, mengatakan pelaksanaan sensus berjalan sesuai rencana sejak dimulai pada 15 Juni 2026. 

Petugas telah diterjunkan untuk mendata rumah tangga hingga pelaku usaha di seluruh wilayah kota.

Ia menegaskan, pendataan tidak hanya menyasar usaha konvensional, tetapi juga sektor ekonomi digital yang berkembang pesat.

“Tidak hanya usaha yang tampak secara fisik. Aktivitas ekonomi yang dijalankan dari rumah, seperti jual beli online maupun profesi digital seperti konten kreator dan influencer, juga menjadi bagian dari Sensus Ekonomi,” jelasnya.

BPS menilai data ekonomi kreatif dan digital memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi sehingga perlu dihimpun secara akurat. 

Untuk menjaga kualitas data, verifikasi dilakukan dengan berbagai sumber pembanding dari tingkat nasional hingga daerah.

Amad juga mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus dan memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya. 

Seluruh data dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Oleh: Slamet

Saat Keluarga Berduka, Dandim 1204/Sanggau Turut Antar Pelda Purnawirawan M. Dahlan ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin 22 Juni 2026.
Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin 22 Juni 2026.

Dandim 1204/Sanggau Hadiri Pemakaman Purnawirawan TNI di Kelurahan Bunut

SANGGAU – Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri prosesi pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan bin Ajung pada Senin (22/6/2026) di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Almarhum merupakan ayah dari Sertu Syahrul.

Kegiatan diawali dengan prosesi penghormatan di rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Suasana duka menyelimuti keluarga, kerabat, serta warga yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Prosesi pemakaman kemudian dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Muslim Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat.

Sejumlah pejabat dan personel Kodim 1204/Sanggau turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Dulloh, Pasi Pers Kapten Inf Yudi Santoso, Pasiter Kapten Inf Demianus, Danramil Entikong Kapten Inf Warsidi, Danramil Kapuas Kapten Inf Eko Prasetyo, Danramil Nanga Taman Peltu Daryanto, Plh Danramil Mukok Pelda Arifin, Bati Log Kodim 1204/Sanggau Pelda Samsuhadi, anggota Kodim dan Koramil 1204-01/Kapuas, Ketua RT 16 Sukiman, serta masyarakat sekitar.

Menurut Pendim 1204/Sanggau, kehadiran pimpinan dan personel Kodim dalam prosesi tersebut merupakan bentuk empati, kebersamaan, serta penghormatan kepada keluarga besar TNI AD yang tengah berduka.

Momentum itu juga mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan satuan.

Hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai dilaksanakan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Sumber: Pendim 1204/Sanggau.

Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir

Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir
Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir.

Sekadau – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sekadau saat ini gencar bergerak mensosialisasi tugas dan fungsinya sebagai upaya awal pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu tahun 2029 mendatang.

Sosialisasi dilakukan dengan ngobrol santai seputar pemilu bersama warga masyarakat yang ditemui di tempat manapun dan akan disapa oleh petugas pengawas pemilu ini dengan santun. Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Sandi, salah satu anggota Bawaslu yang kerap mensosialisasikan tugas dan fungsi pengawasan pemilu kepada petugas parkir di kompleks Terminal Lawang Kuari Sekadau (Minggu, 21/6).

Ia mengatakan kepada media ini bahwa tujuan ngobrol santai bersama petugas parkir seputar pengawasan pemilu adalah sekadar untuk mengingatkan para pemilih agar tidak melakukan pelanggaran pemilu, seperti contohnya mencela dan menghalangi orang lain untuk memilih calon perwakilan peserta pemilu, baik itu calon legislatif (caleg) maupun Pasangan Calon (Paslon) kepala pemerintahan, baik tingkat nasional maupun lokal, yang beda pilihan dengannya.

"Itu pelanggaran dan bisa masuk ke ranah pidana pemilu," ucapnya.

Oleh karena itu, beliau mengimbau agar warga masyarakat tidak menjadi pelaku pelanggaran pemilu. Untuk itu, kepada peserta, pemilih, dan bahkan penyelenggara pemilu, ia berpesan agar taat terhadap aturan yang mengaturnya demi tertib, nyaman, aman, dan lancarnya pemilu.

"Kami mengimbau kepada pemilih, peserta pemilu, dan bahkan juga kepada penyelenggara pemilu yaitu petugas KPU dan Bawaslu bersama jajaran yang ada untuk mentaati semua regulasi yang ada. Tertib serta laksanakan sesuai aturan. Jika melanggar, akan ada konsekuensinya," ujarnya mengingatkan.

Dijelaskan pula konsekuensi bagi peserta pemilu yang melakukan pelanggaran pemilu seperti diatur dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 dapat berupa seperti teguran tertulis, perbaikan, pidana penjara atau bisa juga di coret keikutsertaannya sebagai peserta pemilu.

"Untuk pemilih juga demikian, apalagi jika terkait jual beli suara atau politik uang, itu melanggar undang-undang pemilu dan ancamannya bisa kena pidana pemilu," jelasnya menutup pembicaraan dengan wartawan media ini karena hari sudah mulai larut malam.*

Tak Hanya Berperan Dalam Penindakan Hukum, Kejari Landak Berikan Pendampingan Hukum Dalam Penerbitan KIA

Foto : Pendampingan Hukum Penerbitan KIA Oleh Kejari Landak bersama Dinsos PPPA dan Disdukcapil.
LANDAK (BORNEOTRIBUN.COM) -  Kejaksaan Negeri Kabupaten Landak memberikan pelayanan nyata bagi masyarakat Kabupaten Landak, dengan menghadrikan program pendampingan hukum dalam penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) yang belum tercatat pada sistem Kependudukan. Acara tersebut bertempat di Aula Kejari Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Senin, 22 Juni 2026.

