Berita Borneotribun.com: PWI Kalbar Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label PWI Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PWI Kalbar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2024

Kunjungan PWI Kalbar ke Kantor PLN UIP KLB, Dorong Sinergi dan Pemahaman Publik

Manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menerima kunjungan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat
Manajemen PLN UIP KLB) menerima kunjungan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat.
PONTIANAK – Manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menerima kunjungan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat di Kantor PLN UIP KLB, Jl Letjend Suprapto No.50G Pontianak, Jumat (19/07). 

Kunjungan ini disambut langsung oleh Senior Manager Keuangan Anggaran dan Umum PLN UIP KLB, Sandy Nurdiana, dan Asisten Manager Komunikasi dan TJSL, M. Sayid Romdhoni.


Ketua PWI Kalbar, Kundori, menjelaskan bahwa kepengurusan PWI Kalbar yang baru saja dilantik pada 9 Juli 2024 lalu kini tengah fokus menyelenggarakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah Ujian Kompetensi Wartawan (UKW). 

"Sebelumnya, UKW mandiri yang kami laksanakan bekerja sama dengan PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan pada 6-7 Juli 2024."

"Selanjutnya, kami juga akan melaksanakan UKW bersama Dewan Pers pada 26-27 Juli mendatang. Lewat UKW ini, wartawan bisa membuktikan bahwa mereka kompeten dan menghindarkan penyalahgunaan profesi wartawan," ungkap Kundori.

Lebih lanjut, Kundori menyampaikan bahwa PWI Kalbar juga berencana mendirikan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) untuk membantu wartawan terus mengembangkan diri.

"Dalam waktu dekat, PWI Kalbar turut akan mengirimkan beberapa atlet dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024 di Kalimantan Selatan," tambahnya.

Senior Manager Keuangan Anggaran dan Umum PLN UIP KLB, Sandy Nurdiana, mengapresiasi kunjungan dari PWI Kalbar. Ia menyatakan bahwa kunjungan ini memberi banyak informasi berharga mengenai profesi wartawan dan etika profesinya.

Menurutnya, peran media sangat membantu kerja-kerja yang dilakukan oleh PLN, terutama dalam menjelaskan tugas dan fungsi PLN UIP KLB kepada masyarakat.

"Masih banyak yang belum paham dengan tupoksi dari PLN UIP KLB ini. Bahkan, ada masyarakat yang datang ke sini untuk mengadukan gangguan listrik atau mau tambah daya, padahal tugas kami adalah membangun SUTT hingga jaringan transmisi SUTT di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," jelas Sandy.

Sandy juga menegaskan bahwa PLN UIP KLB memiliki visi untuk mengintegrasikan Sistem Kalimantan melalui pembangunan jaringan transmisi 150 KV dari Kalimantan Barat ke Kalimantan Tengah. 

Selain itu, mereka juga berupaya menjangkau daerah 3T dengan mengembangkan Sistem Khatulistiwa hingga ke daerah yang belum mendapatkan aliran listrik.

"Kami harapkan bisa bersinergi dengan PWI sehingga bersama-sama kita berkontribusi membangun Kalbar. Selain itu, PLN juga punya program TJSL untuk pemberdayaan masyarakat yang akan sangat terbantu dengan bantuan ekspos dari media," tutupnya.

Kamis, 11 Juli 2024

MPLS SMAN 1 Sekadau, PWI Ajak Siswa Bijak Bermedsos

Ketua PWI Kabupaten Sekadau, Dina Mariana, dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Sekadau
Ketua PWI Kabupaten Sekadau, Dina Mariana, dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Sekadau.
SEKADAU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau mengajak siswa SMA Negeri 1 Sekadau bijak menggunakan media sosial (medsos). Hal ini disampaikan Ketua PWI Kabupaten Sekadau, Dina Mariana, dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Sekadau, pada Kamis, 11 Juli 2024. 

Dalam paparannya, Dina menyebut media sosial bak pisau bermata dua. Ada sisi sisi positif dan negatifnya. Untuk itu, perlu kebijaksanaan dalam penggunaannya. 

"Media sosial, selain berfungsi sebagai sarana informasi dan komunikasi secara cepat, tapi juga memiliki dampak negatif. Sudah banyak kasus-kasus yang terjadi seperti kekerasan, tayangan-tayangan dewasa, dan lain sebagainya," kata Dina. 

Dina juga menyoroti penggunaan kata-kata kasar berbalut tren kekinian yang kerap digunakan oleh gen z, khususnya para pelajar. Ia juga mengingatkan pentingnya untuk saling menghormati dan menjaga sopan santun.

"Kita sering kali mengikuti tren-tren kekinian, termasuk bahasa. Kita ingin terlihat gaul, tapi kita ndak tahu arti dari kata atau bahasa yang kita gunakan. Bisa saja kata yang kita gunakan itu ternyata berkonotasi negatif. Nah, ini harus kita perhatikan," ucap Dina.

"Mungkin juga maksudnya bercanda, tapi bisa saja yang mendengarnya tidak menganggap itu sebagai candaan. Maka pergunakanlah bahasa yang baik," timpalnya. 

Selain itu, Dina juga mengingatkan para pelajar tentang bahaya hoaks. Apalagi, sebagian besar para pelajar telah menggunakan media sosial. Dina pun menegaskan pentingnya etika bermedia sosial. 

"Tips bijak bermedia sosial, pilih konten yang mau dibaca atau ditonton, batasi konten negatif, ikuti hanya teman terdekat dan tepercaya, hati-hati menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya, dan batasi penggunaan media sosial," tuturnya.

Rabu, 10 Juli 2024

PWI Gelar Seminar Kelapa Sawit Berkelanjutan Bersama GAPKI Kalbar

PWI Gelar Seminar Kelapa Sawit Berkelanjutan Bersama GAPKI Kalbar
Logo GAPKI dan Logo PWI.
KUBU RAYA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalbar mengadakan Seminar Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan yang menghadirkan Gabungan Pengusahan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalbar, Selasa 9 Juli 2024.

Peserta seminar dihadiri pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalbar Periode 2024-2029 dengan menghadirkan narasumber dari GAPKI Kalbar, yakni Sekretariat GAPKI Kalbar, Ir. Juwita Yandi, M.Si dan Landscape Manager UDH The Sustainable Trade Initiative, Social Expert di Southridge Utama Nusantara, GM PT. Sempinur Bunga Energi, Lorensius, SP dengan moderator seminar yakni L Sahat Tinambunan.

Mengusung tema “Membangun Industri Kelapa Sawit yang Berkelanjutan”, kegiatan seminar dipaparkan Juwita Yandi dengan materi Pembangunan Pemahaman Komprehensif Tentang Induatri Kelapa Sawit yang Berkelanjutan.

" Mengenai Gapki Kalbar memiliki Visi mewujudkan kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan. Yang fungsinya sebagai representasi, wadah komunikasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi
bagi anggota terhadap sawit berkelanjutan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan Misi GAPKI 

  1. Mensinerjikan pemangku kepentingan industri sawit nasional
  2. Mitra pemerintah menyusun kebijakan industri kelapa sawit berkelanjutan
  3. Mendorong anggota melaksanakan tata kelola kebun dalam mewujudkan sawit berkelanjutan
  4. Memperkuat daya saing induatri sawit di pasar global
Tujuan GAPKI adalah :
  1. Membina Dan Mengembangkan Kemampuan, Kegiatan Dan Kepentingan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Serta Memadukan Secara Seimbang Dan Keterkaitan Antar Potensi Pengusaha Kelapa Sawit.Sawit
  2. Mendorong Terciptanya Iklim Industri Kelapa Sawit yang kondusif.
  3. Membantu Meningkatkan Kemampuan Anggota Untuk Mencapai Industri Kelapa Sawit Yang Berkelanjutan.
  4. Memfasilitasi Dan Melakukan Advokasi Dalam Penyelesaian Masalah Yang Dihadapi Oleh Industri Kelapa Sawit.
  5. Mengembangkan Sinergi Dengan Pemerintah & Pemda Dalam Penetapan Kebijakan Terkait Dengan Industri Kelapa Sawit

"Peran strategis agro industri kelapa sawit sebagai penyedia lapangan kerja langsung dan tidak langsung, membuka isolasi daerah terpencil (remote area), fungsi konservasi, menumbuhkan pusat ekonomi baru, kontribusi dalam penerimaan devisa," jelasnya.

Sekretariat GAPKI Kalbar, Juwita Yandi, menyampaikan isu strategis kelapa sawit berkelanjutan pada aspek kekuatan antara lain dapat terbangunnya eksistensi dan pepran serta gapki cabang Kalbar sehingga memudahkan koorsinasi dan sinergi sawit berkelanjutan. Dukungan Pemda Melalui Surat Gubernur Dalam Rangka Memperkuat Gapki Cabang Kalbar, terbangunnya kebersamaan sesama anggota dan komitmen pengurus GAPKI Kalbar dalam menyikapi masalah atau hambatan dilapangan serta terbangunnn keberagam sesama anggota dan komite pengurus GAPKI Kalbar.

Isu strategis pada aspek kelemahan antara lain belum semua pelaku usaha perkebuan sawit bergabung dalam wadah GAPKI Kalbar atau rendahnya pemahaman peran dan manfaat GAPKI. Kompilasi atau update data dan informasi dari lingkungan anggota untuk kepentingan edukasi publik atau promosi sawit berkelanjutan belum maksimal serta produktivitas hasil kebun petani mitra relatif rendah pra PSR (kelengkapan dokumen pendukung) masih lemah.

"Komoditi kelapa sawit merupakan komoditi unggulan yang dapat di kembangkan dalam pembangunan daerah, kemudin perlunya dukungan pemerintah terkait dengan
regulasi dan tata kelola yang komprehensif serta diperlukan stabilitas untuk menjaga kondusifitas untuk memastikan berlangsungnya kegiatan investasi secara aman dan mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar wilayah perkebunan kelapa sawit," tambahnya.

PWI Kalbar Laksanakan OKK, Kundori Ajak Wartawan Jaga Nama Baik Organisasi

PWI Kalbar Laksanakan OKK, Kundori Ajak Wartawan Jaga Nama Baik Organisasi
PWI Kalbar Laksanakan OKK, Kundori Ajak Wartawan Jaga Nama Baik Organisasi.
KUBU RAYA – Usai acara pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat masa bakti 2024-2029, dilanjutkan dengan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) bagi pengurus dan calon anggota di Hotel Alimore, Kubu Raya, pada Selasa (9/7/2024).