Kegiatan pendampingan hukum penerbitan KIA dan sekaligus penyerahan secara simbolis KIA tersebut di hadiri oleh, Kepala Kejari Landak Muhamad Ruslan, SH.,MH, Kadis Dukcapil Landak Heri Mulyadi, SH, Kepala Dinsos PPPA Fortunata Didian, S.Sos, Pengurus Panti Asuhan Bina Kasih, Pengurus Panti Asuhan Kasih Bonso, dan Perwakilan Anak Penerima KIA Bansos PKH.

Dalam sambutanya Kejari Landak Muhamad Ruslan, SH., MH mengatakan Kejari Landak berkerjasama dan Berkordinasi dengan Dinas Dukcapil serta Dinas Sosial PPPA untuk mendata seluruh anak yang ada di Kabupaten Landak dalam mendapatkan kartu KIA, ia menjelaskan KIA merupakan langkah awal dalam memberikan pengakuan identitas resmi kepada anak sejak dini yang nantinya akan sangat berpengaruh terhadap pemenuhan hak-hak mereka tentunya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

"Dokumen ini penting baik untuk data formal maupun informal, sehingga data anak nanti bisa di gunakan dalam kebutuhan sehari - hari sebagai bahan administrasi jika di butuhkan di Kabupaten Landak maupun di Luar Kabupaten Landak," kata Kejari Landak Muhamad Ruslan,SH.,MH dalam sambutanya.

Kajari Landak juga menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya berperan dalam penindakan hukum, tetapi juga menjalankan fungsi preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Kemudian Kepala Dinsos PPPA, Fortunata Didian, S.Sos mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kejaksaan Negeri Kabupaten Landak dalam memfasilitasi penerbitan Kartu Indentitas Anak (KIA). Yang mana telah bekerjasama dalam mendata Administrasi Anak-anak terutama di Panti Asuhan.

"Kami secara khusus menyambut baik kegiatan ini, kami di Dinsos PPPA juga siap memberikan data data terkait Penerbitan Kartu KIA jika nanti diperlukan. Ini adalah salah satu bukti Negara hadir dan kami berharap berkomitmen terkait program yang di canangkan ini," ujar Kadis Dinsos PPPA. Fortunata Didian,S.Sos.

Selanjutnya Kadis Dukcapil Heri Mulyadi, SH juga turut mengapresiasi langkah kejaksaan dalam memfasilitasi penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) terutama di dua panti asuhan bina kasih dan kasih bonso sebagai bukti nyata. Kedepan pihaknya juga siap bekerjasama dalam kegiatan tersebut.

"Kami siap mendukung dan bekerjasama untuk program ini, dan dalam kesempatan ini kami Dinas Dukcapil juga memberitahukan kepada orangtua bahwa anak-anak kita yang berumur 16 tahun sudah bisa rekaman KTP. Kemudian nanti tepat berumur 17 tahun tinggal cetak KTP nya dan tidak perlu rekam lagi," ungkap Kadis Dukcapil. Heri Mulyadi,SH.

Untuk diketahui, dalam program pendampingan hukum penerbitan KIA oleh kejari Landak tersebut telah di bagikan sebanyak 22 Kartu KIA dengan rincian, Panti Asuhan Bina Kasih 3 orang anak, Panti asuhan kasih bonso sebanyak 13 orang dan Anak Penerima Bansos PKH sebanyak 6 orang.

Wali Kota Pontianak Minta Warga Jujur Beri Data untuk Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Car Free Day Ayani Megamall Pontianak, Minggu (21/6/2026).

Ajakan itu disampaikan saat kegiatan zumba massal yang menjadi bagian dari pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik. Menurut Edi, sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa, Pontianak membutuhkan data yang tepat untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan, mulai dari penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Edi juga menjelaskan, petugas sensus akan turun langsung ke lapangan secara door-to-door pada Juni hingga Agustus 2026 dengan identitas resmi BPS berupa rompi dan kartu tanda pengenal. Ia meminta masyarakat untuk menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi secara jujur dan lengkap.

“Sensus Ekonomi 2026 ini banyak manfaatnya untuk kita mendapatkan data yang paling akurat, untuk mendukung pembangunan,” kata Edi.

Ia juga menegaskan, seluruh data masyarakat akan dijaga kerahasiaannya. “Perlu saya tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. Jadi masyarakat tidak perlu takut. Data ini hanya untuk kepentingan statistik,” ujarnya.

Edi menilai kualitas data akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan. Data yang tidak akurat berisiko membuat program tidak tepat sasaran, sementara data yang valid akan membantu pemerintah memahami kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat. Pemkot Pontianak juga menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan prioritas seperti trotoar, waterfront, drainase, ruang terbuka hijau, serta penguatan ruang usaha UMKM.

“Marilah bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun kota ini,” ujarnya.

Oleh: Slamet Ardiansyah