Selain mendapatkan materi terkait keorganisasian yang dipaparkan oleh Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zumansyah Segedang, para peserta OKK juga dibekali materi-materi menarik lainnya seperti Sejarah Singkat PWI, Mengenal Rambu-rambu Pers, Teknik Menulis Berita, Kode Etik Jurnalistik, serta Transformasi Media dan Tantangan Wartawan di Era Digital.

Ketua PWI Kalbar, Kundori, mengungkapkan bahwa kegiatan OKK ini merupakan langkah awal bagi pengurus PWI Kalbar yang baru dilantik dalam rangka penguatan SDM dan pemahaman tentang organisasi PWI.

"OKK ini juga merupakan bagian dari menjalankan PD PRT PWI. Selamat datang dan selamat bergabung kepada teman-teman. Semoga pilihan untuk bergabung dengan PWI ini menjadi jalan kebaikan dan tentu saja untuk semakin meningkatkan profesionalitas kita," tegas Kundori.

Menghadapi tantangan dunia wartawan saat ini, Kundori menekankan bahwa selain peningkatan kemampuan, juga diperlukan peningkatan profesionalitas kerja.

"Yang paling penting, tolong jaga nama baik organisasi. Jangan sampai kita sebagai anggota malah menodai organisasi dengan perilaku tidak terpuji. PWI memang tidak dapat memberikan apapun bagi teman-teman yang bergabung. Namun, tentu organisasi akan memberikan advokasi bagi para anggota yang mungkin menemui permasalahan yang berkaitan dengan sengketa berita atau peliputan," ujar Kundori.

Dalam kesempatan tersebut, Kundori mengingatkan para calon anggota untuk menjaga marwah dan nama baik PWI setelah resmi mendapatkan kartu anggota. Ia juga mengajak para peserta untuk bersama-sama memajukan organisasi dan memberikan kontribusi nyata, sekecil apapun, demi kemajuan organisasi.

Acara OKK ditutup oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, yang memberikan apresiasi kepada PWI Kalbar atas penyelenggaraan OKK ini.

"Harapan kita, dengan mengikuti OKK, calon anggota PWI mengenal lebih jauh organisasi dan menambah wawasan tentang kewartawanan," katanya.

Hendry menekankan bahwa wartawan harus berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik supaya menghasilkan tulisan yang dapat dipertanggungjawabkan.

"PWI adalah satu-satunya organisasi yang memiliki kode perilaku wartawan. Pahami semua itu, jangan sampai masuk PWI tetapi tidak mengenal PWI yang sebenarnya," tegas Hendry.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak wartawan yang terjerat masalah hukum karena tulisannya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang pers yang berlaku di negeri ini.

"Saya memiliki banyak pengalaman dalam menangani kasus hukum berkaitan dengan pers, mulai yang kecil hingga besar. Karenanya, pelajari rambu-rambu hukum pers yang berlaku, taati, dan jalankan tugas kewartawanan secara profesional," pungkasnya.

Selasa, 09 Juli 2024

Usai Dilantik, Ketua PWI Kalbar Tekankan Kode Etik Pers Harus Selalu Dijunjung Tinggi

Usai Dilantik, Ketua PWI Kalbar Tekankan Kode Etik Pers Harus Selalu Dijunjung Tinggi
Ketua PWI Kalbar Tekankan Kode Etik Pers Harus Selalu Dijunjung Tinggi.
PONTIANAK - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat, Kundori, menekankan pentingnya menjunjung tinggi kode etik pers dalam menjalankan tugas jurnalistik. Pernyataan ini disampaikan Kundori usai Pelantikan pengurus persatuan wartawan indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat periode 2024-2025, di Ballroom Kencana Hotel Alimoer Jl. Arteri Supadio Desa Parit Baru Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya, Selasa (9/7/2024).

Pada acara pelantikan yang diadakan di Pontianak tersebut, Kundori mengangkat tema "Pers Profesional, Kalimantan Barat Maju." 

Tema ini dipilih dengan penuh pertimbangan karena diyakini bahwa profesionalisme pers dapat berkontribusi signifikan terhadap kemajuan Kalimantan Barat.

"Profesionalisme pers sangat dituntut di era sekarang, baik dari segi etika maupun hasil jurnalistik. Kode etik pers harus selalu dijunjung tinggi," tegas Kundori dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Kundori menyampaikan bahwa pers memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah untuk memberitakan potensi yang ada di berbagai daerah di Kalimantan Barat. 

Ia berharap, dengan pemberitaan yang baik dan profesional, dapat berdampak positif pada peningkatan pembangunan di provinsi ini.

"Pers harus mampu membantu pemerintah daerah untuk memberitakan potensi di daerah, sehingga berdampak baik pada peningkatan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat," tambah Kundori.

Di akhir sambutannya, Kundori mengajak seluruh insan pers di Kalimantan Barat untuk bersama-sama berkomitmen memajukan provinsi ini melalui profesionalisme dalam dunia jurnalistik.

"Mari kita bersama-sama berkomitmen memajukan Provinsi Kalimantan Barat dengan pers yang profesional," tutup Kundori.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta rekan-rekan jurnalis dari berbagai media di Kalimantan Barat. Mereka menyambut baik ajakan Ketua PWI Kalbar dan berharap dapat bersinergi untuk kemajuan bersama.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang tegas, diharapkan PWI Kalimantan Barat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik, serta berkontribusi pada kemajuan daerah.

Hadir kegiatan pelantikan PWI Provinsi Kalimantan Barat, Pj Gubernur Kalimantan Barat Bpk dr. Harisson M.Kes, Ketua Umum PWI Bpk Henry CH Bangun, Ketua PWI Kalbar Kundori, Kapolda Kalbar di wakili oleh Kabid Humas Polda KBP Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.M, Pangdam XII/Tpr di wakili oleh Kolonel Inf Ade Rizal M, Kadisporapar Kalbar Ibu Windy Prihastari, S.STP., M.Si., Pj. Bupati Mempawah Bpk Drs. H. Ismail., M.M, Danlanud Supadio di wakili oleh Pjs. Kaset Lanud Supadio Mayor Adm Imron Rosyadi I, S.E., Dandim 1207/Pontianak di wakili oleh Pasi Intel Kodim 1207/Pontianak Mayor Czi Budi, ST, Kapolres Kubu Raya diwakili oleh Wakapolres Kubu Raya Kompol Hilman Malaini, S.H., S.I.K., Bupati Kubu Raya di wakili oleh Sekda Kab. Kubu Raya Bpk Yusran Anizam, S.Sos., M.Si, Kapolresta Pontianak di wakili oleh Kasubsi Penmas Polresta Pontianak Aipda Wili, Mantan wakil Bupati Kubu Raya periode 2018-2023 Bpk Sujiwo, S.E., M.Sos.

(Tim PWI Kalbar)

Kabid Humas Polda Kalbar Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kalbar 2024-2029

Kabid Humas Polda Kalbar Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kalbar 2024-2029
Kabid Humas Polda Kalbar Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kalbar 2024-2029.
PONTIANAK – Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto S.Ik.MH., menghadiri kegiatan pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2024-2029. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, (9/7/2024).

Dalam kesempatan tersebut, melalui Kombes Pol Raden Petit Wijaya, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto S.Ik.MH. menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus PWI Kalbar yang baru, yang kini dipimpin oleh Bpk. M. Kundori dan dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Bpk. Hendry Ch Bangun.

"Bapak Kapolda titip salam dan mengucapkan selamat kepada Ketua PWI Kalbar dan jajaran pengurus PWI Kalbar yang baru," ujar Kombes Pol Petit.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pengurus PWI yang baru dapat menjadi mitra yang baik dalam berkolaborasi dengan Bidhumas Polda Kalbar, mengingat PWI merupakan organisasi media tertua di bawah naungan Dewan Pers.

"Saya berharap kepada Ketua PWI yang baru dan jajaran pengurus PWI yang baru dapat bermitra dan berkolaborasi bersama jajaran Polda Kalbar, khususnya dalam menyampaikan pemberitaan yang faktual dan dari sumber yang terpercaya serta bersama-sama berupaya untuk melindungi masyarakat dari maraknya berita-berita hoaks," tambah Kombes Pol Petit.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan amanah kepada seluruh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Barat masa bakti 2024-2029. Mari kita junjung tinggi kode etik jurnalistik dan profesi wartawan, karena tugas kita ini adalah tugas yang mulia demi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Pelantikan pengurus PWI Kalbar tersebut juga dihadiri oleh PJ Gubernur Kalbar dr. Harrison, M.Kes., beserta Forkopimda Provinsi Kalbar, Ketua Umum PWI Pusat Bpk. Hendry Ch Bangun, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Ibu Windy Prihastari, S.STP, M.Si., Ketua PWI Kalbar Bpk. Kundori, serta tokoh-tokoh pers dan perwakilan mahasiswa.

Dengan pelantikan ini, diharapkan PWI Kalbar dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Kalimantan Barat dan menjaga integritas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Pelantikan Pengurus PWI Kalbar 2024-2029, Meningkatkan Profesionalisme Pers di Era Digital

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
PONTIANAK - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer, Selasa (9/7/2024). 

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah provinsi serta stakeholder di Kalimantan Barat.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Dalam sambutannya, Ketua PWI Kalbar, Kundori, menekankan pentingnya profesionalisme pers dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, tantangan di era digital seperti hoax dan disinformasi dapat merusak kepercayaan publik terhadap pers. Oleh karena itu, wartawan dituntut untuk profesional dalam menyajikan berita.

"Tantangan pada era digital yang cepat, seperti hoax dan disinformasi, akan merusak kepercayaan publik terhadap pers. Kita wartawan dituntut profesional dalam penyajian berita. Uji Kompetensi Wartawan juga sudah dilaksanakan untuk peningkatan kualitas wartawan," katanya.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Ketua PWI Provinsi Kalimantan Barat, Kundori.
Kundori juga menekankan pentingnya etika, integritas, dan komitmen dalam menjalankan kode etik jurnalistik. 

Dengan demikian, pers akan mendukung pembangunan daerah, mengawal kebijakan, serta menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pers profesional.

"Pemberitaan yang dihadirkan akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Saya juga mengajak seluruh anggota PWI Kalbar untuk mengembangkan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi," ujarnya.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun, menyatakan bahwa pelantikan PWI Kalbar harus ditindaklanjuti dengan gerakan nyata.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama PWI Kalbar dengan Pemda tingkat I dan II untuk mempersiapkan event Pilkada.

"Kami berharap ada pergerakan positif dari PWI dan pers di Kalimantan Barat. Terkait hal ini sudah ada surat dari Mendagri. PWI Kalbar dengan KPU, Bawaslu, serta unsur pemerintahan perlu mengadakan kegiatan agar Pilkada berjalan dengan baik," ucapnya.

Hendry juga menegaskan bahwa PWI adalah organisasi yang berdiri sejak 9 Februari 1946 dan terus berjuang membantu negara.

Ia turut mengajak seluruh anggota PWI untuk memaksimalkan kapasitas dan ikut membangun daerah.

"Kita beriringan membantu negara agar kuat. Selanjutnya kita kejar Indonesia emas 2045. Mari bangun PWI dan giring pembangunan di Indonesia. Sekarang sudah ada lebih dari 20 ribu wartawan se-Indonesia yang bergabung di PWI," tuturnya.

Pj Gubernur Kalbar, Harisson, dalam sambutannya menegaskan bahwa wartawan adalah pilar demokrasi Indonesia yang dituntut mengedepankan nilai kebenaran dan menjadi alat kontrol sosial.

"Saya himbau agar wartawan menjunjung tinggi independensi dan integritas. Berita disajikan tanpa intervensi pihak manapun, beri pemahaman yang baik untuk masyarakat," katanya.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Harisson juga menekankan peran pers dalam tahapan pemilu kada untuk menciptakan lingkungan demokrasi yang kondusif.

Ia berharap pers Kalbar dapat memberikan informasi yang merata tentang calon kepala daerah, visi, dan program saat kepala daerah definitif dilantik.

"Wartawan harus punya tanggung jawab, cover both sides, netral, independen, berjuang untuk kepentingan publik. Jangan terseret konflik politik, saat kampanye tidak perlu jadi pemain, apalagi menyerang salah satu kandidat," tegasnya.

Harisson juga mengharapkan PWI Kalbar dapat membantu pemerintah dalam menciptakan wartawan profesional.

"Ada oknum yang tidak punya kompetensi, ini hendaknya dibina oleh PWI agar mereka kembali ke jalan yang lurus," tutupnya.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun, di Hotel Alimoer. (PWI Kalbar/Borneotribun)
Kegiatan ini dihadiri dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, Kodam XII/Tanjungpura, Kejati Kalbar, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Selain itu, kegiatan ini juga disponsori oleh sejumlah mitra seperti PT Antam Tbk-UBP Bauksit Tayan, PLN Unit Induk Distribusi Kalbar, PT Pertamina Patra Niaga, PTPN IV, PT Pelindo, dan Bank Kalbar. Juga hadir mitra seperti GAPKI Kalbar, Sinarmas, Harita Bauxite, HPI - POU, Kadin Kalbar, PT Cipta Usaha Sejati (CUS), My Home Hotel, dan First Resources serta salah satu tokoh masyarakat yang juga Wakil Bupati Kubu Raya periode 2019–2024, Sujiwo, S.E., M.Sos.

Hadiri Pelantikan PWI Kalbar, Pj. Gubernur Kalbar Ajak Kawal Dan Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Hadiri Pelantikan PWI Kalbar, Pj. Gubernur Kalbar Ajak Kawal Dan Sukseskan Pilkada Serentak 2024
Hadiri Pelantikan PWI Kalbar, Pj. Gubernur Kalbar Ajak Kawal Dan Sukseskan Pilkada Serentak 2024.
PONTIANAK – Pj. Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., mengajak insan pers di Kalbar untuk senantiasa mendukung program pemerintah dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik demi citra, kredibilitas, dan integritas wartawan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalbar Masa Bhakti 2024-2029 di Hotel Alimore Kubu Raya, pada 9 Juli 2024.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, saya mengucapkan selamat kepada Pengurus PWI Provinsi Kalbar masa bakti 2024-2029 yang dilantik hari ini. Semoga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab membawa organisasi menjadi lebih baik," ujar Harisson.

Harisson menambahkan, wartawan sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia bertugas untuk memberikan informasi terpercaya kepada masyarakat.

Wartawan selalu dituntut untuk mengusung nilai kebenaran, tidak berpihak, serta memiliki peran sebagai alat pengontrol sosial bagi kinerja aparatur pemerintahan.

“Kita tahu bahwa sejak Era Reformasi, banyak oknum yang tidak memiliki kompetensi, baik pengetahuan dan keahlian di bidang jurnalistik ikut terjun dalam profesi ini."

"Oknum seperti inilah yang berpotensi menodai profesi wartawan. Oleh karenanya, wartawan dituntut bertanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik," tutur Harisson.

Selain itu, sebagai pemerintah, Harisson mengakui bahwa pers berperan penting untuk memastikan terciptanya lingkungan demokratis yang kondusif. 

Berita ataupun informasi yang dihasilkan oleh wartawan haruslah berdasarkan fakta, tanpa intervensi atau tekanan dari pihak manapun.

"Kalian adalah mata dan telinga masyarakat. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, saya menghimbau agar wartawan harus tetap menjunjung tinggi independensi dan integritas," ujarnya.

Harisson juga meminta pers untuk mengawal Pilkada yang akan datang. Ia berharap pers harus turut serta dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas selama proses Pilkada.

Menurutnya, pers juga turut memberikan informasi yang merata kepada masyarakat tentang calon-calon kepala daerah, visi dan misi mereka, serta program-program yang akan mereka jalankan saat telah dilantik sebagai kepala daerah definitif.

"Saya juga meminta kepada pers, meskipun sudah ada Bawaslu, namun sebagai pilar keempat demokrasi, pers harus berperan sebagai pengawas dalam proses pemilu."

"Informasikan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi secara jujur dan tidak berpihak. Kami dari pihak pemerintah siap bekerja sama dengan pers untuk memastikan pemilihan kepala daerah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi," imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Harisson berharap pers mampu memberikan ruang bagi berbagai suara dan pandangan. 

Pers telah membantu masyarakat untuk terinformasi secara merata, sehingga memungkinkan masyarakat untuk mempertimbangkan pilihannya sebelum membuat keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab.

"Ingat, kita semua termasuk teman-teman pewarta turut berperan memberikan pencerahan dan pemahaman yang baik bagi masyarakat," tutupnya.

Kamis, 04 Juli 2024

Diskominfo Kalbar Siap Berkalaborasi dengan PWI Jaga Ekosistem Pers di Kalbar

Diskominfo Kalbar Siap Berkalaborasi dengan PWI Jaga Ekosistem Pers di Kalbar
Diskominfo Kalbar Siap Berkalaborasi dengan PWI Jaga Ekosistem Pers di Kalbar.
PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informasi siap berkalaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kalimantan Barat menjaga ekosistem pers di Kalbar. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kalbar, Samuel disela audiensi dengan pengurus PWI Kalbar, Kamis (4/7/2024). 

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua PWI, Kundori Sekretaris PWI Kalbar, Deska Irnan Syafara, Bendahara PWI Kalbar, Jauhari Fatria, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Arman Hairiadi dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Kalbar, Marupek.

Ketua PWI, Kundori mengatakan, kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan PWI yang sudah dilakukan di 14 Kabupaten dan Kota sebulan lalu. Ia menyebut, kegiatan tersebut sengaja dilakukan guna meningkatkan sinergitas antara pengurus PWI yang baru dengan Diskominfo Provinsi Kalbar. 

 Dalam kesempatan itu, Kundori sekaligus memperkenalkan kepengurusan PWI Kalbar masa bakti 2024 - 2029 yang baru saja terbentuk. 

"Kita juga menyampaikan rencana pelantikan yang bakal digelar nanti," terangnya. 

Kundori memohon dukungan semua pihak agar PWI Kalbar ke depan lebih progresif dan memberikan kontribusi beda bagi pembangunan.

“Memang tugas kami sebagai pengurus baru ini tidaklah mudah. Kita akui gaung PWI dalam satu dekade terakhir ini redup. Itulah yang jadi semangat dan tekad kami untuk kembali menggaungkan PWI di Kalbar,” kata Deska.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kalbar, Samuel menyambut  baik pertemuan tersebut. Ia mengaku siap bersinergi dengan PWI menjaga ekosistem pers.  "Kami berharap PWI dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi jurnalis, agar jurnalis Kalbar semakin kompeten dan berkualitas," pungkasnya

Sabtu, 22 Juni 2024

Wabup Kapuas Hulu: PWI Bisa Tangkal Wartawan Abal-abal

Wabup Kapuas Hulu: PWI Bisa Tangkal Wartawan Abal-abal
Ketua PWI Kalbar, Kundori berfoto bersama Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat. Foto: Tim Dokumentasi
KAPUAS HULU – Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat di rumah dinasnya, Rabu (19/6/2024) siang.

Kunjungan ini untuk memperkenalkan pengurus PWI Kalimantan Barat Periode 2024-2029 ke Kepala Daerah dan pemerintah.

“Sebelum ke sini, kami sudah bertemu Pak Bupati. Kita berencana membentuk pengurus Pokja PWI Kabupaten Kapuas Hulu,” ucap Kundori membuka pertemuan dengan Wahyudi Hidayat.

Kundori berharap, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat menerima keberadaan Pokja PWI Kapuas Hulu nantinya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat menyambut baik rencana pembentukan PWI. Ia menyampaikan, keberadaan organisasi wartawan tertua di Indonesia ini sangat diperlukan.

“Di sini banyak wartawan-wartawan liar dan tidak jelas. Bahkan mereka datang dari luar kota,” ungkap Wahyudi Hidayat pada Kundori.

Wahyudi bilang, keberadaan PWI di Kapuas Hulu bisa membantu pemerintah untuk membedakan. Mana wartawan dan mana yang mengaku-mengaku sebagai wartawan.

“Adanya orang yang mengaku sebagai wartawan bisa merugikan pemerintah daerah. Tidak jarang mereka mengganggu aktivitas pemerintahan. Baik di desa maupun di OPD,” cerita Wahyu.

Oleh karena itu, sebagai Wakil Bupati, Wahyudi menegaskan, akan mendukung rencana pembentukan Pokja PWI Kapuas Hulu.

“Saya harap PWI bisa mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada pemerintah soal wartawan-wartawan yang benar dan profesional,” kata Wahyu.

Setelah bertemu Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Safari PWI Kalbar dilanjutkan ke Polres dan Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu. (*)

Bupati Kapuas Hulu Terima Kunjungan PWI Kalbar

Bupati Kapuas Hulu Terima Kunjungan PWI Kalbar
Ketua PWI Kalbar, Kundori menyampaikan rencana pembentukan Pokja PWI Kapuas Hulu Bupati Fransiskus Diaan. Foto: Tim Dokumentasi
KAPUAS HULU –;Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan kehormatan (Audiensi) ke Bupati Kapuas Hulu, Rabu (19/6/2024).

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menerima rombongan PWI Kalbar di rumah dinasnya di Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Rabu siang.

Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua PWI Kalbar, Kundori bersama Sekretaris Deska Irnan Syafara, Bendahara Jauhari Fatria, Wakil Ketua Bidang Multimedia Heri Yakop dan Wakil Sekretaris Asmuni.

Kundori menyampaikan, kedatangan pengurus ke Kapuas Hulu merupakan program Safari PWI Kalbar yang pertama. Tujuannya bersilaturahmi dan memperkenalkan kepengurusan baru.

Kundori juga meminta pendapat serta pandangan Bupati Fransiskus Diaan ihwal rencana pembentukan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kami ingin mendengar pendapat dan pandangan Pak Bupati. Apakah Pokja PWI Kapuas Hulu perlu kami bentuk?,” ucap Kundori bertanya langsung kepada Fransiskus Diaan.

“Pertama, saya ucapkan selamat datang di Kabupaten Kapuas Hulu. Saya senang rekan-rekan PWI Kalbar bisa berkunjung ke sini,” ucap Fransiskus Diaan.

Fransiskus bilang, PWI wajib ada di Kapuas Hulu. Sehingga bisa menjadi wadah bagi wartawan-wartawan yang bertugas di Bumi Uncak Kapuas.

“Saya sangat mendukung jika ada pembentukan Pokja PWI Kapuas Hulu. Supaya rekan-rekan pers yang ada di sini bisa berkumpul jadi satu,” ucap Bupati yang akrab disapa Sis ini.

Sis mempersilakan PWI Kalbar membentuk kepengurusan Pokja. Sehingga pemerintah bisa bermitra dengan para wartawan.

“Kalau sudah dibentuk dan ada legalitasnya. Kita siap mendukung,” demikian Fransiskus Diaan. (*)

Jumat, 14 Juni 2024

PWI Kalbar Resmi Didaftarkan ke Kesbangpol

Sekretaris PWI Kalimantan Barat, Deska Irnan Syafara menyerahkan berkas pendaftaran ke Kepala Kesbangpol, Manto Siaidi, Jumat (14/6/2024) pagi. (Tim Dokumentasi PWI Kalbar)
Sekretaris PWI Kalimantan Barat, Deska Irnan Syafara menyerahkan berkas pendaftaran ke Kepala Kesbangpol, Manto Siaidi, Jumat (14/6/2024) pagi. (Tim Dokumentasi PWI Kalbar)
PONTIANAK -  Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat resmi mendaftarkan organisasi ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Kalbar, Jumat (14/6/2024) pagi.

Pendaftaran organisasi wartawan ke Kesbangpol dilakukan Sekretaris PWI Kalimantan Barat, Deska Irnan Syafara yang didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Arman Hairiadi, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Nina Soraya dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Marupek.

PWI Kalbar Resmi Didaftarkan ke Kesbangpol
Sekretaris PWI Kalimantan Barat, Deska Irnan Syafara menyerahkan berkas pendaftaran ke Kepala Kesbangpol, Manto Siaidi, Jumat (14/6/2024) pagi. (Tim Dokumentasi PWI Kalbar)
Kedatangan pengurus PWI Kalimantan Barat disambut langsung oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Kalbar, Manto Saidi didampingi Kepala Bidang Organisasi Kemasyarakatan Erwin Sitorus.

Deska Irnan Syafara menyampaikan, selain mendaftarkan organisasi, tujuan kedatangan PWI Kalbar ke Kesbangpol untuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan pengurus baru hasil Konferensi pada 30 Maret lalu.

“Ada tiga calon Ketua PWI Kalbar pada Konferensi kemarin. Kundori yang terpilih sebagai ketua,” ucap Deska Irnan Syafara kepada Kepala Kesbangpol, Manto Saidi pada pertemuan tersebut.

“Hari ini, kami secara resmi mendaftarkan kepengurusan PWI Kalbar Periode 2024-2029 ke Kesbangpol. Supaya kami terdata di pemerintah. Sehingga memiliki legal standing,” tambah Deska.

Deska menambahkan, PWI Kalbar saat ini tengah berupaya meningkatkan mutu dan kualitas wartawan dengan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Selain meng-advokasi wartawan, kami juga fokus memberikan pelatihan jurnalistik dan menggelar Uji Kompetensi Wartawan. Supaya kerja dan praktek wartawan di lapangan sesuai Kode Etik Jurnalistik,” jelas Deska.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Kalbar, Manto Saidi menyambut baik pendaftaran PWI Kalbar ke pemerintah. Sehingga pihaknya bisa mengetahui organisasi wartawan yang resmi.

“Saat ini banyak organisasi wartawan. Tapi setahu saya, yang eksis hanya PWI, AJI dan IJTI,” kata Manto.

Ia berharap, PWI Kalbar dapat membantu pemerintah menginformasikan pembangunan-pembangunan yang sedang maupun akan dilakukan.

Pada pertemuan tersebut, PWI Kalbar menyampaikan, pelantikan pengurus periode 2024-2029 di Pontianak pada 4 Juli mendatang.

Pelantikan PWI Kalbar turut mengundang Pj Gubernur Kalbar dan Bupati serta Wali Kota seantero Kalimantan Barat. (*)

Rabu, 29 Mei 2024

PWI Siap Dampingi dan Dukung Komitmen Pelaksanaan PPDB Kalbar Tahun 2024

PWI Siap Dampingi dan Dukung Komitmen Pelaksanaan PPDB Kalbar Tahun 2024
PWI Siap Dampingi dan Dukung Komitmen Pelaksanaan PPDB Kalbar Tahun 2024.
PONTIANAK – Belum lama ini dilakukan kegiatan Pendampingan dan Penandatanganan Komitmen Dukungan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Daerah Provinsi Kalbar 2024 di ruang rapat Aula Wakil Gubernur Kalbar, pada Senin 27 Mei 2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Kalbar yang diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia, Drs. Alexander Rombonang, M.MA, yang mengucapkan terimakasih pada Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalbar yang sudah mengambil inisiatif pada kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Rita Hastarita, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi PPDB jenjang SMA, SMK dan SLB tahun pelajaran 2024/2025.

Yang merujuk pada Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 47/M/2023. Tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

"Untuk pelaksanaan PPDB masih dilakukan secara online melalui aplikasi dengan jalur pendaftaran yakni Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi dan Jalur Prestasi," ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa Penentapan Prentase Daya Tampung Setiap Jalur PPDB 2024 yakni :

Jalur Zonasi dengan jumlah peserta didik yang diterima adalah 60 persen dari daya tampung sekolah.
Jalur Afirmasi dengan jumlah peserta didik yang diterima adalah 15 persen (termasuk 2 persen disabilitas) dari daya tampung sekolah.
Jalur Mutasi dengan jumlah peserta didik yang diterima adalah 5 persen dari daya tampung sekolah.
Jalur Prestasi dengan jumlah peserta didik yang diterima adalah 20 persen dari daya tampung sekolah. Dengan persyaratan yakni prestasi rata-rata nilai raport paling sedikit 15 persen. Prestasi prestasi akademik dan non akademik 5 persen.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalbar, Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si menyampaikan bahwa PPDB sebagai agenda rutin setiap tahunnya, dimana dalam aktivitasnya banyak atensi masyarakat untuk mengikuti bagaimana pelaksanaan PPDB tersebut.

Ia menyampaikan ada tiga tujuan PPDB yakni :
1. Mendorong pelaksanaan pendidikan yang lebih merata di seluruh wilayah.
2. Mendorong Afirmasi, dimana memberikan pada siswa yang kurang beruntung diberikan akses afirmasi tersebut, sehingga ada kesempatan mereka untuk sekolah di sekitar lingkungan.
3. Bagaimana mendorong sekolah itu menjadi ekosistem di mana sekolah itu berada.

"Dalam mendorong sekolah menjadi ekosistem di mana sekolah itu berada yakni siswa yang dekat sekolah tidak dapat bersekolah sehingga sekolah tersebut tidak menjadi ekosistem di lingkungan sekitar, salah satunya karena tidak dapat menampung siswa dekat sekolah. Karena itu kami juga kami juga melakukan pemetaan akar masalah," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar ikut berpartisipasi dan siap dampingi dan dukung komitmen pelaksanaan PPDB Kalbar Tahun 2024.

Dimana Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar, Kundori, mengamanatkan surat tugas dengan nomor 12/PWI-PROV?KB/V/2024 pada Ketua Seksi Pendidikan, Pariwisata, Seni Budaya dan Pemberdayaan Perempuan, Chicha untuk melakukan penandatanganan Komitmen bersama Pelaksanaan PPDB Kalbar Tahun 2024.

Dalam kesempatan tersebut penandatanganan komitmen dukungan dilakukan oleh :
- Pj Sekda Provinsi Kalbar
- Ketua DPRD Provinsi Kalbar up Ketua Komis Bidang Pendidikan
- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar
- Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kalbar
- Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Kalbar
- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalbar
- Ketua Asosisi Wartawan Provinsi Kalbar dihadiri perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar.***

Hukum

Peristiwa

Kesehatan

Pilkada 2024

Kalbar

Tekno